League of Legends Siap Menyambangi Perangkat Mobile

Liputan6.com, Jakarta – Riot Games bersama Tencent dilaporkan tengah berencana untuk menghadirkan gim League of Legends (LoL) yang ditujukan untuk perangkat mobile. Informasi ini diketahui dari laporan Reuters beberapa waktu lalu.

Dalam laporan itu disebut, Tencent dan Riot telah bersama-sama mengembangkan League of Legends versi mobile selama beberapa tahun terakhir. Menurut rencana, gim ini akan dirilis pada 2019.

Dikutip dari Reuters, Jumat (24/5/2019), kehadiran gim League of Legends versi mobile ini kemungkinan disebut untuk menjaring pasar gamer Asia. Seperti diketahui, League of Legends lebih populer di pasar Barat.

Di samping itu, Asia memiliki pasar gaming mobile yang cukup besar, sehingga kedua perusahaan diprediksi mulai tertarik untuk menghadirkan LoL versi mobile.

Perlu diketahui, League of Legends merupakan gim yang populer di PC. Awalnya, Tencent sempat berencana membawa gim ini ke perangkat mobile, tapi tidak didukung oleh Riot Games.

Tencent lantas mengembangkan gim lain yang diberi nama Honour of Kings atau Arena of Valor untuk pasar internasional. Sayang, gim ini ternyata tidak mendapat respon positif di sejumlah pasar, terutama gamer di Barat.

Karenanya, ada kemungkinan kehadiran LoL versi mobile ini dimaksudkan untuk menjaring pasar lebih luas. Terlebih, nama League of Legends sudah lebih dikenal dan berusia cukup lama, yakni 10 tahun.

Tidak hanya gim mobile, dengan kemampuan Tencent dan Riot Games, keduanya bukan tidak mungkin turut menghadirkan kompetisi kelas dunia.

Apalagi, keduanya sudah membentuk joint venture bernama Tengjing Sports untuk menyelanggarakan esports bertema League of Legends.

Curhatan Kocak Warganet Soal THR yang Tak Kunjung Muncul

Liputan6.com, Jakarta – Tak terasa, libur lebaran 2019 akan tiba dalam waktu beberapa lagi. Sudah jadi tradisi kalau pekerja Indonesia mendapatkan tunjangan hari raya alias THR menjelang lebaran. Bahkan, pemerintah sudah mewajibkan perusahaan untuk memberi karyawannya THR.

Meski begitu, tidak semua pekerja serentak mendapatkan THR di waktu yang sama. Ada yang sudah lebih dulu dapat, ada juga yang masih menunggu.

Lagi-lagi, warganet yang gemas karena tunjangan mereka belum turun, curhat di media sosial Twitter.

Beragam komentar lucu pun dilontarkan. Lebih jelasnya, simak kumpulan komentar warganet dengan tagar #THRBelumTerlihat berikut:

 Ada yang menyarankan untuk tidak mendekat ke ATM.

GrabBajay, Layanan Grab Permudah Pengguna Naik Bajaj

Liputan6.com, Jakarta – Grab barus saja mengumumkan kehadiran layanan baru untuk pengguna di wilayah DKI Jakarta. Bersama dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Grab meluncurkan layanan baru bernama GrabBajay.

Sesuai namanya, GrabBajay hadir untuk mempermudah proses pemesanan Bajay. Pengguna yang memakai layanan ini dipastikan tidak perlu khawatir, sebab seluruh pengendara GrabBajay sudah melalui uji KIR dan memiliki surat jalan yang berlaku.

Layanan ini disebut memberikan pengalaman berkendara yang unik, cepat, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Selain itu, GrabBajay sekaligus mengokohkan komitmen Grab dalam memperkenalkan solusi untuk masalah transportasi sehari-hari.

“Kami senang dan berterima kasih atas kesempatan yang diberikan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta mendukung operasional ikon moda transportasi Jakarta, melalui GrabBajay,” tutur Head of Public Affairs Grab Indonesia, Tri Sukma Anreianno dalam keterangan resmi yang diterima Tekno Liputan6.com, Jumat (24/5/2019).

Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Massdes Aroufy, menuturkan pihaknya menyambut baik kontribusi Grab dalam memajukan layanan transportasi lokal sekaligus membuka peluang pendapatan tambahan lewat teknologi.

Kehadiran GrabBajay juga diharapkan dapat membantu upaya pemerintah mengatasi pencemaran lingkungan yang disebabkan kendaraan bermotor. Karenanya, bajaj yang terdapat dalam layanan ini seluruh memakai bahan bakar gas ramah lingkungan.

Tak Mau Kalah dengan Instagram, Line Juga Hadirkan Fitur Stories

Line Corporation menggelar acara untuk para pengembang yang bertajuk Line Developer Day 2018 di Happo-en, Tokyo, Rabu (21/11/2018).

Chief Technology Officer Line Park Ibin mengatakan, selain pengembangan teknologi kecerdasan buatan, perusahaan akan mulai fokus pada industri fintech (teknologi finansial).

“Selain Clova AI dan pengembangan AI di Line, tahun ini dan berikutnya kami juga akan fokus pada fintech,” kata Park di atas panggung.

Sekadar informasi, Line sudah mulai merambah teknologi finansial dengan kehadiran Line Pay. Di Indonesia, Line bekerja sama dengan Mandiri eCash untuk menghadirkan layanan Line Pay.

Line Senior Finance Manager Hidekazu Ikeda mengatakan, teknologi finansial Line akan berbasis pada blockchain (pada Line bernama LineChain).

“Kami menggunakan blockchain untuk memastikan keamanan dan transparansi riwayat transaksi,” kata Ikeda.

Dia juga menyebut, saat ini transaksi dilakukan masih banyak yang bersifat tradisional, di mana pembayaran dilakukan melalui perbankan.

Namun, ke depannya teknologi finansial akan makin banyak dipakai oleh pengguna melalui smartphone mereka. Bahkan dengan LinePay, pengiriman uang lewat aplikasi smartphone bisa dilakukan dalam 15 detik saja.

Ikeda menjelaskan, teknologi finansial dipilih sebagai fokus Line selanjutnya mengingat banyak negara yang menggunakan metode pembayaran tunai, salah satunya Jepang.

“Di Jepang masih banyak transaksi tunai, sementara di negara lain sudah mulai pakai kartu kredit dan nontunai. Padahal, semua orang sekarang tidak bisa lepas dari smartphone-nya tiap hari. Makanya, teknologi finansial bisa diimplementasikan,” tuturnya.

Ikeda mencontohkan, betapa cepatnya transfer uang dengan Line Pay.

“Jadi saya waktu itu sedang menghadiri rapat di luar, tetapi anak perempuan saya terus menghubungi. Saya pikir ada masalah atau dia kenapa-kenapa, tetapi rupanya anak saya ingin meminta uang untuk membeli baju di clothing store. Saya langsung mengirimkan uang dengan finalisasi pembayaran menggunakan fingerprint dan hanya butuh beberapa detik uang terkirim,” katanya.

Pengalaman tersebut, kata Ikeda, membuatnya sadar bahwa ke depannya dunia telah masuk ke pembayaran nontunai.

“Bahkan kemungkinan uang akan bersifat digital, hanya dengan smartphone pengguna bisa melakukan pembayaran sekaligus berkomunikasi,” ujarnya.

Line Pay, kata Ikeda, juga mulai fokus ke pembayaran dengan QR Code. Jadi nantinya ketika berbelanja pengguna hanya tinggal memindai barcode yang diberikan oleh merchant, kemudian uang akan berpindah ke akun penjual.

“Fokusnya untuk mempercepat kehadiran Line Pay Terminal di merchant, contohnya kami sudah pasang di kafe kami di kantor pusat Line yang ada di Shinjuku,” ujarnya.

WhatsApp Bakal Tampilkan Iklan Pada 2020

Sebelumnya, pemerintah melakukan pembatasan media sosial Facebook dan Instagram serta aplikasi pesan WhatsApp. Dengan demikian, aplikasi-aplikasi tersebut tak bisa dipakai secara normal untuk membagikan gambar ataupun video.

Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran video maupun konten hoaks serta ajakan bersifat provokatif lebih luas lagi.

Pengamat media sosial Indonesia Enda Nasution mengatakan, langkah yang dilakukan pemerintah membatasi akses media sosial merupakan sebuah alternatif menghindari provokasi terus meluas.

“(Pembatasan akses terhadap medsos) merupakan alternatif, tidak melakukan apapun sama sekali juga salah. Apalagi, provokatif itu berbahaya, karena banyak video lama dengan narasi baru yang memprovokasi orang untuk ikut bergabung,” tutur Enda saat dihubungi Tekno Liputan6.com, Rabu (23/5/2019).

Enda mengatakan, jika pemerintah menghentikan seluruh akses internet tentu dampaknya kepada masyarakat Indonesia akan makin luas. Untuk itu, pemerintah mencari solusi yang tepat.

“Mungkin yang dilakukan bisa lebih baik, misalnya mengidentifikasi nomor-nomor telepon yang menyebarkan informasi provokatif. Tetapi melihat kondisi kemarin, mungkin pemerintah memiliki informasi intelijen yang menganggap langkah pembatasan media sosial itu jadi terbaik,” kata Enda.

Enda mengungkapkan, sejauh ini pembatasan akses media sosial dirasa cukup tepat, mengingat belum adanya kerusakan yang lebih luas.

Namun demikian, Enda menilai pemerintah perlu melakukan evaluasi terus menerus.

“Ini sangat tergantung dengan situasi, jadi perlu terus ada evaluasi, jangan juga pembatasannya berkepanjangan,” ujarnya.  

Review Samsung Galaxy A10: Tampak Premium, Performa Sesuai Harga

Kamera utama di bodi belakang Galaxy A10. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Bodi Galaxy A10 seluruhnya terbuat dari plastik dengan balutan bahan yang mengkilap. Mengusung desain unibody, kamu tidak akan menemukan bingkai yang biasanya tampak di smartphone kelas bawah Samsung biasanya.

Meski menggunakan bodi belakang plastik, smartphone tidak licin ketika digenggam tangan. Hanya saja, bodi perangkat menjadi “magnet” minyak dari tangan sehingga cepat kotor.

Waterdrop notch tempat kamera selfie Galaxy A10. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Di bagian belakang, kamu bakal menemukan kamera utama yang dipasangkan dengan flash LED di sudut kiri atas. Sementara, kamu akan menemukan celah kecil untuk pengeras suara.

Sayang, kami tidak terlalu menyukai penempatan speaker di Galaxy A10. Hal ini dikarenakan meredam suara ketika diletakkan di permukaan yang datar atau tertutup tangan.

Speaker Galaxy A10 yang terletak di bodi belakang bagian bawah. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Di sisi kanan, terdapat tombol volume dan power. Sementara itu di sisi kirinya kamu akan menemukan slot kartu SIM; dua untuk kartu SIM dan kartu microSD untuk meningkatkan penyimpanan ponsel pintar hingga 512GB.

Tampak sisi kanan bodi Galaxy A10. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Bagian bawah perangkat kamu bakal menemukan port micro USB untuk pengisian daya baterai atau transfer data, dan audio jack 3,5mm.

Sisi bagian bawah Galaxy A10 yang menyediakan port MicroUSB untuk pengisian baterai dan audio jack. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Dari segi desain, Samsung berusaha keras menampilkan kesan premium untuk Galaxy A10 yang memang dijual dengan harga ramah dikantong.

WhatsApp Mungkinkan Pengguna Kirim Bitcoin

Sebelumnya, celah keamanan pada WhatsApp dimanfaatkan oleh aktor jahat untuk menyebarkan software mata-mata. Belakangan, teridentifikasi spyware tersebut merupakan besutan NSO Group.

Sebagaimana dilaporkan oleh Financial Times, si penjahat siber bisa memasang software jahat itu di smartphone hanya dengan cara menelepon korban melalui panggilan WhatsApp.

Mengutip laman Business Insider Singapura, Rabu (15/5/2019), rupanya tanpa diangkat oleh korbannya, panggilan telepon tersebut bisa membuat si peretas menguasai smartphone korban.

Hal ini bisa dilakukan tanpa diketahui oleh korban. Pasalnya, si peretas dapat langsung menghapus riwayat panggilan mereka dari perangkat korban.

Jika cara ini sukses, seluruh data-data –termasuk data pribadi– yang ada di dalam smartphone korban bisa dikuasai. Mulai dari riwayat panggilan sampai data lokasi.

Sejauh ini, tidak diketahui berapa banyak pengguna WhatsApp yang menjadi korban peretasan ini.

Meski begitu, NSO Group kalau pihaknya terkait dengan peretasan WhatsApp. Namun demikian, hal ini tak menghalangi kemungkinan ada aktor lain yang memakai produk-produk NSO Group untuk mengeksploitasi celah keamanan WhatsApp.

(Tin/Jek)

Begini Jadinya Kalau Manusia Pindah Ke Mars

Liputan6.com, Jakarta – Bumi sudah semakin tua. Banyak ilmuwan dan tokoh terkenal yang menyarankan manusia untuk segera mencari planet lain yang bisa menjadi sumber kehidupan. Mars contohnya.

Elon Musk sampai Jeff Bezos bahkan fokus membuat kapal luar angkasa khusus untuk mengangkut manusia dari Bumi. Bahkan ilmuwan terkenal Stephen Hawking juga sempat menyarankan manusia pergi dari Bumi sebelum planet ini hancur.

Tapi, kalau seluruh manusia pindah ke Mars, apa bakal sama keadaannya dengan di Bumi?

Bagaimana kehidupan mulai dari gravitasi, kekuatan fisik hingga ketahanan generasi dari kondisi planet Mars? Pertanyaan ini muncul di benak Scott Solomon, profesor dari Rice University di Houston, Amerika Serikat.

Dilansir dari Inverse, Jumat (24/5/2019), ahli biologi evolusioner itu menyatakan kalau manusia pindah ke Mars, generasi manusia selanjutnya bakal punya fisik yang lebih kuat. Tulang lebih kokoh, pandangan lebih terbatas, dan manusia Mars tidak bakal melakukan hubungan seksual dengan manusia Bumi.

Perbedaan itu tentu saja disebabkan situasi planet yang berbeda. Mars punya gravitasi yang lebih rendah dan tingkat radiasi yang sangat tinggi. Jika normalnya manusia lahir dengan 20-120 mutasi genetik, maka di Mars angka ini bisa lebih tinggi.

Solomon menyarankan, pemindahan manusia ke Mars harus bisa mewakili seluruh ras dan etnik penduduk Bumi. Kalau mau, manusia bisa mengirim 100 ribu orang yang mayoritas berasal dari Afrika, karena memiliki etnik yang paling beragam.

Cabut dari Huawei, ARM Ancam Masa Depan Chipset Kirin

Liputan6.com, Jakarta – Perusahaan desainer chipset ARM menghentikan hubungan bisnisnya dengan Huawei. Hal ini pun diprediksi bakal mengancam masa depan chipset besutan Huawei, yakni Kirin.

Dilaporkan BBC, karyawan ARM telah mendapat instruksi dari perusahaan untuk menyetop.

“Seluruh kontrak aktif, dukungan, dan segala keterlibatan yang tertunda dengan Huawei dan anak perusahaannya, demi mematuhi larangan perdagangan AS belum lama ini,” demikian intruksi perusahaan.

Sekadar informasi, pelarangan perdagangan dipatuhi oleh perusahaan-perusahaan AS dalam hal menjalin kemitraan dengan perusahaan teknologi terbesar di Tiongkok itu.

ARM sendiri merupakan perusahaan berbasis di Inggris namun dimiliki oleh grup SoftBank asal Jepang.

Mengutip laman The Verge, Kamis (23/5/2019), ARM mengungkap, teknologi chip-nya merupakan teknologi asal AS.

Perusahaan selama ini mengembangkan beberapa desain prosesor di Austin, Texas, dan San Jose, California, yang masuk ke wilayah dan kewenangan Amerika Serikat.

Sekadar informasi, penghentian kerja sama ini bisa menjadi kabar buruk bagi Huawei. Pasalnya, Huawei mengandalkan ARM untuk arsitektur desain chip Kirin mereka.

Menkominfo: Jangan Pakai VPN Buat Akses WhatsApp

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyarankan agar pengguna media sosial (medsos) tidak mengakses aplikasi pesan WhatsApp dan media sosial melalui VPN (virtual private network).

Hal ini diinformasikan Rudiantara setelah banyaknya pengguna internet Indonesia yang mengakali akses medsos dan WhatsApp menggunakan VPN, pasca dibatasinya akses terhadap medsos di Indonesia per Rabu 22 Mei 2019.

“Kami sudah memperhitungkan salah satunya melalui VPN, selalu dikatakan bisa bypass lewat VPN, namun hindari VPN karena (kalau kita menggunakan) VPN gratis bisa terdampak terbukanya data-data pribadi,” tutur Rudiantara dalam wawancara dengan Kompas TV, Kamis (23/5/2019).

Kedua, menurut Rudiantara, penggunaan VPN bisa menjadi akses bagi masuknya malware ke smartphone.

“Kalau gratis, hindari. Pokoknya hindari menggunakan aplikasi WhatsApp melalui VPN,” ucap Rudiantara.

Rudiantara mencontohkan penggunaan VPN yang marak dilakukan di Tiongkok karena akses terhadap aplikasi-aplikasi luar yang diblokir.

“Di Tiongkok, WhatsApp tidak bisa, tetapi menggunakan VPN bisa, tetap berbahaya memakai VPN,” tegasnya.

Rudiantara mengatakan, kecuali pengguna internet mau membayar sebesar Rp 2-3 juta untuk mengakses VPN berbayar, lebih baik mereka menghindari penggunaan VPN.

Terkait dengan kapan pemerintah akan membuka akses penuh terhadap media sosial dan aplikasi pesan WhatsApp, Rudiantara tak memberikan tanggal pastinya. 

Ia hanya menuturkan, jika situasi dirasa sudah kondusif, pemerintah akan membuka akses penuh ke media sosial. 

“Saya tidak bisa tetapkan besok atau lusa (membuka akses ke media sosial), saya harap situasi kembali normal,” tuturnya. 

Tiongkok Punya Data Pemerintah Lewat Drone?

Pemerintah AS tidak menyebutkan secara pasti pabrik drone yang disinyalir demikian, tetapi laporan CNN menyatakan hampir 80 persen drone yang beredar di pasar AS dan Kanada berasal dari DJI yang bermarkas di Shenzhen, Tiongkok.

Menurut laporan Reuters, DJI menyatakan kalau keamanan produk mereka sudah diverifikasi sendiri oleh pemerintah dan perusahaan besar Amerika.

DJI juga menambahkan kalau pengguna memiliki kontrol penuh terhadap data yang diambil dan disimpan di dalam drone serta memperingatkan pengguna untuk tidak mengirim data yang beresiko lewat internet.

Peringatan ini dirilis Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur, Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat seminggu setelah presiden mereka, Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang isinya melarang seluruh produk teknologi yang beresiko besar terhadap keamanan nasional beroperasi di negara Paman Sam.

Sementara Amerika telah menyatakan kekhawatiran bahwa perusahaan seperti Huawei dan ZTE dapat memanfaatkan infrastruktur untuk mata-mata, belum ada bukti publik bahwa Huawei berpartisipasi dalam spionase pemerintah Tiongkok. Demikian juga dengan perusahaan drone.

(Tik/Jek)

Sistem Operasi Huawei Bakal Kompatibel dengan Semua Aplikasi Android

Sebelumnya, pendiri Huawei, Ren Zhengfei, kembali mengomentari masuknya perusahaan ke dalam daftar hitam ekspor Amerika Serikat (AS).

Ia menilai perintah eksekutif pemerintahan Donald Trump tersebut meremehkan kekuatan Huawei.

Dikutip dari BBC, Rabu (22/5/2019), Ren kepada media Tiongkok mengatakan tidak terlalu tertekan dengan langkah AS.

Menurutnya, Huawei jauh lebih unggul dalam pengembangan teknologi. Rei mengatakan, tak ada pihak lain yang bisa mengejar pengembangan teknologi 5G Huawei dalam waktu dekat.

“Praktik politisi AS saat ini meremehkan kekuatan kami,” kata Ren.

Pada pekan lalu, Kementerian Perdagangan AS menambahkan Huawei dan 68 perusahaan lain dalam daftar hitam ekspornya. Hal ini membuat perusahaan asal Tiongkok tersebut tidak bisa membeli produk buatan AS.

Langkah Negeri Paman Sam ini kian menjadi sorotan utama setelah Google mengumumkan penghentian kerja sama dengan Huawei. Produsen chip AS seperti Qualcomm dan Intel pun disebut mengambil langkah serupa.

Adapun pelarangan berbisnis ini menandai kian kerasnya upaya AS untuk memblokir perusahaan teknologi tersebut.

Huawei saat ini menghadapi berbagai serangan dari negara-negara barat yang dipimpin oleh AS, atas kemungkinan risiko penggunaan produk-produknya di jaringan 5G.

AS telah lama menuding Huawei sebagai mata-mata pemerintah Tiongkok.

Huawei pun berkali-kali membantah tudingan tersebut. Selain itu, permasalahan yang dihadapi oleh Huawei ini juga dinilai sebagai dampak dari perang dagang AS dan Tiongkok.

Belanja Online Meningkat di Ramadan, Ninja Xpress Hadirkan Garansi Uang Kembali

Untuk mendapatkan garansi uang kembali, konsumen harus memenuhi sejumlah persyaratan yang ditentukan. Persyaratannya antara lain pengiriman dilakukan melalui drop-off point, dan menggunakan Ninja Packs.

Syarat lainnya, pengiriman dari Jabodetabek ke seluruh area Jabodetabek, serta pengiriman berlaku untuk hari kerja dan paket yang dikirimkan diproses sebelum pukul 18.00.

Adapun untuk menghadapi peak season selama Ramadan dan Idul Fitri 2019, Ninja Xpress menambah jumlah staf penyortir dan kurir.

“Ninja Xpress menambah intensitas pengiriman barang 3 kali lipat sepanjang Ramadan hingga periode Idul Fitri. Dedikasi para kurir Ninja Xpress pun begitu optimal yaitu mengantar tepat waktu, utuh sampai tangan pembeli, kemana pun tujuannya,” ungkap Eric.

(Din/Jek)

5 Bahaya Tersembunyi Pakai Aplikasi VPN Gratis di Smartphone

Bahaya lain yang cukup sering ditemui di aplikasi VPN adalah pemantauan aktivitas online perangkat yang memasangnya. Hal ini berdasarkan studi yang menyebut 72 persen aplikasi VPN disematkan pelacak pihak ketiga.

