BSSN Minta Facebook dan Twitter Tak Hanya Ambil Keuntungan di Indonesia

Banner hoaks

Tidak hanya itu, platform digital dan media sosial juga diminta untuk menyesuaikan diri dengan nilai luhur di Indonesia serta menaati segala peraturan di Indonesia.

Meski begitu, BSSN mengerti masing-masing platform memiliki algoritma dan fungsi berbeda dalam menumpas hoaks.

Disampaikan oleh Direktur Pengendalian Informasi, Investigasi, dan Forensik Digital Deputi IV BSSN, Bondan Widiawan, upaya take down tiap platform punya algoritma dan fungsi berbeda.

“Kita samakan fungsi medsos, padahal tiap layaan berjalan pada bisnis yang berbeda dan memang ada algoritma lini masa yang memungkinkan pengguna menyebarkan hoaks, ini harus mengacu ke kriteria suatu negara. Kalau tidak sesuai (dengan nilai suatu negara) harus di-take down,” tuturnya.

Intinya, kata Bondan, BSSN maupun pemerintah Indonesia berupaya untuk memberi penjelasan kepada penyedia platform medsos terkait alasan konten tersebut harus diturunkan.

“Saat kami lakukan pelaporan, kami sampaikan alasan kenapa ini harus di-take down, karena kami tidak mungkin langsung take down, sebab masing-masing platform punya aturan sendiri,” tutur Bondan.

(Tin/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini :