Google Rilis Fitur untuk Cegah Plagiarisme pada Karya Tulis

Liputan6.com, Jakarta – Google for Education merilis fitur baru bernama Originality Reports yang fungsinya seperti aplikasi atau program pendeteksi plagiarisme.

Fitur ini akan menjadi bagian dari produk Google for Education lainnya, yakni Classroom dan Assignments, yang juga dirilis bersamaan.

Manajer Produk di Google for Education, Brian Hendricks, mengatakan bahwa dia dan timnya menerima laporan dari para pengajar yang tergabung di inisiatif ini.

Mereka biasanya memeriksa karya tulis siswa di Google Search dengan cara salin-tempel (copy-paste) paragraf untuk mengetahui apakah karya tulis itu autentik. Hal ini tentu memakan banyak waktu dan tidak efektif. Oleh sebab itu, Google merilis Originality Reports.

“Kami membuat Originality Reports dengan cara memindai karya mahasiwa dan mencocokkannya dengan frasa di ratusan miliar halaman web dan puluhan juta buku (yang terindeks di Google Search),” tutur Brian, dikutip dari blog resmi Google, Jumat (16/8/2019).

Ketika menetapkan tugas di Classroom dan Assignments, kata Brian, “Para pengajar akan memiliki opsi untuk mengaktifkan Originality Reports.”

Bila fitur ini aktif, siswa akan bisa mengeksekusi Originality Reports untuk karya-karyanya hingga tiga kali sebelum mengirimkannya kepada pengajar.

“Ini memberi siswa kesempatan untuk secara proaktif meningkatkan pekerjaan mereka, dan juga menghemat waktu untuk para pengajar,” kata Brian.

2 dari 2 halaman

Repositori Sekolah

Brian menekankan, ke depannya Google akan memungkinkan sekolah untuk “memiliki repositori sendiri dari karya-karya yang telah dikumpulan” dan oleh karena itu, “pengajar dapat menerima originality reports yang mencakup karya antarsiswa pada sekolah yang sama.”

Selama periode pengujian awal terbatas, para pengajar dapat menggunakan fitur ini sesering yang mereka inginkan tanpa biaya.

Untuk menggunakan fitur ini dengan Classrooms, pengajar perlu mendaftar untuk menjadi bagian dari program pengujian. Untuk mencoba Assignments, yang mencakup laporan orisinalitas secara otomatis, daftar melalui situs web Google for Education.

(Why/Isk)

Peluncuran Huawei Mate X Ditunda hingga November

Liputan6.com, Jakarta – Smartphone layar lipat Huawei Mate X diperkirakan tak akan dirilis sebelum bulan November.

Artinya, penundaan rilis perangkat ini berlanjut karena sebelumnya Huawei mengumumkan akan mengumumkan smartphone layar lipatnya pada September mendatang.

Mengutip TechRadar, Jumat (15/8/2019), Huawei meyakini Mate X akan dirilis sebelum akhir tahun 2019.

Kabar menariknya, Huawei Mate X versi selanjutnya bakal memiliki layar lebih banyak. Diperkirakan perangkat ini akan rilis paling cepat tahun depan.

Lalu di manakah perusahaan asal Tiongkok itu akan menempatkan layar pada Huawei Mate X versi selanjutnya?

Rupanya, Huawei akan menukar penutup belakang (yang pada Mate X versi pertama dibuat dari material baja) dengan kaca belakang. Permukaan kaca itu diprediksi bisa menjadi layar sentuh.

Tentunya, penambahan layar ini akan menjadi tantangan besar dari sisi engineering. Kemungkinan pengembangannya akan berjalan selama bertahun-tahun hingga perangkat benar-benar siap.

2 dari 3 halaman

Sesuaikan Momen Belanja Akhir Tahun

Tampak smartphone layar lipat Huawei Mate X. (Liputan6.com/ Agustin Setyo Wardani)

Perusahaan menunda perilisan Huawei Mate X hingga November. Selain karena pengembangan yang belum final, kemungkinan hal ini dilakukan agar timing-nya sesuai dengan liburan, sebelum Festival Musim Semi Tiongkok pada awal 2020.

Di markas Huawei yang ada di Kota Shenzhen, Tiongkok, TechRadar melihat langsung versi awal dari Mate X yang agak berbeda dari smartphone layar lipat yang dipamerkan sang CEO pada akhir Juli lalu.

Satu-satunya perubahan adalah tombol kunci lebih ramping dan rata, ketika smartphone diletakkan pada bidang datar dan penyempurnaan di bagian engsel yang bernama Falcon.

Tim engineer juga memperbaiki bagian lainnya, misalnya mengganti material baja yang ada dengan aluminium yang bisa memangkas beban hingga 20 gram lebih ringan. Namun rupanya, material baja dianggap lebih kuat sehingga Mate X tetap menggunakan material baja.

(Tin/Ysl)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Evercoss Optimistis Aturan IMEI Bikin Industri Smartphone Semakin Baik

Liputan6.com, Jakarta – Evercoss mendukung langkah pemerintah untuk menerapkan aturan validasi International Mobile Equipment Identity (IMEI). Aturan ini dinilai akan berdampak positif terhadap persaingan pasar smartphone di Tanah Air.

Marcomm Manager Evercoss, Suryadi Willim, mengatakan kehadiran peraturan tersebut akan menghentikan peredaran ponsel Black Market (BM) karena nomor IMEI ponsel BM tidak terdata di sistem. Pemerintah akan melakukan validasi IMEI melalui Sistem Informasi Basisdata IMEI Nasional (SIBINA), yang saat ini sedang disiapkan.

Sistem tersebut menampung lima jenis data IMEI dari berbagai sumber. Jika IMEI sebuah smartphone tidak terekam di dalam sistem, maka SIBINA akan merekomendasikan operator untuk memblokir layanan seluler pada smartphone itu.

“Dalam kurun waktu kurang lebih tiga tahun ini, kami tersengat dengan gempuran ponsel Black Market. Jika ini tidak segera diantisipasi, kami yakin ini akan berdampak lebih buruk lagi terhadap industri smartphone nasional secara keseluruhan,” ungkap Suryadi dalam keterangan resminya, Jumat (16/8/2019).

Harga jual smartphone BM yang lebih murah daripada harga pasaran, dinilai merugikan para vendor. “Bagaimana kami bisa bersaing dengan ponsel BM. Posisi kami sebagai pemain legal dan menaati peraturan justru disengat dengan siraman ponsel BM,” ungkap Suryadi.

2 dari 2 halaman

Ini Penjelasan Blokir Ponsel BM Sebelum dan Setelah Aturan IMEI Berlaku

Cara mengecek IMEI ponsel. Liputan6.com/Iskandar

Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Kemkominfo, Ismail, beberapa waktu lalu, menegaskan aturan validasi IMEI tidak akan berdampak pada ponsel-ponsel yang sudah digunakan atau saat ini dijual oleh pedagang di Indonesia. Dalam hal ini juga termasuk ponsel BM atau yang dibeli di luar negeri.

Aturan IMEI ini sedang disiapkan oleh Kemkominfo, Kemendagri, dan Kemendag, yang akan tertuang dalam tiga Peraturan Menteri (Permen) berbeda. Sebelum ditandatangani pada 17 Agustus 2019, akan ada harmonisasi antara ketiganya.

“Aturan-aturan ini berdampak ke depan (sesuai dengan tanggal pemberlakukan), bukan surut ke belakang,” kata Ismail saat ditemui di kantor SDPPI di Jakarta, Jumat (12/7/2019).

Dijelaskannya, pemerintah akan melakukan validasi IMEI melalui SIBINA, yang akan menampung lima jenis data IMEI dari berbagai sumber. Dua di antaranya adalah TPP Impor dan TPP Produksi, yang merupakan data IMEI milik Kemenperin yang masing-masing disampaikan oleh importir resmi dan produsen yang memproduksi ponselnya di Indonesia.

(Din/Why)

Huawei Bantah Karyawannya Terlibat Pembobolan Grup WhatsApp Politikus Afrika

Liputan6.com, Jakarta – Huawei dengan tegas membantah bahwa karyawannya terlibat dalam pembobolan grup WhatsApp politikus di dua negara Afrika.

Dalam keterangan resmi Huawei kepada Tekno Liputan6.com, Jumat (16/8/2019), pihak Huawei menyebut, pemberitaan yang awalnya dimuat di laporan Wall Street Journal adalah keliru.

“Huawei secara tegas menolak tuduhan keliru dan tidak berdasar dari Wall Street Journal terkait kegiatan bisnis kami di Aljazair, Uganda, dan Zambia,” kata Huawei dalam keterangannya.

Perusahaan teknologi asal Tiongkok ini juga menyebut, kode bisnis Huawei melarang setiap karyawan untuk melakukan perbuatan melawan hukum yang berkaitan dengan membahayakan data atau privasi pelanggan ataupun end-user.

Perusahaan juga menekankan, “Huawei tunduk pada tiap aturan dan hukum di mana perusahaan melakukan kegiatan bisnisnya dan akan melindungi reputasi perusahaan ketika menghadapi tuduhan tak berdasar seperti itu.”

Sebelumnya, Wall Street Journal melaporkan, karyawan Huawei yang bekerja di Uganda dan Zambia, disebut-sebut telah membantu pemerintah kedua negara tersebut untuk memata-matai lawan politiknya.

Karena hal ini, lawan politik pemerintah kedua negara ditangkap oleh pihak berwenang.

2 dari 3 halaman

Bobol Grup WhatsApp

Huawei (Foto: Huawei)

Dalam laporan media tersebut, disebutkan bahwa karyawan Huawei telah membantu unit pengawasan siber Uganda untuk membobol masuk ke grup WhatsApp milik Bobi Wine, lawan politik presiden Uganda Yoweri Museveni.

Disebutkan, para karyawan ini memakai software mata-mata (spyware) besutan perusahaan Israel untuk membobol grup WhatsApp tersebut. Karena obrolan dalam grup bocor ke pemerintah, Wine pun ditangkap, begitu pula dengan puluhan pendukungnya.

Sementara itu, di Zambia, teknisi Huawei dilaporkan telah membantu pemerintah mengakses ponsel dan page Facebook milik blogger yang menentang rezim Presiden Zambia Edgar Lungu.

Hal tersebut membuat unit pengawasan siber Zambia mampu mengetahui lokasi tersangka dan menangkapnya.

3 dari 3 halaman

Tak Ada Bukti

Logo Huawei

Bantuan karyawan Huawei di kedua negara untuk memata-matai lawan politiknya dibenarkan oleh pejabat keamanan senior. Sayang, Wall Street Journal tak menyebutkan siapa pejabat keamanan senior yang dikutipnya. 

Dilaporkan juga, karyawan Huawei tersebut memakai teknologi Huawei dan teknologi lainnya untuk membantu pemerintah Uganda dan Zambia memata-matai dan menangkap lawan politik mereka.

Meski begitu, tidak ada bukti bahwa para karyawan itu membantu memata-matai para politikus atas sepengetahuan pihak Huawei atau pun pemerintah Tiongkok.

Selain itu, tidak ada teknologi ekslusif milik Huawei yang digunakan. Hal ini membuktikan teknologi serupa dari perusahaan manapun dapat digunakan untuk efek yang sama.

(Tin/Isk)

Apple Tawarkan Rp 14,2 Miliar untuk Penemu Bug iPhone

Liputan6.com, Jakarta – Apple membuat perubahan besar pada program bug bounty mereka. Program ini mengajak para ahli IT untuk masuk ke sistem dari iPhone dan produk Apple lainnya guna mengetahui kerentanan di infrastruktur Apple.

Selanjutnya, Apple akan memperbaiki kerentanan tersebut. Mereka yang berhasil menemukan celah inipun diganjar sejumlah hadiah berupa uang tunai.

Apple memperkenalkan program bug bounty ini pada 2016.  Mengutip laman Business Insider, Jumat (16/8/2019), perusahaan menyebut, mereka akan membayar USD 1 juta (sekitar Rp 14,2 miliar) kepada peneliti keamanan yang dapat menyerang eksekusi kernel dengan metode zero-click.

Ini berarti, siapapun yang bisa mencapai inti dari iOS Apple dan mendapatkan kendali atas iPhone tanpa adanya interaksi dengan pengguna bisa mendapatkan hadiah tersebut.

Jumlah hadiah tersebut jauh lebih tinggi dibanding yang dijanjikan sebelumnya, yakni maksimum USD 200 ribu kepada peneliti ketika program diluncurkan, 2016 silam.

Hadiah yang dijanjikan oleh Apple ini merupakan hadiah bug bounty terbesar yang ditawarkan oleh sebuah perusahaan teknologi.

Diumumkan di Konferensi Black Hat

Apple Luncurkan Tiga iPhone Anyar, XR, XS dan XS Max
IPhone XS (kiri) dan XS Max diperlihatkan saat peluncuran produk baru Apple di California (12/9). iPhone XS dan XS Max tersedia tiga warna (gold, silver, abu-abu) dan tiga konfigurasi memori (64GB, 256GB, dan 512GB). (AP Photo/Marcio Jose Sanchez)

Menurut Forbes, mereka yang berhasil menemukan kerentanan dalam versi beta dari software Apple ini sebelum iOS terbaru diluncurkan juga bisa mendapatkan 50 persen dari hadiah tersebut.

Apple mengumumkan perubahan pada program bug bounty-nya pada konferensi keamanan siber Black Hat yang berlangsung di Las Vegas, beberapa waktu lalu.

Selain peningkatan hadiah sebesar USD 1 juta, Apple juga mengumumkan mereka akan memperluas program ke platform lain seperti macOS, tvOS, dan watchOS, hingga perangkat lunak yang mendukung Mac, Apple TV, dan Apple Watch.

Perusahaan juga menghapus persyaratan undangan khusus program dan membukanya untuk semua peneliti keamanan yang ingin berpartisipasi.

Alasan Peningkatan Hadiah

Logo Apple
Ilustrasi: Selain menjadi toko ritel pertama di Asia Tenggara, Apple Store ini juga menjadi toko pertama yang sepenuhnya menggunakan energi terbarukan (sumber : bgr.com)

Ekspansi dan perubahan program bug bunty ini dilakukan seiring dengan peretasan data yang meningkat di industri teknologi dan finansial.

Di antara perusahaan besar, yang baru-baru ini menjadi korban peretasan data adalah Capital One. Insiden itu membuat 100 juta data pelanggan di Amerika Serikat dan 6 juta dan di Kanada terdampak peretasan.

Pakar keamanan juga memperhatikan keretanan dalam program Apple selama beberapa tahun terakhir. Pada Juni lalu, peneliti Patrick Wardle melihat sebuah kecacatan yang memungkinkan para penyusup masuk ke keamanan macOS.

(Tin/Ysl)

Lanjutkan Membaca ↓

Ingin Saingi Nintendo, Sega Luncurkan Genesis Mini pada September 2019

Liputan6.com, Jakarta – Kesuksesan Nintendo dengan peluncuran konsol lawas versi mini ternyata membuat Sega, perusahaan pesaingnya “kebakaran jengot”.

Tak ingin kalah dengan Nintendo, Sega ikut meluncurkan konsol lawas versi mini dengan memperkenalkan Sega Genesis Mini.

Berbeda dari seri konsol lawas, Sega Genesis Mini sudah mengalami peningkatan untuk menyesuaikan teknologi saat ini.

Konsol ini sudah menggunakan HDMI yang disambungkan ke televisi dan dapat memproyeksikan gim dengan resolusi 4:3, 16:9 atau menambahkan efek filter seperti bermain di TV CRT (TV Tabung).

Untuk kontrolernya, Sega tidak lagi menggunakan colokan standar seperti di konsol lawas mereka.

Alih-alih, mereka mengandalkan port USB untuk terhubung dan bisa memainkan gim yang terpasang di dalam konsol.

Rencananya, Sega bakal meluncurkan konsol Genesis Mini ini pada tanggal 19 September dengan harga USD 79,99 atau sekitar Rp 1,1 juta.

2 dari 2 halaman

Membawa 42 Gim Jadul

Sega akhirnya resmi mengumumkan konsol Mega Drive Mini. (Doc: Sega)

Seperti konsol NES Mini dan SNES Mini, Sega Genesis Mini tidak akan menyertakan cartride fisik.

Adapun konsol mini tersebut sudah langsung menyertakan gim ke dalam konsol. Sega sendiri menyertakan 40 gim asli dari Genesis dan tambahan dua gim yang bukan berasal dari Genesis, yaitu Tetris dan Darius

Berikut adalah judul gim yang bisa dimainkan di Sega Genesis Mini adalah:

1. Sonic The Hedgehog

2. Ecco the Dolphin

3. Castlevania: Bloodlines

4. Space Harrier 2

5. Shining Force

6. Dr. Robotnik’s Mean Bean Machine

7. ToeJam & Earl

8. Comix Zone

9. Altered Beast

10. Gunstar Heroes

11. Castle of Illusion Starring Mickey Mouse

12. World of Illusion Starring Mickey Mouse and Donald Duck

13. Thunder Force III

14. Super Fantasy Zone

15. Shinobi III

16. Streets of Rage 2

17. Earthworm Jim

18. Sonic The Hedgehog 2

19. Contra: Hard Corps

20. Landstalker

21. Mega Man: The Wily Wars

22. Street Fighter II: Special Champion Edition

23. Ghouls ‘n Ghosts

24. Alex Kidd in the Enchanted Castle

25. Beyond Oasis26. Golden Axe

27. Phantasy Star IV: The End of the Millennium

28. Sonic The Hedgehog Spinball

29. VectorMan

30. Wonder Boy in Monster World

31. Road Rash II

32. Strider

33. Virtua Fighter 2

34. Alisia Dragoon

35. Kid Chameleon

36. Monster World IV

37. Eternal Champions

38. Columns

39. Dynamite Headdy

40. Light Crusader

41. Tetris

42. Darius

(Keenan Pasha/ Ysl)

iPhone X yang Tenggelam di Dasar Danau Ini Masih Menyala

Liputan6.com, Jakarta – Selama beberapa tahun, Apple mengembangkan produknya jadi lebih inovatif. Salah satunya dengan menghadirkan fitur ketahanan terhadap debu dan air.

Bagi sebagian orang, fitur ini mungkin tidak banyak dipakai karena tidak semua orang menjatuhkan iPhone mereka ke dalam air atau bahkan jarang dibawa saat berenang.

Meski begitu fitur ini bisa sangat berguna saat kondisi darurat. Misalnya seperti kasus yang terjadi di Inggris ini.

Mengutip laman Ubergizmo, Jumat (16/8/2019), sekelompok tim penyelam menemukan sebuah iPhone X di dasar danau.

Uniknya iPhone X tersebut masih bisa dinyalakan setelah diangkat dari dasar danau.

Menurut cerita para penyelam, ketika layar iPhone X telah menyala kembali, si pemilik perangkat mendapatkan notifikasi panggilan tak terjawab dari kakeknya.

2 dari 3 halaman

Ditemukan Masih Menyala

iPhone (AP Photo/Richard Drew, File)

Salah seorang penyelam yang menemukan iPhone itu, yakni Anthony Hanstock, menyelam hingga ke dasar danau dan meraih smartphone tersebut.

“Saya meraihnya dan menekan tombol (di sisi smartphone), dan smartphone itu hidup. Layar menyala dan dia (pemilik) memiliki panggilan tak terjawab dari kakeknya,” tutur Hanstock.

iPhone X tersebut merupakan milik Brad Beech, seorang staf yang bekerja di danau. Ia tak sengaja menjatuhkan iPhone X itu beberapa hari lalu.

Menurut Beech, penemuan iPhone X di dasar danau oleh para penyelam ini bisa membuat dia berhemat £ 800 atau setara Rp 13,8 juta untuk asuransi telepon.

(Tin/Why)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Jokowi: Perlunya Regulasi untuk Perlindungan Data

Liputan6.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini menyampaikan pidato kenegaraan di depan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Salah satu topik yang menjadi pembahasan Jokowi adalah mengenai ancaman kejahatan siber.

Menurut Jokowi, Indonesia harus tanggap terhadap tantangan baru yang belum diatur dalam peraturan perundang-undangan. Pemanfaatan teknologi yang merusak keadaban bangsa, membahayakan persatuan dan kesatuan, termasuk demokrasi, harus segera diatur.

“Kita harus siaga menghadapi ancaman kejahatan siber termasuk kejahatan penyalahgunaan data. Data adalah jenis kekayaan baru bangsa kita, kini data lebih berharga dari minyak,” tuturnya saat berbicara di depan anggota DPR di Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Untuk itu, Jokowi menyebut kedaulatan data harus diwujudkan dan hak warga negara atas data pribadi harus dilindungi.

“Regulasinya harus segera disiapkan, tidak boleh ada kompromi. Sekali lagi, inti dari regulasi adalah melindungi kepentingan rakyat, serta melindungi kepetingan bangsa dan negara,” ujar Jokowi melanjutkan.

Lebih lanjut dia menuturkan, regulasi harus mempermudah rakyat mencapai cita-citanya sekaligus memberikan rasa aman. Selain itu, regulasi harus memudahkan semua orang berbuat baik termasuk mendorong semuah pihak berinovasi menuju Indonesia Maju.

(Dam)

5 Juta Pengguna Lakukan Praregistrasi Pokemon Masters

Liputan6.com, Jakarta – DeNa dan The Pokemon Company mengumumkan praregistrasi gim mobile baru Pokemon Masters telah melampaui lima juta pengguna.

Mengutip My Nintendo News, Jumat (16/8/2019), angka tersebut didapat dari pengguna di seluruh dunia yang memakai perangkat berbasis Android dan iOS yang menantikan gim tersebut.

Namun perusahaan tidak menyebutkan detail lebih lanjut seperti dari negara mana saja pengguna yang telah mendaftar berasal. Terlepas dari itu, gim ini tersedia dalam berbagai bahasa seperti bahasa Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Korea, dan Spanyol.

Secara umum, Pokemon Masters adalah gim strategi dan pertempuran di mana tim yang terdiri dari Trainer dan Pokémon terlibat di dalam pertarungan 3-lawan-3. Di gim ini mereka akan melawan tim kecerdasan buatan secara real-time.

