Apple Resmi Setop Penjualan MacBook 12 Inci

Liputan6.com, Jakarta – Setelah memperkenalkan MacBook Air yang diperbarui serta MacBook Pro 13 inci, Apple resmi menghentikan produksi dan penjualan untuk MacBook 12 inci.

Salah satu komputer jinjing MacBook 12 inci yang dihentikan produksinya adalah MacBook Air tanpa Retina display. Laptop ini merupakan notebook milik Apple yang harganya paling terjangkau.

Sebagaimana dikutip dari Cult of Mac, Rabu (10/7/2019), notebook terbaru Apple yakni MacBook Air menawarkan harga yang lebih murah dengan teknologi yang telah ditingkatkan dibandingkan sebelumnya.

MacBook Air yang terbaru menawarkan teknologi True Tone dengan banderol harga sekitar USD 1.099 atau sekitar Rp 15,5 jutaan.

Sementara, MacBook Pro versi entry level yang dibekali fitur Touch Bar dan Touch ID dibanderol USD 1.299 atau setara Rp 18,3 jutaan.

Selain MacBook Air 12 inci tanpa Retina display, MacBook 12 inci juga tak bisa lagi dibeli di Apple.com.

2 dari 3 halaman

Penyumbang Pendapatan No.2 di Apple

Rangkaian MacBook Air. (Doc: Apple)

Meski pendapatan Apple mayoritas diperoleh dari penjualan iPhone, MacBook menjadi penyumbang pendapatan nomor 2 bagi Apple.

Pendapatan dari penjualan MacBook telah melampaui pendapatan dari iPad.

MacBook Air sendiri merupakan seri penyegaran dari lini MacBook Pro.

Sementara MacBook 12 inci pertama kali dirilis pada 2015 dan terus mendapatkan pembaruan hingga 2 tahun terakhir. Laptop ini memiliki ukuran lebih kecil dan performanya di bawah MacBook Pro.

3 dari 3 halaman

MacBook Pro 15 Inci Ditarik dari Peredaran

MacBook Pro 2016 (Sumber: The BitBag)

Vendor teknologi terkemuka Apple memutuskan untuk menarik produk komputer jinjing MacBook Pro Retina Display seri 2015 gara-gara baterainya yang mudah terbakar.

Mengutip laman The Verge, Rabu (26/6/2019), Apple menyebut, MacBook Pro Retina Display bisa saja ditarik dari peredaran karena ada kemungkinan bisa menimbulkan kebakaran.

Apple menyebut, ada sejumlah unit perangkat yang terdampak. Perangkat-perangkat ini dijual antara September 2015 dan Februari 2017.

Sayangnya, tidak diketahui berapa banyak laptop terjual di pasaran selama rentang waktu itu.

Jika memenuhi syarat, Apple menyebut, akan mengganti baterai MacBook Pro Retina Display 15 inci secara gratis.

Bila MacBook kamu termasuk ke produk yang dimaksud Apple, pengguna perlu mengirim MacBook mereka ke salah satu pusat perbaikan Apple.

Apple memperkirakan perbaikannya bisa memakan waktu satu hingga dua minggu. Tentu ini cukup lama, terutama jika pengguna membutuhkan perangkat untuk bekerja. Sayangnya, Apple menyebut, mereka tidak akan memperpanjang masa garansi.

(Tin/Isk)