Tokopedia dan UI Resmikan Pusat Pengembangan Kecerdasan Buatan

Lebih lanjut, dengan kolaborasi tersebut, peneliti dari UI akan mengembangkan solusi berbasis AI guna menghadirkan solusi atas masalah-masalah yang ada di masyarakat dan industri, termasuk di industri e-Commerce. Misalnya saja permasalahan mengenai logistik, manajemen risiko, keamanan siber, hingga pembayaran.

Tidak hanya itu, peneliti juga bisa meneliti berbagai cara untuk membantu pedagang menghasilkan dan memberikan layanan serta produk yang lebih baik dengan memanfaatkan teknologi super komputer dari NVIDIA.

Sementara itu, Rektor UI Muhammad Anis mengatakan, bahwa UI berkomitmen memajukan bangsa melalui riset dan inovasi. Menurutnya, UI juga memiliki tanggung jawab untuk mencari solusi atas permasalahan dan tantangan yang dihadapi Indonesia.

“Agenda hari ini menjadi salah satu bukti bahwa semangat riset dan inovasi UI didukung oleh perusahaan teknologi Indonesia, Tokopedia. Dengan kolaborasi ini, diharapkan dunia pendidikan tinggi dan industri bisa mencetak lulusan yang unggul dan siap berkompetisi secara global,” kata Anis.

Ia juga mengharapkan kolaborasi ini bisa menstimulasi semangat inovasi bagi sivitas akademika UI untuk menghasilkan riset sebagai solusi permasalahan di Indonesia.

Dekan Fasilkom UI Mirna Adriani mengatakan, pusat pengembangan AI ini bisa menjadi wadah bagi mahasiswa dan peneliti Fasilkom UI dalam mengembangkan inovasi bidang AI serta penerapannya pada berbagai permasalahan nyata.

“Misalnya dalam bidang pembayaran digital, sistem analitika e-Commerce, logistik, urban mobilty, kesehatan, teknologi maritim, keamanan informasi, maupun layanan publik. Layanan ini diharapkan bisa mendukung Fasilkom UI dalam menghasilkan sumber daya manusia yang siap berkontribusi dan berdaya saing secara global khususnya di bidang AI,” tuturnya.