Tipu Google dan Facebook, Pria Lithuania Raup Ratusan Juta Dolar

Liputan6.com, Jakarta – Seorang pria asal Lithuania dilaporkan siap menjalani hukuman setelah berhasil menipu dua perusahaan teknologi kenamaan, yakni Facebook dan Google.

Tak tanggung-tanggung, dia diketahui sudah menipu ratusan juta dolar dari dua perusahaan itu.

Dikutip dari Digital Trends, Kamis (28/3/2019), pria bernama Evaldas Rimasauskas tersebut terbukti bersalah melakukan penipuan, pencurian identitas, dan pencucian uang.

Akibat aksi tersebut, dia harus siap menghadapi hukuman di balik jeruji hingga 30 tahun.

Menurut laporan, dia berhasil mencuri uang senilai USD 98 juta (Rp 1,3 miliar) dari Facebook. Sementara dari Google, dia dilaporkan berhasil mencuri uang senilai USD 23 juta (Rp 300 miliar).

Menurut laporan Bloomberg, Rimasauskas menjalankan aksi penipuan ini dengan menyamar sebagai Quanta Computer, manufaktur elektronik asal Taiwan yang memiliki beberapa klien, termasuk Google dan Facebook.

Jadi, dia menjalankan modus dengan memalsukan alamat email, faktur, dan perangko perusahaan untuk mengelabui Google dan Facebook. Lalu, dia meminta untuk meminta pembayaran dalam jumlah besar.

Untuk mendukung aksi penipuannya, Rimasauskas diketahui membuat sejumlah akun bank palsu untuk menerima pembayaran. Tak hanya itu, dia juga menandatangani kontrak palsu dan dokumen yang membantu proses transfer.

Aksi ini sendiri sudah dilakukan sejak 2013 hingga 2015. Sekadar informasi, aksi penipuan tersebut bukan kali pertama dilakukan Rimasauskas.

Laporan sebelumnya menyebut bahwa dia pernah membuat sebuah infrastruktur palsu untuk menipu pihak lain melakukan pembayaran. Akibat aksinya itu, dia diekstradisi ke Amerika Serikat dari Eropa pada 2017.