Pelacak tersebut biasanya disusupkan untuk mengumpulkan data aktivitas online pengguna yang memakainya. Biasanya, data tersebut digunakan pengiklan untuk memperlihatkan iklan tertarget.

3. Membatasi Kuota Internet

Salah satu kekurangan lain dari aplikasi VPN gratis adalah mereka membatasi jumlah kuota saat terhubung dengan internet. Jadi, penguna hanya dapat mengakses internet melalui VPN dengan kuota tertentu, semisal 2GB.

Untuk itu, pengguna yang ingin mengakses internet melalui VPN dengan lebih leluasa harus merogoh kocek terlebih dulu. Adapun harga yang ditawarkan juga beragam, tergantung penyedia layanan.

Kapan Akses WhatsApp, Instagram, dan Facebook Kembali Normal? Ini Kata Menkominfo

Keluhan mengenai errornya media sosial WhatsApp dan Instagram di sejumlah wilayah di Indonesia, terutama Jakarta, menarik perhatian banyak pihak.

Belakangan diketahui, beberapa fitur media sosial seperti download dan upload media (foto dan video) di WhatsApp memang sengaja dibatasi siang hari ini.

Hal ini berkaitan dengan adanya aksi unjuk rasa 22 Mei yang dilakukan sekelompok massa di depan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyatakan pembatasan fitur download dan upload media dilakukan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan aksi unjuk rasa.

“Di media sosial dan messaging system, kadang kita posting gambar, video itu viralnya cepat dan secara emosional langsung berdampak pada kita. Oleh karenanya kita non aktifkan fitur (gambar dan video),” ungkapnya di Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Sebelumnya, sejumlah pengguna WhatsApp mengeluhkan sulitnya mengirim dan menerima gambar di media sosial tersebut. Pun sama halnya dengan Instagram yang sempat sulit diakses siang hari ini.

Setelah dicek di situs web downdetector.com, gangguan terjadi di hampir seluruh kota besar di pulau Jawa, meliputi Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Salatiga, Yogyakarta, Surabaya, Pasuruan dan Malang. Jakarta menjadi kota terparah yang mengalami gangguan tersebut.

RightsLedger Tawarkan Platform Permudah Kreator Lakukan Monetisasi

Liputan6.com, Jakarta – Tren kreator konten tak dimungkiri tengah membanjiri era internet saat ini. Hal itu tidak lepas kehadiran beragam platform yang mendukung para kreator tersebut.

Namun, salah satu kendala yang masih dihadapi para kreator adalah monetisasi konten yang dibuatnya. Untuk itu, RightsLedger hadir dengan platform baru yang menawarkan keleluasaan bagi kreator untuk memonetisasi kontennya.

Sekadar informasi, RightsLedger merupakan perusahaan asal Amerika Serikat yang didirikan oleh Ray Young, sosok wirausaha yang lama berkecimpung di dunia film Hollywood selama 20 tahun.

Country Director RightsLedger Indonesia, Rio K. Liau, menuturkan ada tiga platform yang diperkenalkan RightLedger, yakni MILIO, MILSTAGE, dan MILDEALS. Ketiganya hadir dengan fungsi yang berbeda.

“MILIO lebih pada media sosial, Milstage merupakan platform streaming, sedangkan Mildeals merupakan e-commerce, tapi menjual konten,” tuturnya konferensi pers di Jakarta, Selasa (21/5/2019), kemarin.

Kehadiran ketiga platform tersebut, menurut Rio, tidak lepas dari konten digital yang begitu beragam saat ini.

Alasannya, konten digital saat ini memiliki banyak arti, salah satunya telah menjadi kebutuhan konsumen. Tidak hanya itu, konten digital juga menjadi sarana menyalurkan hobi termasuk sebagai sumber pendapatan.

“Karenanya, RightsLedger hadir dengan membawa terobosan. Nanti, kreator yang akan bergabung dapat menentukan sendiri monetisasinya. Jadi, sharing economy untuk konten digital,” tuturnya menjelaskan.

Apakah Pembatasan WhatsApp dan Media Sosial oleh Pemerintah Sudah Tepat?

Pembatasan akses media sosial dan aplikasi pesan WhatsApp membuat masyarakat tidak bisa mengirimkan foto dan video seperti saat normal. Namun, dia menyebut, masyarakat perlu sedikit berkorban.

Saat ini di satu sisi penyebaran berita-berita provokatif dan video berkurang banyak karena tidak bisa kirim. Kemudian, ajakan untuk turun ke jalan pun berkurang cukup banyak.

Namun, dampak luasnya masyarakat jadi tidak bisa membuka media sosial.

“Saya sih berpendapat gangguan yang dirasakan masih bisa ditolerir dibandingkan risiko ada kemungkinan terjadi, lebih lagi provokasi,” katanya.

Lebih lanjut, dia mengajak agar warganet berkorban tidak bisa bermain Instagram dan media sosial selama beberapa hari.

“Netizen berkorban sedikit lah, tidak bisa nonton video IG beberapa waktu, demi menjaga stabilitas yang lebih luas,” ujarnya.

Terlebih, saat ini pemerintah hanya membatasi akses media sosial dan aplikasi pesan, bukan menghentikan akses internet secara keseluruhan. 

“Kalau di satu sisi pemerintah mau ekstrem, bisa saja memadamkan internet keseluruhan. Akibatnya aplikasi perbankan, e-commerce, dan lain-lain tidak bisa diakses, namun sekarang kan masih bisa untuk komunikasi,” tuturnya.

Selain Indonesia, 12 Negara Ini Juga Pernah Batasi WhatsApp Cs

Liputan6.com, Jakarta – Keputusan pemerintah Indonesia untuk membatasi sebagian fitur di media sosial menarik perhatian.

Warganet yang sehari-hari menggantungkan komunikasi pada WhatsApp, Facebook hingga Instagram mengeluhkan sulitnya mengakses media sosial, terutama ketika mengirim dan menerima gambar dan video.

Bukan tanpa alasan, keputusan ini imbas dari adanya unjuk rasa pada 22 Mei di depan kantor Bawaslu.

Pemerintah ingin membatasi fitur di medsos karena media seperti video dan gambar viral lebih cepat, sehingga dikhawatirkan bakal menarik massa unjuk rasa lebih banyak.

Ternyata, bukan cuma Indonesia yang pernah membatasi media sosial. Karena beberapa alasan, negara-negara ini juga melarang warganya menggunakan Whatsapp Cs. Berikut daftar negara tersebut, dilansir dari berbagai sumber:

Korea Utara

Bukan rahasia lagi kalau negara ini melarang segala jenis produk luar negeri masuk, tak terkecuali WhatsApp. Negara yang dipimpin oleh Kim Jong Un ini memang secara aktif membatasi informasi ke dan dari luar negeri.

Korea Utara memblokir Facebook, WhatsApp, Twitter, Youtube dan situs yang berasal dari Korea Selatan sejak 2016 silam.

Tiongkok

Negara lainnya adalah Tiongkok. Hampir sama seperti Korea Utara, Tiongkok aktif memblokir WhatsApp Cs dan hanya mengijinkan situs pencari dan media sosial buatan dalam negeri saja yang beroperasi, itu pun dengan pengawasan super ketat.

Ini Bahaya Pakai VPN Buat Akses WhatsApp

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah membatasi akses terhadap sejumlah media sosial antara lain Instagram, Facebook, hingga aplikasi pesan WhatsApp.

Walaupun masih bisa diakses, namun sifatnya terbatas. Misalnya aplikasi WhatsApp hanya bisa dipakai untuk kirim pesan teks, tak bisa untuk mengirim atau mengunduh gambar. Pun demikian dengan Instagram yang mengalami gangguan akses.

Sebagian orang pun menggunakan aplikasi VPN (virtual private network) gratis untuk dapat mengakses aplikasi-aplikasi di atas secara normal.

Namun tanpa disadari, aplikasi VPN ternyata juga berpotensi bahaya dan berisiko, apa saja bahayanya?

Sebagaimana dikutip Tekno Liputan6.com dari VPN Mentor, Kamis (23/5/2019), berikut adalah sejumlah risiko jika pengguna mengaktifkan VPN.

1. Membobol Keamanan Perangkat dengan Malware

Mulanya, VPN bermaksud untuk menjaga perangkat dari hacker. Namun, berdasarkan studi terhadap 283 VPN, terungkap bahwa VPN gratisan rentan disusupi malware.

Studi bahkan menyebut 38 persen menunjukkan VPN yang disusupi malware.

Top 3 Tekno: Pembatasan WhatsApp Cs Sedot Perhatian

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah Indonesia membatasi sejumlah fitur pada WhatsApp dan media sosial lainnya, seperti Instagram dan Facebook.

Langkah ini dilakukan untuk menghindari provokasi dan hoaks yang berkaitan dengan aksi 22 Mei. Berita ini pun menyedot perhatian para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com.

Berita lain yang juga menyedot perhatian datang dari alasan pemerintah dalam membatasi fitur WhatsApp Cs.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Pengguna WhatsApp Keluhkan Sulit Kirim Gambar Siang Ini

Setelah tagar Instagram Down jadi trending topic di Twitter, kini pengguna WhatsApp mengeluh karena kesulitan mengirim gambar dan video pada aplikasi chat tersebut. Hal ini juga berlaku untuk pengiriman file yang lain.

Pantauan Tekno Liputan6.com di situs downdetector.com, gangguan terjadi di hampir seluruh kota besar di pulau Jawa, meliputi Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Salatiga, Yogyakarta, Surabaya, Pasuruan dan Malang.

Dari pantauan situs downdetector.com, Jakarta menjadi daerah dengan gangguan paling parah.

Baca selengkapnya di sini 

2. Ini Alasan Pemerintah Batasi Fitur Kirim Foto dan Video di WhatsApp

Keluhan mengenai errornya media sosial WhatsApp dan Instagram di sejumlah wilayah di Indonesia, terutama Jakarta, menarik perhatian banyak pihak.

Belakangan diketahui, beberapa fitur media sosial seperti download dan upload media (foto dan video) di WhatsApp memang sengaja dibatasi siang hari ini.

Hal ini berkaitan dengan adanya aksi unjuk rasa 22 Mei yang dilakukan sekelompok massa di depan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Baca selengkapnya di sini 

Mengintip Proses Perakitan Redmi Note 7 di Batam

Proses pengetesan keberadaan debu di lensa kamera menggunakan mesin khusus. (Liputan6.com/ Yuslianson)

“Saat menguji baterai, kita lakukan selama 6 jam. Setelah itu masuk ke dalam mesin P2I untuk menguji ketahanan terhadap percikan air,” jelas Alex

Adapun P2I kependekan dari prevent, protect, dan improve. Pada proses ini, smartphone dikeringkan selama dua jam, lalu disemprotkan cairan kimia untuk mencegah air masuk ke dalam bodi.

Setelah melalui proses yang panjang, Redmi Note 7 pun siap dikemas. Sebelum itu, setiap smartphone terlebih dahulu diinstal MIUI.

Proses pengepakan Redmi Note 7 yang sudah lolos uji, (Liputan6.com/ Yuslianson)

Setelah semua lengkap, kotak kemas Redmi Note 7 pun dilaminasi dan dimasukkan ke dalam satu kardus yang dapat menampung 20 kotak ponsel.

Selesai, Redmi Note 7 pun siap dikirim ke distributor untuk dijual ke konsumen di berbagai kota di Indonesia.

(Ysl/Jek)

iPad dan Macbook Bakal Produksi di Batam Mulai Juni?