Latar gim ini adalah lokasi yang sama sekali baru, yakni sebuah pulau bernama pula Pasio. Di pulau ini para Trainers dan Pokemon dari setiap wilayah akan berkumpul untuk bersaing.

Sambil menunggu peluncuran pada 29 Agustus mendatang, mereka yang belum melakukan praregistrasi, masih dapat mendaftarkan diri untuk gim Pokemon Masters.

2 dari 2 halaman

Pokemon Trading Card Rilis di Indonesia

Pokemon Masters tembus 5 juta gamer yang ikutan praregistrasi. (Doc: BGR)

Diwartakan sebelumnya, The Pokemon Company dari Jepang dan Salim Group melalui PT Anugerah Kreasi Gemilang (AKG) resmi memboyong gim Pokemon trading card ke Indonesia. AKG menjadi pemegang lisensi utama untuk membawa Pokemon trading card gim ke Indonesia.

Pokemon trading card ini merupakan gim trading kartu paling populer di dunia. Apalagi, saat masuk ke Indonesia, gim ini hadir dengan bahasa Indonesia sehingga lebih mudah dimainkan oleh pecinta gim kartu di Tanah Air.

Meskipun sudah banyak gim digital yang bisa dimainkan di smartphone, permainan tukar kartu masih digandrungi di Indonesia.

Anggota Dewan Direksi The Pokemon Company Kenjiro Ito mengatakan, gim ini sudah hadir sejak 1996 dan tetap disukai hingga ini.

“Gim Pokemon trading card telah dijual sejak 1996 di Jepang, di usianya yang ke-23, gim ini sudah ada di Amerika Serikat dan benua Eropa. Kini kami ingin menjangkau ke pasar Indonesia,” tutur Ito saat peluncuran gim Pokemon trading card di Jakarta, Kamis (8/8/2019).

Ito mengatakan, selama 23 tahun hadir, gim ini sudah diproduksi dalam 12 bahasa dan bahasa Indonesia merupakan bahasa yang ke-13.

Direktur Eksekutif Salim Group Axton Salim mengatakan, kehadiran gim ini tak hanya untuk orang dewasa tetapi juga anak-anak. Sebab, gim ini bisa menjangkau usia yang lebih luas yakni 6 hingga 35 tahun.

“Permainan ini melatih para pemain untuk berpikir strategis karena permainan ini memerlukan taktik dan keahlian untuk dapat memainkan kartu secara offline,” tutur Axton dalam kesempatan yang sama.

Selain itu, kata Axton, permainan ini mengajarkan para pemain sportif karena sebelum bermain, para pemainnya harus bersalaman.

Dia menambahkan, meskipun permainan tukar kartu Pokemon ini hadir dalam bahasa Indonesia, kartu-kartunya dapat berlaku secara internasional.

(Why/Ysl)

Telegram Akan Rilis Mata Uang Kripto, Gandeng Tokenomy

Liputan6.com, Jakarta – Telegram berencana untuk meluncurkan platform blockchain sendiri yaitu Telegram Open Network (TON) dan juga cryptocurrency bernama Gram, yang dapat digunakan untuk pembayaran dalam aplikasi chat.

Mengutip laman TechCrunch, Jumat (16/8/2019), TON akan menjadi blockchain baru ‘generasi ketiga’ dengan kemampuan superior, setelah Bitcoin dan Ethereum.

Peluncuran jaringan baru Telegram ini kabarnya akan didanai Initial Coin Offering (ICO) besar-besaran yang akan mencakup pra-penjualan pribadi.

Pra-penjualan ini dapat mencapai ratusan juta dolar, yang akan menjadikan ICO Telegram yang terbesar sepanjang masa. Tahun lalu, proyek ini bahkan diseut-sebut telah meraup dana investasi hingga US$ 1,7 miliar atau sekitar Rp 24 triliun.

Para investor ritel dapat membeli GRAM melalui Tokenomy, salah satu startup blockchain di Asia Tenggara yang telah banyak mendorong berbagai inovasi blockchain.

“Dalam kerjasama kami dengan Tokenomy, kami dengan senang hati menawarkan kepada 260 juta pengguna, akses istimewa dalam ekosistem TON,” kata Dongbeom Kim, CEO dari Gram Asia. 

Penjualan publik GRAM akan dimulai di Tokenomy Launchpad pada 19 Agustus dan akan berlangsung selama kurang lebih dua minggu.

2 dari 2 halaman

Ingin Jadi Super App

Telegram gandeng Tokenomy. Dok: Tokenomy

Melalui terobosan blockchain ini, Telegram bertujuan menjadi super app yang multifungsi, tak hanya memfasilitasi layanan pengirim pesan.

GRAM diramalkan banyak pihak akan menjadi salah satu aset digital terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, serta berpotensi menjadi aset digital yang paling banyak diadopsi di dunia dengan peluncuran TON ke 260 juta pengguna aktif Telegram di dunia saat ini.

GRAM juga digadang-gadang akan berfungsi sebagai terobosan ekonomi kreatif melalui aplikasi Telegram.

(Isk/Ysl)

Top 3 Tekno: Bocoran Spesifikasi iPhone 11 Bikin Penasaran

Liputan6.com, Jakarta – Menjelang peluncurannya yang diperkirakan akan berlangsung pada September 2019, bocoran spesifikasi iPhone 2019 mulai ‘bergentayangan’ di ranah internet.

Informasi mengenai bocoran spesifikasi iPhone 11 pun bikin penasaran para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Kamis (15/8/2019) kemarin.

Berita lain yang tak kalah populer datang dari aplikasi Facebook yang menghadirkan fitur dark mode untuk Android.

Lebih lengkapnya simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Hadir Bulan Depan, Ini Bocoran Spesifikasi iPhone 11

Apple akan menguumumkan iPhone 11 pada September 2019. Menjelang kehadirannya, semakin banyak bocoran tentang smartphone tersebut muncul di ranah maya.

Dilansir Phone Arena, Kamis (15/8/2019), seri iPhone 11 sama seperti para pendahulunya, akan debut dengan prosesor generasi baru Apple. Chip tersebut diprediksi memiliki nama A13 Bionic, yang akan dipasangkan dengan RAM 4GB untuk model premium.

Untuk memori internal, seri iPhone 11 akan memiliki opsi yakni 128, 256, dan 512GB. Tiga varian iPhone 11 diprediksi tetap memiliki notch, yang telah dihadirkan Apple sejak 2017.

Baca selengkapnya di sini

2. Aplikasi Facebook untuk Android Bakal Punya Dark Mode

Seiring waktu, semakin banyak aplikasi menghadirkan fitur dark mode dengan tujuan dapat membuat mata tidak terlalu lelah. Salah satu aplikasi yang akan segera mendapatkan dark mode adalah untuk Android.

Dilansir Phone Arena, Kamis (15/8/2019), ini bukan kali pertama Facebook menghadirkan dark mode untuk layanannya.

Perusahaan pada awal tahun ini juga merilis fitur serupa untuk aplikasi Messenger. Namun, Facebook membutuhkan waktu yang cukup lama menghadirkannya pada aplikasi utama perusahaan.

Baca selengkapnya di sini

2 dari 3 halaman

3. Ketua ASIOTI: Orang Indonesia Pakai IoT Setiap Hari

Ketua Umum Asosiasi IoT Indonesia Teguh Prasetya memberikan sambutan dalam Indonesia Long Range Conference (IDLoRaCon) 2019 di Function Hall Studio 6 Emtek City, Jakarta, Rabu (14/8/2019). Perkembangan IoT di Indonesia juga menjadi pembicaraan dalam acara ini. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Di era digital seperti sekarang ini kehidupan masyarakat dimudahkan dengan bantuan teknologi, termasuk Internet of Things atau yang biAsa disebut IoT.

IoT sendiri sudah menjadi bagian dari kehidupan keseharian masyarakat Indonesia.

“Hype cycle IoT di dunia sudah melebihi puncak bahkan mulai turun. Sementara di Indonesia, sebenarnya kita baru merambat naik, regulasi baru muncul, kita baru membuat komunitasnya, dan membuat ekosistemnya. Jadi, pokoknya tiada hari tanpa IoT,” ucap Teguh Prasetya, Ketua Umum Asosiasi IoT Indonesia di konferseni IDLoRaCon 2019, Rabu (14/8/2019).

Baca selengkapnya di sini

(Isk/Ysl)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Apakah Penanda Bebas Ganjil Genap Taksi Online Perlu Diberlakukan? Ini Kata Pengamat

Liputan6.com, Jakarta – Rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk memperluas wilayah penerapan ganjil genap di Jakarta menuai berbagai reaksi.

Salah satu yang menjadi bahasan adalah bagaimana dengan moda transportasi daring yang selama ini telah menjadi bagian keseharian masyarakat ibukota?

Anies mengatakan tengah melakukan pembahasan mengenai pemberlakuan sistem ganjil genap untuk taksi online. Ia bahkan berencana akan memberikan penanda khusus untuk taksi online sehingga dapat memasuki kawasan ganjil genap.

Berkaitan dengan hal ini Pengamat Ekonomi dari Center for International and Strategic Studies (CSIS) Yose Rizal Damuri menilai pengecualian aturan bagi moda transportasi online merupakan titik temu dari berbagai kepentingan yang harus diselaraskan di Ibukota.

“Sebagai salah satu moda transportasi umum yang sudah diakui dan diregulasi oleh pemerintah, sebaiknya taksi online juga diperbolehkan beroperasi di wilayah ganjil genap seperti sarana transportasi umum lainnya,” ujar Yose dalam pernyataannya, Jumat (16/8/2019).

Pengecualian ini, kata Yose, mempertimbangkan berbagai faktor, terutama kehadiran taksi online yang telah menjadi kebiasaan baru masyarakat.

2 dari 3 halaman

Jangan Bikin Bingung

Kendaraan melintas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (31/7/2019). Gubernur Anies Baswedan menyampaikan sistem pembatasan kendaraan berdasarkan nomor polisi ganjil dan genap menjadi salah satu rencana Pemprov DKI Jakarta mengatasi polusi udara di Jakarta. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Ia menambahkan, pengaturan ganjil genap sebenarnya membatasi pilihan masyarakat dalam menggunakan transportasi umum.

“Ini tentunya akan meningkatkan biaya untuk melakukan mobilitas. Dengan memberikan pengecualian kepada taksi online pilihan akan menjadi lebih banyak, biaya akan menjadi lebih murah,” papar Yose.

Yose mengingatkan, yang penting kebijakan membolehkan taksi online memasuki kawasan ganjil genap harus jelas sehingga tidak menimbulkan kebingungan di lapangan.

“Harus ada koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan kepolisian, khususnya polisi lalu lintas, agar tidak terjadi kebingungan dalam penerapannya nanti,” pungkasnya.

(Isk/Ysl)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Ini Spesifikasi Galaxy A10s, Smartphone Samsung Rp 1,8 Jutaan

Liputan6.com, Jakarta – Samsung baru saja memperkenalkan deretan smartphone kelas premium mereka, Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10 Plus, di New York, Amerika Serikat.

Meski Galaxy Note 10 series belum meluncur di pasaran, Samsung ternyata menambah anggota baru di lini smartphone kelas entry level dengan memperkenalkan Galaxy A10s.

Hadir sebagai smartphone baru di kategori kelas bawah, berapa harga Galaxy A10s? Samsung membanderol smartphone seharga 8.990 Rupee di India atau Rp 1,8 juta.

Sayang, perusahaan asal Korea Selatan belum memberikan kabar kapan Galaxy A10s meluncur di Indonesia. Berkaca dari peluncuran di India, kemungkinan besar Galaxy A10s bakal meluncur di Tanah Air dalam waktu dekat.

Dikutip dari laman Android Authority dan XDA via Merdeka.com, Jumat (16/8/2019), Galaxy A10s mengusung prosesor octa-core MediaTek Helio P22 ditambah RAM 3GB, dan memori internal sebesar 32GB.

Menyoal layar, Samsung menyematkan layar TFT dengan bentang 6,2 inci beresolusi HD+.

Seperti seri Galaxy A lainnya, Galaxy A10s juga hadir dengan waterdrop notch yang mengakomodir lokasi kamera depan.

2 dari 2 halaman

Kamera Galaxy A10s

Booth Samsung di gelaran Mobile World Congress 2018. (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Soal kamera, terdapat sensor utama 13MP di bodi belakang smartphone dengan bukaan f1.8 dipadu sensor kedalaman 2MP. Untuk kamera depan, perusahaan menyertakan kamera depan 8MP.

Spesifikasi penting lainnya adalah baterai 4.000mAh, sensor sidik jari di bagian belakang, face-unlock menggunakan kamera depan, serta dukungan dual SIM.

Dengan banderol harga tersebut, dapat dipastikan smartphone ini bakal bersaing dengan Redmi 6 dan juga Realme C2.

Adapun smartphone milik Xiaomi dan Realme itu sama-sama memakai prosesor MediaTek Helio P22 dengan kisaran harga sama.

Reporter: Indra Cahya

Sumber: Merdeka.com

(Ysl)

Imuwan Bingung Lubang Hitam Supermasif Mendadak Bersinar Terang

Liputan6.com, Jakarta – Lubang hitam supermasif di pusat galaksi Bima Sakti biasanya tidak menampilkan aktivitas apapun. Namun, pada bulan Mei lalu, lubang hitam supermasif ini mengejutkan astronom dengan ledakan cahaya inframerah yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Sagittarius A* atau Sgr A*, lubang hitam supermasif yang terdekat dengan Bumi, tiba-tiba saja 75 kali lebih terang dibandingkan kondisi normalnya.

Ilmuwan menemukan, hal ini terjadi di sepanjang wilayah inframerah dekat dari spektrum cahaya selama dua jam, pada 13 Mei.

Berdasarkan sebuah makalah baru yang diterbitkan pada 5 Agustus di repositori Universitas Cornell, ini adalah kilatan paling terang yang pernah dilihat ilmuwan selama 20 tahun mengamati lubang hitam. Kilatan ini dua kali lebih terang ketimbang kilatan yang pernah direkam sebelumnya.

“Lubang hitam tersebut begitu terang, saya awalnya salah dan mengira itu adalah star-02, sebab saya tidak pernah melihat Sgr A* seterang itu,” kata Tuan Do, astronomer dan pemimpin penulis untuk laporan tersebut.

Ia lebih lanjut mengatakan, “saya tahu, mungkin jauh di atas sana ada sesuatu menarik yang terjadi pada lubang hitam.”

2 dari 4 halaman

Informasi Baru

Ilustrasi lubang hitam ‘menelan’ bintang (NASA/Swift/Aurore Simonnet)

Temuan baru ini mendorong “batas model statistik saat ini”, pasalnya di laporan lama tidak memperhitungkan tingkat fluks inframerah setinggi ini. Laporan lama juga memperlihatkan, pemahaman tentang lubang hitam yang ada di pusat galaksi kita belumlah up-to-date.

Para ilmuwan berpikir, tiap galaksi memiliki lubang hitam supermasif di pusatnya. Jarak Sgr A* yang cukup dekat menjadikannya lubang hitam paling mudah untuk dipelajari ilmuwan.

Tim yang menemukan fenomena ini sebelumnya mengamati Sgr A* selama empat malam dengan kamera infrared di Observatorium Keck di Mauna Kea, Hawaii.

Mereka berharap untuk menguji teori relativitas umum Albert Einstein dengan mengamati bagaimana lubang hitam membelokkan cahaya bintang di dekatnya.

“Selama tiga hari dalam empat malam mengamatan, lubang hitam berada dalam keadaan yang mengalami peningkatan,” tulis tim Do.

“Kami berpikir bahwa ada sesuatu yang tidak biasa terjadi tahun ini. Hal ini karena lubang hitam terlihat jauh lebih terang, dan tak pernah kami saksikan sebelumnya,” kata Do.

Namun, ilmuwan pun masih belum diketahui apa yang sebenarnya terjadi.

3 dari 4 halaman

Penyebab Lubang Hitam Selalu Gelap

Lubang Hitam. (ESO/El Calcada)

Dalam lubang hitam, materi dikemas ke dalam ruang kecil, memberi mereka gravitasi yang sangat kuat. Misalnya, pada Sgr A*, memiliki massa 4 juta matahari. Tarikannya sangat kuat sehingga cahaya pun tak bisa lepas.

Oleh karenanya, para peneliti harus mengamati sinar infrared atau sinar X yang memancar ke luar dari lubang hitam dan berinteraksi dengan gas dan bintang terdekat.

Para ilmuwan berpikir, adanya interaksi membuat terlihatnya cahaya yang sangat terang. Kemungkinan interaksi yang terjadi adalah dengan bintang terdekatnya.

Para ilmuwan juga menemukan, adanya sebuah debu awan yang melintas di dekat lubang hitam ini pada 2014. Kemungkinan, adanya cahaya terang itu merupakan merupakan “reaksi yang tertunda.”

Sejauh ini, para ilmuwan terus melakukan pengawasan terus menerus terhadap lubang hitam tersebut, tujuannya untuk melihat adanya perubahan signifikan pada lubang hitam supermasif Sgr A*.

“Banyak astronom mengobservasi Sgr A* pada musim panas ini. Saya berharap kita bisa mendapatkan data sebanyak mungkin sebelum Sgr A* berada di belakang matahari dan kita tak bisa mengamatinya,” ujar Do.

(Tin/Ysl)

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

17 Agustus, Asteroid Sebesar Bus Sekolah Bakal Lintasi Bumi

Liputan6.com, Jakarta – Sejumlah asteroid tengah melintas di dekat Bumi selama beberapa minggu terakhir. Misalnya, pada awal minggu ini, ilmuwan menemukan ada sebuah asteroid bernama 2019 OU1 bakal melintas dekat Bumi.

Kini, asteroid lain bernama 2018 PN22 tengah mendekati Bumi. Namun demikian, dikutip Mashable, Jumat (16/8/2019), batu luar angkasa ini tak digolongkan dalam kelompok asteroid yang berbahaya bagi Bumi.

Dengan demikian, 2018 PN22 tidak terindikasi sebagai asteroid yang akan menabrak Bumi.

Menurut spacereference.org, 2018 PN22 merupakan asteroid yang sangat kecil yang orbitnya bisa mendekatkan dengan Bumi.

2018 PN22 berukuran antara 0,055 hingga 0,250 kilometer dan ini digolongkan sebagai asteroid kecil. Jika dianalogikan, asteroid ini seukuran dengan bus sekolah atau mobil kecil.

2018 PN22 juga diklasifikasikan sebagai “Near Earth Asteroid” atau asteroid dekat Bumi oleh NASA JPL. Hal ini karena jarak orbitnya yang dekat dengan Bumi.

2 dari 3 halaman

Asteroid 2018 PN22

Ilustrasi sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter. Meteorit yang dijuluki Oest 65 itu diduga sebagai serpihan asteroid berbentuk kentang yang ukurannya jauh lebih besar. (Sumber pics-about-space.com)

Sekadar informasi, 2018 PN22 mengorbit matahari setiap 364 hari. Asteroid ini bisa mencapai jarak 0,96 AU (sekitar 143.613.956 km) dari matahari. Sementara paling jauh adalah 1,04 AU (sekitar 155.581.786 km) dari matahari.

NASA menyebut, ada beberapa lusin asteroid yang ukurannya 6-12 meter yang melewati Bumi tiap tahunnya. Namun, hanya beberapa di antaranya yang dapat dideteksi.

Selain itu, ada 30 asteroid kecil berukuran beberapa meter yang bertabrakan dengan Bumi tiap tahunnya.

Namun demikian, asteroid-asteroid tersebut tidak menyebabkan kerusakan dan hanya serpihannya yang masuk ke atmosfer Bumi sebagai meteorit.

3 dari 3 halaman

Asteroid Sebesar Piramida Giza Bakal Lintasi Bumi

Visual permukaan asteroid Ryugu berhasil ditangkap oleh robot jelajah Hayagusa2 milik badan antariksa Jepang, JAXA (AFP/JAXA)

Asteroid lain yang bakal melintas dekat Bumi, adalah asteroid yang berukuran sebesar Piramida Giza di Mesir atau sekitar 160 meter.

Mengutip laman Dailystar, Senin (12/8/2019), asteroid ini bakal melintasi Bumi pada 28 Agustus 2019. Asteroid ini diberi nama 2019 OU1 oleh astronom penelitinya.

Batu angkasa tersebut merupakan bagian dari asteroid Apollo yang melintas dekat Bumi dan termasuk ke dalam kelompok asteroid yang berpotensi membawa bahaya bagi Bumi.

Sebelumnya, asteroid yang masuk ke atmosfer Bumi–meteor–sampai ke Rusia dan meledakkan kota Chelyabinsk, juga termasuk ke dalam kategori Apollo. Asteroid Apollo diprediksi berasal dari sabuk asteroid utama, tetapi tertarik oleh interaksi gravitasi dengan Jupiter.

Sementara itu, asteroid yang berpotensi membawa bahaya bagi Bumi merupakan hasil klasifikasi NASA terhadap batuan angkasa yang berjarak 0.05 astronomical unit (au) atau sekitar 7,4 juta km, serta diprediksi bisa menyapu Bumi hingga magnitudo 22.

Kembali ke Asteroid 2019 OU1, diperkirakan memiliki jarak 0.00685 au. Angka ini setara dengan dua setengah kali jarak bulan ke Bumi.

(Tin/Ysl)

Facebook Ubah Setelan Privasi Grup Jadi Publik dan Privat

Liputan6.com, Jakarta – Pengguna Facebook tentu mengenal istilah grup public (publik), closed (tertutup) dan secret (rahasia) di jejaring sosial ini.

Jika suatu grup bersifat publik, pengguna Facebook dapat menemukannya lewat kolom pencarian, melihat konten dan anggota di dalamnya tanpa bergabung, dan mengirimkan permintaan untuk bergabung.

Kemudian jika suatu grup disetel tertutup, siapa pun dapat menemukannya lewat kolom pencarian dan mengirimkan permintaan untuk bergabung. Namun, hanya anggota grup yang dapat melihat siapa dan apa saja konten di grup itu.

Kemudian grup rahasia lebih ketat lagi dari grup tertutup. Hanya anggota grup yang dapat menemukan grup itu lewat kolom pencarian.

Akibatnya, pengguna di luar grup sama sekali tidak bisa mengetahui kehadiran grup ini, termasuk anggota dan konten di dalamnya. Oleh sebab itu, pengguna di luar grup itu memerlukan undangan khusus untuk bisa bergabung menjadi anggotanya.

Kini, Facebook telah memperbarui setelan privasi grup di platform jejaring sosialnya. Pengguna hanya akan mendapati dua setelan privasi grup yakni grup publik dan privat. Demikian dikutip dari CNET, Jumat (16/8/2019).

2 dari 2 halaman

Apa Perbedaan Grup Publik dan Privat?

Manajer produk untuk Grup Facebook, Jordan Davis, mengatakan perubahan kebijakan ini didorong oleh keinginan para pengguna untuk “mengetahui kejelasan tentang pengaturan privasi untuk grup mereka.”

Kehadiran dua setelan privasi, yakni publik dan privat, menurut Jordan, “akan membantu memperjelas siapa yang dapat menemukan grup dan melihat anggota dan konten yang menjadi bagian dari grup itu.”

Grup yang sebelumnya menyandang label “rahasia” akan diberi keterangan privat dan tersembunyi. Artinya, hanya anggota grup itu yang dapat menemukannya.

Grup yang sebelumnya disebut “tertutup” akan menjadi privat, tetapi pengguna selain anggota grup masih dapat menemukannya lewat kolom pencarian. Selain itu, di dalam grup privat, hanya anggota yang dapat melihat siapa dan konten apa saja yang ada di dalam grup itu.

Sementara untuk grup publik tidak ada perubahan kebijakan. Artinya, siapa pun dapat menemukannya lewat kolom pencarian, melihat konten dan anggota di dalamnya tanpa bergabung, dan mengirimkan permintaan untuk bergabung

(Why/Ysl)

Keluar dari 5 Besar Smartphone di Indonesia, Advan Pede Bisa Kembali

Liputan6.com, Jakarta – Berdasarkan laporan dari dua lembaga riset, Canalyst dan Counterpoint, Advan terlempar dari lima besar pasar smartphone dalam negeri. Padahal, vendor lokal tersebut selalu masuk dalam daftar dalam beberapa tahun terakhir.

Menanggapi hasil riset tersebut, GM Marketing Advan M. Aria Wahyudi menuturkan kondisi tersebut biasa dalam bisnis. Namun, Aria menuturkan kondisi tersebut merupakan tantangan dan bahan koreksi bagi Advan.

“Kami sadar yang dilawan bukan perusahaan main-main, apalagi mereka siap menggelontorkan dan teknologi matang. Meski memang susah, kami yakin dengan rencana yang sudah dipersiapkan bisa kembali ke lima besar,” tuturnya dalam acara peluncuran Advan G2 Pro di Jakarta, Kamis (15/8/2019) kemarin.

Kans Advan, menurut Aria, juga masih terbuka lebar mengingat produk perusahaan tersebut memang tidak kalah dari perusahaan lain. Terlebih, keputusan membeli smartphone biasanya tidak lepas dari nama yang lebih populer.

“Karenanya, kami ingin memiliki komunikasi yang lebih baik dengan partner ritel untuk memperluas cakupan. Jadi, kami akan melakukan strategi komunikasi untuk mendapatkan respons lebih positif,” tuturnya melanjutkan.

Kendati demikian, Aria menyebut bahwa penjualan smartphone Advan sebenarnya masih bagus. Hanya, pertumbuhan penjualan sejumlah vendor lain, terutama Tiongkok, memang naik secara signifikan.

Dalam kesempatan itu, Aria juga menuturkan pihaknya memang masih fokus untuk menggarap pasar di kisaran harga Rp 1,2 juta. Alasannya, cakupan pasar di rentang harga tersebut masih besar, meskipun memang pemainnya banyak.

Namun menurut Aria, produk yang dimiliki vendor lain memiliki spesifikasi di bawah smartphone anyar Advan G2 Pro. “Itu yang membuat kami percaya diri berkompetisi di rentang harga Rp 1,2 juta. Apalagi, kami memiliki spesifikasi di atas, tapi harganya masih di rentang tersebut,” ujar Aria.

2 dari 2 halaman

Advan Rilis G2 Pro, Smartphone Rp 1 Jutaan dengan RAM 3GB

Advan G2 Pro yang baru saja meluncur di Indonesia. (Liputan6.com/Agustinus M.Damar)

Advan secara resmi memperkenalkan smartphone terbarunya untuk pasar Indonesia. Vendor lokal tersebut baru saja merilis Advan G2 Pro.

Menurut GM Marketing Advan, M. Aria Wahyudi, smartphone ini dirilis dengan memperhatikan riset mengenai kebutuhan konsumen di Indonesia. Aria menuturkan faktor yang biasa menjadi pertimbangan konsumen saat membeli smartphone adalah kapasitas RAM dan ROM.

“Untuk itu, Advan G2 Pro rilis dengan kapasitas RAM dan ROM yang mendukung multitasking. Terlebih, saat ini smartphone sudah menjadi bagian yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan sehari-hari,” tuturnya saat peluncuran Advan G2 Pro di Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Selain mempertimbangkan kapasitas RAM dan ROM, harga juga menjadi faktor yang melandasi konsumen membeli smartphone. Karenanya, Advan merilis smartphone ini dengan harga yang sesuai bugdet konsumen Indonesia.

“Dengan harga di kisaran Rp 1,2 juta, kami merilis Advan G2 Pro yang memiliki RAM 3GB dan ROM 32GB,” tuturnya melanjutkan. Berbekal spesifikasi tersebut, Aria menuturkan smartphone ini unggul ketimbang model lain di kisaran harga serupa.

Tidak hanya dua faktor tersebut, Advan juga membekali G2 Pro dengan desain smartphone masa kini. Salah satunya adalah layar yang berukuran 6 inci dengan desain FullView.

Beralih ke sisi fotografi, kamera ini hadir dengan dua kamera belakang yang masing-masing beresolusi 13MP dan 2MP. Sementara kebutuhan selfie diserahkan pada kamera depan beresolusi 5MP.

Advan G2 Pro memiliki dua opsi warna, yakni blue gradient black dan champagne gradient coffee. Kali ini, Advan menggunakan warna bodi yang bergradasi, sehingga membedakannya dari generasi terdahulu.

Smartphone ini menjalankan sistem operasi Android 9 Pie dengan baterai berkapasitas 3.300mAh. Bagi yang tertarik, Advan G2 Pro sudah mulai dipasarkan sejak hari ini.

(Dam/Ysl)

Huawei P30 Pro vs Galaxy Note 10 Plus: Siapa yang Lebih Baik Dipilih?

Liputan6.com, Jakarta Pertempuran smartphone flagship antara Huawei dan Samsung semakin seru. Jika Huawei punya duet P30 dan P30 Pro sebagai smartphone terbaik dari sisi fotografi, dapur pacu dan desain, maka Samsung punya jagoan baru Galaxy Note 10 dan Note 10 Plus.

Kali ini kita akan khusus membahas seri paling tinggi dari masing-masing pabrikan yakni Huawei P30 Pro dan Samsung Galaxy Note 10 Plus. Anda yang sudah mengikuti perkembangan smartphone tentu sudah cukup baik mengenal spesifikasi keduanya. Dari sisi dapur pacu, kita tak perlu lagi meragukan kualitas dan kemampuan Huawei P30 Pro dan Galaxy Note 10 Plus untuk multitasking dan mendukung penampilan Anda. Keduanya saat ini layak menjadi pilihan terdepan di antara yang lain.

Sebagai gadget yang baru lahir, Samsung membekali Galaxy Note 10 plus dengan memiliki fitur-fitur baru yang kekinian. Membandingkan Galaxy Note 10 Plus dengan Huawei P30 Pro yang meluncur 4 bulan lalu mungkin sedikit berlebihan. Namun jangan anggap sepele Huawei P30 Pro. Dari sisi kamera, kemampuan untuk selalu on dan efisiensi harga, Huawei P30 Pro memiliki keunggulan dibandingkan Galaxy Note 10 Plus.

Kamera Utama

Kamera telah menjadi bagian paling penting dalam pertempuran smartphone flagship. Huawei P30 Pro dan Galaxy Note 10 Plus sama-sama memiliki 4 kamera (quad camera) di belakang dengan spesifikasi yang berbeda.

Huawei P30 Pro menggunakan kamera Leica dengan konfigurasi 40MP f/16 + 20MP f/2.2 + 8MP (Telefoto) + ToF (Time of Flight) 3D Camera. Teknologi HUAWEI ToF Camera membuat hasil foto lebih tajam, terutama dalam cahaya rendah dan dapat membantu dengan efek blur dalam mode portrait.

Huawei P30 Pro.

Samsung menyusul Huawei dengan ToF baru yang dibenamkan pada Galaxy Note 10 Plus. Namun konfigurasi kameranya jauh lebih rendah dengan ukuran 12MP, f/1.5-2.4 + 12MP, f/2.1 + 16MP, f/2.2 + VGA f/1.4. Begitu disayangkan memang, Galaxy Note 10 Plus masih menggunakan konfigurasi kamera 12MP yang sama dengan pendahulunya. Selain itu, sensor ToF yang dimiliki Note 10 Plus juga tampak jadul bila dibandingkan dengan 50X Zoom dan fitur super low-light Huawei P30 Pro.

Kamera Selfie

Huawei P30 Pro dan Galaxy Note 10 Plus memiliki kualitas selfie di atas rata-rata. Keduanya layak dipilih, namun harus diakui bahwa Huawei P30 Pro memiliki spesifikasi lebih tinggi dengan sensor 32MP, f/2.0 dibandingkan kamera selfie Galaxy Note 10 Plus yang hanya 10MP, f/2.2. Aperture f/2.2 yang dimiliki Galaxy Note 10 Plus juga menjadi tanda tanya karena pada seri sebelumnya Samsung menggunakan f/1.9. Padahal seperti kita ketahui aperture yang lebih kecil itu lebih baik.

Baterai dan Pengisian Daya

Sebagai perangkat yang baru meluncur, Samsung Galaxy Note 10 Plus tampak lebih unggul dari baterai dan pengisian daya. Note 10 Plus memiliki kapasitas 4300 mAh dibandingkan Huawei P30Pro sebesar 4200 mAh. Kemampuan kabel pengisian daya cepat Note 10 Plus sebesar 45W juga melampau Huawei P30 Pro dengan 40 W. Namun, ada hal yang perlu Anda cermati dari sisi baterai dan pengisian daya Galaxy Note 10 Plus ini.

Seperti yang diketahui, Note 10 Plus adalah seri lanjutan dari Note 7 yang beberapa tahun lalu bermasalah dengan baterai berdaya 3.500 mAh. Insiden ponsel meledak sempat menyebabkan krisis pada merek Samsung. Sehingga pada Note 8, samsung menurunkan daya menjadi 3.300 mAh. Dan sekarang Samsung melengkapi Galaxy Note 10 Plus dengan daya 4300 mAh lebih tinggi dari Note 9. Menarik disimak apakah daya tinggi ini aman dan sesuai harapan konsumen?

Sementara dalam hal pengisian daya, kabel pengisian daya cepat Note 10 Plus sebesar 45 W dijual terpisah. Dengan kata lain jika Anda membeli Note 10 Plus, Anda hanya mendapatkan kabel pengisian daya 25W, berbeda dengan Huawei P30 Pro yang langsung melengkapi box ponsel dengan kabel daya cepat 40W.

Dalam hal kemampuan pengisian daya nirkabel baik Note 10 Plus maupun Huawei P30 Pro sama-sama memiliki daya 15W. Sayang Samsung tidak membekali nirkabel Note 10 Plus lebih tinggi, padahal dari sisi harga jauh lebih tinggi.

Desain dan fitur baru

Melihat desain Galaxy Note 10 Plus, Anda tentu akan sangat membandingkan dengan Huawei P30 Pro. Keduanya memiliki kemiripan baik dari gradasi warna dan tata letak kamera belakang, sekilas orang bisa menganggap mereka bersaudara padahal tidak. Mengingat Huawei P30 Pro lebih dahulu hadir, maka tak salah jika ada yang menganggap Galaxy Note 10 Plus mengikuti style Huawei P30 Pro.

Huawei P30 Pro vs Galaxy Note 10 Plus.

Selain desain yang tampak hampir sama, Samsung Galaxy Note 10 Plus juga telah menggunakan chipset 7nm, teknologi yang persis sama dengan Huawei P30 Pro yang lebih dahulu diluncurkan beberapa bulan lalu. Kemiripan Note 10 Plus dengan Huawei P30 Pro tak berhenti di situ. Samsung kini tidak melengkapi Galaxy Note 10 Plus dengan jack headphone 3.5 mm, seperti Anda ketahui Huawei P30 Pro tidak menggunakan jack headphone 3.5 mm lebih dahulu.

Harga

Huawei P30 Pro dan Note 10 Plus adalah ponsel dengan harga premium. Samsung menawarkan Galaxy Note 10 Plus varian RAM dan ROM 8GB/256 GB seharga Rp 16 jutaan, sementara Huawei P30 Pro saat dengan varian RAM dan ROM yang sama dibandrol dengan harga Rp 10 jutaan. Jika dengan alasan lebih hemat dan efisien, maka Huawei P30 Pro bisa jadi pilihan utama.

Hal mencolok yang membedakan Galaxy Note 10 Plus dan Huawei P30 Pro adalah Stylus S Pen yang makin kaya fitur. Mungkinkah ini yang membuat Note 10 Plus jauh lebih mahal dari Huawei P30 Pro ? Seberapa sering Stylus S Pen ini digunakan para pengguna ponsel saat ini?

Jika yang kita bandingkan hanya dari sisi teknologi kamera, desain, dan dapur pacu, memilih Galaxy Note 10 Plus akan memberikan perasaan yang lebih baik karena tergolong sebagai gadget baru meluncur ke pasaran. Namun, jika sampai Huawei meluncurkan Matte 30 Pro dengan teknologi kamera dan desain yang semakin diperbaharui penilaian Anda terhadap Galaxy Note 10 Plus bisa berubah.

Jadi pilih Huawei P30 Pro atau Samsung Galaxy Note 10 Plus?

(Adv)

Bongkar Bungkusan Samsung Galaxy Note 10 Plus, Apa Saja Isinya?

Liputan6.com, Jakarta – Samsung baru saja memperkenalkan smartphone teranyarnya di pasaran, yakni seri Galaxy Note 10, di New York, Amerika Serikat.

Tampil sebagai smartphone kelas premium paling terbaru, tim Tekno Liputan6.com pun berkesempatan untuk melihat secara langsung isi kotak penjualan Galaxy Note 10 series.

Beruntung, kami mendapatkan unit Galaxy Note 10 Plus untuk diintip isinya. Penasaran apa saja yang ada di dalam boks penjualan tersebut?

Saat kotak penjualan dibuka, tentunya kamu bakal menemukan smartphone berlayar 6,8 inci dengan panel Dynamic AMOLED beresolusi 1440×3040 piksel.

Boks penjualan Samsung Galaxy Note 10. (Liputan6.com/ Istiarto Sigit)

Selain Galaxy Note 10 Plus, kamu bakal menemukan buku panduan penggunaan smartphone baru milik Samsung itu.

Tampak bagian dalam boks Galaxy Note 10 saat dibuka. (Liputan6.com/ Istiarto Sigit)

2 dari 5 halaman

Aksesoris di Boks Penjualan Galaxy Note 10 Plus

Kotak kemasan Galaxy Note 10 Plus saat dibuka. (Liputan6.com/ Istiarto Sigit)

Aksesoris yang Samsung sertakan di dalam kotak Galaxy Note 10 Plus. (Liputan6.com/ Istiarto Sigit)

Seperti yang bisa kamu lihat dari foto di atas Samsung menyertakan kepala charger, kabel USB Type C, dan earphone AKG lengkap dengan beberapa earbuds tambahan.

3 dari 5 halaman

Penampakan Bodi Galaxy Note 10

Samsung Galaxy Note 10 Plus. Liputan6.com/Istiarto Sigit Nugroho

Sesuai rumor yang beredar sebelumnya, Samsung Galaxy Note 10 Plus hadir dengan empat kamera utama, dan lubang kamera selfie di layar depannya. 

Samsung Galaxy Note 10 Plus. Liputan6.com/Istiarto Sigit Nugroho

Di bagian belakang bodi Samsung Galaxy Note 10 Plus tertanam kamera Ultra Wide 16MP dengan bukaan f2.2, Wide-angle 12MP f1.5/f2.4, Telephoto 12MP f2.1, dan DepthVision Camera VGA.

Samsung Galaxy Note 10 Plus. Liputan6.com/Istiarto Sigit Nugroho

Tampak dalam foto di atas, kamu akan menemukan port type C untuk pengisian baterai dan transfer data. Terlihat juga speaker dan lubang untuk S Pen teranyar milik Samsung.

Samsung Galaxy Note 10 Plus. Liputan6.com/Istiarto Sigit Nugroho

Di masing-masing sisi bodi smartphone, kamu akan menemukan tombol power/lock dan volume.

4 dari 5 halaman

Spesifikasi Galaxy Note 10 Plus

Samsung Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10 Plus. Liputan6.com/Istiarto Sigit Nugroho

Soal spesifikasi, smartphone dengan layar 6,8 inci ini dilengkapi RAM 12GB dan memori internal 256GB atau 512GB. Ruang internalnya bisa diperluas hingga 1TB via microSD.

Soal daya, perangkat ini dibekali dengan baterai 4.300 mAh. Samsung memghadirkan fast fullday charging, yang bisa terisi penuh hanya dalam waktu 30 menit.

Sama seperti Note 9, tombol Home, Back, dan Multitasking tetap hadir secara virtual.

Untuk pasar Indonesia, baik Galaxy Note 10 maupun Galaxy Note 10 Plus akan masuk dengan tiga jenis warna, yaitu Aura Glow, Aura Black, dan Aura White, sedangkan seri Aura Red tidak dijual di Indonesia.

Stylus S Pen selalu jadi ciri khas seri Galaxy Note. S Pen pada Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10 Plus hadir dengan fitur terbaru.

Pada Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10 Plus, stylus yang terpasang adalah stylus bluetooth dengan kemampuan mengatur kamera, seperti membalikkan kamera dari depan ke belakang, hingga bisa digunakan membuat doodle sesuai keinginan kita dan mengunggahnya ke media sosial.

Doodle bisa ‘ditempel’ pada orang lain atau gambar video tanpa objek manusia. Kamu juga bisa mengambil gambar dengan stylus S Pen sambil merekam video.Dengan S Pen, kini hasil tulisan kamu bisa langsung diubah menjadi format Microsoft word, PDF, dan JPEG.

Setelah selesai memilih format, kamu dapat mengirimkannya melalui email. Tak lupa, Samsung juga meningkatkan fungsi stylus Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10 Plus untuk mengganti warna pada kata atau kalimat tertentu yang dirasa penting dalam sebuah tulisan.

Stylus S Pen juga tetap bisa digunakan untuk mengakses pemutar musik dan alat presentasi.

(Ito/Ysl)

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Xiaomi Ajukan Paten Smartphone Layar Lipat Ganda, Siap Produksi?

Liputan6.com, Jakarta – Xiaomi baru saja mengajukan paten untuk desain smartphone layar lipat mereka ke European Union Intellectual Property Office (Kantor Kekayaan Intelektual Uni Eropa).

Berdasarkan informasi paten tersebut, desain smartphone layar lipat pertama milik Xiaomi ini serupa dengan perangkat yang sebelumnya diperlihatkan oleh co-founder dan presiden Xiaomi, Lin Bin.

Gambar paten milik Xiaomi tersebut juga memperlihatkan tiga lensa kamera yang disematkan di belakang bodi perangkat.

Smartphone layar lipat ganda Xiaomi ini disebutkan mampu mengatasi serangkaian teknis, seperti teknologi layar lipat lebih flexibel, aksesoris casing pendukung, dan adaptasi MIUI.

Jika benar, bukan hal yang mustahil perusahaan asal Tiongkok ini bakal mampu mengalahkan Samsung, Huawei, dan merek top lainnya yang akan merilis smartphone layar lipat.

Dilansir Gizchina, Kamis (15/8/2019), Lin Bin menekankan konsep desain layar lipat ganda ini mampu menggabungkan pengalaman memakai tablet dan smartphone.

Sayangnya, belum ada informasi tentang kapan smartphone layar lipat ganda milik Xiaomi ini bakal diluncurkan.

2 dari 2 halaman

Smartphone Layar Lipat Pertama

Logo Xiaomi (Foto: Agustin Setyo Wardani / Liputan6.com)

Selain smartphone FlexPai buatan Rouyu Technology, saat ini masih belum ada vendor yang resmi meluncurkan smartphone layar lipat.

Meski Samsung Galaxy Fold, Huawei Mate X dan perusahaan lain mengumumkan kehadiran smartphone layar lipat, kita belum mendengar kabar kapan perusahaan tersebut mulai produksi perangkat.

(Ysl/Why)

PlayGalaxy Link, Aplikasi Streaming Gim Samsung Rilis September

Liputan6.com, Jakarta – Samsung dipastikan kian serius menggarap lini gaming untuk smartphone besutannya. Hal itu dipastikan setelah perusahaan asal Korea Selatan itu sempat mengungkap PlayGalaxy Link saat gelaran Unpacked.

Perlu diketahui, PlayGalaxy Link merupakan aplikasi yang memungkinkan pengguna melakukan streaming gim PC ke smartphone. Dikutip dari Android Central, Kamis (15/8/2019), aplikasi ini akan meluncur pada September 2019.

Secara garis besar, aplikasi ini memiliki mekanisme mirip Steam Link, yang memungkinkan pemain melakukan mirroring dari PC ke smartphone.

Nantinya, PlayGalaxy Link dapat diunduh dan digunakan secara gratis. Samsung dilaporkan memakai teknologi dari perusahaan cloud gaming bernama Parsec untuk menghadirkan streaming gim dengan low-latency.

Menurut informasi, aplikasi ini akan tersedia untuk platform Android dan Windows 10. Adapun dua smartphone yang bakal mendapatkan akses aplikasi lebih dulu adalah Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10 Plus.

Sayang untuk sekarang, Samsung belum memberikan informasi lebih detail mengenai aplikasi ini, termasuk judul gim yang akan didukung. Karenanya, menarik menunggu pengumuman resmi dari perusahaan. 

2 dari 3 halaman

Samsung Bakal Besut Smartphone Gaming dengan Layar Lipat?

Pengunjung booth Samsung di MWC 2018. (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Sebelumnya, Samsung juga dikabarkan berencana untuk menggarap smartphone gaming. Hal ini diketahui dari paten yang diajukan oleh Samsung Display, anak perusahaan Samsung yang membesut layar dan monitor.

Mengutip laman Phone Arena, Sabtu (2/2/2019), paten yang diajukan ini kemungkinan adalah smartphone layar lipat dikhususkan untuk keperluan gaming.

Melalui keterangan gambar pada paten, ketika layar dibuka, perangkat ini terlihat mirip dengan tablet yang dilengkapi dengan pengontrol D-pad. Pada bagian bawah terdapat serangkaian tombol.

Perangkat ini memungkinkan pengguna untuk bermain, meskipun ketika perangkat dilipat dan layarnya menjadi lebih kecil.

3 dari 3 halaman

Ukuran Lebih Besar dari Konsol Gaming

Samsung Galaxy Note 10 Plus. Liputan6.com/Istiarto Sigit Nugroho

Secara keseluruhan, paten perangkat layar lipat milik Samsung ini terlihat aneh dan tidak seperti smartphone yang ada saat ini.

Kemungkinan, jika diwujudkan dalam sebuah produk, perangkat ini bakal memiliki ukuran yang lebih besar dari konsol gim seperti PlayStation Vita, namun lebih kecil ketimbang Nintendo Switch.

(Dam/Ysl)

Advan Rilis G2 Pro, Smartphone Rp 1 Jutaan dengan RAM 3GB

Liputan6.com, Jakarta – Advan secara resmi memperkenalkan smartphone terbarunya untuk pasar Indonesia. Vendor lokal tersebut baru saja merilis Advan G2 Pro.

Menurut GM Marketing Advan, M. Aria Wahyudi, smartphone ini dirilis dengan memperhatikan riset mengenai kebutuhan konsumen di Indonesia. Aria menuturkan faktor yang biasa menjadi pertimbangan konsumen saat membeli smartphone adalah kapasitas RAM dan ROM.

“Untuk itu, Advan G2 Pro rilis dengan kapasitas RAM dan ROM yang mendukung multitasking. Terlebih, saat ini smartphone sudah menjadi bagian yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan sehari-hari,” tuturnya saat peluncuran Advan G2 Pro di Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Selain mempertimbangkan kapasitas RAM dan ROM, harga juga menjadi faktor yang melandasi konsumen membeli smartphone. Karenanya, Advan merilis smartphone ini dengan harga yang sesuai bugdet konsumen Indonesia.

“Dengan harga di kisaran Rp 1,2 juta, kami merilis Advan G2 Pro yang memiliki RAM 3GB dan ROM 32GB,” tuturnya melanjutkan. Berbekal spesifikasi tersebut, Aria menuturkan smartphone ini unggul ketimbang model lain di kisaran harga serupa.

Tidak hanya dua faktor tersebut, Advan juga membekali G2 Pro dengan desain smartphone masa kini. Salah satunya adalah layar yang berukuran 6 inci dengan desain FullView.

Beralih ke sisi fotografi, kamera ini hadir dengan dua kamera belakang yang masing-masing beresolusi 13MP dan 2MP. Sementara kebutuhan selfie diserahkan pada kamera depan beresolusi 5MP.

Advan G2 Pro memiliki dua opsi warna, yakni blue gradient black dan champagne gradient coffee. Kali ini, Advan menggunakan warna bodi yang bergradasi, sehingga membedakannya dari generasi terdahulu.

Smartphone ini menjalankan sistem operasi Android 9 Pie dengan baterai berkapasitas 3.300mAh. Bagi yang tertarik, Advan G2 Pro sudah mulai dipasarkan sejak hari ini.

2 dari 2 halaman

Perkuat Lini Smartphone Advan

Advan G2 Pro yang baru saja meluncur di Indonesia. (Liputan6.com/Agustinus M.Damar)

Keputusan untuk melahirkan Advan G2 Pro saat ini juga bukannya tanpa alasan, mengingat seri G2 dan G2 Plus sebenarnya sudah diperkenalkan sejak tahun lalu. 

Menurut Aria, G2 merupakan salah satu model smartphone Advan yang menuai sukses. Karenanya, perusahaan untuk memperbarui lini ini dengan merilis G2 Pro. 

“Secara spesifikasi G2 Pro memang hampir sama, tapi seperti di mobil, kami melakukan facelift atau pembaruan. Apalagi G2 merupakan produk Advan yang sukses,” tuturnya menjelaskan. 

Selain itu, Aria menuturkan smartphone ini sekaligus memperkuat lini produk Advan yang ada sekarang, mengingat pasar smartphone saat ini sangat ketat. 

(Dam/Ysl)

Pengapalan Smartphone Lipat Diprediksi Tembus 50 Juta Unit, Kapan?

Liputan6.com, Jakarta – Samsung dan Huawei merupakan dua vendor yang telah mengumumkan smartphone lipat, meski penjualannya belum juga dimulai. Seiring waktu berjalan, smartphone lipat diyakini akan semakin banyak di pasar.

Dilansir GSM Arena, Kamis (15/8/2019), perusahaan riset IHS Markit memperkirakan pengapalan smartphone layar lipat akan mencapai 50 juta unit pada 2024. Mengingat saat ini baru dua perusahaan yang mengumumkan smartphone tersebut dan ada beberapa lainnya yang akan menyusul, angka tersebut dinilai masuk akal.

Selain Samsung dan Huawei, sejumlah vendor sudah memperlihatkan ketertarikan terhadap smartphone lipat, termasuk Xiaomi, Motorola, dan Oppo. Bahkan, beberapa bocoran paten terkait produk tersebut juga telah beredar di internet.

Smartphone lipat Samsung dan Huawei sampai saat ini belum dirilis ke pasar, padahal sudah diumumkan sejak beberapa bulan lalu. Kedua perusahaan beralasan ada beberapa hal yang harus diperbaiki, salah satunya berkaitan dengan layar lipat.

2 dari 2 halaman

Analis Prediksi Penjualan Smartphone Global Turun 2,5 Persen

Galaxy Fold. (Doc: Samsung)

Lebih lanjut, perusahaan riset pasar Gartner Research merilis laporan tentang tren penjualan smartphone global. Berdasarkan data tersebut, penjualan smartphone pada tahun ini diprediksi turun 2,5 persen dibandingkan 2018.

Gartner memperkirakan penjualan smartphone akan turun dari 1,55 miliar unit pada 2018 menjadi 1,51 miliar pada akhir tahun ini. Penurunan penjualan ini terjadi di sebagian besar wilayah, termasuk Eropa Timur, Asia Pasifik, Amerika Utara, dan Jepang.

Penjualan smartphone di wilayah Eropa Timur, misalnya, diprediksi turun dari 47 juta unit menjadi 45 juta. Penjualan smartphone di Jepang pun diperkirakan mengalami penurunan cukup besar dari 33,9 juta menjadi 31,7 juta.

“Di pasar yang mature, terutama pasar smartphone high-end, mengalami kelebihan suplai dan komiditas, dengan harga jual rata-rata lebih tinggi. Selain itu, tidak ada utilitas atas pengalaman baru bagi pengguna agar melakukan upgrade,” ungkap Gartner dalam laporannya.

Penjualan smartphone akan kembali bangkit pada 2020. Gartner memperkirakan penjualan smartphone global akan tumbuh menjadi 1.560.853 pada tahun depan. Pertumbuhan ini akan didorong oleh ketersediaan jaringan dan ponsel 5G.

(Din/Why)

Spesifikasi Realme 5 Nongol di Geekbench, Pakai Snapdragon 665 dan RAM 4GB

Liputan6.com, Jakarta – Realme diyakini akan merilis smartphone terbarunya, yakni Realme 5, dalam waktu dekat ini. Berbagai bocoran informasi pun mulai marak bermunculan di internet.

Sebelumnya, beredar informasi Realme 5 akan memiliki varian model dengan empat kamera utama hingga penamaan “Pro” menjadi model paling premium.

Bocoran terkini muncul dari layanan benchmark, Geekbench. Dikutip dari laman Geekbench, Kamis (15/8/2019), Realme 5 bakal hadir dengan Snapdragon 665 dengan RAM 4GB.

Ini berarti, smartphone dengan nomor model RMX1911 ini masuk daftar deretan ponsel pintar yang menggunakan Snapdragon 665.

Selain itu, Realme 5 ini akan langsung menggunakan sistem operasi (operating system, OS) Android 9 Pie dengan balutan ColorOS 6.

Sayang, masih belum diketahui dengan pasti kapan smartphone ini hadir secara global. Diketahui, Realme 5 dan Realme 5 Pro ini akan meluncur di India pada 20 Agustus.

2 dari 3 halaman

Perbedaan Realme 5 dan Realme 5 Pro

Realme 3 Pro (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Lebih lanjut, model Pro dikonfirmasi bakal hadir dengan lensa utama berkemampuan 48MP. Sementara versi standarnya hadir dengan empat kamera dengan sensor 16MP.

Informasi, selain Realme 5, deretan smartphone lain yang juga menggunakan chipset Snapdragon 665 meliput Xiaomi Mi A3, dan smartphone baru Oppo dengan nomor model CPH1931.

(Ysl/Isk)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Facebook Rilis Dua Solusi Iklan untuk Film Baru

Liputan6.com, Jakarta – Facebook merilis dua solusi iklan baru di layanannya. Iklan film ini bertujuan untuk membantu studio film meningkatkan penjualan tiket dan mempermudah para pengguna menemukan film yang ingin ditonton.

Dilansir dari Phone Arena, Kamis (15/8/2019), dua solusi iklan baru itu, yakni movie reminder dan movie showtime, telah tersedia untuk semua studio film di Amerika Serikat (AS) dan Inggris.

Bagi konsumen, movie reminder berfungsi untuk mengingatkan waktu penayangan film yang diinginkan. Ketika para pengguna melihat iklan sebuah film di News Feed, mereka bisa mengetuk tombol Interested untuk menerima reminder atau pengingat di notifikasi Facebook ketika sudah tayang di bioskop.

Di notifikasi tersebut, akan tercantum halaman detail film tersebut di Facebook, yang berisi waktu tayang film dan cara membeli tiket.

Movie showtime memiliki fungsi yang hampir sama dengan movie reminder. Ketika para pengguna tertarik dengan sebuah film yang muncul News Feed, pengguna cukup mengetuk tombol Get Showtimes yang tersedia. Lalu pengguna akan diarahkan ke halaman detail film tersebut di Facebook, yang berisi informasi lebih terperinci tentang di mana dan waktu penayangannya.

2 dari 2 halaman

Facebook Depak Ratusan Akun, Halaman dan Grup Mencurigakan dari Tiga Negara Ini

Facebook (JUSTIN SULLIVAN / AFP)

Lebih lanjut, Facebook beberapa waktu lalu menghapus ratusan akun, halaman, dan grup yang terindikasi melakukan aktivitas mencurigakan di Facebook dan Instagram. Mengutip keterangan di halaman Newsroom Facebook, ditemukan dua operasi terpisah; satu berasal dari Uni Emirat Arab dan Mesir; satu lagi dari Arab Saudi.

Dua operasi tersebut tidak terhubung satu sama lain. Namun, keduanya menciptakan jaringan akun untuk mengelabui orang-orang tentang siapa mereka dan apa yang dilakukan.

“Kami terus berupaya mendeteksi dan menghentikan jenis aktivitas ini, karena kami tidak ingin layanan kami digunakan untuk memanipulasi orang,” kata Facebook.

Lebih lanjut disebutkan bahwa penghapusan akun, halaman, dan grup itu dilakukan dengan mengacu pada aktivitas mereka, bukan pada konten yang mereka terbitkan.

Di setiap kasus ini, ujar Facebook, pihak di balik kegiatan ini berkoordinasi satu sama lain dan “menggunakan akun palsu untuk mengelabui orang-orang dan itulah yang menjadi dasar tindakan perusahaan.”

(Din/Why)

Karyawan Huawei Bobol Grup WhatsApp Politikus Afrika

Liputan6.com, Jakarta – Karyawan Huawei yang bekerja di dua negara Afrika, yakni Uganda dan Zambia, dikabarkan telah membantu pemerintah kedua negara tersebut untuk memata-matai lawan politiknya.

Gara-gara hal ini, lawan politik pemerintah di kedua negara berakhir ditangkap oleh pihak berwenang. Demikian menurut laporan The Wall Street Journal.

Sebagaimana dikutip Tekno Liputan6.com dari Business Insider, Kamis (15/8/2019), di Kampala, Uganda, karyawan Huawei dilaporkan telah membantu unit pengawasan siber Uganda untuk masuk ke grup WhatsApp milik Bobi Wine, lawan politik presiden Uganda Yoweri Museveni.

Para karyawan Huawei ini memakai software mata-mata (spyware) besutan perusahaan Israel untuk membobol grup WhatsApp tersebut. Gara-gara obrolan di dalam grup ketahuan isinya, Wine pun ditanggap. Puluhan pendukungnya pun ikut ditangkap.

Sementara itu di Zambia, teknisi Huawei dilaporkan telah membantu pemerintah mengakses ponsel dan page Facebook milik blogger yang menentang rezim Presiden Zambia Edgar Lungu.

Hal tersebut membuat unit pengawasan siber Zambia mampu mengetahui lokasi tersangka dan menangkapnya.

2 dari 3 halaman

Dibenarkan Pejabat Senior

Salah satu toko resmi Huawei di Beijing, China (AP/Mark Schiefelbein)

Bantuan karyawan Huawei di kedua negara untuk memata-matai lawan politiknya dibenarkan oleh pejabat keamanan senior.

Dikatakan juga, karyawan Huawei ini memakai teknologi Huawei dan teknologi lainnya untuk membantu pemerintah Uganda dan Zambia memata-matai dan menangkap lawan politik mereka.

Meski begitu, tidak ada bukti bahwa para karyawan itu membantu memata-matai para politikus atas sepengetahuan pihak Huawei atau pun pemerintah Tiongkok.

Selain itu, tidak ada teknologi ekslusif milik Huawei yang digunakan. Hal ini membuktikan teknologi serupa dari perusahaan manapun dapat digunakan untuk efek yang sama.

3 dari 3 halaman

Huawei Bantah Terlibat

Huawei Mate 20 Pro juga memiliki kemampuan pengisian daya super cepat atau fast charging 40 W

Huawei pun memberi tanggapan atas laporan The Wall Street Journal. Mereka menyangkal, perusahaan maupun karyawannya terlibat hal ini.

Laporan ini datang di saat yang tidak tepat, pasalnya Huawei tengah dalam pengawasan pemerintah AS atas kekhawatiran bahwa teknologi telekomunikasi Huawei dapat dipakai oleh Tiongkok untuk memata-matai AS.

Sebelumnya, pada 2018, Gedung Putih melarang agen dan karyawan federal memakai produk Huawei. Kala itu, pendiri Huawei Ren Zhengfei mengatakan, teknologi perusahaan tidak pernah digunakan untuk memata-matai pihak lain, baik atas nama Tiongkok ataupun perusahaan.

Meski diminta pun, Ren mengatakan, Huawei akan menolak permintaan tersebut.

(Tin/Isk)

OnePlus Bakal Rilis Smartphone 5G untuk Pasar Global Tahun Ini

Liputan6.com, Jakarta – OnePlus dilaporkan akan kembali meramaikan pasar smartphone 5G dunia pada tahun ini. CEO OnePlus, Pete Lau, mengatakan perusahaan akan memproduksi smartphone 5G kedua pada tahun ini.

Dilansir Phone Arena, Kamis (15/8/219), tidak seperti smartphone 5G pertamanya, OnePlus 7 Pro 5G, yang hanya tersedia di beberapa pasar tertentu, produk kedua ini akan kompatibel dengan jaringan 5G di seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat (AS).

Menurut laporan, smartphone tersebut diprediksi menyandang nama OnePlus 7T Pro. Sama seperti OnePlus 7 Pro, varian baru ini diprediksi memiliki kamera selfie pop-up. Kamera ini akan kembali ke posisi awal secara otomatis ketika ponsel akan jatuh.

Smartphone ini kemungkinan besar disokong prosesor Snapdragon 855+, dan memiliki rasio layar ke bodi tinggi. Spesifikasi lainnya belum diketahui.

Sementara itu, sejauh ini belum ada konfirmasi dari OnePlus tentang rincian waktu peluncuran smartphone 5G tersebut.

2 dari 2 halaman

Xiaomi Mi 9 5G Diprediksi Punya Layar QHD

Smartphone Xiaomi Mi 9 ditampilkan dalam pameran saat peluncuran di Beijing, China, Rabu (20/2). Xiaomi resmi memperkenalkan smartphone premium terbarunya, yakni Mi 9. (AP Photo/Andy Wong)

Selain OnePlus, Xiaomi juga dilaporkan akan merilis smartphone 5 dari seri Mi 9. Sejumlah spesifikasi smartphone tersebut pun sudah beredar di ranah internet.

Dilansir GSM Arena, dibandingkan dengan varian standar, Mi 9 varian 5G dilaporkan memiliki ukuran layar lebih besar dengan resolusi QHD. Selain itu, kamera utamanya memiliki optical image stabilizer (OIS) dan kapasitas baterai lebih besar.

Xiaomi Mi 9 pun disebut memiliki teknologi fast charging. Sementara untuk prosesornya, Xiaomi menggunakan Qualcomm Snapdragon 855+. Namun, sejauh ini belum ada informasi tentang waktu peluncuran dan harga jual Mi 9 versi 5G tersebut.

Sebagai perbandingan, Xiaomi Mi 9 standar dirilis pada awal tahun ini. Smartphone tersebut memiliki layar Super AMOLED 6,39 inci dengan resolusi 1.080 x 2.340 piksel dan baterai 3.300 mAh.

(Din/Isk)

Aplikasi Facebook untuk Android Bakal Punya Dark Mode

Liputan6.com, Jakarta – Seiring waktu, semakin banyak aplikasi menghadirkan fitur dark mode dengan tujuan dapat membuat mata tidak terlalu lelah. Salah satu aplikasi yang akan segera mendapatkan dark mode adalah Facebook untuk Android.

Dilansir Phone Arena, Kamis (15/8/2019), ini bukan kali pertama Facebook menghadirkan dark mode untuk layanannya.

Perusahaan pada awal tahun ini juga merilis fitur serupa untuk aplikasi Messenger. Namun, Facebook membutuhkan waktu yang cukup lama menghadirkannya pada aplikasi utama perusahaan.

Pengembangan dark mode untuk aplikasi Facebook sedang berlangsung, tapi peluncuran publik kemungkinan baru beberapa bulan lagi. Bukti keberadaan dark mode ini ditemukan oleh Jane Manchun Wong, yang terkenal dengan berbagai bocoran terkait berbagai fitur Facebook dan Messenger.

“Saya menemukan dark mode yang belum dirilis ini pada aplikasi mobile Facebook untuk Android melalui kode. Ini mengindikasikan Facebook telah mulai mengimplementasikan dark mode yang telah lama ditunggu, pada aplikasi mobile mereka,” tulis Jane.

“Dark mode ini tampaknya masih dalam tahap pengembangan awal. Untuk saat ini, hanya bagian tertentu yang telah dikerjakan untuk mendukung dark mode,” sambungnya.

Sama seperti berbagai fitur baru Facebook, dark mode disebut akan melalui pengujian internal sebelum dirilis kepada para pengguna.

2 dari 2 halaman

Facebook Terancam Kena Denda Lagi, Kenapa?

Facebook (JUSTIN SULLIVAN / AFP)

Lebih lanjut, Facebook beberapa waktu lalu dilaporkan terancam sanksi denda akibat mengumpulkan data biometrik, seperti facial recognition milik para pengguna. Hal ini kemungkinan terjadi karena pengadilan banding San Francisco menolak upaya Facebook untuk membatalkan gugatan class action, yang dilayangkan sebelumnya kepada perusahaan.

Mengutip Reuters, Jumat (9/8/2019), gugatan class action itu dilayangkan oleh sejumlah pengguna Facebook di Illinois, Amerika Serikat. Mereka merasa Facebook telah mengumpulkan data biometrik tanpa persetujuan.

Ditolaknya pembatalan gugatan class action ini, berpotensi membuat Facebook harus membayar denda kerugian hingga miliaran dolar AS. “Data biometrik adalah hal yang sangat sensitif. Jika data ini bocor, bisa sangat berbahaya,” tutur pengacara gugatan class action, Shawn Williams, dalam sebuah wawancara.

Ia menekankan, “Tidak seperti kartu kredit atau nomor jaminan sosial yang bisa diubah, kita tidak bisa mengubah wajah.”

Facebook menyebut pihaknya akan mengajukan banding. “Kami selalu mengungkapkan penggunaan teknologi pengenalan wajah kami, dan orang bisa mengaktifkan atau menonaktifkannya kapan saja,” kata juru bicara Facebook dalam pernyataannya.

Gugatan class action kepada Faceook ini dimulai sejak 2015. Saat itu, pengguna di Illinois menuding Facebook telah melanggar Undang-Undang Privasi Informasi Biometrik di negara bagian tersebut, karena mengumpulkan data biometrik.

(Din/Isk)

Hadir Bulan Depan, Ini Bocoran Spesifikasi iPhone 11

Liputan6.com, Jakarta – Apple akan menguumumkan iPhone 11 pada September 2019. Menjelang kehadirannya, semakin banyak bocoran tentang smartphone tersebut muncul di ranah maya.

