Wireless Mouse Bisa Diretas? Ini Penjelasannya

Liputan6.com, Jakarta – Wireless mouse  dikenal sangat membantu pengguna PC atau laptop yang enggan memakai perangkat berkabel.

Namun, di balik itu ada bahaya yang dapat mengancam keamanan penggunanya.

Peneliti dari perusahaan keamanan Bastille baru-baru ini menemukan ancaman tersebut. Marc Newlin dan Balint Seeber menuturkan wireless mouse  dari perusahaan HP, Lenovo, Amazon, dan Dell menggunakan sinyal tak terenkripsi untuk berhubungan dengan komputer.

Celah inilah yang dapat dimanfaatkan hacker (peretas) untuk menyusup ke perangkat korban.

“Mereka (HP, Lenovo, Amazon, dan Dell) tidak mengenkripsi lalu lintas mouse besutannya. Keadaan itu memungkinkan hacker mengirim sinyal tak terenkripsi ke dongle korban dan menyamarkan dirinya menjadi keyboard perangkat,” ujar Newlin, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (30/4/2019).

Menurut dia, serangan tadi secara tak langsung telah membuat penyerang seolah-olah berada langsung di perangkat korban.

Selain itu, untuk menjalankan aksinya, si penyerang tak memerlukan perangkat canggih.