Liputan6.com, Batam – Akhir tahun lalu, PT Sat Nusapersada mengonfirmasi sudah teken kontrak dengan salah satu perusahan perakit komponen terbesar di dunia, yakni Pegatron Corporation.

Sekadar informasi, Pegatron merupakan perusahaan asal Taiwan yang dipilih Apple untuk merakit sejumlah komponen untuk produk perangkat pintarnya.

Dengan kerja sama ini, besar kemungkinan fasilitas produksi Sat Nusa di Batam bakal memproduksi sejumlah produk Apple.

“Ada laptop dan tablet. Saya tidak bisa sebutkan mereknya, tetapi kita bakal mulai produksi pada Juni,” ucap CEO PT Sat Nusapersada, Abidin Hasibuan, saat ditemui di Batam.

Brand asal Amerika Serikat, dan import-nya ke sana,” jawabnya saat ditanya asal brand laptop dan tablet tersebut.

Ia juga menyebutkan, Pegatron sempat berencana untuk membuka pabrik di luar Tiongkok.

“Sempat akan memilih Vietnam, tetapi saya coba menyakinkan mereka. Akhirnya mereka ‘kepincut’ dan memutuskan untuk investasi ke Batam” jelasnya.

Diketahui, Pegatron saat ini sedang merenovasi dua pabrik yang bakal dijadikan fasilitas produksi. Adapun Sat Nusa menjadi bagian dari kontraktornya.

“Berhubung produksi Pegatron terlalu besar dan banyak, sebagian line produksi dan finishing-nya bakal dikerjakan di Sat Nusa.”

WhatsApp Down, Warganet Curhat di Twitter

WhatsApp down juga dinilai berpengaruh bagi pengusaha online.

Beberapa bilang kalau mereka masih punya Twitter, Telegram hingga SMS untuk berkomunikasi.

Ada pula yang menyarankan pengguna untuk instal VPN (Virtual Private Network) agar media sosial yang dibatasi bisa diakses.

Dua Minggu Rilis, Pixel 3a Dilaporkan Sering Mati Sendiri

Google baru saja mengumumkan smartphone teranyarnya, Pixel 3a dan 3a XL. Ponsel pintar ini harganya terjangkau, tapi punya fitur yang tidak kalah mumpuni dari kakaknya, Pixel 3.

Rupanya Google ingin menunjukkan smartphone mereka benar-benar yang termurah dan berkualitas tinggi. Baru-baru ini, iklan Google Pixel 3a yang dipasang di sebuah gedung menarik perhatian masyarakat, karena adanya kata “Phone X” di dalamnya.

Di dalamnya tertulis “Phone X” memiliki harga USD 999, sementara di bawahnya tertulis “Pixel 3a” dengan harga USD 399.

Yang mencolok juga, background tulisan Phone X terlihat buram dan gelap, sementara background Pixel 3a terlihat lebih cerah, seperti yang dilansir dari Ubergizmo, Senin (13/5/2019).

Tidak ada yang tahu siapa yang dimaksud Google dalam iklan tersebut, tapi banyak yang berspekulasi kalau “Phone X” tertuju pada smartphone Apple iPhone X yang harganya memang dikisaran USD 999 alias Rp 14 hingga Rp 15 jutaan.

Apalagi, kamera iPhone X juga dianggap masih “tertinggal” dibandingkan smartphone lain yang harganya jauh lebih terjangkau.

iPhone sendiri sebenarnya bisa menangkap gambar yang bagus, meski kurang beberapa fitur kamera. Mungkin saja ke depannya, Apple bakal meningkatkan kualitas kameranya.

Iklan ini juga menunjukkan, Google sepertinya berambisi menggaet pelanggan iPhone untuk pindah.

Beberapa waktu lalu, Google sempat menawarkan fitur trade alias penukaran ponsel pintar Apple dengan Pixel. Namun setelah dicek, fitur tersebut nampaknya belum dapat diakses lagi.

Minecraft Terjual 176 Juta Kopi di Seluruh Dunia

Minecraft terus melesat menjadi sebuah gim paling populer yang pernah diciptakan. Bagaimana tidak, gim yang pernah dibeli Microsoft pada 2014 dengan nilai US$ 2,5 miliar (setara Rp 33,3 triliun) itu, kini sudah terjual 144 juta kopi.

Bahkan, mengutip laman Business Insider Singapore, Senin (22/1/2018), kini Minecraft dimainkan oleh 75 juta orang per bulannya.

Dalam wawancara dengan Head of Microsoft Minecraft Group Helen Chiang dengan PopSugar, ia mengungkapkan  pencapaian tersebut sangat luar biasa. “Jumlah tersebut luar biasa, bahkan dengan standar Minecraft saat ini,” katanya.

Minecraft pun dianggap telah menjadi fenomena yang sangat eksplosif sejak awal kehadirannya.

Bermula dari sebuah gim yang berproses, Minecraft  dibuat oleh Markus “Notch” Persson. Gim tersebut awalnya hadir dengan grafis dan kontrol yang tak sempurna dan hanya tersedia di PC.

Hal tersebut dianggap sebagai permainan yang belum selesai lantaran hanya dimainkan oleh satu orang. Kendati begitu pada prosesnya, jutaan orang membeli dan memainkan versi awal Minecraft.

Ilmuwan Kulik Misteri Samudera Es Raksasa yang Tersembunyi di Pluto

Pluto merupakan salah satu objek luar angkasa paling menarik ditelusuri.

Pada 2015 lalu, NASA mencetak rekor baru dengan mengirim pesawat New Horizons ke orbit Pluto.

Walau pencapaiannya terbilang sukses, masih banyak misteri yang belum bisa dipecahkan NASA tentang Pluto hingga kini, termasuk fenomena mengapa ia bisa memendarkan sinar X dari permukaan.

Peristiwa tersebut dibuktikan dari foto jepretan kamera New Horizons yang diunggah pada akhir 2015.

Pada foto itu, planet kerdil tersebut memperlihatkan gumpalan cahaya biru yang diduga kuat merupakan sinar X.

Dilansir Phys, Rabu (2/1/2019), astronom kaget mengapa Pluto bisa memancarkan sinar X. Pasalnya, Pluto adalah planet dengan bebatuan bersuhu dingin. Logikanya, mustahil bagi Pluto bisa mengeluarkan sinar X.

Spekulasi ilmiah para astronom akhirnya sampai pada teori bahwa sinar X Pluto yang muncul akibat cahaya matahari.

Faktanya, matahari tidak hanya bisa memberikan cahaya dan panas, melainkan juga partikel yang mengalir.

Jadi bisa dibilang, partikel-partikel Matahari yang bertemu dengan Pluto bisa jadi menciptakan sinar X.

Teori ini memang belum bisa diakui kebenarannya sebab Pluto adalah planet terjauh, bahkan di luar Tata Surya. Jaraknya saja sekitar 6 miliar kilometer dari Matahari.

Dengan demikian, untuk bisa sampai ke Pluto, partikel cahaya Matahari setidaknya butuh waktu sangat lama. Karena itu, mereka masih terus mencari tahu alasan mengapa sinar X itu benar-benar terpancar dari permukaan planet.

(Jek/Isk)

Upbit Indonesia Meriahkan Hari Pizza Bitcoin

Liputan6.com, Jakarta – 9 tahun yang lalu, pada 22 Mei 2010, Laszlo Hanyecz menukarkan dua potongan pizza Papa John dengan 10.000 bitcoin, yang pada saat itu seharga $41.

Untuk merayakan pertukaran bitcoin pertama dengan barang fisik tersebut, komunitas kripto internasional merayakan 22 Mei sebagai Hari Pizza Bitcoin.

Guna memeriahkan momen spesial ini, Upbit Indonesia, sebagai salah satu bursa kripto-aset terbaik di Indonesia, turut merayakannya dengan meluncurkan kampanye Pizza Drop.

Kampanye ini merupakan bentuk dukungan Upbit Indonesia untuk mendorong perkembangan positif bagi industri blockchain, khususnya di Tanah Air.

Alex Kim, CEO Upbit APAC mengatakan pertukaran bitcoin dengan barang fisik menjadi salah satu momen bersejarah bagi industri blockchain.

“Hari Pizza Bitcoin merupakan hari bersejarah bagi komunitas pemain kripto-aset. Peristiwa yang terjadi 9 tahun lalu, menunjukkan industri kripto-aset memiliki masa depan yang akan terus berkembang. Kami berharap Upbit Indonesia dapat berkontribusi menjadi penggerak industri kripto-aset di Indonesia,” kata Alex melalui keterangannya, Kamis (23/5/2019).

Pemerintah Batasi WhatsApp, Banyak Pengguna Pindah ke Telegram

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyatakan pembatasan fitur download dan upload media dilakukan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan aksi unjuk rasa.

“Di media sosial dan messaging system, kadang kita posting gambar, video itu viralnya cepat dan secara emosional langsung berdampak pada kita. Oleh karenanya kita non aktifkan fitur (gambar dan video),” ungkapnya di Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Sebelumnya, sejumlah pengguna WhatsApp mengeluhkan sulitnya mengirim dan menerima gambar di media sosial tersebut. Pun sama halnya dengan Instagram yang sempat sulit diakses siang hari ini.

Setelah dicek di situs web downdetector.com, gangguan terjadi di hampir seluruh kota besar di pulau Jawa, meliputi Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Salatiga, Yogyakarta, Surabaya, Pasuruan dan Malang. Jakarta menjadi kota terparah yang mengalami gangguan tersebut.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menegaskan, akan membatasi akses media sosial di wilayah tertentu. Hal ini terkait dengan tindakan massa yang melakukan aksi kerusuhan pada 22 Mei 2019.

“Untuk menghindari provokasi dan berita bohong (hoaks), kami akan melakukan pembatasan akses media sosial. Sejumlah fitur di media sosial akan ditidakaktifkan untuk menjaga hal negatif yang terus disebarkan sejumlah masyarakat,” kata Wiranto dalam jumpa pers di Gedung Kemenko Polhukam, Rabu (22/5/2019).

Di sisi lain, Wiranto mengatakan kalau negara tidak boleh kalah dengan aksi jahat semacam ini.

“Negara tidak boleh kalah dengan aksi jahat semacam ini. Negara harus melindungi segala bangsa, warga negara tumpah darah Indonesisa,” ucap Wiranto menambahkan.

(Dam/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Beredar pesan siar palsu berisi link penawaran kupon makan gratis di salah satu restoran. Ternyata link tersebut merupakan awal ancaman phising.

Penjelasan Lengkap Menkominfo Soal Pembatasan Fitur WhatsApp Cs

Rudiantara menegaskan pembatasan itu ditujukan untuk menghindari dampak negatif dari penyebarluasan konten dan pesan yang tidak bisa dipertanggung jawabkan dan berisi provokasi.

“Kenapa karena viralnya yang dibatasi. Viralnya itu yang negatif. Banyak mudharatnya ada di sana,” tandasnya melalui keterangan tertulis yang Tekno Liputan6.com terima.

Menurut Rudiantara, fitur yang dibatasi dan sementara tidak diaktifkan adalah fitur di media sosial facebook, instagram, dan twitter untuk gambar, foto dan video. “Yang kita freeze-kan sementara yang tidak diaktifkan itu video, foto, dan gambar. Karena secara psikologi video dan gambar itu bisa membangkitkan emosi,” jelasnya.

Pria yang kerap disapa Chief RA itu menjelaskan pihaknya tidak bisa melakukan take down satu per satu akun.

