Instagram Tes Fitur DM untuk Versi Web, Bisa Balas Pesan Via PC

Liputan6.com, Jakarta Instagram merupakan salah satu platform media sosial yang sedang populer di seluruh dunia. Instagram nampaknya telah menjadi salah satu media sosial yang mampu menarik banyak pengguna.

Pada Juni 2018, Instagram hampir memiliki 1 miliar pengguna aktif bulanan. Jumlah ini jelas terbilang sangat besar dengan peningkatan yang signifikan, mengingat pada September 2017 mereka masih memiliki 800 juta pengguna.

Instagram memang menarik sebagi tempat untuk berbagi momen berupa foto dan video. Selain berbagi foto dan video Instagram memiliki salah satu fitur untuk mengirim dan menerima pesan langsung atau Direct Message (DM).

Dikabarkan Instagram sedang mengetes secara internal fitur DM melalui web atau desktop.

2 dari 4 halaman

Instagram versi web

Selain melalui aplikasi Instagram yang diunduh melalui Play Store dan Appstore, Instagram dapat diakses melalui web di browser yang ada di ponsel atau desktop dengan alamat instagram.com.

Para pengguna Instagram dapat mengakses akun Instagramnya melalui web browser. Pada awalnya fitur-fitur yang ditawarkan pada Instagram versi web ini cukup terbatas, hanya dapat melihat postingan dan feed pada timeline dan profil Instagram.

Namun seiring berjalannya waktu, Instagram mulai menambahkan beberapa fitur di Instagram versi web. Pada 2016 silam Instagram meluncurkan fitur Discover People untuk versi website-nya.

Fitur ini berbentuk ikon kompas kecil yang ketika diklik akan mengantarkan pengguna ke halaman baru berisi pengguna-pengguna lain yang mungkin Anda kenal.

Kemudian pada 2017, Instagram mengeluarkan fitur yang memungkinkan pengguna Instagram melihat Instagram Stories melalui websitenya.

3 dari 4 halaman

Fitur DM di Instagram versi Web

(foto: Instagram/wongmjane)

Dilansir dari The Verge oleh Liputan6.com Rabu (13/2/2019) Instagram dilaporkan sedang menguji kemampuan untuk mengirim dan menerima pesan langsung atau Direct Message (DM) versi web di perangkat seluler dan desktop.

Kabar ini pertama kali dikemukakan oleh seorang ahli Reverse Engineering, Jane Manchun Wong. Reverse engineering sendiri adalah sebuah proses untuk mencari dan menemukan sebuah sistem teknologi, fungsi dan operasi yang bekerja di balik suatu aplikasi melalui sebuah proses analisa yang mendalam pada setiap komponen struktur dari aplikasi yang diteliti.

Melalui twitternya @wongmjane, Jane mengunggah beberapa screenshoot yang membuktikan bahwa Instagram sedang mengetes fitur DM versi Instagram ini.

4 dari 4 halaman

Berkaitan dengan Rencana Facebook Menggabungkan Aplikasi Pesan

(foto: Instagram/wongmjane)

Jane Manchun Wong pertama kali melihat uji internal terhadap fitur tersebut tak lama setelah muncul kabar bahwa Facebook bermaksud menyatukan beberapa aplikasi perpesanannya seperti Messenger, WhatsApp dan Instagram DM.

Langkah ini dinilai ada hubungannya dengan rencana Facebook untuk menggabungkan DM Messenger, WhatsApp, dan Instagram ke dalam satu platform tunggal. Untuk saat ini, salah seorang juru bicara Instagram mengatakan kepada The Verge bahwa fitur tersebut tidak sedang diuji publik.