Top 3 Tekno: Google Ajarkan Anak Deteksi Berita Hoaks Jadi Sorotan

Liputan6.com, Jakarta – Google semakin fokus untuk memberikan edukasi kepada pengguna tentang penyebaran berita menyesatkan. Menyasar pengguna internet muda dan masih bersekolah, Google meluncurkan kurikulum Be Internet Awesome.

Artikel di atas, menjadi yang paling banyak dibaca di kanal Tekno Liputan6.com edisi Rabu (26/6/2019).

Dua artikel lain yang tak kalah menarik perhatian, seperti Apple tarik MacBook Pro 15 dari peredaran karena masalah baterai, dan Galaxy A90 hadir dengan prosesor Snapdragon 855.

Tanpa berpanjang lebar lagi, berikut rangkuman ketiga beritanya.

1. Kurikulum Google Ajarkan Anak Cara Deteksi Berita Menyesatkan

Kantor pusat Google. Foto: Digital Trends

Google nampaknya ingin berkonsentrasi di bidang pendidikan. Beberapa tahun belakang, Google meluncurkan kurikulum Be Internet Awesome, yang memfokuskan para pendidik untuk mengajarkan keamanan online para muridnya.

Ternyata, usaha Google tak hanya sampai di situ. Tahun ini, Google bakal fokus ke media literasi.

Dilansir Engadget, Rabu (26/6/2019), Google bekerjasama dengan Net Safety Collaborative, salah satu program play-to-learn untuk mengajarkan anak cara mendeteksi berita yang menyesatkan, seperti URL palsu atau headline berita yang salah.

Selengkapnya baca di sini

2 dari 2 halaman

2. Baterai Mudah Terbakar, Apple Tarik MacBook Pro 15 Inci dari Peredaran

MacBook Pro 2016 (Sumber: The BitBag)

Masalah baterai mudah terbakar pada perangkat elektronik bukan hal main-main. Bahkan, bisa jadi masalah tersebut sangatlah darurat.

Vendor teknologi terkemuka Apple bahkan memutuskan untuk menarik produk komputer jinjing MacBook Pro Retina Display seri 2015-nya gara-gara baterainya yang mudah terbakar.

Mengutip laman The Verge, Rabu (26/6/2019), Apple menyebut, MacBook Pro Retina Display bisa saja ditarik dari peredaran karena ada kemungkinan bisa menimbulkan kebakaran.

Selengkapnya baca di sini

3. Samsung Galaxy A90 Hadir dengan Snapdragon 855

Booth Samsung di gelaran Mobile World Congress 2018. (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Beberapa waktu lalu, sempat tersiar kabar Samsung batal menggunakan nama Galaxy A90 untuk smartphone terbaru besutannya. Alih-alih menggunakan lini Galaxy A, smartphone ini disebut akan memakai nama baru, yakni Galaxy R.

Namun dari laporan terbaru, Samsung ternyata tetap menggunakan nama Galaxy A90. Dikutip dari GSM Arena, Rabu (26/6/2019), nama Galaxy R merupakan kode internal Samsung untuk smartphone dan bukan nama yang akan digunakan saat dipasarkan nanti.

Selain kepastian mengenai nama yang akan digunakan, informasi mengenai spesifikasi yang diusung smartphone ini juga terungkap. Dari laporan, Samsung diketahui tengah menyiapkan dua model Galaxy A90 dengan kode nama SM-A905 dan SM-A908.

Selengkapnya baca di sini

(Ysl/Isk)