Tubuh Kamu Bakal Alami 5 Hal Ini Jika Kelewat Kecanduan Smartphone

Liputan6.com, Jakarta – Zaman sekarang, hampir semua orang memiliki paling tidak satu smartphone pribadi.

Mulai dari anak kecil hingga para lansia, seakan-akan latah berbondong-bondong mengikuti perkembangan zaman untuk menggunakan smartphone

Bahkan, tak sedikit pekerjaan yang mengharuskan pelakunya untuk tak berlama-lama jauh dari smartphone mereka. Seperti para selebgram dan driver ojek online.

Namun, di tengah segala fenomena ketergantungan kita akan smartphone ini, ada bahaya yang senantiasa mengintai.

Salah satunya adalah kelainan fisik yang mungkin terjadi, jika kita terlalu lama dan sering menggunakan smartphone.

Berikut beberapa kelainan yang mungkin muncul pada tubuh akibat terlalu lama dan terlalu sering menggunakan smartphone.

2 dari 6 halaman

1. Smartphone Pinky

Gara-gara bermain smartphone non stop selama satu minggu, jari tangan wanita ini tidak bisa digerakkan. (Foto: NextShark)

Smarthphone Pinky adalah istilah yang digunakan untuk menyebut kelainan pada jari yang membengkok akibat penggunaan smartphone terlalu sering dan lama.

Kelainan ini umumnya terjadi terutama pada jari kelingking yang diakibatkan terlalu lama dan sering menopang bobot smartphone.

3 dari 6 halaman

2. Tech Neck

Ilustrasi sakit tulang leher

Kondisi ini terjadi akibat kepala yang terlalu lama menunduk. Pada awalnya, penderita kelainan ini akan merasa pegal dan kaku di bagian leher hingga bahu.

Jika dibiarkan lama kelamaan akan mulai terasa berat, sakit kepala, kesemutan, bahkan mati rasa.

4 dari 6 halaman

3. Text Claw

ilustrasi kepribadian/copyright Pexels/Min An

Kelainan ini dapat dialami oleh mereka yang terlalu lama dan sering mengetik pada ponsel pintar. Kelainan ini ditandai dengan rasa kram dan nyeri pada jari-jari, telapak tangan bahkan hingga ke lengan bagian atas.

5 dari 6 halaman

4. Trigger Finger

ilustrasi garis tangan/copyright Brightside

Kelainan ini ditandai dengan rasa nyeri ketika meluruskan atau menekuk jari. Bahkan kadang hingga terdengar bunyi ‘klik’ saat jari digerakkan.

Pembengkakan lapisan tendon mengganggu kelancaran gerakan gelincir tendon yang mengakibatkan rasa nyeri ketika menggerakkan jari.

6 dari 6 halaman

5. Sleep Texting

Anak-anak memiliki risiko lebih tinggi menggunakan gadget sebelum tidur ketimbang orang dewasa. (Sumber: Mirror)

Kelainan ini ditandai dengan rasa nyeri ketika meluruskan atau menekuk jari.

Bahkan, kadang terdengar bunyi ‘klik’ saat jari digerakkan. Pembengkakan lapisan tendon mengganggu kelancaran gerakan gelincir tendon yang mengakibatkan rasa nyeri ketika menggerakkan jari.

Reporter: Brilio

Sumber: Brilio.net

(Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: