Samsung Sedang Kerjakan Galaxy Note 10 Pro?

Presiden dan CEO Divisi Komunikasi IT & Mobile Samsung Electronics, DJ Koh, optimistis posisi perusahaan di peringkat pertama pasar smartphone tak akan tergeser. Penjualan smartphone Samsung saat ini tak selaris dulu, dan ambisi dari sejumlah rivalnya, termasuk Huawei, kian meningkat.

Dilansir Phone Arena, Koh menyampaikan optimismenya tersebut dalam sebuah wawacara dengan surat kabar Prancis, Le Figaro. Tanpa menyebut nama Huawei yang merupakan rival utama Samsung saat ini, Koh menyoroti posisi kuat perusahaan di pasar.

Samsung, katanya, sepenuhnya berencana untuk bertahan selama “10 tahun ke depan” melalui inovasi berkelanjutan. Pada dasarnya, Koh dinilai berpikir bahwa segala yang dapat dilakukan Huawei, maka Samsung bisa melakukannya dengan lebih baik.

Selain itu, Samsung dengan berbagai cara dapat diyakini meningkatkan pengalaman pengguna di kehidupan nyata. Koh juga menekankan teknologi-teknologi baru, seperti 5G atau Artificial Intelligence (AI), dan berbagai format desain baru seperti smartphone lipat, berkembang lebih cepat daripada perkiraan.

Perkataannya ini dinilai tidak terlalu tepat karena kenyataannya perkembangan handset 5G, dan lipat berjalan dengan lambat. Terlepas dari pernyataan Koh, pertumbuhan pasar Samsung mengalami penurunan.

Setidaknya berdasarkan data International Data Corporation (IDC), pengapalan smartphone Samsung turun 8 persen dari 317,7 juta unit pada 2017 menjadi 292,3 juta per akhir 2018. Pangsa pasarnya turun 0,9 persen.

(Din/Ysl)