Gagal Mendarat, Pesawat Israel Hancur di Bulan

Pesawat ruang angkasa tak berawak seberat 585 kilogram (1.290 pound) bernama Beresheet itu, yang berarti “Genesis” dalam bahasa Ibrani, bentuknya menyerupai meja tinggi: berkaki empat dengan tangki bahan bakar bundar di bagian tengah.

Organisasi non-pemerintah Israel, SpaceIL, dan perusahaan antariksa milik negara, Israel Aerospace Industries (IAI) menggambarkan Beresheet sebagai “wahana antariksa pertama di dunia yang dibangun oleh misi non-pemerintah”.

Khan, seorang dermawan dan ketua SpaceIL, rela menggelontorkan dana sebesar US$ 40 juta untuk proyek yang diperkirakan menghabiskan biaya US$ 100 juta ini.

Selain dua lembaga di atas, mitra lain yang bergabung dalam misi tersebut berasal dari sektor swasta, pemerintah dan akademisi, menurut situs web IAI.

Tepat sebelum upaya pendaratan di Bulan, Benjamin Netanyahu menyampaikan bahwa ia berpikir untuk memulai proyek baru terkait misi ruang angkasa nasional lainnya.

“Saya serius mempertimbangkan untuk berinvestasi dalam program angkasa luar,” katanya diĀ webcast. “Ini memiliki implikasi nasional bagi Israel dan kemanusiaan.”

Presiden Israel, Reuven Rivlin, menyaksikan siaran langsung percobaan pendaratan Beresheet bersama dengan 80 siswa sekolah menengah penggemar eksplorasi antariksa, di kediaman resminya di Yerusalem.

“Kami sangat mengagumi orang-orang yang bekerja dengan gigih di balik Beresheet, yang menerbangkannya ke Bulan,” ucapnya setelah kecelakaan Beresheet.