Dilansir Phone Arena, Kamis (15/8/2019), seri iPhone 11 sama seperti para pendahulunya, akan debut dengan prosesor generasi baru Apple. Chip tersebut diprediksi memiliki nama A13 Bionic, yang akan dipasangkan dengan RAM 4GB untuk model premium.

Untuk memori internal, seri iPhone 11 akan memiliki opsi yakni 128, 256, dan 512GB. Tiga varian iPhone 11 diprediksi tetap memiliki notch, yang telah dihadirkan Apple sejak 2017.

Dari sisi desain, Apple disebut tidak melakukan banyak perubahan. Perusahaan lebih fokus pada peningkatan pada sisi internal.

Salah satunya untuk teknologi Face ID, yang disebut akan secepat Touch ID generasi kedua. Menurut laporan, sistem pengenalan wajah tersebut dapat bekerja pada jarak lebih dekat dan sudut lebih luas.

Seri iPhone 11 dilaporkan memiliki desain modul kamera segi empat di bagian belakang. Akan ada tiga kamera belakang, dengan salah satunya untuk pengambilan gambar super wide angle.

Menurut sumber, kamera baru tersebut akan menghasilkan foto jauh lebih baik daripada penawaran serupa dari kompetitor.

Apple juga dilaporkan menyuguhkan balutan warna Dark Green selain Space Gray, dan Silver. Warna Gold tetap ada, tapi disebut akan sedikit berbeda daripada yang dimiliki iPhone XS saat ini.

2 dari 3 halaman

iPhone 2021 Punya Face dan Touch ID di Balik Layar

iPhone (AP Photo/Charles Rex Arbogast, File)

Lebih lanjut, Apple belum mengumumkan iPhone 2019 dan 2020, tetapi informasi tentang iPhone 2021 sudah muncul. Analis Ming-Chi Kuo memperkirakan iPhone 2021 akan memiliki dua metode autentifikasi biometrik.

Dilansir GSM Arena, Kuo memprediksi Apple akan menghadirkan fitur Face ID dan Touch ID sekaligus untuk iPhone 2021. Keduanya akan sama-sama diletakkan di balik layar.

Ia pun mengungkapkan, ada sejumlah isu yang perlu diselesaikan Apple, sebelum mengimplementasikan kedua fitur tersebut secara bersamaan.

Beberapa di antaranya persoalan konsumsi daya, ukuran area sensor, dan ketebalan modul. Kuo yakin Apple bisa menyelesaikan semua isu tersebut dalam waktu kurang lebih 18 bulan ke depan.

(Din/Isk)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Facebook Akui Pakai Operator Manusia untuk Transkrip Percakapan di Messengers

Liputan6.com, Jakarta – Persoalan pelanggaran privasi pengguna ternyata belum hilang dari Facebook. Sebab, menurut laporan Bloomberg, Facebook diketahui sengaja menyewa pihak ketiga untuk mengulas dan menulis transkrip percakapan audio yang dilakukan pengguna.

Namun seperti dikutip dari The Verge, Rabu (14/8/2019), Facebook mengaku sudah menghentikan praktik ini sejak beberapa minggu lalu. Media sosial itu juga memastikan suara yang ditranskrip itu dilakukan secara anonim.

Perlu diketahui, praktik ini merupakan bagian dari fitur trankskrip pesan suara ke teks yang ada di aplikasi Messengers sejak 2015. Facebook juga menyebut fitur ini hanya aktif apabila pengguna memang menawarkan akses agar pesan suaranya ditinjau oleh pihak ketiga.

Akan tetapi, laman informasi Facebook menyebut fitur ini tetap aktif, meski hanya satu pihak yang menyetujuinya. Dengan kata lain, percakapan audio yang dilakukan, tetap dapat ditranskrip, terlepas dari pihak mana yang mengirimkannya.

Facebook sendiri menyebut proses transkrip ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan kecerdasan buatan besutannya. Jadi dengan data yang dikumpulkan, mesin kecerdasan buatan untuk fitur voice-to-text dapat semakin pintar.

Sekadar informasi, metode yang dilakukan Facebook  dengan mengumpulkan suara pengguna memang dilakukan sejumlah perusahaan lain. Cara itu biasanya dilakukan untuk meningkatkan kemampuan kecerdasan buatan besutannya. 

Hanya menjadi persoal, Facebook tidak mengungkap proses analisis suara itu melibatkan operator manusia, sehingga rentan adanya kebocoran privasi pengguna. 

2 dari 3 halaman

Apple Tegur Developer Aplikasi yang Rekam Aktivitas Pengguna iPhone

Ilustrasi Facebook (iStockPhoto)

Kasus serupa sebenarnya juga sempat terjadi pada Apple. Namun sedikit berbeda, perusahaan itu yang memperingatkan para developer untuk tidak mengganggu privasi pengguna.

Apple mengatakan kepada para developer aplikasi bahwa mereka akan “ditendang” dari App Store, jika tidak menghilangkan atau mengungkapkan secara tepat kode analisis yang digunakan untuk merekam cara pengguna berinteraksi dengan aplikasi-aplikasi di perangkatnya.

Hal ini disampaikan oleh juru bicara Apple kepada TechCrunch. Juru bicara Apple mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan pemberitahuan tersebut kepada para developer yang tidak mengikuti ketentuan dan pedoman perusahaan.

Apple akan mengambil langkah cepat jika developer tidak juga melakukan perubahan yang diwajibkan, serta aplikasi mereka akan dihapus dari App Store.

“Melindungi privasi pengguna adalah hal penting dalam ekosistem Apple. Review Guidelines App Store kami mengharuskan aplikasi meminta persetujuan pengguna secara eksplisit, dan memberikan indikasi visual yang jelas saat merekam, mencatat, atau membuat catatan aktivitas pengguna,” ungkap juru bicara tersebut.

3 dari 3 halaman

Selain Apple, Ada Google Lakukan Hal Serupa

Ilustrasi Facebook (iStockPhoto)

Langkah Apple ini mengindikasikan cukup banyak developer menggunakan alat analisis pihak ketiga, untuk merekam interaksi pengguna dengan berbagai aplikasi, tanpa sepengetahuan mereka.

Salah satu alat analisis itu adalah Glassbox, yang digunakan oleh developer iOS dan Android.

Namun, Google sejauh ini belum mengambil langkah apa pun untuk melarang aktivitas perekaman layar tersebut.

Alat analisis ini mengancam privasi pengguna, terutama jika dilakukan tanpa sepengetahuan mereka.

Informasi sensitif memang seharusnya disembunyikan, tetapi data pribadi seperti kartu kredit dan nomor passport disebut kemungkinan terlihat selama proses rekaman.

(Dam/Ysl)

Top 3 Tekno: Ulah Hacker Ambil Alih Obrolan di WhatsApp Tuai Perhatian

Liputan6.com, Jakarta – Ada banyak cara yang dilakukan hacker untuk mencari keuntungan dari korbannya. Aplikasi WhatsApp kembali menjadi target utama para hacker untuk membidik calon korban.

Berkaitan dengan hal tersebut, informasi mengenai tiga hal yang dilakukan hacker saat mengambil alih obrolan di WhatsApp menuai perhatian para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Rabu (14/8/2019) kemarin.

Berita lain yang juga menyedot perhatian datang dari ilmuwan yang mencari cara untuk melawan asteroid raksasa yang berpotensi mengancam Bumi.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Ini 3 Hal yang Dilakukan Hacker Saat Ambil Alih Grup WhatsApp

Sebagai salah satu aplikasi pesan singkat terpopuler, WhatsApp masih memiliki celah yang dapat menimbulkan potensi penyebaran misinformasi.

Walaupun WhatsApp menggunakan metode end to end encryption, dalam artian segala pesan yang dikirim oleh pengguna tidak akan bisa diintervensi oleh pihak ketiga.

Celah ini dapat memberikan akses kepada peretas tidak hanya dalam percakapan privat, melainkan juga percakapan yang dalam grup Whatsapp.

Baca selengkapnya di sini

2. Ilmuwan Cari Cara Lawan Asteroid yang Berpotensi Hantam Bumi

Para ilmuwan tengah mencari berbagai cara untuk menghentikan bencana yang disebabkan hantaman asteroid terhadap Bumi.

Meskipun saat ini belum ada potensi bahaya batuan angkasa itu menabrak Bumi, para ilmuwan mendiskusikan sejumlah cara untuk menghindari tabrakan Bumi dengan asteroid.

Penasihat sumber daya luar angkasa Grand Duchy Luksemburg Pete Wordon mengatakan, jika asteoroid cukup besar mengancam Bumi, semua pihak akan mulai bertindak memindahkan mereka.

Baca selengkapnya di sini

2 dari 3 halaman

3. Selamat Hari Pramuka Puncaki Trending Topic di Twitter

Siapa yang nggak tahu kalau hari ini adalah HUT Pramuka 2018? Ya, 14 Agustus adalah hari yang istimewa untuk Pramuka. Selamat Hari Pramuka! (Ilustrasi: Liputan6.com)

Tepat pada hari ini, Rabu (14/8/2019), para Pramuka di Tanah Air memperingati hari jadinya yang ke-58.

Biasanya, pihak sekolah memeriahkan perayaan Hari Pramuka setiap tahunnya dengan melakukan upacara bendera.

Lalu bagaimana dengan warganet? Para pengguna jejaring sosial pun turut meramaikan Hari Pramuka ini dengan berbagai twit di internet.

Baca selengkapnya di sini

(Isk/Ysl)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Ketua ASIOTI: Orang Indonesia Pakai IoT Setiap Hari

Liputan6.com, Jakarta – Di era digital seperti sekarang ini kehidupan masyarakat dimudahkan dengan bantuan teknologi, termasuk Internet of Things atau yang biAsa disebut IoT.

IoT sendiri sudah menjadi bagian dari kehidupan keseharian masyarakat Indonesia.

Hype cycle IoT di dunia sudah melebihi puncak bahkan mulai turun. Sementara di Indonesia, sebenarnya kita baru merambat naik, regulasi baru muncul, kita baru membuat komunitasnya, dan membuat ekosistemnya. Jadi, pokoknya tiada hari tanpa IoT,” ucap Teguh Prasetya, Ketua Umum Asosiasi IoT Indonesia di konferseni IDLoRaCon 2019, Rabu (14/8/2019).

Ia menuturkan, tanpa sadar setiap harinya masyarakat Indonesia menggunakan IoT, salah satunya adalah layanan ojek online.

Layanan ojek online yang mengalami digitalisasi menawarkan kemudahan kepada pengguna dalam mengakses fasilitas publik tersebut.

2 dari 2 halaman

IoT Bukan Barang Mahal

Ketua Umum Asosiasi IoT Indonesia Teguh Prasetya memberikan sambutan dalam Indonesia Long Range Conference (IDLoRaCon) 2019 di Function Hall Studio 6 Emtek City, Jakarta, Rabu (14/8/2019). Perkembangan IoT di Indonesia juga menjadi pembicaraan dalam acara ini. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Menurutnya, IoT bukanlah suatu barang yang mahal, tetapi murah apabila anak muda dapat mengambil andil membuat IoT.

“Membuat perangkat atau platform berbasis IoT hanya dibutuhkan kemampuan dan kemauan,” ucap Teguh menambahkan.

Ia berharap, anak muda mendapatkan pendidikan perihal IoT yang difasilitasi oleh pemerintah sehingga proyeksi 400 juta koneksi IoT terealisasikan dalam waktu lima tahun.

(Keenan Pasha/Isk)

Saat Mati Listrik Massal, Jaringan Operator Mana yang Paling Cepat Pulih?

Liputan6.com, Jakarta – Saat mati listrik melanda Jakarta, Minggu (4/8/2019), ibukota sempat lumpuh. Tak hanya Jakarta–Banten, Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah pun mati listrik massal (blackout).

Kondisi ini bahkan terjadi hingga Senin malam, (5/8/2019). Beberapa daerah masih harus merasakan pemadaman bergilir. Akibatnya, beberapa fasilitas umum tak bisa beroperasi dengan maksimal, termasuk operator seluler.

Namun, efek dari mati listrik pada layanan seluler tidak terbatas pada area yang terkena dampak–Jakarta dan Jawa Barat–tetapi juga menyebar ke seluruh Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Menurut Opensignal, sejumlah pengguna jaringan seluler dipengaruhi oleh pemadaman selama sekitar 12 jam. Sementara pengguna Smartfren, Telkomsel, dan XL hanya mengalami pemadaman jaringan seluler di area-area di mana listrik padam.

Pemadaman listrik memiliki efek knock-on yang hampir secara nasional berdampak pada pengguna Indosat dan Tri.

Layanan 4G di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat mengalami degradasi selama lebih dari 10 jam di kelima operator seluler nasional, sehingga pengguna smartphone harus menunggu daya listrik pulih agar dapat terhubung lagi ke jaringan 4G.

Pengguna Telkomsel dan Indosat harus menunggu paling lama untuk ketersediaan 4G kembali normal (hingga 19 jam di Jawa Barat), sementara pengguna Tri merasakan penurunan yang lebih luas dalam ketersediaan 4G, tetapi layanan 4G milik Tri pulih lebih cepat ketimbang Indosat.

Menurut analisis Opensignal, jaringan 4G Smartfren adalah yang tercepat untuk pulih sepenuhnya. Pengguna Smartfren melihat ketersediaan 4G mereka pulih setelah 11 jam, dan mengalami ketersediaan 4G tertinggi di semua wilayah selama pemadaman.

2 dari 4 halaman

Ketersediaan 4G Turun di Bawah 20 Persen

Ilustrasi Tower BTS (iStockPhoto)

Dalam laporan terbarunya Opensignal menemukan bahwa pengguna smartphone 4G di Jakarta dapat mengakses jaringan 4G setidaknya 87 persen, terlepas dari operator mereka.

Pada 4 Agustus, setelah pemadaman listrik terjadi, pengguna di kelima operator seluler mengalami penurunan ketersediaan 4G. Ketersediaan 4G Indosat dan Tri secara dramatis turun di bawah 20 persen pada jam-jam awal pemadaman.

Sementara pengguna Smartfren, Telkomsel, dan XL mengalami penurunan 4G yang lebih bertahap dan terbatas.

Pengguna Tri di Jakarta mengalami efek terbesar, dengan ketersediaan 4G menurun dari rata-rata 90,4 persen menjadi 12,9 persen pada pukul 13:00, sedangkan pengguna Indosat mengalami dampak yang paling lama, karena operator membutuhkan waktu 14 jam untuk memulihkan jaringan sepenuhnya.

3 dari 4 halaman

Mengapa Smartfren Lebih Cepat Pulih?

Ilustrasi Tower BTS (iStockPhoto)

Pengguna jaringan Telkomsel dan XL memiliki pengalaman yang sangat mirip dengan ketersediaan 4G yang mencapai titik terendah sekitar 50 persen, masing-masing empat dan lima jam setelah pemadaman dimulai.

Pengguna Smartfren terpantau mengalami dampak terkecil dan mampu terhubung ke jaringan 4G setidaknya 73 persen sepanjang pemadaman listrik secara keseluruhan.

Kemungkinan karena jaringan Smartfren lebih fokus pada wilayah geografis yang terbatas daripada operator lain, sehingga berpotensi lebih mudah untuk pulih.

(Isk/Ysl)

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Sony Bakal Umumkan Konsol PlayStation 5 pada Februari 2020

Liputan6.com, Jakarta – Microsoft dan Sony mengonfirmasi saat ini sedang mengembangkan konsol terbaru mereka masing-masing, yakni Project Scarlet–masih kode nama–dan PlayStation 5 (PS5).

Hanya sayang, kedua perusahaan masih belum memberikan informasi tentang nama, harga, dan tanggal peluncuran konsol teranyarnya.

Namun, kabar terkini sepertinya Sony bakal lebih dulu mengungkap konsol penerus PS4 mereka, sebagaimana dilansir BGR via NeoGAF, Kamis (15/8/2019).

Berdasarkan sumber anonim, Sony akan menggelar acara besar yang diberi nama PlayStation Meeting 2020 pada Februari 2020. Pada acara ini, perusahaan asal Jepang itu bakal mengungkap konsol PS5.

Informasi ini berawal dari bocoran email yang dikirim oleh senior marketing manager di PlayStation.

Email itu juga mengatakan, penerbit gim pihak ketiga seperti Activision, Square Enix, Ubisoft, dan EA akan hadir dalam gelaran acara itu untuk memamerkan judul gim yang bakal muncul di PS5.

2 dari 2 halaman

Bakal Umumkan Judul Gim Eksklusif

Sony siap merambah pasar mobile dengan ForwardWorks. (Fortune)

Selain mengungkap konsol baru dan judul gim buatan pihak ketiga, acara ini juga bakal fokus untuk memperkenalkan gim eksklusif yang akan datang, seperti The Last of Us Part II dan Ghost of Tsushima.

Sumber tersebut juga mengklaim, perusahaan dan pengembang sudah melakukan beragam tes pada prototipe PlayStation VR2 yang dijadwalkan meluncur pada 2021.

(Ysl/Isk)

3 Fitur Baru WhatsApp yang Tiru Aplikasi Lain

Liputan6.com, Jakarta – Belakangan ini WhatsApp kian gencar memperbarui fitur-fiturnya, mulai dari foto hingga unggahan video.

Fitur-fitur baru yang akan muncul ternyata mirip dengan fitur di aplikasi pesan instan lain, seperti yang diadopsi Line dan bahkan BBM.

Berikut fitur-fitur baru WhatsApp yang akan segera meluncur dan mirip dengan fitur di aplikasi lain.

1. Tambah Kontak dengan Pemindai QR Code

WhatsApp akan memberikan kemudahan bagi penggunanya. Nantinya pengguna bisa menambah kontak pengguna lain hanya dengan memindai (scan) QR Code.

Jadi, setiap pengguna akan memiliki QR Code dan otomatis bisa menambah kontak WhatsApp.

Fitur di WhatsApp ini ternyata mirip dengan aplikasi pesan instan Line dan BBM.

Aplikasi ini bisa menambah teman dengan menggunakan nomor, id pengguna (nama) atau hanya dengan memindai QR Code yang tersedia.

2 dari 4 halaman

2. Fitur Boomerang

Instagram Boomerang 3

Fitur boomerang sudah tidak asing lagi bagi pengguna media sosial. WhatsApp juga tidak akan ketinggalan dengan fitur favorit masyarakat dunia ini.

Fitur Boomerang ini tengah dalam tahap pengembangan dan baru akan tersedia untuk pengguna WhatsApp yang memakai iPhone.

Fitur boomerang ternyata digunakan oleh Instagram dan Facebook. Boomerang mulanya dirancang untuk bersaing dengan layanan berbagi video milik Twitter, Vine.

Vine menawarkan segmen video pengulangan selama 6 detik.

3 dari 4 halaman

3. Membagi WhatsApp Status ke Aplikasi Lain

WhatsApp (AP Photo/Patrick Sison, File)

WhatsApp juga akan mengembangkan status pengguna agar bisa dibagikan ke aplikasi lain. Status WhatsApp atau dikenal WhatsApp story bakal bisa dibagikan ke aplikasi lain.

Sepertinya WhatsApp story ini tidak bisa dibagikan ke Facebook dan Instagram, karena aplikasi-aplikasi tersebut masih terbilang ‘satu atap’.

Membagikan status seperti ini mirip dengan fitur Instagram. Pengguna yang membuat story atau status di Instagram bisa membagikan statusnya ke story Facebook miliknya.

Reporter: Fellyanda Suci Agiesta

Sumber: Merdeka.com

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

5 Fitur Canggih yang Diharapkan Hadir di iPhone 11

Liputan6.com, Jakarta – Para Apple Fanboy (pecinta perangkat Apple) dan pecinta gadget dunia bersiap untuk menunggu hadirnya iPhone 11. Biasanya, Apple kerap memperkenalkan iPhone terbaru pada September.

Tahun ini, iPhone akan menjajaki generasi kesebelasnya. Namun jauh sebelum pengumuman, sudah banyak sekali bocoran yang muncul di internet untuk iPhone 11. Salah satunya triple camera.

Dengan adanya jumlah kamera yang lebih banyak dengan sensor terbaik di iPhone 11, kemungkinan besar akan yang disukai pengguna.

Nah, berikut ini deretan fitur yang diharapkan ada di iPhone 11, sebagaimana dilansir Business Insider dari Merdeka.com, Kamis (15/8/2019).

1. Kabel Lightning to USB-C

Karena beberapa laptop terbaru, termasuk laptop milik Apple MacBook Pro, kini telah menggunakan port USB-C, akan sangat menyusahkan jika Apple tak memberi kabel data untuk terkoneksi ke laptop.

Pembelian iPhone sendiri selalu menyertakan kabel Lightning to USB. Permasalahannya hanyalah saat ini USB standar sudah mulai ditinggalkan untuk laptop jenis baru. Tentu jika kabel Lightning USB-C disertakan, antisipasi masa depan pun USB-C pun akan lebih siap.

2 dari 5 halaman

2. Sensor Sidik Jari di Bawah Layar

Tampilan render iPhone 11. (Doc: Hasan Kaymak)

Pemindai wajah 3D Face ID yang telah diperkenalkan sejak iPhone X dua tahun lalu, adalah fitur yang canggih. Meski demikian, masih banyak yang lebih menyukai adanya sensor sidik jari untuk mengakses biometrikasi ponsel mereka.

Nah, saat ini konsep sensor sidik jari bawah layar telah familiar di banyak smartphone dengan berbagai kelas. Apple tentu diharapkan menyematkan fitur tersebut di iPhone 11 nantinya, dan tak hanya bergantung pada Face ID saja.

3. Layar OLED di Semua Varian

iPhone X lahir di 2017 lalu dengan menjadi iPhone petama yang menggunakan layar OLED. OLED sendiri adalah teknologi layar yang tiap pikselnya memproduksi cahaya sendiri, tak seperti LCD yang harus diberi cahaya dari belakang.

Secara keseluruhan, OLED mampu memproduksi warna hitam yang lebih dalam, serta kontras yang jauh lebih baik ketimbang LCD. Terlebih lagi, karena pikselnya bisa menghasilkan cahaya sendiri, warna hitam tak akan menghasilkan cahaya sehingga jauh lebih hemat daya.

Diharapkan, semua varian iPhone 11 akan mengusung OLED, meski di varian termurahnya. Meski jadi salah satu ponsel dengan baterai terawet, varian termurah iPhone tahun lalu yakni iPhone XR masih menggunakan LCD.

3 dari 5 halaman

4. Fast Charging

Penampakan iPhone 11. Dok: 9to5mac.com

Banyak sekali smartphone yang menawarkan fast charging atau pengecasan cepat secara default. Bahkan fitur premium semacam ini sudah mulai bisa ditemui di smartphone harga 3 jutaan.

Sementara untuk iPhone, kita harus membeli charger 18W Apple secara terpisah dengan harga ratusan ribu. Dengan charger ini, kita bisa mengisi daya 50 persen penuh dalam 30 menit.

Diharapkan, fitur fast charging ini akan ada secara default tanpa membeli aksesoris lagi, serta waktu pengecasan daya yang lebih singkat.

4 dari 5 halaman

5. Kamera Dengan Kemampuan Low-Light

Penampakan iPhone 11. Dok: bgr.com

Tak bisa dimungkiri, kamera iPhone adalah salah satu yang terbaik. Dynamic range dan juga detil yang baik adalah salah satu andalannya. Namun hal ini tak sepenuhnya berlaku untuk fotografi dengan cahaya redup.

Pasalnya, noise masih bisa ditemukan di sana-sini. Soal low-light, rasanya lini Google Pixel masih jadi juaranya.

Apple pun masih sangat bisa memperbaiki hal ini lewat algoritma yang lebih baik di software kameranya dan juga memberi bukaan yang lebih lebar di salah satu sensor kameranya.

Reporter: Indra Cahya

Sumber: Merdeka.com

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

3 Rahasia Besar Luar Angkasa yang Berhasil Dipecahkan NASA

Liputan6.com, Jakarta – Rahasia besar di luar angkasa satu per satu mulai terpecahkan. Banyak cara yang dilakukan Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) untuk membongkar misteri di galaksi,

Para peneliti NASA melakukan sejumlah cara demi mencari tahu rahasia besar antariksa, seperti mengirim mesin penjelajah untuk memonitor kondisi di luar angkasa.

Hasilnya, para peneliti menemukan banyak temuan mengejutkan yang mungkin bisa mempengaruhi hidup manusia.

Nah, berikut temuan NASA dari hasil penelitiannya di luar angkasa hingga 10 tahun.

1. Lubang Hitam Raksasa

Chandra X-ray Observatory milik NASA temukan lubang raksasa hitam yang tersembunyi di balik awan gas padat. Lubang hitam ini berukuran supermasif dan lebih besar daripada Matahari. Lubang hitam ini tumbuh dengan cara menarik material dari cakram materi di sekitarnya.

Pertumbuhan yang cepat itu menghasilkan sejumlah radiasi (quasar) di wilayah sekitar lubang hitam.

“Sangat menantang bisa menemukan quasar dalam fase berjubah ini karena begitu banyak radiasi yang diserap dan tidak dapat dideteksi,” kata Fabio Vito, CAS-CONICYT Fellow di Pontificia Universidad Catlica de Chile, di Santiago, Chili.

Temuan baru itu muncul dari pengamatan sebuah quasar yang disebut PSO167-13, yang pertama kali ditemukan oleh Pan-STARRS, sebuah teleskop cahaya-optik di Hawaii.

Pengamatan juga dilakukan dengan mendeteksi sekitar 200 quasar lain di antariksa.

2 dari 4 halaman

2. Mikroba yang Hidup di Mars

Ilustrasi bakteri luar angkasa. (Foto: Mirror)

NASA juga menemukan temuan baru di Planet Mars. Mesin penjelajah NASA, Curiosity, menemukan bahwa Mars punya kondisi yang mendukung bagi kehidupan mikroba di masa lalu.

Dikutip dari MARS.NASA.GOV, Curiosity sudah mengebor sampel ke-22 dari permukaan Mars. Peneliti Mars menyebut kawasan ini sebagai “unit bantalan tanah” di sisi Gunung Sharp, di dalam Kawah Gale.

Hasil dari pengeboran sampel itu, peneliti NASA menemukan miliaran tahun lalu ada aliran dan danau di dalam kawah. Air berubah menjadi endapan yang tersimpan di dalam danau, menjadikan banyak mineral tanah liat di wilayah tersebut.

Sinyal tanah liat itu pertama kali terdeteksi dari luar angkasa oleh Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) NASA beberapa tahun sebelum Curiosity diluncurkan.

“Daerah ini adalah salah satu alasan kami datang ke Kawah Gale,” kata Kristen Bennett dari Survei Geologi AS, salah satu co-lead untuk kampanye unit tanah liat Curiosity.

“Kami telah mempelajari gambar pengorbit area ini selama 10 tahun, dan kami akhirnya dapat melihat dari dekat,” tambahnya.

3 dari 4 halaman

3. Temukan Planet Baru

Berbicara alam semesta, tidak akan ada habisnya. Seperti baru-baru ini ditemukan sebuah planet baru di tata surya kita.

Januari 2019, NASA pernah menemukan tiga planet baru di luar tata surya. Dari ketiga planet itu, salah satunya diberi nama HD 21749b. Kali ini NASA kembali menemukan planet baru yang masih bagian dari sistem tata surya TOI-270.

Ketiga planet ini berjarak 73 tahun cahaya dari Bumi dan planet yang paling dekat serta salah satu yang terkecil.

Planet misterius ini ditemukan melalui penelitian menggunakan NASA Exoplanet Survey Satellite (TESS). Satelit ini dikirim ke luar angkasa tahun 2018 lalu.

TOI-270 menjadi planet yang mirip dengan Bumi. Bahkan ukuranya mirip Bumi dan Mars. Sedangkan dua planet lainnya mirip dengan Saturnus dan Jupiter.

Reporter: Fellyanda Suci Agiesta

Sumber: Merdeka.com

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

SMARTernak, Perangkat IoT yang Bisa Pantau Perkembangan Hewan Ternak

Liputan6.com, Jakarta – Peternak seringkali mendapatkan beberapa masalah ketika mengurus hewan-hewan ternaknya, termasuk sapi.

Informasi-informasi mengenai hewan ternak seperti jarak, kesehatan, dan tingkah laku mereka cukup rumit untuk didapatkan.

Perusahaan teknologi berbasis IoT (Internet of Things), DycodeX, menciptakan sebuah perangkat bernama SMARTernak untuk membantu peternak mengurus hewan ternaknya.

Sukriansyah, Hardware Designer DycodeX memaparkan, SMARTernak memiliki bentuk seperti kalung berukuran 79x79x11mm yang bisa dipasang di leher hewan ternak.

“Bentuknya yang seperti kalung dan bisa dikenakan di leher hewan ternak, tidak akan menganggu pergerakan maupun mental dari hewan ternak itu sendiri,” ujarnya di Indonesia Long Range Conference (IDLoRaCon) 2019 yang digelar di Function Hall Studio 6 Emtek City, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Ia menuturkan, peternak bahkan tidak perlu repot untuk mengisi ulang baterai, karena menggunakan baterai dengan daya isi ulang tenaga surya.

“Selain itu, baterainya juga dapat mengisi daya kembali dengan menggunakan suhu panas tubuh hewan ternak,” ucap Sukriansyah menambahkan.

2 dari 2 halaman

Cara Kerja SMARTernak

Tampilan aplikasi mobile SMARTernak. Liputan6.com/Keenan Pasha

Di dalam SMARTernak terdapat sebuah tracker yang mengumpulkan data-data dari hewan ternak.

Dengan menggunakan teknologi LoRa/LoRaWAN, alat ini dapat mengumpulkan data dari jarak sampai dengan lima kilometer.

Data-data tersebut akan terkumpul di cloud dan divisualisasikan melalui situs web dan aplikasi smartphone.

Beberapa data yang bisa dikumpulkan SMARTernak antara lain kesehatan, tingkah laku, berat badan, suhu tubuh, dan suhu ruangan.

Tidak hanya data mengenai kesehatan hewan ternak, alat ini juga dapat membantu peternak mengetahui posisi hewan ternaknya dan menciptakan pagar virtual.

Dalam hal ini pagar virtual yang dimaksud adalah apabila hewan ternak sudah pergi melebihi batas yang ditentukan, maka peternak akan mendapatkan semacam notifikasi.

(Keenan Pasha/Isk)

Liveen Gandeng Coinone Jajaki Pasar Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Proyek Blockchain dari Korea Selatan, Liveen Foundation, menggandeng Coinone Indonesia sebagai bagian dari mitra strategi untuk memasuki pasar Tanah Air.

Melalui kerja sama ini, Liveen ingin memperkenalkan penerapan teknologi blockchain secara nyata untuk masyarakat Indonesia.

Pengembang projek Liveen, Liveen Foundation, adalah bagian dari Finotek Group. Finotek adalah perusahaan financial technology (fintech) yang selama sepuluh tahun terakhir menyediakan berbagai solusi untuk pemerintah, bank, perusahaan asuransi, hingga perusahaan kartu kredit.

Terjun ke bidang blockchain melalui Liveen Foundation, perusahaan ini membentuk aplikasi Liveen sebagai platform data jejaring sosial berbasis blockchain yang menyediakan informasi mengenai lokasi terkini pengguna dan memberikan kompensasi dalam bentuk token Veen sebagai value-nya.

“Salah satu langkah penting yang kami ambil untuk memasuki pasar Indonesia adalah dengan melakukan listing token Veen di exchange yang bisa kami jadikan sebagai mitra strategis tepat, yaitu Coinone Indonesia,” kata Henry Kim, Direktur Liveen Foundation melalui keterangannya, Rabu (14/8/2019).

Sementara, Sheila Suekto selaku Head of Business Strategy Coinone Indonesia, menuturkan pihaknya selalu mendukung berbagai penerapan teknologi blockchain yang memiliki potensi dan juga membantu adopsi massal teknologi blockchain di Indonesia.

“Hal itu pula yang mendasari kami untuk me-listing token Veen pada platform kami. Untuk lebih mempermudah adopsi Liveen di Indonesia, kami juga menyelenggarakan berbagai event bersama Liveen,” ujarnya menambahkan.

2 dari 2 halaman

Apakah Data Pengguna Aman?

Liveen Gandeng Coinone Jajaki Pasar Indonesia

Melalui aplikasi Liveen, pengguna juga bisa mendapatkan kompensasi lebih banyak jika mem-posting kegiatan mereka di lokasi tersebut. Data pengguna tersimpan otomatis secara periodik dalam sistem dan dianalisis oleh Liveen.

Liveen memberikan hak kepada pengguna atas data yang digunakan dan memberikan value yang lebih besar melalui analisis data yang dikumpulkan, serta berkomitmen untuk tidak mentransfer atau menunjukkan data pribadi pengguna secara bebas.

Aplikasi ini juga memfasilitasi pengguna untuk dapat menggunakan token Veen yang didapatkan melalui ekosistem yang dibentuk.

Pengguna dapat menggunakan token itu sebagai donasi, menukarkannya dengan mata uang konvensional di exchange, membeli berbagai konten, menukarnya dengan poin layanan, dan milis dengan mitra terafiliasi.

(Isk/Ysl)

Oppo Gaet Tiga Seniman Indonesia untuk Desain Oppo Reno 10x Zoom Limited Edition

Liputan6.com, Jakarta Oppo Indonesia berkolaborasi dengan 3 seniman Indonesia membuat sebuah pameran yang bertajuk Renoscape di Plaza Indonesia, Jakarta. Pameran tersebut digelar dari tanggal 31 Juli – 31 Agustus 2019 dan menjadi wadah bertemunya teknologi dengan seni.

Dalam pameran itu, Oppo mengajak 3 seniman Indonesia, seperti Darbotz, Arkiv Vilmansa, dan Ronald Apriyan untuk menampilkan karya-karya kreatif yang dipadu oleh teknologi dari Oppo. Mulai dari karpet, kaos, agenda, sampai lukisan bisa dinikmati pada pameran itu.

Arkiv Vilmansa mengatakan berkolaborasi dengan Oppo merupakan tantangan terbesar dalam kariernya sebagai seniman. Pasalnya, seni dan teknologi merupakan 2 hal yang berbeda. Tetapi, mempunyai nilai yang sama dan selalu berinovasi.

“Kolaborasi ini merupakan pertama kali dalam karier. Dan ini menjadi tantangan bagi saya tentunya. kolaborasi ini bisa dilihat dalam Oppo Reno 10x Zoom Limited Edition tampak belakangnya merupakan karya saya,” ujar Arkiv Vilmansa, Rabu (14/8/2019).

Oppo mengajak 3 seniman Indonesia, seperti Darbotz, Arkiv Vilmansa, dan Ronald Apriyan untuk menampilkan karya-karya kreatif yang dipadu oleh teknologi.

Mengenai karyanya, Arkiv melanjutkan bahwa karakter Mickiv bisa diliaht dalam balutan Oppo Reno 10x Zoom Limited Edition. Selain itu, seni yang dipamerkan, jika menggunakan Oppo 10x Zoom, karya Mickiv bisa terlihat lebih detail dan bertekstur.

“Selain bisa melihat lebih detail menggunakan Oppo Reno 10x zoom pada karya saya, Smartphone itu bisa menjadi wadah bagi saya untuk mendapatkan inpirasi. Sebagai contoh, ide itu bisa datang kapan saja dan dimana saja, maka dari itu dengan menggunakan ponsel ini saya bisa mencatat idea tau memfoto objek untuk menjadi bahan ide karya-karya saya,” imbuh Arkiv Vilmansa.

Oppo mengajak 3 seniman Indonesia, seperti Darbotz, Arkiv Vilmansa, dan Ronald Apriyan untuk menampilkan karya-karya kreatif yang dipadu oleh teknologi.

Sama halnya, Ronald Apriyan. Pelukis asal Yogyakarta ini bisa menyalurkan kebebasan ekspresinya melalui smartphone Reno 10x Zoom Limited edition. Ia beranggapan, bahwa saat ini seniman tak hanya berkarya melalui canvas, kertas atau patung saja. Kini, bisa juga melalui smartphone.

“Ini merupakan kolaborasi dan hal baru bagi saya sebagai seniman. Dalam pameran ini saya ingin menunjukan inpirasi mengenai suatu hari akan manusia akan menjelajah planet-planet. Dan tak menutup kemungkinan nantinya kita bisa menikmati nasi pada di luar angkasa,” tutur Ronald.

Oppo Reno 10x Zoom Limited Edition

Kolaborasi antara Oppo dan ketiga seniman itu terwujud dalam balutan desain Oppo Reno 10x Zoom limited edition. Dalam ponsel itu hanya tersedia 30 unit untuk masing-masing desain dari para seniman.

aplikasi Augmented Reality (AR) yang dibuat khusus untuk OPPO Reno 10x Zoom Limited Edition, setiap seri seniman itu memiliki aplikasi masing-masing

Uniknya, dalam edisi terbatas itu, Oppo memberikan sebuah aplikasi Augmented Reality (AR) yang dibuat khusus untuk OPPO Reno 10x Zoom Limited Edition, setiap seri seniman itu memiliki aplikasi masing-masing. Jadi, saat aplikasi itu aktif, objek dari para seniman itu akan hidup dan muncul dalam layar ponsel edisi terbatas itu.

Dalam pembuatan Oppo Reno 10x Zoom limited Edition itu, Oppo memastikan karya para seniman itu tampil sempurna. Masing-masing karya diukir dari dalam bagian penampang belakang dengan suhu yang diatur. Hasilnya, detail karya tersebut bisa terlihat dengan sempurna. Proses itu memakan waktu selama satu bulan.

Penggalangan dana

Dalam rangkaian acara Renoscape, Oppo melakukan lelang tiga unit Oppo Reno 10x Zoom Signature Edition dan tiga unit limited edition hasil kolaborasi bersama tiga seniman. Hasilnya, lelang itu mengumpulkan Rp 1 Miliar yang akan digunakan untuk membantu dan pengembangkan pendidikan dan pengelolaan museum di Jakarta.

Untuk donasi, Oppo bekerjasama dengan Maria Lukito Foundation dan Yayasan Mitra Museum Jakarta. Pengalangan dana itu dilaksanakan pada 13 Agustus 2019 di The Plaza.

Aryo Meidianto mengatakan pengalangan dana itu berkolaborasi dengan Oppo Reno Signature Edition dengan artwork masing-masing seniman

Mengenai hal itu, PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto mengatakan pengalangan dana itu berkolaborasi dengan Oppo Reno Signature Edition dengan artwork masing-masing seniman. Harganya dimulai dari Rp 30 juta.

“Karya Darbotz bernilai Rp 45 juta saat pengalanggan dana, dan karya Ronald mencapai Rp 75 juta. Dengan jumlah itu, Oppo juga menyumbang dengan total angka yang sama. Jadi pada pengalangan dana itu mendapatkan Rp 1 Miliar,” imbuh Aryo.

Bicara Oppo Reno Limited Edition, lanjut Aryo ponsel itu dibanderol Rp 12.99 Juta yang bisa dibeli pada pameran Renoscape.

(*)

Spotify for Podcasters Resmi Hadir, Ini Fitur Lengkapnya

Liputan6.com, Jakarta – Spotify akhirnya merilis layanan untuk para podcaster. Layanan ini telah mengakhiri masa beta, sehingga para podcaster bisa lebih mengoptimalkan kontennya.

Dilansir Phone Arena, Rabu (14/8/2019), [Spotify]( 4008575 “”) menggambarkan layanan ini sebagai dashboard analisis dan discovery.

Spotify for Podcasters dapat digunakan oleh pembuat konten untuk melacak berbagai hal, seperti rata-rata waktu listening dan total pendengar konten podcast mereka.

Singkatnya, para pembuat konten bisa mendapatkan lebih banyak informasi tentang pendengar konten podcast mereka. Selain itu, mereka juga bisa mengembangkan kontennya berdasarkan data yang diterima.

Selain data demografis dan insight terkait pendengar, posdcaster juga akan menerima berbagai informasi lain termasuk jenis kelamin, selera musik, data negara, serta pola listening para pendengarnya.

Kehadiran dashboard ini diharapkan bisa memperdalam keterlibatan para konsumennya, serta membantu podcaster menumbuhkan audiens dan karir mereka.

Spotify for Podcasters sudah tersedia untuk semua pembuat konten secara gratis mulai hari ini.

2 dari 2 halaman

Spotify Optimalkan Iklan Berdasarkan Podcast

Spotify dikabarkan makin dekat bawa layanannya ke Indonesia (sumber: spotify.com)

Lebih lanjut, para pengiklan di Spotify kini dapat menargetkan pendengar podcast untuk layanan non-premium. Aturan baru ini berbeda dari sebelumnya, yakni hanya menargetkan pengguna non-premium berdasarkan lagu yang didengar, baik berdasarkan genre atau playlist.

Melalui cara ini, pengiklan disebut dapat menargetkan pelanggan dengan lebih spesifik. Dikutip dari The Verge, cara ini sekaligus menjadi upaya Spotify mulai memperkuat kehadiran iklan di layanan podcast, selain di layanan musik dan video.

“Kami bercita-cita mengembangkan solusi iklan yang lebih kuat untuk podcast, sekaligus melapisi targeted ad yang berjalan bersama konten lain,” tutur juru bicara Spotify.

Meski hadir berdasarkan kebiasaaan pengguna mendengar podcast, iklan tersebut tidak muncul saat siaran berlangsung. Kemunculannya hanya saat pergantian konten podcast ketika pengguna sedang mendengarkan.

(Din/Isk)

Realme Siapkan UI Anyar, Bakal Gantikan ColorOS

Liputan6.com, Jakarta – Realme dilaporkan tengah menyiapkan user interface (UI, tampilan antarmuka) anyar untuk smartphone besutannya. Rencana itu diungkap oleh CEO Realme India, Madhav Sheth, beberapa waktu lalu.

Dikutip dari GSM Arena, Rabu (14/8/2019), kehadiran UI anyar disebut dapat menggantikan ColorOS yang saat ini digunakan smartphone Realme. Untuk diketahui, ColorOS sendiri merupakan UI besutan Oppo.

Keputusan untuk menggarap UI sendiri disebut merupakan upaya Realme menjawab kebutuhan pengguna. Sebab, tampilan antarmuka yang ada saat ini dianggap belum dapat menyediakan fitur yang diinginkan pengguna.

Sayang, Sheth tidak banyak memberikan informasi mengenai kehadiran UI anyar ini. Namun, sejumlah analis memprediksi Realme akan memperkenalkan UI tersebut pada akhir tahun atau awal tahun depan.

Meski belum dikonfirmasi, UI ini disebut-sebut akan berbasis Android Q. Mengingat belum ada informasi resmi, belum dapat dipastikan apakah UI ini akan tersedia pula untuk smartphone Realme yang sudah ada sekarang.

Sekadar informasi, spekulasi mengenai UI anyar Realme ini juga kian menguat setelah perusahaan mengumumkan adanya Project X.

Dalam program tersebut, Realme menunjuk sejumlah beta testers untuk menjajal versi UI terbaru yang masih misterius.

2 dari 3 halaman

Realme 5, Smartphone Empat Kamera dengan Sensor 64MP

Hasil jepretan lensa kamera 64MP milik Samsung (Foto: Phone Arena)

Di samping bakal menghadirkan UI anyar, Realme bakal mengumumkan smartphone terbarunya yang didukung dengan lensa kamera 64MP pada 15 Agustus mendatang.

Uniknya, smartphone tersebut bakal memiliki empat kamera. Meskipun belum rilis, sudah ada sejumlah spekulasi tentang penamaan smartphone berkamera 64MP ini.

Perangkat tersebut kemungkinan bakal memiliki nama Realme 5. Hal ini berdasarkan sejumlah bukti yang terkumpul melalui internet.

Salah satunya adalah CEO Realme Madhav Sheth yang mengubah nama Twitter-nya menjadi Madhav ‘5’ Quad.

Bukti ini bisa jadi cukup bisa dipercaya. Pasalnya, seperti dikutip dari Gizmochina, Kamis (8/8/2019), terakhir kalinya Realme hendak merilis smartphone Realme X, Madhav Sheth mengubah namanya menjadi Madhav X.

3 dari 3 halaman

Pilihan Terbaik di Rentang Harga Smartphone Sekelasnya

Realme X (Foto: Andina Librianty/Liputan6.com)

Sekadar informasi, Realme 5 (atau mungkin bernama Realme 5 Pro) bakal debut pada 15 Agustus di Tiongkok.

Selain memiliki empat kamera–yang salah satunya memiliki sensor 64MP–ada sejumlah hal yang telah diketahui dari perangkat ini.

Diungkapkan di Twitter oleh sang CEO Madhav Sheth, kamera Realme 5 akan lebih baik dari kualitas kamera milik Redmi K20 Pro, flagship smartphone terbaru milik Redmi.

Tak hanya itu, dalam cuitannya di Twitter, Madhav juga mengatakan, smartphone yang akan dirilis ini akan menjadi “pilihan paling praktis di rentang harga smartphone sekelasnya.”

(Dam/Ysl)

Petisi Tolak Pengawasan Netflix Cs Diserahkan ke KPI

Liputan6.com, Jakarta – Penggagas petisi #KPIJanganUrusinNetflix, Dara Nasution, dan koalisi masyarakat sipil pada hari ini, Rabu (14/8/2019), mengunjungi Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Mereka juga menyerahkan langsung suara masyarakat yang digalang melalui situs Change.org untuk menolak rencana KPI soal pengawasan YouTube, Facebook, dan Neflix.

Petisi tersebut sudah didukung 70 ribu orang dalam waktu empat hari. Saat artikel ini ditulis, sudah lebih dari 77 ribu orang menandatangani petisi tersebut.

Adapun Dara menilai, KPI seharusnya menunjukkan keberhasilan menjaga karakter bangsa di televisi nasional, sebelum mengawasi yang lainnya.

“KPI hanya diberi mandat untuk mengawasi lembaga penyiaran yang menggunakan frekuensi publik, yaitu televisi dan radio. Maka, rencana mengawasi [Netflix]( 4035223 “”), YouTube, Facebook, dan sejenisnya, jelas berada di luar kewenangan KPI,” jelas Dara dalam keterangan resminya, Rabu (14/8/2019).

Dara menekankan, media digital sudah memiliki fitur pengawasan sendiri, berbeda dengan televisi. Oleh sebab itu, ia menilai KPI tak perlu melakukannya.

“Netflix dan YouTube yang dikhawatirkan KPI akan merusak masyarakat, sudah memiliki fitur parental control dan klasifikasi konten berdasarkan umur. Pemerintah hanya perlu mengajak semua platform mengedukasi orangtua agar ikut terlibat dalam mengaktifkan conten restriction ini,” jelasnya.

Langkah ini penting dilakukan, kata Dara, agar tidak membunuh kreativitas konten. Selain itu, juga sekaligus mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam proses self-filtering.

“KPI justru harus fokus pada media televisi yang tidak memiliki teknologi age-restriction, semua orang di rumah bisa menonton acara TV apapun,” sambungnya.

2 dari 4 halaman

4 Alasan Penolakan

Netflix diberbagai perangkat. (Liputan6.com/ Agustinus Mario Damar)

Dara menjelaskan empat alasan penolakan rencana KPI untuk mengawasi media digital tersebut. Pertama, wewenang KPI hanyalah sebatas mengatur penyiaran televisi dan dalam jangkauan spektrum frekuensi radio, bukan pada wilayah konten dan media digital.

Alasan kedua, ungkap Dara, KPI dinilai tidak memiliki kewenangan melakukan sensor terhadap sebuah tayangan dan melarangnya. Alasan ketiga, Netflix dan YouTube telah menjadi alternatif tontonan masyarakat karena kinerja KPI yang dinilai buruk dalam mengawasi tayangan telvisi.

Alasan terakhir, masyarakat membayar untuk mengakses Netlix. “Artinya, Netflix adalah barang konsumsi yang bebas digunakan oleh konsumen yang membayar,” tutur Dara.

3 dari 4 halaman

Dinilai Bermasalah

Komisi Penyiaran Indonesia mengklarifikasi terkait berita yang muncul pada link berikut: Film Dragon Ball

Ditambahkan Direktur Remotivi, Yovantra Arief, keinginan KPI untuk melebarkan definisi penyiaran hingga mencakup wilayah digital, juga bermasalah.

Hal ini karena timpang tindih dengan UU ITE, yang juga memiliki aturan soal konten dan sudah ditangani oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komkominfo).

Yovantra juga menilai, kinerja KPI dalam pengawasan konten penyiaran selama ini, lemah dan sangat populis. KPI dinilai melakukan aksi tergantung pada seberapa viral suatu isu.

Di sisi lain, pengawasan terhadap berbagai hal yang diamanatkan UU Penyiaran tapi tidak populis, seperti pemantauan kuota iklan dan tayangan dari luar negeri, tidak transparan.

“Jika KPI mengawasi OTT, maka KPI berpotensi menjadi alat untuk membungkam ekspresi kelompok marginal, dan tidak mempedulikan isu-isu lain yang krusial bagi demokratisasi media digital, sepert net neutrality, hak atas privasi, atau echo chamber,” jelasnya.

(Din/Isk)

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Xiaomi Siapkan Kejutan Baru untuk Redmi K20 Pro

Liputan6.com, Jakarta – Xiaomi melalui sub-brand-nya, Redmi, dilaporkan tengah menyiapkan kejutan dalam waktu dekat. Kali ini, kejutan tersebut berhubungan dengan seri Redmi K20 Pro yang beberapa waktu lalu dperkenalkan.

Dilansir GSM Arena, Rabu (14/8/2019), ada kemungkinan Xiaomi memiliki rencana untuk menghadirkan varian anyar Redmi K20 Pro. Informasi ini diketahui dari teaser yang diunggah di Twitter beberapa waktu lalu.

Dalam unggahan itu disebut Xiaomi akan mengumumkan sesuatu yang baru untuk lini Redmi K20 Pro. Pengumuman itu sendiri direncanakan akan dilakukan pada 16 Agustus 2019.

Tidak banyak informasi yang diungkap dalam unggahan tersebut. Namun dari gambar itu diketahui Redmi K20 Pro akan berkolaborasi dengan ONE Championship, media olahraga yang khusus membahas martial arts dan berbasis di Singapura.

Meski belum ada informasi resmi, berdasarkan rumor yang beredar, ada kemungkinan Redmi berencana merilis varin anyar Redmi K20. Menurut perkiraan, varian anyar ini akan memiliki RAM 12GB.

Sebelumnya, memang sempat diketahui bahwa ada versi Redmi K20 Pro yang memiliki RAM 12GB dan sudah disertifikasi otoritas Tiongkok, TENAA. Karenanya, menarik untuk menunggu pengumuman resmi dari Redmi yang akan dilakukan sebentar lagi.

2 dari 3 halaman

Spesifikasi Lengkap Redmi K20 Pro, Seri Flagship dengan Snapdragon 855

Tampilan Redmi K20 Pro yang baru meluncur (kredit: Android Central)

Redmi akhirnya menjawab pertanyaan banyak pihak dengan rencananya meluncurkan smartphone flagship. Hal itu ditunjukkan dengan mengumumkan kehadiran Redmi K20 Pro dalam event yang digelar di Tiongkok.

Smartphone ini masuk dalam kategori flagship karena memang didukung oleh chipset kelas wahid dari Qualcomm, yakni Snapdragon 855. Sama seperti saudaranya, Redmi K20 Pro memiliki layar Full HD+ berukuran 6,39 inci.

Redmi menggunakan teknologi pemindai sidik jari di layar untuk membuka perangkat ini. Fitur lain juga hadir di smartphone ini adalah NFC dan keluaran audio Hi-Fi.

Seperti yang dijanjikan sebelumnya, Redmi K20 Pro masih mempertahankan headphone jack 3.5mm. Smartphone ini menggunakan port USB Type-C untuk mengisi daya, transfer data, termasuk headphone dengan port Type-C.

Urusan fotografi diserahkan pada tiga kamera belakang yang masing-masing beresolusi 48MP (lensa utama), 13MP (lensa ultra-wide-angle) dan 8MP (telephoto). Adapun lensa utama smartphone ini menggunakan sensor Sony IMX586.

Untuk selfie, Redmi memilih menyematkan kamera depan dengan desain pop-up beresolusi 20MP. Memiliki desain pop-up, kamera depan smartphone ini dapat disembunyikan saat tidak digunakan.

Penunjang peforma Redmi K20 Pro adalah baterai berkapasitas 4.000mAh dengan kemampuan fast charging. Redmi turut membenamkan fitur Game Turbo 2.0 untuk meningkatkan pengalaman bermain gim.

3 dari 3 halaman

Harga dan Ketersediaan Redmi K20 Pro

Tampilan Redmi K20 yang baru meluncur (sumber: Mi.com)

Redmi K20 Pro memiliki empat varian berbeda. Ada varian RAM 6GB dengan ROM 64GB dibanderol 2.499 yuan (Rp 5,1 juta), lalu varian RAM 6GB dengan ROM 128GB dijual 2.599 yuan (Rp 5,4 juta).

Sementara ada varian lain yang memiliki RAM 8GB dengan ROM 128GB dijual 2.799 yuan (Rp 5,8 juta). Terakhir, RAM 8GB dan ROM 256GB dilepas dengan harga 2.999 yuan (Rp 6,2 juta).

(Dam/Isk)

Kacamata Spectacles 3 Dapat Unggah Foto dan Video Langsung ke Snapchat

Liputan6.com, Jakarta Perusahaan induk jejaring sosial Snapchat, Snap, merilis perangkat sandang (wearable device) Spectacles versi baru.

Perangkat berbentuk kacamata itu memiliki fitur untuk mengambil foto dan video, yang dapat diunggah secara langsung ke platform Snapchat.

Mengutip Reuters, Rabu (14/8/2019), produksi Spectacles versi 3 ini akan lebih kecil ketimbang pendahulunya, mengingat kontribusi Spectacles terhadap perusahaan tidak begitu baik.

Di sisi lain, keputusan ini memungkinkan perusahaan untuk lebih bereksplorasi di bidang Augmented Reality (AR). Bidang ini, seperti kita ketahui, merupakan fokus utama perusahaan beberapa tahun belakangan ini.

Tidak berlebihan untuk menyebut Snapchat sebagai salah satu pionir yang menerapkan AR di jejaring sosial.

Soal harga, Spectacles 3 akan dibanderol USD 380. Bila dibandingkan dengan versi sebelumnya yang dibanderol USD 200, harganya melonjak hampir dua kali lipat.

2 dari 3 halaman

Fitur Spectacles 3

Snap bakal meluncurkan Spectacles seri terbaru. (Doc: Endgadget)

Spectacles 3 akan memiliki dua kamera untuk mengatur kedalaman dan dimensi pada foto dan video.

Pengguna kemudian dapat menambahkan pengaturan cahaya, efek lanskap dan efek tiga dimensi setelah mengunggah foto atau video itu ke Snapchat.

Sejumlah fitur berbasis AR yang populer di Snapchat termasuk efek telinga anjing dan efek berganti jenis kelamin.

Adapun pengiriman Spectacles 3 akan dimulai pada musim gugur 2020.

3 dari 3 halaman

Snapchat Kantongi 203 Juta Pengguna

Spectacles, kacamata pintar besutan Snapchat dengan harga Rp 1,6 jutaan )Sumber: Business Insider)

Lebih lanjut, Snapchat baru saja mengumumkan pencapaian kuartal kedua 2019 pada Selasa (23/7/2019). Salah satu yang diumumkan jumlah pengguna tumbuh 8 persen dalam setahun terakhir menjadi 203 juta.

Kehadiran sejumlah tool AR baru, perubahan desain aplikasi Android dan ekspansi ke berbagai pasar baru, berhasil mendorong pertumbuhan Snapchat pada periode ini.

“Pertumbuhan di dalam komunitas, interaksi dan pendapatan kami merupakan hasil dari sejumlah transisi yang dilakukan selama delapan belas bulan terakhir. Kami berharap dapat membangun momentum kami dan membuat kemajuan signifikan berkelanjutan di setiap area,” ungkap CEO Snapchat, Evan Spiegel, seperti dikutip dari The Guardian, Rabu (24/7/2019).

Pendapatan Snapchat tumbuh 49 persen pada kuartal kedua tahun ini dibandingkan periode sama pada 2018, yakni menjadi USD 388 juta.

Pencapaian ini melelebihi ekspektasi Snapchat pada April lalu, yang memperkirakan pendapatan hanya akan tumbuh antara 28 dan 37 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan hasil berkisar antara USD 335 juta dan USD 360 juta. 

(Why/Ysl)

Hacker Mampu Retas Komputer via Kabel iPhone yang Dimodifikasi

Liputan6.com, Jakarta – Tak dapat dimungkiri, harga aksesoris produk Apple yang resmi memang terbilang cukup mahal bagi sebagian penggunanya.

Karena hal tersebut, tidak sedikit pengguna perangkat Apple ini memilih untuk membeli aksesoris pihak ketiga–tidak resmi–yang membanderol harga lebih murah.

Namun, harga yang lebih murah dan tidak mendapat “restu” dari Apple itu berpotensi menimbulkan masalah, seperti keamanan dan kompatibilitas terhadap perangkat.

Selain alasan di atas, nyatanya peneliti keamanan yang dikenal dengan inisial MG mengklaim mampu meretas komputer pengguna hanya lewat kabel Lightning palsu buatannya.

Mengutip laporan Hackaday, Rabu (14/8/2019), saat dicolokkan ke komputer, kabel ciptaannya yang diberi nama O.MG Cable (Offensive MG Kit) ini dapat memberikan akses kepada hacker untuk masuk ke komputer pengguna dari jarak jauh.

Lebih lanjut, kabel palsu yang dikembangkan oleh MG ini merupakan kabel Lightning asli yang dibeli dari Apple.

Setelah itu, kabel Apple tersebut dimodifikasi dengan menggunakan komponen tambahan, dan dilengkapi dengan skrip dan command yang memungkinkan hacker menjalankan program jahat di komputer korban.

2 dari 2 halaman

Dijual Ketika DefCon 2019

Ilustrasi hacker (iStockPhoto)

Lebih lanjut, MG memperlihatkan dan menjual kabel modifikasi buatannya ini saat DefCon 2019 dengan harga 200$ atau sekitar 2.9 juta rupiah.

Pembeli juga akan mendapatkan beberapa fitur khusus yang akan diberikan, yakni alat programmer.

DefCon sendiri merupakan ajang pertemuan orang-orang yang menyukai hal-hal seputar peretasan (Hacking) yang biasanya diadakan di Las Vegas.

(Keenan Pasha/Ysl)

Samsung Galaxy Note 10 Plus Rajai Daftar Kamera Terbaik Versi DxOMark

Liputan6.com, Jakarta – Smartphone premium Samsung tak dimungkiri selalu hadir dengan kamera berkemampuan mumpuni, tak terkecuali Galaxy Note 10 Plus edisi 5G yang baru saja dirilis.

Dari situs DxOMark terkini, Galaxy Note 10 Plus berhasil menjadi pemuncak di situs tersebut. Sekadar informasi, DxOMark merupakan situs benchmark independen terhadap lensa kamera.

Dikutip dari BGR, Rabu (14/8/2019), DxOMark mencatat skor kamera belakang Galaxy Note 10 versi 5G adalah 113. Nilai itu menjadi yang tertinggi dalam daftar DxOMark saat ini.

Smartphone anyar Samsung ini berhasil mengunggulii Huawei P30 Pro yang berada di urutan kedua dengan skor 112. Sementara di urutan ketiga, ada Samsung Galaxy S10 edisi 5G dengan skor 112.

Tidak hanya kamera belakang, kemampuan selfie Galaxy Note 10 Plus juga mendapat skor tinggi. Berdasarkan skor terkini, kamera depan smartphone itu mencatat skor 99.

Menurut DxOMark, keberhasilan Galaxy Note 10 Plus versi 5G sudah melalui seluruh protokol uji coba yanng menyeluruh. Beberapa tes itu meliputi lensa utama, ultra-wide, termasuk perekaman video 4K.

Perlu diketahui, Samsung dan Huawei merupakan vendor yang cukup merajai daftar kamera smartphone terbaik versi DxOMark. Smartphone flagship dari dua perusahaan itu diakui memiliki skor kamera tinggi.

2 dari 3 halaman

Samsung Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10 Plus Melenggang di Kota Big Apple

Penampakan Samsung Galaxy Note 10 (kanan) dan Samsung Galaxy Note 10 Plus (kiri) saat diperkenalkan di Barclays Center, Brooklyn, New York, Amerika Serikat, Rabu (7/8/2019). Samsung akhirnya memperkenalkan generasi terbaru Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10 Plus. (Liputan6.com/Istiarto Sigit Nugroho)

Sebelumnya, Samsung resmi meluncurkan seri terbaru dari Galaxy Note, yaitu Samsung Galaxy Note 10 dan Samsung Galaxy Note 10 Plus.

Peluncuran digelar dalam acara Samsung Galaxy Unpacked 2019 di Kota Big Apple, tepatnya di Barclays Center, Brooklyn, New York, Rabu (7/8/2019) pekan lalu waktu setempat.

Samsung Galaxy Note 10 hadir dengan desain Infinity Display (bezelless) dengan ukuran layar yang sedikit lebih kecil dibandingkan pendahulunya, Galaxy Note 9.

Galaxy Note 10 hadir dengan layar 6,3 inci, sedangkan Galaxy Note 9 memiliki layar 6,4 ini. Sementara untuk Galaxy Note 10 Plus hadir dengan layar 6,8 inci.

Untuk diketahui, ini adalah kali pertamanya Samsung merilis seri Galaxy Note model Plus. Biasanya, model Plus hanya ada di seri Galaxy S.

Peluncuran Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10 Plus langsung dibuka oleh Head of IT Mobile Communications Division Samsung Electronics, DJ Koh.

“Jadi yang membutuhkan perangkat untuk produktivitas. Kami perkenalkan perangkat mobile paling bertenaga, Galaxy Note 10,” ujar Koh di atas panggung. 

3 dari 3 halaman

Spesifikasi Galaxy Note 10 yang Baru Rilis

Samsung resmi perkenalkan Galaxy Note 10 dan Note 10 Plus. (Liputan6.com/ Andina Librianty)

Galaxy Note 10 hadir dengan RAM 8GB dan memori internal 256GB, sedangkan Galaxy Note 10 Plus dilengkapi RAM 12GB dan memori internal 256GB atau 215GB.

Soal daya, perangkat ini dibekali dengan baterai 3.500 mAh untuk Galaxy Note 10, dan 4.300 mAh untuk Galaxy Note 10 Plus. Samsung memghadirkan fast fullday charging, yang bisa terisi penuh hanya dalam waktu 30 menit.

Sama seperti Note 9, tombol Home, Back, dan Multitasking tetap hadir secara virtual.

Untuk pasar Indonesia baik Galaxy Note 10 maupun Galaxy Note 10 Plus akan masuk dengan tiga jenis warna, yaitu Aura Glow, Aura Black, dan Aura White, sedangkan seri Aura Red tidak dijual di Indonesia.

(Dam/Ys;)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Konferensi IDLoRaCon 2019 Resmi Digelar Hari Ini

Liputan6.com, Jakarta – Indonesia Long Range Conference (IDLoRaCon) 2019 resmi digelar hari ini, Rabu (14/8/2019), di Function Hall Studio 6 Emtek City, Jakarta.

IDLoRaCon membahas seputar hal-hal yang berhubungan dengan Internet of Things (IoT), termasuk bagaimana sistem IoT bekerja.

Tidak hanya itu, perkembangan IoT di Indonesia juga menjadi pembicaraan dalam acara ini, melihat banyaknya teknologi IoT yang sudah digunakan di Indonesia, seperti ojek online.

Acara ini dihadiri oleh Yuslinda Nasution, Direktur Emtek Group; Ir Mochamad Adiyana, M. Eng, Direktur SPPdI Kominfo; Teguh Prasetya, Ketua Umum Asosiasi IoT Indonesia, dan masih banyak lagi.

Yuslinda mengatakan, saat ini adalah saat yang tepat di mana seluruh komunitas IoT untuk duduk bersama mendiskusikan bagaimana mengembangkan IoT di Indonesia.

“Menurut data Departemen Perindustrian diproyeksikan akan ada 400 juta koneksi IoT dalam lima tahun ke depan,” tuturnya menambahkan.  

Untuk diketahui, konferensi IoT ini juga dimeriahkan dengan eksibisi dari sejumlah perusahaan teknologi IoT, seperti DycodeX, WSP, Telkom, KiwiTech, dan Multi Kontrol Nusantara.

2 dari 2 halaman

Makers Medan Jajal Koneksi LoRa

LoRa. Dok: cooking-hacks.com

Bicara soal perangkat IoT, belum lama ini para makers dan komunitas di Medan, Sumatera Utara, mencoba modul dengan platform LoRa dari PT Wahana Solusi Pintar (WSP) di acara workshop IoT Makers Creation. 

Kepala Subdirektorat Standar Telekomunikasi Radio SDPPI Kementerian Komunikasi dan Informatika mengatakan, acara ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah bekerjasama dengan Asosiasi IoT Indonesia dan Kementerian Perindustrian. 

Sementara, Solution Engineer PT Wahana Solusi Pintar (WSP), Indra Maulana, memaparkan platform LoRa beroperasi pada jaringan low power wide area (LPWA) di frekuensi 920-923MHz, dan ini sesuai dengan regulasi di Indonesia.

”Kami memberikan dukungan perangkat untuk menumbuhkan ekosistem IoT di era industri 4.0,” ujar Indra menambahkan.

Ia menuturkan, sebagai penyedia jaringan IoT, khususnya pada platform LoRa, pihaknya berharap para makers dapat memanfaatkan semaksimal mungkin menjadi solusi yang tepat guna.

“Kami harapkan bahwa IoT, khususnya platform LoRa dapat menjadi solusi untuk sektor yang memiliki wilayah sangat luas seperti perkebunan, pertambangan, pertanian, dan perternakan,” ujarnya.

(Keenan Pasha/Isk)

Siap-Siap, Pengguna Android Bisa Buka WhatsApp Lewat Sidik Jari

Liputan6.com, Jakarta – WhatsApp dilaporkan akan segera memperluas kehadiran fitur keamanan biometrik melalui pemindaian sidik jari yang tersedia di aplikasinya. Setelah hadir di iOS lebih dulu, kali ini giliran Android yang disebut-sebut akan mendapatkannya.

Informasi ini diketahui setelah ada opsi fingerprint lock di WhatsApp beta versi terbaru, tepatnya 2.19.221. Dikutip dari Android Police,  Rabu (14/8/2019), pengguna yang sudah memasangnya kini dapat melihat fitur ini di opsi Settings.

Oleh sebab itu, bagi pengguna WhatsApp beta di Android sudah menjajal fitur ini. Belum diketahui jadwal pasti kapan fitur ini digulirkan secara global, tapi mengingat kini sudah hadir dalam versi beta, ada kemungkinan WhatsApp siap merilisnya dalam waktu dekat.

Melalui fitur keamanan biometrik ini, WhatsApp ingin menawarkan keamanan isi pesan pribadinya lebih baik. Jadi, tidak sembarang orang dapat membuka aplikasi chatting tersebut sebab diperlukan verifikasi lewat sidik jari.

Meski menawarkan fitur keamanan yang lebih privat, kehadirannya ternyata sempat membuat sejumlah pengguna cemas. Sebab, ada ketakutan WhatsApp mengambil data biometrik dari perangkat pengguna.

Terlebih Facebook sebagai pemilik WhatsApp memiliki pengamanan data pengguna yang cukup buruk. Hal itu dibuktikan dengan adanya skandal penyalahgunaan data yang sempat heboh tahun lalu.

Oleh sebab itu, sejumlah peneliti menyebut keputusan memakai sidik jari di sebuah aplikasi, pengguna berarti mengetahui konsekuensi data tersebut dapat hilang.

“Sekali kamu membagi informasi tersebut di media sosial, itu sama saja dengan merelakannya hilang,” tutur peneliti keamanan asal Jepang Isao Echizen pada Financial Times.

2 dari 4 halaman

Ikuti Jejak Instagram, WhatsApp Bakal Hadirkan Fitur Boomerang

Fitur Boomerang tengah dikembangkan pada WhatsApp (Foto: Gadget.NDTV)

Sebelumnya, WhatsApp juga dilaporkan tengah mengembangkan fitur mirip Boomerang Instagram. Fitur ini kabarnya akan memungkinkan pengguna untuk membuat video loop.

Mengutip laporan NDTV, Senin (12/8/2019), fitur Boomerang ini tengah dalam tahap pengembangan dan baru akan tersedia untuk pengguna WhatsApp yang memakai iPhone.

Menurut WABetaInfo, pengembangan fitur Boomerang telah dilakukan oleh WhatsApp. Para pengguna aplikasi pesan Facebook ini disebut-sebut akan mendapatkan fitur baru tersebut melalui panel Video Type.

Video Type menghadirkan kemampuan konversi file video ke GIF.

Seorang sumber menyebut, fitur Boomerang ini akan tersedia untuk video yang durasinya kurang dari 7 detik.

Lebih lanjut, pengulangan video dibuat melalui pengembangan baru yang nantinya, bisa dibagikan ke kontak WhatsApp melalui pesan atau unggahan WhatsApp Status.

3 dari 4 halaman

Pengguna Android Kebagian Belakangan

WhatsApp. Dok: businesstoday.in

Fitur Boomerang disebut-sebut akan tersedia lebih dahulu pada WhatsApp for iPhone. Sementara, pengguna Android nantinya akan mendapatkan fitur video Boomerang pada tahap selanjutnya.

Video Boomerang sendiri pertama kali dihadirkan oleh Instagram lewat sebuah aplikasi bernama Boomerang pada Oktober 2015.

Instagram kemudian menambahkan video Boomerang pada fitur Stories-nya pada akhir 2016.

Awal bulan ini, WhatsApp menghadirkan label pada pesan yang sering dibagikan atau “Frequently Forwarded” untuk pengguna iPhone maupun Android di India.

Label ini, mulanya dirilis pada tahun lalu dengan tujuan agar pengguna tahu, pesan tersebut sudah dibagikan lebih dari lima kali.

(Dam/Ysl)

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Kamera Depan Huawei P30 Punya Fitur Night Mode

Liputan6.com, Jakarta – Huawei merilis pembaruan EMUI untuk duo Huawei P30. Melalui pembaruan ini, Huawei sekaligus menghadirkan Night mode untuk kamera depan P30 dan P30 Pro.

Dilansir GSM Arena, Rabu (14/8/2019), pembaruan EMUI seri Huawei P30 ini hadir dengan versi 9.1.0.193, dan sudah bisa dinikmati oleh para pengguna Tiongkok. Peluncuran untuk berbagai wilayah lain akan segera meluncur.

Setelah memasang software baru tersebut, para pengguna akan melihat opsi Night mode ketika membuka kamera depan. Fitur ini akan membuat hasil gambar lebih baik dalam kondisi cahaya rendah, selama pengguna dapat tetap stabil ketika memotret.

Selain fitur kamera baru, pembaruan tersebut juga hadir dengan patch edisi Agustus 2019. Software baru ini memakan ruang penyimpanan sekira beberapa gigabyte.

Huawei Mate 30 Hadir 19 September?

Logo Huawei
Huawei (Foto: Huawei)

Lebih lanjut, Huawei sedang menyiapkan kehadiran smartphone andalan terbarunya, Mate 30. Smartphone tersebut dilaporkan akan hadir pada bulan depan.

Dilansir Phone Arena, Huawei dilaporkan akan mengumumkan Mate 30 dan Mate 30 Pro pada 19 September 2019. Informasi ini disebut berasal dari President of Software Development Huawei, Wang Chenglu.

Kedua smartphone tersebut disokong prosesor terbaru, Kirin 990. Prosesor ini disebut menyuguhkan efisiensi energi lebih besar.

Selain itu, keduanya akan hadir dengan EMUI 10 berbasis pada Android Q. Namun, kemungkinan tidak ada layanan bawaan dari Google, yang disebabkan masih ada konflik antara Huawei dengan pemerintah Amerika Serikat (AS).

Setelah diumumkan pada pertengahan bulan depan, seri Mate 30 kemungkinan akan dijual pada Oktober 2019. Sama seperti flagship smartphone Huawei sebelumnya, seri Mate 30 kemungkinan besar tidak akan dijual di AS.

(Din/Isk)

Lanjutkan Membaca ↓

Top 3 Tekno: Penyebab Server PUBG Mobile Down Curi Perhatian

Liputan6.com, Jakarta – Guna menghadirkan update pada berbagai fiturnya, Tencent Games, pengembang PUBG Mobile mengumumkan server gim mereka bakal down karena proses maintenance.

Artikel tentang penyebab kenapa server gim battle royale yang sedang populer ini down dan tidak bisa diakses, menjadi artikel terpopuler Tekno Liputan6.com, Selasa (13/8/2019).

Selain itu, dua artikel lain yang juga tak kalah populernya adalah pembaruan apa saja yang hadir di dalam gim PUBG Mobile setelah maintenance, dan trailer baru Greedfall yang memadukan The Witcher dan Dragon Age.

Simak informasi lengkapnya berikut ini.

1. PUBG Mobile Umumkan Server Down, Ini Penyebabnya

PUBG Mobile bakal kehadiran zombie mode di update terbarunya, kapan? (Liputan6.com/ Yuslianson)

Minggu ini PUBG Mobile akan menghadirkan update pada berbagai fiturnya. Untuk itu, gim battle royal populer ini mengumumkan bahwa layanannya bakal down selama beberapa waktu.

Mengutip laman Express.co.uk, Selasa (13/8/2019), layanan PUBG Mobile ini memang sengaja tak bisa diakses karena pemeliharaan server.

Laporan menyebut, server PUBG Mobile offline merupakan tahap pertama dari proses patching. Selanjutnya, PUBG Mobile akan merilis pembaruan untuk diunduh para gamers.

Selengkapnya baca di sini

2 dari 2 halaman

2. Usai Server Down, Ini Update PUBG Mobile yang Bakal Digulirkan Besok

PUBG Mobile resmi sambangi iOS dan Android di dunia. Liputan6.com/ Yuslianson

Server PUBG Mobile mengalami down pada hari ini, Selasa (13/8/2019). Hal ini sengaja dilakukan untuk pemeliharaan dan pengguliran update terbaru gim PUBG Mobile.

Rencananya, update terbaru gim PUBG Mobile ini akan digulirkan sehari setelah pemeliharaan dilakukan yakni pada 14 Agustus 2019.

Berikut adalah detail update PUBG Mobile versi 0.14.0 berdasarkan keterangan Tencent pada layar gim PUBG Mobile tiap gamers.

Selengkapnya baca di sini

3. Unjuk Trailer Baru, Greedfall Rampai Gameplay The Witcher dan Dragon Age

Greedfall. (Doc: Spiders Games)

Greedfall, gim bergenre RPG (Role Playing Game) pseudo-historis Eropa di abad 17 bakal meluncur di pasaran pada 10 September 2019.

Dikembangkan oleh Spiders Games, gim ini akan membawa pemain ke dalam cerita penuh intrik, monster, dan magis dengan lokasi di pulau terasing bernama Teer Fradee.

Layaknya gim bergenre RPG biasanya, gamer dapat dengan bebas memutuskan untuk melakukan apa saja di pulau tersebut.

Selengkapnya baca di sini

(Ysl/Isk)

Samsung Akhirnya Umumkan Kehadiran Lensa Kamera 108MP

Liputan6.com, Jakarta – Samsung akhirnya mengumumkan kehadiran sensor kamera smartphone terbesar yang ada saat ini. Sesuai rumor yang beredar sebelumnya, lensa ini memiliki resolusi 108MP.

Dikutip dari Engadget, Rabu (14/8/2019), sensor kamera bernama ISOCELL Bright HMX ini merupakan hasil kolaborasi Samsung dan Xiaomi. Sensor ini juga memiliki ukuran 1/1.33 inci, lebih kecil dari Sony RX100 VII.

Samsung menuturkan sensor ini menghasilkan lebih banyak pixel, sekitar 100 juta, untuk menghasilkan hasil foto yang detail. Selain itu, dengan teknologi Tetracell, sensor ini memiliki kemampuan setara sensor 27MP.

Tidak hanya itu, sensor ini juga memiliki mekanisme smart ISO yang mampu menyesuaikan dengan kondisi pencahayaan lingkungan untuk konversi sinyal cahaya ke listrik lebih optimal.

Beralih ke kemampuan video, HMX sudah mendukung kemampuan perekaman hingga 6K (6016 x 3384) dengan kecepatan 30fps. Rencananya, produksi massal sensor ini akan dilakukan pada akhir Agustus 2019.

Saat ini, memang belum ada informasi mengenai smartphone yang akan memakai sensor anyar Samsung tersebut. Namun dari sejumlah rumor, Mi Mix 4 akan menjadi smartphone perdana yang memakai sensor ini.

2 dari 3 halaman

Sensor 64MP Milik Samsung

Suasana booth Samsung di gelaran Mobile World Congress 2018 di Barcelona, Spanyol (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Perlu diketahui, Samsung sebelumnya juga sudah memperkenalkan sensor kamera ISOCELL Bright GW1 64MP yang menawarkan resolusi paling tinggi di smartphone.

Sensor ini hadir dengan teknologi penggabungan piksel Tetracell dan algoritma remosaic yang menawarkan gambar 16MP dalam lingkungan cahaya rendah, di mana empat piksel digabungkan menjadi satu untuk meningkatkan sensitivitas cahaya.

Teknologi ini juga mendukung HDR real-time hingga 100 desibel (dB) yang memberikan rona lebih kaya.

Sensor ini dilengkapi dengan Dual Conversion Gain yang mengubah cahaya diterima menjadi sinyal listrik.

3 dari 3 halaman

Redmi Bakal Rilis Smartphone dengan Kamera 64MP

Pengunjung booth Samsung di MWC 2018. (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Sebelumnya, Xiaomi mengklaim Redmi akan menjadi merek smartphone pertama yang menghadirkan kamera 64GB. Hal ini diumumkan oleh submerek Xiaomi itu melalui akun @RedmiIndia di Twitter.

“Redmi akan menjadi merek pertama di dunia yang merilis kamera 64MP yang menakjubkan, kuat, dan terdepan di kelasnya,” kicau @RedmiIndia, seperti dikutip dari GSM Arena, Jumat (9/8/2019).

Kamera tersebut memiliki sensor 1/1.7 inci, ISOCELL Plus, smart ISO, dan Hybrid 3D HDR. Smartphone ini diperkirakan hadir pada kuartal IV 2019. “Ini adalah #FutureOfCamera,” tulis Redmi.

Selain Redmi, smartphone Xiaomi lain dilaporkan akan memiliki resolusi kamera lebih tinggi dari 64MP. Akun @Iceuniverse mengungkapkan, Mi Mix 4 akan mengadopsi CMOS ISOCELL 108MP milik Samsung.

Kendati demikian, sejauh ini belum ada konfirmasi tentang waktu peluncuran kedua smartphone dengan kamera super tersebut.

(Dam/Isk)

Akses Akun Google Kini Bisa Lewat Sidik Jari di Smartphone Android

Liputan6.com, Jakarta – Google secara perlahan mulai meninggalkan fungsi password untuk mengakses layanannya. Sebab, pengguna kini dimungkinkan untuk memindai sidik jarinya di smartphone Android saat ingin mengakses akun Google.

Informasi ini pertama kali diketahui dari laman resmi Google. Dikutip dari The Verge, Rabu (14/8/2019), fitur ini sudah tersedia untuk sejumlah model smartphone Android.

Salah satu yang dipastikan akan mendapatkan fitur ini lebih dulu adalah pengguna Google Pixel. Setelahnya, fitur ini digulirkan untuk smartphone yang minimal menjalankan Android 7 dalam beberapa hari ke depan.

Tidak hanya sidik jari, fitur ini sebenarnya mendukung metode apapun yang digunakan pengguna untuk membuka smartphone-nya. Jadi, pengguna dapat memanfaatkan PIN atau pola yang ada di perangkatnya.

Untuk sekarang, pengguna yang tertarik dapat mencoba menyetel fitur ini lewat situs Google Password. Meski masih terbatas, Google berencana menghadirkan fitur ini ke lebih banyak layanan di masa depan.

Kehadiran fitur ini disebut dapat membantu pengguna yang kerap lupa password akunnya. Selain itu, fitur ini juga disebut menawarkan sistem yang lebih aman.

Alasannya, informasi penting yang diperlukan untuk mengakses sebuah akun disimpan di smartphone. Dengan kata lain, informasi tersebut tidak dapat diretas, meski ada pihak yang mencoba masuk ke server perusahaan.

2 dari 3 halaman

Tombol Volume Smartphone Android Kini Bisa Jadi Security Key Akun Google

Jenis Android (iStockPhoto)

Sebelumnya, Google juga memudahkan pengguna Android untuk melakukan verifikasi dua langkah (two-step verification).

Jadi, pengguna Android 7 Nougat dan versi ke atas dapat memakai tombol fisik di perangkatnya untuk melakukan verifikasi saat masuk akun Google.

Dikutip dari Engadget, Sabtu (13/4/2019), fungsi ini dapat digunakan, saat pengguna Android ingin masuk ke akun Google dari peramban Chrome.

Dengan fitur ini, Google memungkinkan pengguna menekan tombol volume di perangkat Android miliknya untuk melakukan verifikasi proses log-in.

Namun sebelum memakainya, pengguna harus mengaktifkan fitur ini terlebih dulu. Fitur ini kompatibel dengan peramban Chrome di perangkat Chrome OS, macOS, dan Windows 10.

Setelah itu, pengguna harus memastikan perangkat yang menjalankan peramban Chrome sudah mendukung Bluetooth. Lalu, pengguna tinggal mengaktifkan two-step verification.

3 dari 3 halaman

Google Sebut Keamanan Ekosistem Android Meningkat

Ilustrasi Android 9 Pie (Foto: Google)

Terlepas dari hal di atas, Google baru saja merilis laporan tahunan keamanan dan privasi dari platform-nya.

Dalam laporan ini, perusahaan raksasa mesin pencari itu menyebut secara keseluruhan kesehatan ekosistem Android telah meningkat.

Meski meningkat, persentase unduhan aplikasi yang berpotensi berbahaya (PHA) ternyata naik. Data menunjukkan, jumlah unduhan aplikasi itu naik menjadi 0,04 persen pada 2018, dari sebelumnya 0,02 persen pada 2017.

Namun, Google menyebut jumlah aplikasi berpotensi berbahaya secara keseluruhan naik ini disebabkan fraud sekarang dimasukkan dalam PHA.

“Jika kami menyingkirkan jumlah klik fraud dari statistik ini, data menunjukkan PHA di Google Play turun 31 persen dari tahun ke tahun,” tulis laporan seperti dikutip dari Engadget, Kamis (4/4/2019).

Laporan itu juga menyebut, pemasangan PHA di perangkat Android sudah menurun. Pada 2018, jumlah PHA yang terpasang di perangkat Android hanya 0,45 persen, turun dari tahun sebelumnya yang mencapai 0,56 persen.

Program Google Play Protect juga diklaim berhasil mencegah 1,6 juta PHA yang berasal di luar Google Play. Namun, Google tidak mengungkap detail jumlah pemasangan PHA dari Google Play.

Perlu diingat, upaya Google untuk melindung ekosistem di Android memang tidak mudah. Oleh sebab itu, perusahaan merilis program Google Play Protect pada 2017 untuk memindai lebih dari 50 juta miliar aplikasi per hari.

Raksasa internet juga sempat melakukan sejumlah peningkatan kemampuan program Google Play Protect pada 2018. Ketika itu, Google meningkatkan kemampuan machine-learning dari sistem tersebut.

(Dam/Ysl)

Selamat Hari Pramuka Puncaki Trending Topic di Twitter

Liputan6.com, Jakarta – Tepat pada hari ini, Rabu (14/8/2019), para Pramuka di Tanah Air memperingati hari jadinya yang ke-58.

Biasanya, pihak sekolah memeriahkan perayaan Hari Pramuka setiap tahunnya dengan melakukan upacara bendera.

Lalu bagaimana dengan warganet? Para pengguna jejaring sosial pun turut meramaikan Hari Pramuka ini dengan berbagai twit di internet.

Alhasil, keyword yang terkait dengan Hari Pramuka, seperti Selamat Hari Pramuka dan #HariPramuka58 pun menjadi trending topic di Twitter.

Berdasarkan pantauan Tekno Liputan6.com, Rabu (14/8/2019), Selamat Hari Pramuka menclok di posisi teratas trending topic dan sudah di-twit sebanyak 2,036 kali.

Kebanyakan warganet membanjiri lini masa Twitter ini dengan ucapan selamat kepada para Pramuka di seluruh kota di Indonesia, dan bernostalgia ikut Pramuka saat masih sekolah.

Untuk mengetahui lebih lanjut kicauan seputar Hari Pramuka ini, berikut ada beberapa tweet yang sudah dihimpun dari Twitter. 

2 dari 2 halaman

Selamat Hari Pramuka ke-58

Sejumlah remaja pramuka mengikuti kegiatan Napak Tilas Proklamasi di Tugu Proklamasi, Jakarta, Kamis (16/8). Acara tersebut diadakan dalam rangka menyambut HUT RI yang diikuti oleh masyarakat dari beragam latar belakang. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

(Ysl/Isk)

Menyiksa Kamera Galaxy Note 10 Plus di Malam Hari, dari Myeongdong ke Gangnam

Liputan6.com, Jakarta – Samsung baru saja meresmikan kehadiran Galaxy Note 10 pekan lalu di Amerika Serikat. Untuk kali ini, ada dua model yang diperkenalkan, yakni Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10 Plus.

Tim Tekno Liputan6.com pun berkesempatan untuk menjajal kemampuan Galaxy Note 10 Plus.

‘Penyiksaan’ sensor kamera dilakukan di Korea Selatan, tepatnya di Myeongdong dan Gangnam, tak lama setelah peluncuran smartphone ini di Kota New York, Amerika Serikat.

Namun dalam artikel ini, hasil foto yang ditampilkan diambil saat kondisi malam hari. Sebab, kami ingin mengetahui kemampuan kamera Galaxy Note 10 Plus untuk mengambil gambar dalam kondisi minim cahaya.

Hasilnya, kamera smartphone ini memang mampu mengambil gambar dengan apik, termasuk di malam hari.

Nah, untuk mengetahui seperti apa hasil jepretan Galaxy Note 10 Plus, berikut ini kami tampilkan beberapa di antaranya.

Hasil Tangkapan dari Galaxy Note 10 Plus di malam hari (Liputan6.com/Istiarto Sigit)Hasil Tangkapan dari Galaxy Note 10 Plus di malam hari (Liputan6.com/Istiarto Sigit)Hasil Tangkapan dari Galaxy Note 10 Plus di malam hari (Liputan6.com/Istiarto Sigit)

2 dari 4 halaman

Deretan Hasil Foto Kamera Galaxy Note 10 Saat Malam

Bagian belakang Galaxy Note 10. (Liputan6.com/ Andina Librianty)

3 dari 4 halaman

Hasil Foto Selanjutnya

Hasil Tangkapan dari Galaxy Note 10 Plus di malam hari (Liputan6.com/Istiarto Sigit)Hasil Tangkapan dari Galaxy Note 10 Plus di malam hari (Liputan6.com/Istiarto Sigit)

(Ist/Dam/Isk)

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini