Top 3 Tekno: Asteroid Sebesar Menara Eiffel Bikin Heboh

Liputan6.com, Jakarta – Sebuah asteroid yang ukurannya setara Menara Eiffel membuat heboh para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Senin (12/8/2019) kemarin.

Asteroid tersebut melaju melewati Bumi dengan kecepatan 10.400 mil per jam. Berita lain yang juga bikin heboh masih datang dari asteroid berukuran raksasa.

Menurut NASA, asteroid yang akan melintasi Bumi selajutnya adalah asteroid yang berukuran sebesar Piramida Giza di Mesir atau sekitar 160 meter.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Lega, Asteroid Sebesar Menara Eiffel Baru Saja Lewati Bumi

Sebuah asteroid berukuran sebesar Menara Eiffel baru saja melewati Bumi pada Sabtu, 10 Agustus 2019. Asteroid ini melaju dengan kecepatan 10.400 mil per jam.

Mengutip NBC News, Senin (12/8/2019), jarak antara Asteroid dengan Bumi cukup dekat, yakni 4,6 juta mil.

Batu raksasa yang bergerak cepat ini dijuluki QQ23 2006. Jika asteroid ini melintasi lintasan yang berbeda, bisa saja ia menabrak Bumi dengan kekuatan ledakan hingga 500 kali dari bom atom Hiroshima di Jepang, 74 tahun silam.

Baca selengkapnya di sini

2. Asteroid Sebesar Piramida Giza Bakal Lintasi Bumi Pada Akhir Agustus

Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah asteroid atau batuan luar angkasa telah terbang melintasi Bumi.

Terbaru, menurut NASA, asteroid yang akan melintasi Bumi adalah asteroid yang berukuran sebesar Piramida Giza di Mesir atau sekitar 160 meter.

Mengutip laman Dailystar, Senin (12/8/2019), asteroid ini bakal melintasi Bumi pada 28 Agustus 2019. Asteroid ini diberi nama 2019 OU1 oleh astronom penelitinya.

Baca selengkapnya di sini

2 dari 2 halaman

3. Autofill di Browser Rentan Pencurian Data

Web Browser / Sumber: Pixabay

Autofill menjadi salah satu fitur yang ditawarkan oleh sebagian besar peramban (browser). Dengan fitur ini, browser dapat menyimpan dan mengisikan secara otomatis sejumlah data seperti nama dan kata sandi akun, nomor kartu kredit, dan sebagainya.

Memang betul, fitur ini terlihat bermanfaat dan praktis sebab pengguna tidak mesti mengisikan data yang sama berulang kali. Namun di balik hal ini ternyata ada kerentanan pencurian data.

Temuan Kaspersky menunjukkan, fitur autofill dapat menjadi jalan masuk bagi peretas, jika komputer terinfeksi oleh malware yang dapat mencuri informasi dari browser.

Baca selengkapnya di sini

(Isk/Ysl)