6 Cara yang Perlu Dilakukan Saat Terhubung Wifi Publik, Privasimu Tetap Aman

Liputan6.com, Jakarta Saat ini terhubung dengan internet sudah seperti keharusan di mana saja dan kapan saja. Terkadang kamu tidak mau menghabiskan banyak data seluler untuk keperluan berselancar di dunia maya. Kamu lebih mencari sambungan internet gratis untuk menghemat budget data selulermu. 

Wifi adalah salah satu cara praktis dan mudah untuk memperoleh jaringan internet. Sambungan wifi dinilai lebih murah bahkan diberikan gratis pada tempat-tempat publik.

Namun sambungan wifi pada tempat umum kadang sering menimbulkan masalah. Sambungan wifi publik rentan dimasuki hacker sehingga data dan informasi pribadimu dapat diambil atau perangkatmu dapat dengan mudah terkena virus.

Nah, kamu pasti tak mau hal-hal semacam ini terjadi bukan? Maka dari itu ada beberapa langkah yang harus kamu lakukan ketika tersambung dengan wifi publik agar keamanan informasimu tetap terjaga.

Berikut langkah-langkah yang perlu kamu ketahui saat terhubung dengan wifi publik yang berhasil dirangkum Liputan6.com Kamis (31/1/2019) dari berbagai sumber.

2 dari 7 halaman

1. Menyambungkan Wifi secara manual

Pastikan bahwa kamu harus memilih sendiri jaringan Wi-Fi di laptop, tablet, atau ponselmu. Sebisa mungkin jangan hubungkan jaringan Wifi secara otomatis.

Kamu harus memastikan bahwa telah mengklik pilihan “lupa jaringan” atau “forget network”  jika telah selesai menggunakan wifi publik tersebut untuk menghindari pengambilan informasi perangkatmu saat kamu kembali ke tempat tersebut.

Kamu juga perlu mematikan Wi-Fi sharing atau yang biasa dikenal dengan tethering ketika jaringan wifimu sudah tidak digunakan lagi. Hal ini untuk meminimalisir tindak kejahatan oleh hacker terhadap jaringan internetmu.

3 dari 7 halaman

2. Hindari mengakses informasi sensitif

Wi-Fi publik tidak seharusnya digunakan untuk mengakses email, transaksi perbankan online, mengakses akun kartu kredit atau jenis informasi sensitif lainnya. Hal-hal sensifit semacam ini harusnya dilakukan di rumah di mana akses internet lebih aman.

Jika kamu ingin mengakses informasi sensitif semacam ini di ruang publik, sebaiknya kamu menggunakan data selulermu sendiri agar keamanan lebih terjamin.

4 dari 7 halaman

3. Perhatikan Nama Jaringan Wifi

Nama wifi juga penting saat kamu mencoba mengkoneksikan perangkatmu ke wifi publik. Para hacker biasanya menggunakan nama wifi yang mirip dengan wifi asli di tempat tersebut untuk menjebak korbannya.

Jadi jika kamu menemui dua atau lebih nama wifi yang mirip lebih baik tidak usah sambungkan perangkatmu, atau tanya langsung pada si pemilih wifi mana jaringan wifi yang benar.

5 dari 7 halaman

4. Perhatikan HTTPS

Pastikan bahwa halaman web yang kamu kunjungi harus terenkripsi https. Kamu dapat mengetahui bahwa situsmu termasuk https pada address bar URL kamu atau kamu dapat melihat ada tanda gembok keamanan atau tidak.

Situs dengan https menunjukkan kepadamu bahwa situs web atau halaman web tersebut memiliki beberapa sertifikat digital yang valid bahkan sampai ke titik enkripsi SSL / TLS yang akan meminimalisir Man-in-the-Middle Attack (MITM) terjadi.

6 dari 7 halaman

5. Gunakan keamanan tambahan dan enskripsi kata sandimu

Biasanya, ada fokus yang jauh lebih besar pada privasi online. Banyak jenis keamanan tambahan untuk memastikan jaringanmu tetap aman, seperti Tor, VPN, dan DoNotTrack. Dalam masalah keamanan wifi publik, kamu mungkin akan menemukan beberapa ekstensi yang berguna untuk memaksa jaringanmu terenkripsi pada situs web yang tidak dienkripsi secara default.

Selain itu jangan lupa untuk mengamankan kata sandimu. Kamu bisa mengenskripsi kata sandimu untuk menjaga kerahasiaannya.

Enkripsi adalah suatu metode yang digunakan untuk mengkodekan data sedemikian rupa sehingga keamanan informasinya terjaga.

Dengan mengenskripsi kata sandimu, kerahasiaan kata sandi akan terjaga dan tetap aman ketika diakses melalui wifi publik.

7 dari 7 halaman

6. Aktifkan firewall dan antivirus

Nah, sekarang sebagian besar sistem operasi hadir dengan fitur firewall. Firewall adalah sistem keamanan jaringan yang memonitor lalu lintas jaringan yang masuk dan keluar.

Firewall membantu mencegah pengguna lokal yang tidak diinginkan untuk mengintip komputer Anda. Pada Windows, menuju ke Control Panel> System and Security. Di bawah System and Security temukan opsi firewall dan aktifkan opsi Firewall tersebut.

Selain itu antivirus juga penting untuk dimiliki. Memiliki Antivirus adalah solusi yang tepat untuk menghindari praktik jahat para hacker. Oleh karena itu, jika kamu sering menggunakan sambungan wifi publik lebih, maka kamu perlu menginstal Antivirus tambahan untuk melindungi perangkatmu dari praktik penyalahgunaan oleh hacker.