Pakai Tiga Kamera Utama, Inikah Bocoran iPhone XI?

IPhone XS (kiri) dan XS Max diperlihatkan saat peluncuran produk baru Apple di California (12/9). iPhone XS dan XS Max tersedia tiga warna (gold, silver, abu-abu) dan tiga konfigurasi memori (64GB, 256GB, dan 512GB). (AP Photo/Marcio Jose Sanchez)

Peneliti keamanan kembali menemukan adanya aplikasi untuk iPhone yang terindikasi berbahaya. Adalah firma keamanan Wandera, yang mengungkapkannya dalam laporan terbaru.

Dilansir Tech Crunch, Selasa (8/1/2019), ada 14 aplikasi–semuanya adalah gim klasik–yang menyimpan bahaya malware. Seluruh aplikasi itu diketahui terhubung dengan server dari malware Golduck.

Sekadar informasi, Golduck merupakan malware yang menyasar Android dan menjangkiti gim lawas populer. Kehadiran malware ini sendiri sudah diketahui sejak beberapa tahun lalu oleh Appthority.

Metode malware tersebut adalah menyusupkan kode backdoor berbahaya secara diam-diam ke perangkat Android.

Lalu, perangkat korban dapat dikendalikan untuk menjalankan sejumlah perintah, seperti mengirimkan SMS premium.

Kini, malware dilaporkan telah menyasar ekosistem iPhone. Dari penelusuran Wandera, 14 aplikasi berbahaya itu ternyata terhubung dengan server yang sama dengan malware Golduck.

“Domain Golduck berada di daftar pantauan kami setelah digunakan mendustribusikan malware. Kini, kami melihat adanya komunikasi antara perangkat iOS dan domain malware itu,” tutur VP Wandera Michael Covington.

Kendati demikian, Wandera menyebut komunikasi tersebut belum terlalu berbahaya.

(Ysl/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini :

Apple akhirnya resmi mengumumkan ketiga iPhone generasi terbarunya, iPhone XS, iPhone XS Max, dan iPhone XR.