ES File Manager Hilang dari Google Play Store, Kenapa?

Ilustrasi hacker (iStockPhoto)

Baptiste Robert, menemukan kerentanan di dalam aplikasi yang memungkinkan peretas mengakses informasi sensitif di perangkat pengguna. Demikian dilansir TechCrunch, Kamis (17/1/2019).

Menurut Baptiste (aka Elliot Alderson di forum online), ES File Explorer menyertakan akses web server tersembunyi (port 59777) di dalam aplikasi.

Meskipun Robert tidak sepenuhnya yakin mengapa ada web server di dalam ES File Explorer, ia menyimpulkan peretas dapat mengakses ke perangkat dengan menggunakan jaringan port itu.

Secara teori, peretas dapat mengambil hampir semua file yang ada di dalam perangkat Android, termasuk foto, video, teks, dan lain-lainnya. Mereka juga dapat mentransfer file curian tersebut ke server lain–milik mereka.

Yang pasti, celah keamanan ini hanya menjadi masalah jika kamu berada di jaraingan yang sama dengan peretas.

Dengan kata lain, bahaya kerentanan ini semakin kecil terjadi di rumah, ketimbang saat kamu berada di jaringan publik seperti di coffee shop, bandara, atau tempat umum lainnya yang menyediakan jaringan Wifi gratis.

ES Global, selaku pengembang aplikasi tersebut hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi terkait kerentanan di dalam aplikasi buatan mereka.