“Karena pengguna ponsel kita 200 juta lebih. Dan hampir semua menggunakan WhatsApp. Jika ada yang masih belum dibatasi, itu masih proses di operator telekomunikasi, kita koordinasinya juga baru saja,” jelas Rudiantara

Akses dan Fitur Media Sosial Dibatasi, Ini Jawaban Facebook

“Di media sosial dan messaging system, kadang kita posting gambar, video itu viralnya cepat dan secara emosional langsung berdampak pada kita. Oleh karenanya kita non aktifkan fitur (gambar dan video),” kata Menkominfo Rudiantara di Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Sebelumnya, sejumlah pengguna WhatsApp mengeluhkan sulitnya mengirim dan menerima gambar di media sosial tersebut. Pun sama halnya dengan Instagram yang sempat sulit diakses siang hari ini.

Setelah dicek di situs web downdetector.com, gangguan terjadi di hampir seluruh kota besar di pulau Jawa, meliputi Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Salatiga, Yogyakarta, Surabaya, Pasuruan dan Malang. Jakarta menjadi kota terparah yang mengalami gangguan tersebut.

(Jek/Isk)

Operator Seluler Indonesia Ramai-Ramai Batasi Fitur WhatsApp Cs

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyatakan pembatasan fitur download dan upload media dilakukan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan aksi unjuk rasa.

“Di media sosial dan messaging system, kadang kita posting gambar, video itu viralnya cepat dan secara emosional langsung berdampak pada kita. Oleh karenanya kita non aktifkan fitur (gambar dan video),” ungkapnya di Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Sebelumnya, sejumlah pengguna WhatsApp mengeluhkan sulitnya mengirim dan menerima gambar di media sosial tersebut. Pun sama halnya dengan Instagram yang sempat sulit diakses siang hari ini.

Setelah dicek di situs web downdetector.com, gangguan terjadi di hampir seluruh kota besar di pulau Jawa, meliputi Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Salatiga, Yogyakarta, Surabaya, Pasuruan dan Malang. Jakarta menjadi kota terparah yang mengalami gangguan tersebut.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menegaskan, akan membatasi akses media sosial di wilayah tertentu. Hal ini terkait dengan tindakan massa yang melakukan aksi kerusuhan pada 22 Mei 2019.

“Untuk menghindari provokasi dan berita bohong (hoaks), kami akan melakukan pembatasan akses media sosial. Sejumlah fitur di media sosial akan ditidakaktifkan untuk menjaga hal negatif yang terus disebarkan sejumlah masyarakat,” kata Wiranto dalam jumpa pers di Gedung Kemenko Polhukam, Rabu (22/5/2019).

Di sisi lain, Wiranto mengatakan kalau negara tidak boleh kalah dengan aksi jahat semacam ini.

“Negara tidak boleh kalah dengan aksi jahat semacam ini. Negara harus melindungi segala bangsa, warga negara tumah darah Indonesisa,” ucap Wiranto menambahkan.

(Dam/Isk) 

PostgreSQL Conference Asia 2019 Bakal Digelar Di Bali

Salah satu toko resmi Huawei di Beijing, China (AP/Mark Schiefelbein)

Logo Huawei dan Leica terpampang jelas di acara peluncuran Huawei P9 di Battersea Evolution, London, Inggris (Liputan6.com/ Andina Librianty)

Kantor Xiaomi di Maofanglu Road, Beijing. Tempat Vice President International Xiaomi Hugo Barra beraktivitas. Liputan6.com/Agustin Setyo Wardani

CEO Facebook Mark Zuckerberg (Foto: Wallpapers Web)

Kantor pusat Google. Foto: Digital Trends

Sega akhirnya resmi mengumumkan konsol Mega Drive Mini. (Doc: Sega)

Ilustrasi Whatsapp (Foto: Unsplash.com/ Rachit Tank)

VAIO perkenalkan 3 seri laptop baru kepasaran

Ilustrasi GPS untuk mudik (Liputan6.com/Sangaji)

Pendiri Microsoft Bill Gates masih menempati peringkat teratas daftar orang terkaya di dunia versi majalah Forbes. Pendiri yayasan Bill & Melinda Gates ini tercatat memiliki kekayaan US$86 miliar atau sekitar Rp 1.103 triliun (AP Photo/Vadim Ghirda, File)

Tangkal Provokasi Aksi Massa, Pemerintah Akan Batasi Akses Media Sosial

Wiranto mengatakan, pemerintah ingin supaya masyarakat bisa mendapatkan informasi akurat dan sebenar-benarnya. “Jangan sampai kita diadu domba sehingga persaudaraan di bulan suci Ramadan terpengaruh,” kata dia.

Wiranto mengatakan, saat demo, aparat keamanan sudah diinstruksikan tidak bersejata api. Aparat menggunakan perisai dan pentungan menghadapi massa.

“Bukan senjata api. tidak mungkin aparat keamanan membunuh rakyat. Korban jatuh pada rakyat dinamakan perusuh karena menyerang pos polisi, asrama, membuat kacau. Itu adalah preman berbayar bertato dan dijelaskan kapolri,” kata Wiranto.

Wiranto mengatakan, jangan sampai, korban dilemparkan ke masyarakat seakan akan pemerintah sewenang wenang dan diktator. Bukan, jangan sampai kita terkecoh hasutan itu,” kata dia.

Dia pun mengatakan, setelah melakukan investigasi, kesimpulannya ada niatan skenario untuk membuat kekacauan dengan membuat antipati kepada pemerintah yang sah dan membangun kebencian kepada pemerintah.

(Isk/Jek)

Kemkominfo Imbau Masyarakat Tak Sebar Konten Aksi Kekerasan

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengimbau masyarakat tidak menyebarkan konten negatif terkait aksi unjuk rasa pada Rabu (22/5/2019).

Konten negatif yang dimaksud berupa foto atau video aksi kekerasan, kerusuhan, hingga hoaks video lama yang diberikan narasi baru berisi ujaran kebencian.

Kemkominfo mengimbau warganet untuk segera menghapus dan tidak menyebarluaskan atau memviralkan konten baik dalam bentuk foto, gambar, atau video korban aksi kekerasan di media apapun.

“Imbauan ini dilakukan memperhatikan dampak penyebaran konten berupa foto, gambar atau video yang dapat memberi oksigen bagi tujuan aksi kekerasan, yaitu membuat ketakutan di tengah masyarakat,” ungkap Plt. Kepala Biro Humas Kemkominfo, Ferdinandus Setu, dalam keterangan resminya, Rabu (22/5/2019).

Ia mengungkapkan, semua pihak terutama warganet untuk menyebarkan informasi yang menyebarkan kedamaian.

Masyarakat sebaiknya menghindari penyebaran konten negatif yang bisa membuat ketakutan masyarakat, ataupun berisi provokasi dan ujaran kebencian kepada siapapun.

Dijelaskan pria yang akrab disapa Nando tersebut, konten video yang mengandung aksi kekerasan, hasutan yang provokatif serta ujaran kebencian berdasarkan suku, agama, ras dan antar-golongan (SARA) merupakan konten yang melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Pemerintah Batasi Fitur Berkirim Foto dan Video di WhatsApp Cs

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengumumkan telah membatasi kemampuan berkirim gambar maupun video di aplikasi chatting dan media sosial. 

Informasi ini diumumkan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara di Kantor Kementerian Koordinator Politik dan HAM. 

Menurut Rudiantara, pembatasan ini bersifat sementara dan bertahap. Adapun pembatasan fitur dilakukan terhadap plaftorm media sosial dan aplikasi chatting.

“Modusnya adalah posting di Instagram, Facebook, dalam bentuk meme atau foto. Lalu, di-screen capture dan viral di messaging system. Jadi, teman-teman akan mengalami perlambatan upload dan download video termasuk foto, karena viralnya yang negatif ada di sana (messaging system),” tutur Rudiantara saat konferensi pers, Rabu (22/5/2019).

Dalam kesempatan itu, Menteri Koordinasi Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Wiranto menuturkan langkah ini diambil untuk mengamankan negara.

“Kami menyesalkan ini harus dilakukan, tapi betul-betul ini untuk mengamankan negera. Berkorban tiga dua hari tidak berkirim gambar, tapi teks masih bisa. Ini semata-mata untuk keamanan nasional,” tutur Wiranto.

(Dam/Jek)

Alasan Pemerintah Tak Blokir WhatsApp Cs Saat Aksi 22 Mei

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah mengumumkan akan membatasi fitur di aplikasi pesan instan, seperti WhatsApp dan juga sejumlah media sosial.

Hal ini dilakukan untuk menghindari provokasi dan penyebaran berita bohong (hoaks) yang mengalir deras di internet selama aksi 22 Mei berlangsung.

Lalu, mengapa pemerintah tak langsung memblokir WhatsApp dan media sosial lainnya?

Menteri dan Komunikasi dan Informatika menuturkan pemerintah tak bisa memblokir WhatsApp cs begitu saja karena langkah ini tidak efektif.

“Tidak bisa blokir (takedown) begitu saja karena 200 juta masyarakat di Indonesia pakai WhatsApp. Kalau takedown individu tidak efektif. Kami memilih untuk membatasinya secara bertahap karena provider masing-masing tidak bisa sekaligus. Ada yang bisa dan ada yang tidak bisa secara teknis,” ujar Rudiantara, Rabu (2/5/2019) di Jakarta.

Ia melanjutkan, beberapa fitur dari media sosial dan aplikasi pesan instan seperti WhatsApp, sistemnya viral dan cepat secara emosional.

“Fitur yang dimaksud adalah fitur berbagi foto dan video,” ucap Rudiantara menegaskan.

Ini Alasan Pemerintah Batasi Fitur Kirim Foto dan Video di WhatsApp

Liputan6.com, Jakarta – Keluhan mengenai errornya media sosial WhatsApp dan Instagram di sejumlah wilayah di Indonesia, terutama Jakarta, menarik perhatian banyak pihak.

Belakangan diketahui, beberapa fitur media sosial seperti download dan upload media (foto dan video) di WhatsApp memang sengaja dibatasi siang hari ini.

Hal ini berkaitan dengan adanya aksi unjuk rasa 22 Mei yang dilakukan sekelompok massa di depan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyatakan pembatasan fitur download dan upload media dilakukan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan aksi unjuk rasa.

“Di media sosial dan messaging system, kadang kita posting gambar, video itu viralnya cepat dan secara emosional langsung berdampak pada kita. Oleh karenanya kita non aktifkan fitur (gambar dan video),” ungkapnya di Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Sebelumnya, sejumlah pengguna WhatsApp mengeluhkan sulitnya mengirim dan menerima gambar di media sosial tersebut. Pun sama halnya dengan Instagram yang sempat sulit diakses siang hari ini.

Setelah dicek di situs web downdetector.com, gangguan terjadi di hampir seluruh kota besar di pulau Jawa, meliputi Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Salatiga, Yogyakarta, Surabaya, Pasuruan dan Malang. Jakarta menjadi kota terparah yang mengalami gangguan tersebut.

Ini 5 Hoaks soal Aksi 22 Mei dan Situng KPU

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menemukan sejumlah konten bermuatan ujaran kebencian, fitnah, serta hoaks terkait aksi demonstrasi 22 Mei, tersebar melalui media sosial dan pesan instan.

Konten-konten ini diidentifikasi oleh Subdit Pengendalian Konten Internet Ditjen Aplikasi Informatika Kemkominfo.

“Setidaknya terdapat lima unggahan yang beredar luas semenjak aksi yang dimulai pada Selasa malam,” ujar Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo, Ferdinandus Setu, saat menyampaikan lima kabar hoaks tersebut, di Jakarta, Rabu (22/05/2019).

Berikut lima hoaks yang dimaksud beserta penjelasannya:

1. Pengumuman KPU Senyap-Senyap

Hoaks tentang Sistem Informasi Penghitungan Suara Komisi Pemilihan Umum (Situng KPU) ini beredar di sebuah unggahan di Facebook.

Setelah ditelusuri, KPU membantah pernyataan Prabowo Subianto yang menilai hasil rekapitulasi diumumkan secara diam-diam.

KPU mengatakan, tidak ada yang janggal karena rekapitulasi sudah selesai.

“Tidak ada yang janggal. Ketentuan undang-undang paling lambat 35 hari. Jatuhnya tanggal 22 Mei 2019 sudah rampung. Rekapitulasi provinsi dan luar negeri sudah selesai, maka kami tuntaskan malam tadi,” kata Ferdinandus mengutip pernyataan resmi Komisioner KPU, Ilham Saputra.

2. Personil Brimob menyamar pakai baju TNI AL

Sebuah unggahan berupa foto anggota TNI yang memakai kaos kaki Brimob, dan pasukan Brimob yang menyamar pakai pakaian TNI AL.

Faktanya, foto yang diunggah tersebut adalah anggota pasukan Marinir TNI AL dengan tanda menggunakan baret ungu. Sesuai dengan warna baret yang telah diperuntukkan.

3. Polisi menembaki para demonstran di dalam Masjid

Faktanya, suara-suara tembakan yang terdengar dari video tersebut adalah suara dari luar Masjid. Suara-suara itu berasal dari kerusuhan yang terjadi di sekitar area Masjid tersebut, yaitu di daerah Tanah Abang.

“Dalam kericuhan itu, terdapat banyak bom molotov yang digunakan para demonstran untuk melempari Polisi, dan suara tembakan gas air mata yang digunakan Polisi untuk menarik mundur para demonstran,” ungkap Ferdinandus.

CEO Realme Bicara Soal Ekspansi ke Eropa dan Smartphone 5G

Adapun Realme kembali memperkenalkan smartpone terbaru besutannya. Setelah meluncurkan Realme 3 Pro, kali ini perusahaan asal Tiongkok itu merilis Realme X.

Smartphone ini disebut sebagai produk flagship perdana dari Realme. Kendati sebenarnya spesifikasi yang diusung tidak sepenuhnya merupakan high-end, melainkan menengah ke atas.

Dikutip dari The Verge, Jumat (17/5/2019), smartphone ini dipersenjatai chipset Snapdragon 710. Realme X hadir dengan tiga opsi RAM dan ROM, yakni RAM 4 GB/ROM 64GB, RAM 6GB/ROM 64GB, dan RAM 8GB/ROM 128GB.

Smartphone ini memiliki layar berukuran 6,53 inci dengan desain tanpa notch. Hal itu dimungkinkan sebab kamera depan Realme X mengusung desain pop-up.

Urusan fotografi diserahkan pada dua kamera utama yang beresolusi 48MP dan 5MP. Sementara kebutuhan selfie akan dilayani kamera beresolusi 16MP.

Realme menyertakan pemindai sidik jari di layar untuk smartphone dan headphone jack 3,5mm. Sebagai penunjang performanya, Realme X mempunyai baterai berkapasitas 3.765mAh dengan fitur fast charging VOOC 3.0.

Realme X dibanderol dengan harga mulai 1.499 yuan atau sekira Rp 3,1 juta.

(Din/Jek)

Instagram Down dan Sulit Diakses

Sebelumnya, Instagram bersama WhatsApp dan Facebook juga sempat down pada pertengahan April 2019. Pengguna di Inggris, Eropa, dan Indonesia tak bisa mengakses ketiga platform digital milik Facebook ini.

Berdasarkan laporan situs error Down Detector per sore ini, WhatsApp tidak bisa diakses dilaporkan oleh banyak pengguna sejak pukul 17.00 WIB.

Jumlah laporannya pun kian meningkat selama satu jam terakhir. Adapun laporan berasal dari berbagai negara di dunia, antara lain adalah Indonesia, sebagian Asia, Eropa, Malaysia, Kamboja, dan lain-lain.

Sementara itu, hal serupa terjadi pada . Masih menurut Down Detector, laporan tumbangnya Instagram meningkat tajam selama satu jam terakhir.

Laman Down Detector menyebut sudah ada total 735 laporan dalam satu jam terakhir. Pengguna yang terdampak adalah mereka yang ada di Indonesia, Eropa, Hong Kong, India, sebagian Amerika Serikat, Rusia, dan Jepang.

Instagram Down Jadi Trending Topic di Twitter

Sekadar informasi, aplikasi Instagram sulit diakses dan diketahui down. Pantauan Tekno Liputan6.com, Selasa (22/5/2019), di situs Down Detector banyak laporan dari pengguna.

Mereka mengaku sulit mengakses Instagram. Beberapa di antaranya pengguna dari Indonesia, Amerika Serikat, Meksiko, Venezuela, dan sejumlah negara Eropa.

Sejumlah pengguna pun turut berkomentar di laman Down Detector.

“Instagram is currently down in Indonesia kecuali pake VPN dan jaringan UGM lol we’re something else,” tulis @ratunilam.

Sementara pengguna lainnya menuturkan, @loyisgood menuliskan, “Currently instagram app is down on my phone. Is it only me or anyone else has the same prob?

(Dam/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Jejaring sosial Instagram mengalami down. Akibatnya #instagramdown menjadi trending topic di Twitter

Bos Bukalapak Jadi Anggota Majelis Wali Amanat ITB

Bukalapak menjadi satu dari beberapa startup unicorn di Indonesia. Tentunya, hal ini tidak lepas dari kerja keras sang pendiri sekaligus CEO Bukalapak, Achmad Zaky.

Setelah menjadi sesukses sekarang, berapa kekayaan pria asal Sragen, Jawa Tengah, ini?

Baru-baru ini, majalah Globe Asia mempublikasikan daftar 150 orang terkaya di Indonesia. Untuk diketahui, nama Achmad Zaky masuk dalam daftar tersebut.

Ya, nama Zaky termasuk satu dari beberapa nama anak muda pendiri startup yang ada di daftar itu.

Achmad Zaky berada di posisi ke 149 dalam daftar tersebut. Globe Asia, sebagaimana dikutip Tekno Liputan6.com, Rabu (25/7/2018), memperkirakan jumlah harta kekayaan Zaky saat ini sebanyak US$ 100 juta atau setara Rp 1,5 triliun.

Sekadar diketahui, Achmad Zaky kerap bercerita tentang perjuangannya membangun perusahaan rintisan hingga sesukses saat ini. Menurut Zaky, untuk mendirikan e-commerce dan memboyong Bukalapak ke fase yang sekarang tidaklah mudah.

Dia bahkan sempat menyebut, untuk membangun suatu usaha, terutama startup, seseorang harus memiliki mental kecoak.

Mental kecoak yang dimaksud adalah mental di mana harus berani memperjuangkan sesuatu dengan kondisi seadanya.

Bedanya, di sini harus memiliki keinginan untuk survive layaknya kecoak yang jika dibunuh tetap meronta-ronta bergerak.

“Paradigma orang soal membangun usaha harus diubah. Saya ingat, saat membangun Bukalapak itu berdarah-darah. Kita semua harus punya mental fighter (petarung), nah mental kecoak juga berlaku. Kita bisa seperti saat ini, karena melalui proses yang panjang,” ucap Zaky, dalam acara Ngelapak Bareng Media di Seribu Rasa, Menteng, Jakarta, pada 2016 lalu.

(Why/Jek)

Pengguna WhatsApp Keluhkan Sulit Kirim Gambar Siang Ini

Liputan6.com, Jakarta – Setelah tagar Instagram Down jadi trending topic di Twitter, kini pengguna WhatsApp mengeluh karena kesulitan mengirim gambar dan video pada aplikasi chat tersebut. Hal ini juga berlaku untuk pengiriman file yang lain.

Pantauan Tekno Liputan6.com di situs downdetector.com, gangguan terjadi di hampir seluruh kota besar di pulau Jawa, meliputi Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Salatiga, Yogyakarta, Surabaya, Pasuruan dan Malang.

Dari pantauan situs downdetector.com, Jakarta menjadi daerah dengan gangguan paling parah.

Hal tersebut dibenarkan oleh beberapa laporan di situs itu yang menyatakan WhatsApp sedang error.

unable to upload and download image, and site cant be reach while the internet connection works well.” – Oka

Unable sent image. No issue with receive image” – Abie

whatsapp web is not working.source code is appear.” – Asif

It’s down at the moment” – Mulya

Cannot send or receive message.” – Annissa Yuniati

Meski begitu, pukul 13.45 WIB, aplikasi ini dilaporkan berhasil mengirim gambar dan video seperti biasanya. Belum diketahui apa penyebab pasti dari kejadian ini.

Sempat Down, Instagram Kini Kembali Normal

Sebelumnya, Instagram bersama WhatsApp dan Facebook juga sempat down pada pertengahan April 2019. Pengguna di Inggris, Eropa, dan Indonesia tak bisa mengakses ketiga platform digital milik Facebook ini.

Berdasarkan laporan situs error Down Detector per sore ini, WhatsApp tidak bisa diakses dilaporkan oleh banyak pengguna sejak pukul 17.00 WIB.

Jumlah laporannya pun kian meningkat selama satu jam terakhir. Adapun laporan berasal dari berbagai negara di dunia, antara lain adalah Indonesia, sebagian Asia, Eropa, Malaysia, Kamboja, dan lain-lain.

Sementara itu, hal serupa terjadi pada . Masih menurut Down Detector, laporan tumbangnya Instagram meningkat tajam selama satu jam terakhir.

Laman Down Detector menyebut sudah ada total 735 laporan dalam satu jam terakhir. Pengguna yang terdampak adalah mereka yang ada di Indonesia, Eropa, Hong Kong, India, sebagian Amerika Serikat, Rusia, dan Jepang.

(Dam/Jek)

Tangkal Hoaks, Pemerintah Akan Batasi Akses Media Sosial

Wiranto mengatakan, pemerintah ingin supaya masyarakat bisa mendapatkan informasi akurat dan sebenar-benarnya. “Jangan sampai kita diadu domba sehingga persaudaraan di bulan suci Ramadan terpengaruh,” kata dia.

Wiranto mengatakan, saat demo, aparat keamanan sudah diinstruksikan tidak bersejata api. Aparat menggunakan perisai dan pentungan menghadapi massa.

“Bukan senjata api. tidak mungkin aparat keamanan membunuh rakyat. Korban jatuh pada rakyat dinamakan perusuh karena menyerang pos polisi, asrama, membuat kacau. Itu adalah preman berbayar bertato dan dijelaskan kapolri,” kata Wiranto.

Wiranto mengatakan, jangan sampai, korban dilemparkan ke masyarakat seakan akan pemerintah sewenang wenang dan diktator. Bukan, jangan sampai kita terkecoh hasutan itu,” kata dia.

Dia pun mengatakan, setelah melakukan investigasi, kesimpulannya ada niatan skenario untuk membuat kekacauan dengan membuat antipati kepada pemerintah yang sah dan membangun kebencian kepada pemerintah

Aksi 22 Mei, Tagar Save Indonesia Bergaung di Twitter

Liputan6.com, Jakarta – Unjuk rasa (Aksi 22 Mei) dilakukan di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada hari ini, Rabu (22/5/2019). Namun, sebelumnya sempat sempat terjadi insiden di beberapa titik di Jakarta hingga pagi tadi.

Akibatnya, beberapa jalanan ditutup hingga penumpan kereta di Tanah Abang yang tertahan di dalam kereta karena insiden tersebut. Melihat kondisi itu, sejumlah warganet pun menyerukan Save Indonesia di Twitter.

Banyak dari komentar di warganet berisi harapan agar aksi demonstrasi ini berlangsung damai dan tidak lagi terjadi insiden serupa. Tagar Save Indonesia pun kini bertengger di Trending Topic di Twitter.

Untuk mengetahui seperti apa kicauan para warganet di Twitter, berikut ini ada beberapa tweet yang sudah dihimpun oleh Tekno Liputan6.com.

Dompet Digital Dana Permudah Bayar Zakat Lewat Dompet Dhuafa

Liputan6.com, Jakarta – Dompet digital Dana baru saja mengumumkan kolaborasi dengan Dompet Dhuafa.

Dengan kolaborasi ini, pengguna Dana sekarang dapat membayar kewajiban zakat termasuk melakukan donasi lewat Dompet Dhuafa.

Menurut CEO Dana, Vincent Iswara, kolaborasi tersebut merupakan upaya Dana untuk menghadirkan pengalaman baru dalam bertransaksi digital, khususnya saat melakukan donasi maupun membayar zakat.

“Setelah menghadirkan beragam fitur pembayaran, sekarang pengguna Dana dapat melakukan Donasi. Fitur Donasi ini sudah dapat digunakan seluruh pengguna,” tuturnya saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Vincent mengatakan donasi berbasis digital ini memiliki keunggulan karena dapat dilakukan secara real time dan lebih efisien. Tidak hanya melalui aplikasi Dana, donasi nantinya juga dapat dilakukan saat offline.

“Jadi, donasi melalui Dana ini nantinya dapat dilakukan di tempat offline, seperti beberapa titik Dompet Dhuafa termasuk beberapa masjid dengan memanfaatkan QR code,” tuturnya menjelaskan.

Lebih lanjut Vincent menuturkan program donasi ini akan terus dilanjutkan dan memang menjadi layanan di Dana. Karenanya, Vincent mengaku optimistis bahwa aksi donasi melalui layanan digital ini akan terus berkembang.

Direktur Utama Dompet Dhuafa, Imam Rulyawan, mengatakan ada beberapa opsi yang dapat dipilih untuk melakukan donasi di Dana.

Beberapa opsi tersebut adalah zakat, donasi untuk 10.000 bingkisan Lebaran, air untuk kehidupan, hingga beasiswa untuk negeri.

“Tren donasi melalui digital memang tengah naik. Bahkan, data menunjukkan bahwa kontribusi donasi digital di Dompet Dhuafa hampir sama dengan pembayaran lewat bank,” tutur Imam.

Bos Huawei: AS Meremehkan Kekuatan Kami

Liputan6.com, Jakarta – Pendiri Huawei, Ren Zhengfei, kembali mengomentari masuknya perusahaan ke dalam daftar hitam ekspor Amerika Serikat (AS).

Ia menilai perintah eksekutif pemerintahan Donald Trump tersebut meremehkan kekuatan Huawei.

Dikutip dari BBC, Rabu (22/5/2019), Ren kepada media Tiongkok mengatakan tidak terlalu tertekan dengan langkah AS.

Menurutnya, Huawei jauh lebih unggul dalam pengembangan teknologi. Rei mengatakan, tak ada pihak lain yang bisa mengejar pengembangan teknologi 5G Huawei dalam waktu dekat.

“Praktik politisi AS saat ini meremehkan kekuatan kami,” kata Ren.

Pada pekan lalu, Kementerian Perdagangan AS menambahkan Huawei dan 68 perusahaan lain dalam daftar hitam ekspornya. Hal ini membuat perusahaan asal Tiongkok tersebut tidak bisa membeli produk buatan AS.

Langkah Negeri Paman Sam ini kian menjadi sorotan utama setelah Google mengumumkan penghentian kerja sama dengan Huawei. Produsen chip AS seperti Qualcomm dan Intel pun disebut mengambil langkah serupa.

Adapun pelarangan berbisnis ini menandai kian kerasnya upaya AS untuk memblokir perusahaan teknologi tersebut.

Huawei saat ini menghadapi berbagai serangan dari negara-negara barat yang dipimpin oleh AS, atas kemungkinan risiko penggunaan produk-produknya di jaringan 5G.

AS telah lama menuding Huawei sebagai mata-mata pemerintah Tiongkok.

Huawei pun berkali-kali membantah tudingan tersebut. Selain itu, permasalahan yang dihadapi oleh Huawei ini juga dinilai sebagai dampak dari perang dagang AS dan Tiongkok.

Vivo Y3 Hadir dengan Tiga Kamera Belakang dan Baterai 5.000mAh

Sekitar 10 tahun belakangan, merek smartphone Tiongkok tak hanya jadi raja di negerinya, tetapi juga di sejumlah negara berkembang. Misalnya saja smartphone dengan merek Oppo, Vivo, OnePlus, hingga Realme. Siapa sangka, keempatnya hadir dari asuhan satu perusahaan induk yang sama, BBK Electronics Corp.

Perusahaan ini sudah berusia 24 tahun dan bermarkas di Dongguan, Tiongkok. Kota tersebut kini jadi salah satu rantai pasokan elektronik terbesar dan tercanggih di dunia di balik berbagai smartphone global.

BBK Electronics Corp sendiri dipimpin oleh miliarder, investor, sekaligus filantropis Tiongkok, Duan Yongping.

Menurut laporan South China Morning Post, Pria berusia 58 tahun ini bahkan disebut sebagai ayah baptisnya merek-merek smartphone Tiongkok.

Pasalnya dia mengembangkan dua merek smartphone global Oppo dan Vivo, yang kini berkompetisi dengan Samsung, Apple, LG, hingga Huawei. Tidak cuma Oppo dan Vivo, OnePlus dan Realme juga ada di bawah BBK.

Miliarder Tiongkok ini, berdasarkan wawancara Bloomberg pada 2017, merupakan investor awal di Pinduoduo yakni sebuah e-commerce terbesar ketiga di Tiongkok. Pada 2018, kekayaan Duan mencapai US$ 1,5 miliar.

Dia tinggal di Palo Alto, California, bersama keluarganya. Duan dan sang istri, Liu Xin, memiliki sebuah yayasan yang bertujuan mulia, yakni memberikan beasiswa kepada mahasiswa Tiongkok yang belajar engineering di Stanford University.

(Din/Jek)

Aksi Unjuk Rasa 22 Mei, Warganet: Stay Safe untuk Semuanya

Kerusuhan terjadi pasca pengumuman hasil hitung suara Pemilu 2019. Masyarakat yang menganggap Pemilu 2019 curang, melakukan aksi demonstrasi di beberapa titik di Jakarta, termasuk di depan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu).

Ribuan aparat keamanan pun diterjunkan demi membuat suasana tetap kondusif. Ada yang menarik di sela-sela penjagaan ketat polisi malam itu.

Foto seorang polisi yang sedang video call dengan sang anaknya, membuat netizen terenyuh.

Foto tersebut awalnya diunggah oleh salah seorang pengguna Instagram @masagungwilis, yang kemudian diposting ulang oleh akun Twitter @giewahyudi.

Tertulis, “Terharu lihat foto ini. Pak polisi yang bertugas di kantor Bawaslu RI menyempatkan video call anaknya saat sedang beristirahat…”.

Di dalam potret tersebut terlihat dua orang polisi sedang istirahat dari tugasnya menjaga keamanan.

Dengan posisi saling bersandar, salah seorang polisi tampak menggenggam smartphone-nya sambil berbicara dengan anak kecil, sedangkan polisi lainnya terlelap.

Foto ini sontak mengundang banyak simpati. Warganet merasa salut dan mengingatkan polisi dan seluruh pihak yang sedang bertugas untuk tetap hati-hati.

Sementara, aksi unjuk rasa yang dilakukan massa di depan gedung Bawaslu Selasa (21/5) masih berlanjut hingga hari ini, Rabu (22/5).

Massa menolak hasil Pemilu 2019 yang dinilai curang. Polisi sendiri sudah menetapkan status Siaga 1 hingga 25 Mei mendatang.

(Tik/Jek)

Divisi Baru Sony Bakal Adaptasi Kisah Gim ke Film

Liputan6.com, Jakarta – Sony Interactive Entertainment baru saja mengumumkan pembentukan divisi baru yang diberi nama PlayStation Production. Divisi anyar ini bertugas untuk mengangkat kisah gim ke dalam adaptasi film atau serial TV.

Dikutip dari Polygon, Rabu (22/5/2019), divisi anyar ini akan dipimpin oleh Asad Qizilbash, seorang veteran Sony yang sudah bekerja dalam perusahaan itu selama 11 tahun.

Divisi juga akan dipantau oleh chairman SIE Worlwide Studios, Shawn Layden.

Nantinya, perusahaan ini akan secara mandiri memproduksi dan mengembangkan film termasuk serial TV.

Dengan kata lain, PlayStation tidak akan memberikan lisensi properti intelektualnya ke studio eksternal.

Sementara itu, Sony Pictures Studios akan menangani distribusi dari film maupun serial TV yang diproduksi PlayStation Productions.

Adapun untuk saat ini, Qizilbash menuturkan masih mencari media yang tepat termasuk tim kreatif untuk proyek-proyeknya.

PlayStation Production sendiri mengatakan pihaknya sudah memiliki lebih dari 100 judul gim yang dapat diadaptasi. Namun, belum diungkap judul-judul gim yang akan dipilih menjadi film atau serial TV.

Dalam keterangannya, Layden mengatakan keputusan untuk membentuk divisi ini terinspirasi dari Marvel.

Seperti diketahui, Marvel membentuk Marvel Studios untuk membantu mengadaptasi kisah komik menjadi film dan hasilnya positif.

Sony sebenarnya sudah memiliki beberapa proyek terkait adaptasi film dari gim, tapi memang tidak terlalu besar. Salah satunya adalah film animasi Ratchet & Clank yang rilis pada 2016.

Tidak hanya itu, sebenarnya ada judul lain yang juga beberapa kali dikabarkan akan diadaptasi menjadi film yakni Uncharted. Akan tetapi, hingga sekarang belum ada informasi resmi mengenai proyek tersebut.

Foto Polisi Video Call Anak Saat Kerusuhan Viral, Warganet Terenyuh

 Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan meyakini massa aksi di Bawaslu yang sempat melakukan provokasi pada aparat dan rusuh, berbeda dengan massa yang melakukan aksinya pada siang hari.

“Ini berbeda dari massa yang siang. Ini memang sengaja mau rusuh,” kata Harry di depan Bawaslu RI, Jakarta, Selasa 21 Mei 2019 Malam.

Menurut dia, jajarannya tengah menyelidiki asal massa aksi tersebut. “Ini sedang kita mau dalami siapa mereka,” ujar Harry.

Antara melansir, kepolisian akhirnya melakukan tindakan tegas pada massa aksi demonstrasi di depan kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Selasa malam.

Setelah sempat membubarkan diri sejak 20.30 WIB, massa kembali berkonsentrasi di depan Gedung Bawaslu pada pukul 21.30 WIB dan melakukan orasi-orasi.

Namun bukan hanya orasi, para peserta aksi demonstrasi juga sempat merusak pagar barikade.

Pukul 22.15 WIB, massa dimediasi oleh Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian untuk membubarkan diri. Namun massa terus bersikap provokatif bahkan menantang petugas.

“Tembak pak tembak. Semua pasti mati kok,” ujar salah satu massa aksi yang ditenangkan oleh Wakapolres.

Akhirnya pukul 22.35 WIB polisi menindak tegas dengan melakukan penghalauan massa ke arah Jalan Wahid Hasyim.

Akhirnya, aktivitas demonstrasi di Bawaslu dapat dibubarkan seluruhnya pada 22.45 WIB.

Beberapa orang terlihat diamankan dan digelandang oleh anggota kepolisian dari Sabhara dan Brimob ke Gedung Bawaslu untuk selanjutnya dibawa ke Mapolda Metro Jaya.

“Saya belum tahu jumlahnya berapa yang diamankan. Selanjutnya kami bawa ke Mapolda Metro Jaya,” ujar Harry.

(Tik/Jek)

Top 3 Tekno: Cara Pantau 6.000 Kamera CCTV di Jakarta Terpopuler

Liputan6.com, Jakarta – Apa saja ketiga berita terpopuler Tekno Liputan6.com edisi Selasa (21/5/2019)? Simak rangkumannya berikut ini.

1. Keren, Kamu Bisa Pantau 6.000 Kamera CCTV di Jakarta dengan Cara Ini

Seringkali kalau mau bepergian, kita ragu, apakah jalanannya lancar atau macet, banjir atau tidak, dan lain sebagainya. Terutama di kota besar seperti Jakarta.

Hampir di semua ruas jalan ibu kota dipenuhi oleh pengendara motor dan mobil. Belum lagi, kalau sudah memasuki jam masuk dan pulang kerja, kemacetan tidak bisa dihindari.

Alhasil, yang tadinya punya rencana di sore hari, terpaksa harus sampai di tempat malam hari karena macet yang tidak terduga.

Ternyata sebelum bepergian, kamu bisa memantau apakah ruas jalan ibu kota sedang macet-macetnya dan mencari jalan mana yang bisa dijadikan alternatif.

Selengkapnya baca di sini

2. Google Setop Kerja Sama dengan Huawei, Para Pemilik P30 Pro Jual Smartphone-nya

Sehari setelah Google mengumumkan menghentikan kemitraan lisensi Android dengan vendor smartphone Huawei, kabar ini masih terus bergulir.

Imbasnya, kini para pemilik smartphone Huawei P30 Pro langsung mengambil langkah cepat untuk menjual perangkat mereka.

Selengkapnya baca di sini

3. Microsoft Ikuti Jejak Qualcomm dan Intel Putus Hubungan dengan Huawei?

Pemerintah Amerika Serikat (AS) baru saja memasukkan Huawei dalam daftar hitam perdagangan negara tersebut.

Karenanya, sejumlah perusahaan teknologi pun dilaporkan sudah memutuskan hubungan dengan Huawei.

Beberapa perusahaan tersebut di antaranya adalah Intel, Qualcommm, dan Broadcam. Selain ketiga perusahaan itu, Google juga diketahui sudah memilih untuk menghentikan dukungan update untuk smartphone Huawei.

Selengkapnya baca di sini

(Jek/Isk)

Vendor Tiongkok Marak Rilis Smartphone Murah, Xiaomi Pede Bersaing

Liputan6.com, Jakarta – Xiaomi terus menggempur pasar Indonesia dengan rangkaian smartphone terbarunya. Redmi Note 7 merupakan perangkat teranyar perusahaan yang diproduksi manufaktur lokal, PT Sat Nusapersada.

Namun, Xiaomi bukan satu-satunya vendor smartphone yang meramaikan pasar smartphone Tanah Air dengan produk kelas bawah mereka masing-masing.

Menariknya, smartphone buatan perusahaan asal Tiongkok tersebut menawarkan perangkat dengan hardware kelas atas, tetapi harga terjangkau pula.

Lalu apa tanggapan Xiaomi tentang hal tersebut?

“Pada peluncuran Redmi Note 7 kami sudah menjelaskan definisi tentang value of money,” ucap Head of Xiaomi South Pacific Region and Xiaomi Indonesia Country Manager, Steven Shi, pada Senin (20/5/2019).

Ia menambahkan, “Kami percaya diri dengan deretan produk Xiaomi yang memiliki konsep value of money dan tidak takut bersaing dengan vendor lainnya.”

Apa itu smartphone value of money? “Harga sama spesifikasi terbaik, spesifikasi sama harga terbaik,” tambahnya.

“Ambil contoh Redmi Note 7. Meski dibanderol harga yang murah, pengguna bakal tahu setangguh apa performa smartphone tersebut saat memilikinya,” tandas Steven.

Opini Pengamat Soal Nasib Huawei Setelah Putus Hubungan dengan Google

Kesulitan pada masalah software perusahaan juga digambarkan Lucky dalam sebuah contoh, pada sisi PC atau laptop, di mana banyak yang sudah terbiasa dengan Microsoft Windows disuruh beralih ke Linux juga gagal.

Walau nantinya dari sisi dasar Android tetap akan sama bisa digunakan, tetapi layanan Google ini menurutnya sudah mengakar. Hal ini karena banyak yang menggunakan Android, tidak hanya di sisi smartphone Android saja, tapi juga menggunakan akun yang sama di PC untuk browser dan banyak layanan Google, untuk email, untuk mesin pencari, dan lainnya.

Lucky menegaskan, hal tersebut jelas tidak akan mudah mengubah kebiasaan pengguna.

“Memang dimungkinkan dengan sideload layanan Google seperti pada custom ROM, cuma ini secara business to business tidak bisa dilakukan oleh brand-nya langsung, harus oleh pengguna sendiri atau pihak ketiga, yang sepertinya untuk pasar global atau Eropa akkan menjadi andalan Huawei untuk membuat orang lebih melirik ke brand lain dibanding repot,” tutur Lucky.

Di mata Lucky, pengembangan software Android untuk bisa optimal pada hardware juga biasanya menjadi kerjasama kedua belah pihak antara Google dan brand. Tanpa kerjasama ini, bisa saja optimalisasi perangkat akan lebih butuh waktu.

“Kalau ribut berkepanjangan (antara Huawei dengan AS) akan repot, karena sekarang ini semuanya sudah berlaku global, semua sudah saling terhubung dan saling tergantung. Bukan hanya Huawei yang rugi sebenarnya, tetapi termasuk dari pihak di AS sendiri, dan pelanggan tentunya,” tutupnya.

(Tin/Jek)

Ups, Jutaan Data Selebgram Bocor

Sebelumnya, Instagram meluncurkan filter dan GIF bertema Ramadan di Instagram Story untuk pengguna di seluruh dunia.

Ini merupakan filter dan GIF Instagram pertama yang bertema Ramadan.

Filter dan GIF bertema Ramadan ini dirilis untuk menyambut bulan suci Ramadan dan Idul Fitri. Pasalnya, Instagram menjadi salah satu media untuk mengekspresikan diri, berbagi cerita, dan berinteraksi dengan orang-orang terdekat.

Mengutip keterangan resmi yang diterima Tekno Liputan6.com, Senin (6/5/2019), filter untuk Ramadan yang ada di Instagram Stories bernama “Lantern”.

Lantern bisa ditemukan di bagian filter Instagram Stories mulai tanggal 5 Mei hingga 5 Juni 2019.

“Lantern menampilkan ornamen bulan sabit bokeh dan menawarkan pilihan desain saat diketuk,” tutur dalam keterangannya.

Untuk melihat pilihan desain yang ditawarkan, pengguna hanya tinggal mengetuk bagian tengah layar.

Khusus untuk pengguna di Indonesia, Instagram berkolaborasi dengan lima kreator Indonesia untuk menciptakan stiker GIF berisi pesan singkat.

Pengguna bisa membagikan momen-momen penting di bulan Ramadan ini. Misalnya saat sahur, ngabuburit, buka puasa, selamat Lebaran, hingga ucapan ‘Mohon Maaf Lahir dan Batin.’

Adapun lima kreator Indonesia yang bekerja sama dengan Instagram antara lain adalah the popo, byputi, Dinda Puspitasari, Irfan Nugroho atau bulletos, dan Haikal.

Untuk menemukan stiker-stiker GIF bertema Ramadhan ini, Anda tinggal mengetik “Ramadhan Instagram” pada kolom pencarian GIF di Instagram Stories.

Communication Manager Instagram Asia-Pasific Putri Silalahi mengatakan, Ramadan merupakan momen spesial yang mendorong interaksi tinggi di antara pengguna Instagram di Indonesia.

(Tin/Isk)

Menakjubkan, Ilmuwan Temukan Permen Karet Purba Berusia 10.000 Tahun

Di dalam fillm Avengers: Infinity War, adegan Dr Strange yang melihat 14 juta kemungkinan masa depan menarik perhatian sebagian orang.

Mungkin saja, jika manusia memiliki komputer kuantum, manusia bisa melihat masa depannya.

Hal itulah yang sedang diuji coba oleh kelompok peneliti dari Nanyang Technological University (NTU) dari Singapura dan Griffith University dari Australia.

Kelompok peneliti ini tengah mengkonstruksi perangkat prototip kuantum yang bisa menghasilkan beragam kemungkinan masa depan dalam superposisi kuantum simultan.

Dunia kuantum adalah dunia probabilitias, tempat di mana banyak kemungkinan dan berbagai paradoks yang bisa terjadi. Demikian menurut yang dilansir Science Daily, Sabtu (18/5/2019).

“Ketika kita berpikir tentang masa depan, kita dihadapkan dengan berbagai kemungkinan,” ungkap asisten Profesor Mile Gu dari NTU, yang memimpin penelitian dan pengembangan mesin.

Dirinya mengatakan, kemungkinan ini tumbuh secara eksponensial saat manusia melangkah lebih jauh ke masa depan.

Misalnya, jika manusia hanya memiliki 2 kemungkinan untuk memilih dari setiap menit, dalam waktu kurang dari setengah jam ada 14 juta kemungkinan berjangka.

Dalam waktu kurang dari sehari, jumlah kemungkinannya melebihi jumlah atom di alam semesta.

5 Aplikasi Ebook Pilihan Ideal untuk Teman Ngabuburit

Moon+ Reader saat ini merupakan salah satu aplikasi ebook yang juga jadi pilihan. Aplikasi ini mendukung banyak format ebook yang umum, mulai dari EPUB, PDF, MOBI, hingga OPDS.

Selain itu, aplikasi ini memiliki opsi lebih dari 10 tema untuk membuat tampilan kian menarik. Fitur lain seperti gesture controls dan auto-scrolling dapat dipastikan mendukung kenyamanan membaca.

5. Foxit PDF Reader

Foxit merupakan salah satu aplikasi PDF reader paling populer saat ini. Alasannya, aplikasi ini tidak hanya dapat digunakan untuk membaca, tapi juga melakukan penyuntingan.

Pada dasarnya, aplikasi ini mendukung seluruh tipe file berformat PDF. Sebagai tambahan, ada fitur annotation, form filling, termasuk dukungan untuk file audio dan video.

(Dam/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Banyak aplikasi yang memberikan informasi jadwal dan rute MRT Jakarta. Namun sebenernya google maps sudah bisa digunakan untuk melihat informasi tersebut.