Apple Pangkas 10 Persen Produksi iPhone

Liputan6.com, Jakarta – Apple berencana memangkas rencana produksi iPhone sebesar 10 persen untuk tiga tahun ke depan. Keputusan ini dipengaruhi oleh penjualan iPhone yang tak sesuai harapan pada 2018.

Sebelumnya, sumber terdekat dengan masalah ini menyebut, bulan lalu Apple meminta para pemasok untuk mengurangi jumlah produksi untuk bulan Januari sampai Maret.

Perlu diketahui, sudah dua kali dalam dua bulan terakhir, Apple memangkas produksi iPhone.

Dikutip dari Nikkei Asian Review via CNBC, Jumat (11/1/2019), sejumlah iPhone terbaru pun terdampak pemotongan produksi, antara lain adalah iPhone XS Max, XS, dan XR.

Dalam proposal yang telah direvisi, 10 persen dari volume yang dipangkas adalah antara 40-43 juta unit iPhone. Pemangkasan ini turun dibandingkan proyeksi sebelumnya yakni 47-48 juta unit.

Apple disebut-sebut mengalami dampak persaingan bisnis karena pasar smartphone kini makin matang. Selain itu, perusahaan AS ini juga terdampak perang dagang antara Tiongkok dengan AS. Padahal, saat ini Amerika belum menerapkan tarif impor tambahan untuk barang-barang buatan Tiongkok.

“Kami tidak melihat besarnya pelambatan ekonomi, khususnya di Tiongkok,” kata CEO Apple Tim Cook dalam suratnya pada investor, saat mengumumkan pengurangan perkiraan pendapatan.

“Kami percaya, lingkungan ekonomi di Tiongkok lebih banyak dipengaruhi oleh meningkatnya ketegangan perang dagang dengan Amerika Serikat,” ujar Cook memberi penjelasan.