Pertama di Indonesia, Bali United FC Bentuk Tim Esports

Liputan6.com, Jakarta – Tiga tahun belakangan ini, industri esports di Indonesia memang berkembang pesat dan menjadi sorotan banyak pihak. Berbagai kompetisi atau turnamen pun ramah digelar di berbagai lokasi, mulai dari kota besar hingga kota kecil seantero Tanah Air.

Salah satu pihak yang melirik pesatnya industri esports di Tanah Air adalah tim sepak bola asal Bali, yakni Bali United FC.

Adapun tim esports bentukan klub sepak bola berjuluk Jalak Bali tersebut diberi nama Island of Gods.

Berdasarkan informasi akun resmi Island of Gods (@iogesports) di Instagram (IG), Sabtu (9/2/2019), Bali United FC bakal menjadi tim sepak bola Indonesia pertama yang menggelar turnamen esports.

Bali United FC jadi klub sepak bola Indonesia pertama yang membentuk tim esports. (Doc: @iogesports/ Instagram)

Tak tanggung-tanggung, turnamen yang bertajuk Bali United Esports Championship 2019 tersebut bakal digelar pada 16 Maret 2019 dengan total hadiah sebesar Rp 200 juta.

Meski belum mengumumkan gim apa saja yang bakal dipertandingkan pada turnamen tersebut secara resmi, video teaser di akun IG itu menampilkan sejumlah gim, seperti Mobile Legends dan PUBG.

Berdasarkan informasi itu, besar kemungkinan tim esports Island of Gods bakal membentuk tim untuk gim PUBG dan Mobile Legends.

Sayang, saat Tekno Liputan6.com hubungi, pihak Bali United FC masih enggan berbicara lebih lengkap tentang tim esports Island of Gods.

2 dari 3 halaman

IEL University Series 2019 Segera Dimulai

Mobile Legends dikonfirmasi jadi salah satu judul gim esports yang dipertandingkan di SEA Games 2019. Liputan6.com/ Jeko Iqbal Reza

Industri esports di Indonesia semakin ramai dengan berbagai kompetisi yang bakal digelar dalam waktu dekat ini.

Pentas esports bergensi yang baru saja diumumkan adalah IEL University Series 2019. Disebutkan, liga esports ini bakal mempertandingkan dua gim, yakni Mobile Legends dan Dota 2.

IEL University Series 2019 bakal diikuti oleh 12 kampus dari berbagai kota di Indonesia. Selain berebut trofi juara, seluruh tim juga bakal bersaing untuk hadiah total uang sebesar Rp 1 miliar.

Adapun tim-tim yang bertanding berasal dari Jakarta, Tangerang, Surabaya, Semarang dan Bandung. Tentunya masing-masing tim esports kampus tersebut sudah melalui seleksi internal yang ketat.

3 dari 3 halaman

Menpora Main Bareng Arena of Valor Lawan Tim Esports Pro

Arena of Valor. Liputan6.com/ Yuslianson

Sebuah momen unik terjadi usai jumpa pers peluncuran Youth National Esport Championship (YNEC) 2019 di Wisma Kemenpora, Selasa (29/1/2019) sore.

Imam Nahrawi, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menyempatkan diri main bareng (mabar) gim Arena of Valor (AoV) bersama dengan tim esports pro EVOS berhadapan tim GGWP yang mengikutsertakan Brand Manager Fruit Tea Sosro, Amar Ramdani.

Pada saat bermain, Menpora kedapatan memilih karakter asli dari Indonesia, yakni Wiro Sableng. Pertarungan kedua tim pun terlihat cukup seru, walau masing-masing tim esports tampak grogi.

“Tadi saat mencoba agak deg-degan, karena saya tadi bermain bersama sahabat-sahabat yang lebih baik. Namun, tentu Wiro Sableng akan terus berusaha dengan baik,” canda Imam Nahrawi.

“Sempat gelisah di awal, tapi diberitahu sama yang ada di samping saya untuk santai. Katanya main gim ini butuh santai, dan untuk itu perlu latihan dan pendamping,” lanjutnya.

(Ysl/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini :