Unik, Lubang Kamera Selfie di Galaxy S10 Jadi Indikator Baterai

Harga smartphone premium terus mengalami peningkatan setiap tahun, termasuk dari Samsung. Kendati demikian, hal tersebut justru tidak membuat minat konsumen berkurang.

Diungkapkan Head of Product Marketing Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia, Denny Galant, pangsa pasar di segmen premium justru terus mengalami pertumbuhan di Indonesia.

Pencapaian ini pun disebut turut mempertegas kepemimpinan Samsung di pasar smartphone premium Tanah Air.

“Jadi untuk harga yang naik terus, apakah berpengaruh ke konsumen atau tidak, hal ini justru menarik. Pangsa pasar premium Samsung di Indonesia justru semakin naik,” tutur Denny saat ditemui usai acara pengumuman Galaxy S10 di San Francisco, Amerika Serikat (AS), 20 Februari 2019.

Ia mengatakan sejak beberapa tahun terakhir, pangsa pasar di segmen premium tidak jauh dari kisaran 70 persen. Pencapaian Samsung pada tahun lalu pun, katanya, sudah menempatkan perusahaan di posisi nomor satu segmen smartphone premium.

Head of Product Marketing Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia, Denny Galant. Liputan6.com/ Andina Linrianty

Segmen premium dalam hal ini berada di atas Rp 9 juta. “Terakhir pada 2018, kami berada di rata-rata 68 persen dan ini naik kurang lebih empat persen dari tahun sebelumnya dari sisi pangsa pasar. Di atas 60 persen ini bisa dibilang sudah dominan, konsumen lebih memilih Samsung di Indonesia dan ini berdasarkan data riset pihak ketiga,” ungkapnya.

Secara keseluruhan, Samsung mengutip data GfK mengatakan, saat ini perusahaan menempati posisi nomor satu di pasar smartphone Indonesia. Perusahaan asal Negeri Ginseng itu hampir menguasai 50 persen pangsa pasar.

“Jadi kalau keseluruhan di Indonesia, pangsa pasar Samsung terakhir pada 2018 ada di 49 persen, hampir 50 persen. Pasarnya meningkat,” kata Denny.