Grab Kini Hadir di Bandara Kualanamu

Liputan6.com, Medan – Masyarakat di Sumatera Utara (Sumut) kini semakin dipermudah menggunakan transportasi dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu di Kabupaten Deli Serdang. Kemudahan bisa didapat dengan menggunakan layanan transportasi online dari Grab.

President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan, tidak hanya di Bandara Kualanamu, layanan transportasi online juga dihadirkan di enam bandara internasional lainnya yang ada di Pulau Sumatera. Masyarakat bisa menggunakan layanan ini melalui GrabCar Airport.

“Total ada tujuh bandara internasional di Pulau Sumatera yang saat ini dapat menggunakan GrabCar Airport,” kata Ridzki di Bandara Kualanamu, Kamis (11/7/2019).

Diungkapkan Ridzki, kehadiran layanan ini diharapkan dapat menggenjot jutaan pengunjung baik dari dalam dan luar negeri ke berbagai kota di seluruh Pulau Sumatera, dengan memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi pengunjung. 

“Mulai dari opsi transportasi yang aman dan nyaman, dari dan menuju bandara,kemudahan pembayaran, hingga keuntungan lainnya,” ungkap Ridzki.

Layanan transportasi online di bandara kali ini merupakan kerja sama strategis Grab dengan PT Angkasa Pura II.

Grab menjadi perusahaan ride-hailing pertama yang secara resmi bekerja sama dengan otoritas tujuh bandara di Sumatera untuk memudahkan mobilitas serta untuk memberikan opsi transportasi yang aman dan nyaman bagi wisatawan dan masyarakat. 

2 dari 5 halaman

Tujuh Bandara

Grab Hadir di Bandara Kualanamu. Liputan6.com/Reza Efendi

Ketujuh bandara tersebut adalah Bandar Udara Internasional Kualanamu Medan, Bandar Udara Internasional Silangit Tapanuli Utara, Bandar Udara Internasional Sultan Badaruddin II Palembang, Bandar Udara Internasional Radin Inten II Bandar Lampung, Bandar Udara Internasional Minangkabau Padang, Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dan Bandar Udara Silampari Lubuklinggau.

Peluncuran layanan GrabCar Airport di tujuh bandara di Sumatera dilakukan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiadi, Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT) Arie Prasetyo.

Juga dihadiri oleh Direktur Pelayanan dan Fasilitas PT Angkasa Pura II, Ituk Herarindri, dan President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata,disaksikan para mitra strategis pariwisata di Terminal Kedatangan Bandara Internasional Kualanamu, yang merupakan salah satu gerbang masuk wisata ke Indonesia.

3 dari 5 halaman

Unsur Penting

Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman menghadiri peluncuran Grab di Bandara Kualanamu.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan menilai, industri pariwisata Indonesia perlu didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai, dan bandara sebagai gerbang masuk pengunjung, baik dalam maupun luar negeri.

“Saya yakin dengan komitmen Grab untuk mendukung sektor pariwisata Indonesia, dengan menghadirkan GrabCar Airport di banyak bandara di Indonesia bisa menjadi solusi kemudahan akses pengunjung untuk berwisata maupun kunjungan bisnis,” ucapnya.

Sementara Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi berpandangan, integrasi transportasi merupakan unsur penting dalam perkembangan dan pertumbuhan ekonomi yang merata di Indonesia, termasuk di Sumut. Edy senang kehadiran GrabCar Airport di Bandara Internasional Kualanamu dan Silangit serta bandara lainnya di Sumatera.

“Ini dapat melengkapi sistem transportasi Indonesia, sekaligus memberikan pilihan transportasi yang aman, nyaman, serta dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.

Peluncuran ini melengkapi kehadiran Grab secara resmi di 14 bandara di seluruh Indonesia, dan merupakan kelanjutan kerja sama Grab dan Kementerian Pariwisata melalui kampanye #JelajahIndonesiaLebihDekat untuk mendukung program ‘Wonderful Indonesia’ sekaligus memudahkan akses transportasi onlinekepada jutaan wisatawan di berbagai bandara di Indonesia.

4 dari 5 halaman

Dongkrak Industri Pariwisata

Grab Hadir di Bandara Kualanamu. Liputan6.com/Reza Efendi

Direktur Utama BOPDT, Arie Prasetyo, mewakili Kementerian Pariwisata, mengungkapkan, kelanjutan kolaborasi ini tidak lepas dari upaya pemerintah untuk mempromosikan industri pariwisata dengan memanfaatkan kemajuan teknologi di era yang serba digital. 

“Kementerian Pariwisata berharap kehadiran layanan Grab, khususnya di bandara Silangit dapat membantu merealisasikan target kunjungan 1 juta wisatawan ke Danau Toba hingga 2023, sekaligus mendukung target pemerintah untuk mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara tahun ini,” ungkapnya.

Direktur Pelayanan dan Fasilitas PT Angkasa Pura II, Ituk Herarindri menambahkan,sebagai operator bandara kelas dunia, pihaknya terus berusaha memberikan layanan prima yang memenuhi standar keamanan, keselamatan, dan kenyamanan, namun tetap sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kerja sama ini bentuk nyata dalam meningkatkan kualitas layanan kepada seluruh pengguna jasa di 16 bandara yang kami kelola. Kemudahan akses transportasi online di tujuh bandara internasional di Sumatera dapat menjadi nilai tambah dan meningkatkan kualitas pelayanan,” Ituk menandaskan.

(Reza Efendi/Isk)

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini