Hadirkan Internet Cepat di Daerah 3T, BAKTI Bakal Sewa 4 Satelit Tambahan

Ilustrasi satelit

Lebih lanjut, Direktur Utama BAKTI Anang Latif mengatakan, untuk mengisi kebutuhan, pemerintah juga akan menyewa empat satelit lain.

“Sambil nunggu (satelit HTS beroperasi), kita sewa satelit. Kita sedang jajaki, untuk Nusantara Satu kita menunggu mereka beroperasi,” tutur Anang di Jakarta, Rabu (20/3/2019), kemarin.

Anang mengatakan, kapasitas internet yang bisa disokong oleh Nusantara Satu adalah 15Gbps.

Namun begitu, menurut Anang, kebutuhan kapasitas internet cepat untuk menjangkau seluruh wilayah RI adalah 150Gbps.

“Kami sedang jajaki, namun dalam masa transisi hingga satelit HTS meluncur, kebutuhan minimalnya bisa mencapai 40Gbps. Artinya sekarang desak-desakan dulu tidak apa-apa karena sewa satelit lebih mahal ketimbang meluncurkan sendiri,” kata Anang.

Lebih lanjut, untuk memenuhi kekurangan tersebut, pemerintah akan menyewa empat unit satelit lainnya. “Rencananya mau sewa empat lagi, itu baru siap di bulan Mei atau Juni pemainnya ada yang dari asing, itu dari Hong Kong, namun baru efektif berlaku sewanya setelahnya,” tutur Anang.

Dengan begitu, total pemerintah akan menyewa lima satelit. “Jadi tidak ada gap terkait teknologi dari 2020 hingga 2022 saat satelit HTS beroperasi,” ujarnya.

(Tin/Ysl)