Data Pribadi Tamu Hotel di AS dan Eropa Bocor Lewat Pihak Ketiga

Liputan6.com, Jakarta – Secara umum, kita pasti tahu bahwa ketika berhasil memesan kamar hotel, otomatis akan mendapatkan email konfirmasi sebagai buktinya.

Namun siapa sangka, email konfirmasi pemesanan hotel bisa mengancam privasi tamunya sendiri.

Menurut studi yang belum lama ini dilakukan Symantec pada 1.500 hotel yang tersebar pada 54 negara termasuk Amerika Serikat (AS), Kanada, dan bahkan beberapa negara di Eropa, 67 persen di antaranya tanpa disengaja membocorkan data pribadi para tamu melalui pihak ketiga.

Dilansir Engadget pada Jumat (12/4/2019), email konfirmasi pemesanan yang didapatkan, akan meminta tamu untuk membuka tautan yang mana para tamu harus log in lagi di laman situs tersebut.

Kode pemesanan dan email tamu tercantum pada halaman situs ini.

Parahnya lagi, seperti bisnis-bisnis lainnya, pihak hotel membagikan data pribadi tamu pada pihak ketiga, yang berarti mereka dengan mudahnya mengaskses dan mengambil kode pemesaanan serta semua data pribadi tamu seperti nama, alamat, kode pemesanan, nomor telepon, nomor paspor, dan lainnya.

Symantec mengatakan bahwa perusahaannya sudah menghubungi hotel-hotel yang memiliki kelemahan dalam menjaga keamanan data para tamu. Sebagian dari mereka mengatakan akan segera memperbaikinya.

Lalu, bagaimana cara kamu menjaga data pribadi dari pihak-pihak tidak bertanggung jawab? 

Pertama, kamu harus menggunakan VPN (Virtual Private Network) ketika kamu menggunakan WiFi umum untuk memesan kamar hotel.

Kedua, kenali situs yang mengantarkan kamu pada konfirmasi tautan apakah situs terbuka atau bukan.

Contoh situs yang yang lemah akan terlihat seperti ini: : https://booking.the-hotel.tld/retrieve.php?prn=1234567&mail=john_smith@myMail.tld.