Cara Membuat Power Point yang Menarik, Cocok untuk Para Profesional

Liputan6.com, Jakarta Kamu sudah sering menggunakan Microsof Power Point kan? Ya, Microsoft Power Point adalah salah satu program komputer keluaran Microsoft yang banyak digunakan sebagai media untuk presentasi. 

Kegunaan Powerpoint tak hanya berkutat dalam proses pembuatan presentasi saja, tapi juga mempermudah proses pengaturan dan pencetakan slide presentasi, membuat bahan presentasi baik dalam bentuk hardcopy maupun softcopy.

Selain kemampuan dalam menyampaikan materi, desain presentasi menjadi faktor penting apakah presentasi kamu nanti bakal disukai atau tidak oleh audience.

Berikut cara membuat power point yang menarik yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (28/2/2019).

2 dari 9 halaman

1. Menghemat waktu dengan Slide Master

Cara membuat power point dengan fitur yang satu ini dapat membuat kamu lebih hemat waktu. Slide Master adalah fitur yang menjaga konsistensi elemen-elemen slide seperti gaya tulisan (font), warna latar belakang slide, gambar, dan lain-lain.

Dengan fitur ini kamu tak perlu mengeluarkan energi lebih untuk menyunting setiap slide secara satu per satu karena sudah seragam dari awal. Cara membuat power point dengan fitur ini dapat ditemukan di menu “view” dengan detail seperti pada gambar.

3 dari 9 halaman

2. Rekomendasi tata letak dari PowerPoint Designer

Cara membuat power point (Sumber: Microsoft)

Cara membuat power point dengan fitur terbaru Microsoft PowerPoint, yaitu PowerPoint Designer. Fitur ini dapat membuat tampilan tata letak gambar dan tulisan menjadi tidak membosankan.

PowerPoint Designer akan otomatis muncul ketika kamu memasukkan gambar ke dalam slide.

4 dari 9 halaman

3. Menyesuaikan sendiri ukuran slide

Ketika membuka Microsoft PowerPoint, pasti terlihat tampilan slide berukuran 4:3. Biasanya tanpa pikir panjang slide langsung diisi dengan poin-poin informasi, padahal ukurannya dapat diubah sesuai dengan kebutuhan presentasi. 

Cara membuat power point sebelum memasukkan informasi atau objek apapun ke dalam slide, ubah ukurannya dengan cara arahkan kursor ke menu “file”, lalu pilih “page setup”, ketik tinggi dan lebar slide yang diinginkan, terakhir klik “ok”.

Ukurannya akan berubah sesuai keinginan dan siap diisi dengan informasi.

5 dari 9 halaman

4.  Membuat presentasi menarik dengan Morph

Cara membuat power point dengan Morph dapat ditemukan di seri Microsoft PowerPoint 2016 keatas.

Fitur ini bekerja untuk mengubah teks, gambar, bahkan bentuk 3D menjadi animasi. Hasil yang ditampilkan membuat slide menjadi lebih hidup dan menarik.

6 dari 9 halaman

5. Cek kesalahan dengan Periksa Aksesibilitas

Cara membuat power point dengan fitur yang satu ini tersedia di seri Microsoft PowerPoint 2016 keatas. Sebelum mengirim dokumen presentasi, fitur ini akan membantu kamu menemukan kesalahan pada presentasi, sehingga dapat disunting kembali.

Selain menyebutkan kesalahan, fitur ini juga menyiapkan alasan mengapa kamu harus memperbaiki dokumen presentasi.

7 dari 9 halaman

6. Membuat kumpulan foto di PowerPoint

Beberapa pekerjaan membutuhkan presentasi yang lebih banyak berisi foto-foto, misal arsitek ketika menampilkan rancangan bangunan. Jika seperti itu, kamu bisa membuat kumpulan foto di PowerPoint.

Caranya, yaitu arahkan kursor ke menu “insert”, lalu klik “image group”, kemudian buat album. Semua foto terpilih otomatis akan masuk ke slide.

8 dari 9 halaman

7. Membagikan dokumen via Broadcast

Pada PowerPoint versi 2010 keatas, kamu bisa menemukan fitur Broadcast.  Fitur ini mengubah presentasi menjadi video yang dapat ditonton oleh siapa saja dan kapan saja.

Video presentasi dapat ditaruh di website juga dengan cara klik file tab, lalu klik save & send, kemudian save to web.

9 dari 9 halaman

Kesalahan yang Sering Muncul Ketika Membuat Power Point

Meski cara membuat Power Point tergolong mudah, terkadang masih ada kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh kebanyakan orang. Kesalahan-kesalahan ini biasanya kesalahan kecil yang membuat presentasi jadi terlihat tidak optimal dan mengganggu audiens untuk menangkap isi presentasi.

Beberapa kesalahan tersebut diantaranya :

1. Penggunaan font yang tidak tepat

Penggunaan font yang kurang tepat seperti ukuran yang terlalu kecil bisa menyulitkan audiens untuk memahami isi presentasi, terutama audiens yang duduk di barisan belakang.

Ukuran huruf ideal yang sering digunakan dalam sebuah presentasi biasanya 32 points dengan satu slide berisi kurang lebih 7 baris teks.

2. Penggunaan efek suara dan warna yang berlebihan

Kesalahan yang sering dilakukan oleh pengguna aplikasi Power Point lainnya yakni penggunaan efek suara dan warna background yang berlebihan. Penggunaan efek suara setiap kali teks muncul justru membuat audiens terganggu dan presentasi terdengar berisik.

Sebaiknya gunakan efek suara hanya pada bagian tertentu saja yang membutuhkan penjelasan khusus seperti video. Demikian pula penggunaan warna background yang terlalu terang bisa membuat audiens kesulitan untuk membaca tulisan di slide.

Gunakan warna background yang lembut atau sedikit gelap dengan tulisan berwarna kontras agar lebih mudah dibaca. Dengan menerapkan cara membuat Powerpoint yang menarik di atas, semoga kamu bisa menghasilkan presentasi yang optimal.

Sebelum presentasi, ada baiknya kamu juga melakukan uji coba presentasi menggunakan proyektor demi memperoleh setingan warna, efek, dan tulisan yang pas.