Instagram Bayar Peneliti Keamanan untuk Lacak Pengembang Nakal

Liputan6.com, Jakarta – Instagram mengajak para peneliti keamanan untuk membantu mereka melacak pengembang nakal yang menyalahgunakan data pengguna.

Layanan milik Facebook ini sebelumnya mengumumkan peluncurkan program Data Abuse Bounty.

Mengutip Business Insider, Rabu (21/8/2019), program ini membuat banyak peneliti keamanan mendapatkan hadiah berkat upaya mereka melacak dan menemukan pengembang yang menyalahgunakan data pengguna.

Pengumuman adanya program bug bounty ini dilakukan dua minggu setelah Business Insider menemukan platform marketing Hyp3r yang diam-diam mengumpulkan jutaan data pengguna.

Hyp3r saat itu diketahui juga melacak lokasi serta menyimpan Stories milik pengguna.

Di sini, Instagram dianggap telah gagal mengetahui aksi pengumpulan data yang dilakukan oleh pihak Hyp3r. Hyp3r diketahui memanfaatkan celah keamanan milik Instagram.

Bahkan, Hyp3r merupakan “Facebook Marketing Partner”. Artinya selama ini startup tersebut jadi mitra resmi terpercaya Facebook.

Sekadar informasi, program bug bounty kini jadi hal yang biasa di kalangan perusahaan teknologi.

Lewat program ini, perusahaan mengajak dan mengundang para peneliti dan ahli keamanan untuk mencoba menguji keamanan milik perusahaan tersebut.

2 dari 3 halaman

Diminta Temukan Bug

Instagram Adalah Platform Berbagi Foto dan Video (sumber: istockphoto)

Para peneliti dan ahli keamanan diminta untuk menemukan bug atau celah kerentanan dari sistem kemudian memberitahukannya ke perusahaan.

Hadiah yang diberikan pun bisa mencapai angka USD 1 juta, jika sang ahli keamanan berhasil menemukan celah besar dan serius.

Sekadar informasi, Facebook merilis Data Abuse Bounty Program pada April 2018 untuk aplikasi Facebook. Kini, program ini merambah juga ke Instagram.

Manager Engineer Keamanan Instagram Dan Gurfinkel mengatakan, “Tujuan kami adalah membantu melindungi informasi yang dibagikan orang-orang di Instagram dan mengajak para peneliti keamanan untuk melaporkan ke kami jika ada celah keamanan, sehingga kami bisa cepat mengambil langkah yang diperlukan.”

“Seperti program bug bounty lainnya, kami akan memberikan hadiah berdasarkan dampak dan kualitas temuan,” kata Gurfinkel dalam unggahan blog Instagram.

3 dari 3 halaman

Notifikasi ke Pengembang Iklan

Ilustrasi Instagram di Smartphone Android. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat

Sebelumnya, Instagram diam-diam memberitahukan ke mitra marketing mereka untuk tidak menyalahgunakan data pengguna. Hal ini dilakukan setelah perusahaan menghentikan akses untuk Hyp3r.

Instagram juga mengundang sejumlah peneliti keamanan untuk mengetes fungsi “Checkout on Instagram”. Ini merupakan fitur baru yang memudahkan pengguna melakukan pembelian di Instagram.

Saat ini, fitur tersebut baru tersedia di sejumlah kecil pengguna dan bersifat private beta.

“Sebagai bagian dari partisipasi, para peneliti akan menerima akses awal ke fitur Checkout dan menerima hadiah untuk tiap laporan yang dianggap memenuhi syarat,” ujar Gurfinkel.

(Tin/Isk)

Mengenal Marzia Bisognin, Istri dari Pewdiepie

Liputan6.com, Jakarta – Bintang YouTube tajir, PewDiePie baru saja menikahi kekasihnya, Marzia Bisognin, setelah 8 tahun menjalin hubungan.

Dikenal dengan panggilan Marzia, dirinya dengan PewDiePie menikah pada 19 Agustus lalu di Kew Gardens, London.

Lahir di Arzignano, Italia pada 21 Oktober 2019, Marzia Bisognin kini tinggal bersama PewDiePie di Brighton, Inggris. Bersama dengan kedua anjing jenis pug, Edgar dan Maya.

Sebagai pecinta hewan, Marzia Bisognin bersama Felix “PewDiePie” Kjellberg tidak hanya memelihara anjing, tetapi juga memelihara landak yang dinamakan Dogy.

Mereka juga pernah memelihara seekor katak bernama Slippy. Demikian seperti dikutip dari laman NBC News, Rabu (21/8/2019). 

2 dari 3 halaman

Awal Mula Mengenal Felix “PewDiePie” Kjellberg

Pernikahan PewDiePie (Instagram/ pewdiepie)

Terinspirasi dari beberapa Youtuber seperti ClothesEncounters, grav3yardgirl, KickThePj, dan Jenna Marbles, Marzia Bisognin akhirnya membuka kanal Youtube pada 16 Januari 2012.

Sebelum nama ‘Marzia’ tampil di kanal Youtube-nya, ia pernah dikenal dengan nama ‘CutiePieMarzia’ dan sekarang sudah memiliki sekitar 7,6 juta subscriber.

Berbeda dengan PewDiePie, kanal Youtube Marzia berfokus ke fashion, kecantikan, dan jalan-jalan.

Pada 2014, Wall Street Journal melaporkan bahwa kanal Marzia menarik 16 juta penonton per bulannya.

Seringkali Marzia berkolaborasi dengan Felix dalam membuat video, biasanya mereka melakukan kegiatan yang dilakukan ketika pasangan sedang berkencan.

Marzia juga seringkali tampil di video-video Felix dan mereka akan bermain gim bersama.

Pada 22 Oktober 2018, perempuan berumur 26 tahun ini menyatakan sudah tidak aktif di Youtube dan meninggalkan penggemarnya yang ia namakan ‘Marzipans’. 

3 dari 3 halaman

Menjadi Pengisi Suara, Membuat Buku hingga Perancang Busana

Pernikahan PewDiePie (Instagram/ pewdiepie)

Selain memasuki dunia Youtube, Marzia pernah menjadi pengisi suara untuk serial web.

Maria menjadi pengisi suara untuk Carrie The Carrot dalam serial web Oscar’s Hotel for Fantastical Creatures dan mengisi suara Maya, anjing pug dalam serial web Purgatory.

Dirinya juga tertarik dalam dunia menulis sehingga pada Januari 2015 ia menerbitkan buku fantasi horor berjudul Dream House: A Novel By CutiePieMarzia.

Pada 2016, Marzia menekuni talentanya dalam merancang busana dan berkolaborasi bersama Project Shoe mendesain sepatu yang dinamakan Daisy.

(Keenan Pasha/Isk)

Ini Tarif Langganan Gim di Apple Arcade

Liputan6.com, Jakarta – Apple akan membebankan tarif 4,99 USD per bulan atau sekitar RP 70 ribuan untuk layanan gim terkurasi di Apple Arcade. Demikan menurut laporan 9to5Mac yang Tekno Liputan6.com kutip pada Rabu (21/8/2019).

Sebelumnya Apple telah membuka early access program untuk Apple Arcade dan 9to5Mac ikut serta dalam program itu. 9to5Mac menyebut informasi soal tarif ini tersedia di salah satu API yang digunakan oleh aplikasi di App Store.

Menurut pesan promosi yang ditemukan di layanan tersebut, tarif langganan Apple Arcade adalah USD 4,99 per bulan. Pengguna akan mendapatkan uji coba gratis selama satu bulan.

Namun harus digarisbawahi, informasi ini masih belum resmi dan bersifat final. Bisa saja ada perubahan hingga tanggal rilis layanan ini pada 10 September mendatang ketika Apple akan mengumumkan iPhone baru.

Gagasan di balik layanan ini adalah pengguna akan membayar tarif bulanan tetap untuk dapat memainkan gim terkurasi di layanan ini.

Setiap langganan juga akan memungkinkan enam anggota keluarga untuk mengakses layanan ini dan mereka akan dapat mengakses Apple Arcade di iPhone, iPad, Mac dan Apple TV.

2 dari 2 halaman

Apple Kucurkan Rp 7 Triliun untuk Investasi di Industri Gim

Diwartakan sebelumnya, Apple mengucurkan uang ratusan miliar dolar untuk berinvestasi di bidang video gim. Menurut sejumlah orang di Apple, video gim akan masuk dalam layanan berlangganan gim Apple Arcade.

Pengeluaran investasi dengan nilai yang tak sedikit ini menunjukkan betapa seriusnya Apple menjadikan gim sebagai sumber pendapatan baru dengan metode langganan.

Mengutip Financial Times, Rabu (17/4/2019), sebelumnya Apple mengumumkan Apple Arcade bulan lalu di Cupertino, California.

Apple bertujuan untuk mendorong sumber pendapatan baru dan lebih dapat diprediksi dari layanan online lantaran pertumbuhan penjualan menurun untuk iPhone.

Menurut prediksi sejumlah analis, gim berlangganan akan membentuk bisnis bernilai multimiliar dolar bagi AS dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, untuk membangun bisnis ini Apple butuh investasi tak sedikit untuk kesuksesan layanan Arcade mereka.

Sejumlah orang yang terlibat di dalamnya mengatakan, Apple telah menggelontorkan sejumlah miliar dolar untuk lebih dari 100 gim yang telah dipilih untuk diluncurkan di Arcade.

Kabarnya, total Apple menggelontorkan anggaran sekitar USD 500 juta atau setara Rp 7 triliun.

(Why/Isk)

Pisah dari MCU, Warganet Gaungkan Tagar Save Spider-Man

Liputan6.com, Jakarta – Fans berat karakter Marvel dibuat terkejut tentang kabar Spider-Man yang resmi keluar dari Marvel Cinematic Universe (MCU).

Keluarnya Spider-Man dari MCU ini merupakan imbas dari tidak dicapainya kesepakatan tentang pembagian keuntungan antara Sony–selaku pemegang lisensi Spider-Man–dengan Marvel Studios.

Alhasil, warganet pun langsung meramaikan lini masa media sosial, khususnya Twitter dengan tagar #SaveSpiderMan.

Tak hanya #SaveSpiderMan, keyword terkait seperti Sony, Tom Holland–aktor pemeran Peter Parker alias Spider-Man, Spider-Man, Disney, dan Spidey pun menjadi trending topic di Indonesia dan global.

Pantauan Tekno Liputan6.com, Rabu (21/8/2019), #SaveSpiderMan sudah dicuitkan lebih dari 54 ribu kali. Berikut ini adalah sejumlah curhatan netizen yang berhubungan dengan karakter Spider-Man ini.

Marah Besar Spider-Man Pisah dari MCU

Tom Holland saat syuting film terbarunya, `Spider-Man: Homecoming.`. Aktor 21 tahun ini memerankan karakter Spiderman di film yang diproduksi oleh Columbia Pictures dan Marvel Studios. (Chuck Zlotnick/Columbia Pictures-Sony via AP)

Alasan Hengkag dari MCU

Spider-Man Far From Home (Sony Pictures/ Marvel Studios)

Informasi mengagetkan ini, dikabarkan secara eksklusif oleh Deadline, Rabu (21/8/2019). Disebutkan bahwa alasan di balik hengkangnya Spider-Man dari MCU, berkaitan dengan sengketa antara Sony dan Disney.

Seperti diketahui, lisensi terhadap tokoh Spider-Man dipegang oleh Sony. Sementara Disney membawahi Marvel Studios.

Kabar ini, telah dikonfirmasi oleh The Hollywood Reporter. Sementara sumber dari Variety menyebutkan, kesepakatan antara Disney dan Sony masih bisa dicapai, tapi saat ini masih belum ada kelanjutan pembicaraan antara kedua perusahaan tersebut. 

Deadline mengabarkan, Presiden Marvel Studios Kevin Feige tak akan memproduksi film Spider-Man karena dua raksasa di dunia hiburan ini tidak mencapai kata sepakat mengenai masalah finansial.

(Ysl/Isk)

Lanjutkan Membaca ↓

Top 3 Tekno: Trik Rahasia WhatsApp Paling Hits

Liputan6.com, Jakarta – Deretan trik rahasia WhatsApp paling hits di kanal Tekno Liputan6.com, Selasa (20/8/2019) kemarin.

Berita lain yang tak kalah hits datang dari hasil jepretan smartphone dengan kamera 64MP pertama di dunia.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. 5 Trik Rahasia WhatsApp yang Wajib Kamu Coba

WhatsApp merupakan salah satu aplikasi pesan instan terpopuler yang punya banyak fitur. Tak cuma itu, aplikasi milik Facebook ini juga telah mengantongi miliaran pengguna.

Menurut data terbaru dari Statista, WhatsApp memiliki lebih dari setengah miliar pengguna aktif harian di seluruh dunia, naik dari 450 juta pada kuartal kedua 2018.

Selain digunakan untuk mengirim pesan teks, WhatsApp juga bisa mentransfer dokumen, foto, dan bahkan video.

Baca selengkapnya di sini

2. Menjajal Smartphone Berkamera 64MP Pertama di Dunia, Ini Hasil Jepretannya

Realme memastikan bakal membawa smartphone berkamera 64MP-nya ke Indonesia. Smartphone ini sekaligus menjadi perangkat dengan kamera 64MP pertama di dunia.

Vendor Tiongkok yang menyasar konsumen milenial itu telah memamerkan perangkat berkamera 64MP kepada media di Jakarta, belum lama ini.

Tekno Liputan6.com berkesempatan untuk menjajal smartphone berkamera 64MP. Meski begitu, Realme belum mengungkap, nama tipe perangkatnya.

Baca selengkapnya di sini

2 dari 2 halaman

3. Xiaomi, Oppo, dan Vivo Berkolaborasi Rancang Sistem Transfer File ala Apple

Xiaomi, Oppo, dan Vivo. Dok: theverge.com

Tiga vendor smartphone terbesar di China-Oppo, Xiaomi, dan Oppo–berkolaborasi untuk membuat protokol transfer file nirkabel baru yang akan bekerja di perangkat mereka masing-masing.

MIUI Xiaomi, ColorOS Oppo, dan FuntouchOS Vivo yang semuanya berbasis Android akan mengintegrasikan sistem peer-to-peer tersebut. Demikian menurut potingan akun MIUI resmi Xiaomi di WeChat.

Protokol ini akan menggunakan Bluetooth untuk memasangkan perangkat dan harus mampu mentransfer kecepatan hingga 20MB/s, kemudian menyarankan untuk menggunakan jaringan Wi-Fi di backend, seperti sistem AirDrop milik Apple.

Baca selengkapnya di sini

(Isk/Ysl)

Off-Facebook Activity, Permudah Pengguna Kontrol Data

Liputan6.com, Jakarta – Facebook menyiapkan fitur baru, Off-Facebook Activity, yang berfungsi mempermudah pengguna untuk melihat dan mengontrol data, yang dibagikan berbagai aplikasi dan situs web dengan perusahaan tersebut.

Fitur ini akan secara bertahap dirilis untuk pengguna di Irlandia, Korea Selatan, dan Spanyol.

Dikutip dari Phone Arena, Rabu (21/8/2019), fitur Off-Facebook Activity akan tersedia untuk pengguna di berbagai negara lain dalam beberapa bulan ke depan.

“Kami akan meneruskan peluncuran fitur ini ke berbagai wilayah lain dalam beberapa bulan, untuk memastikan fitur ini berfungsi dengan baik bagi semua orang,” tulis Chief Privacy Officer, Policy, and David Baser, Director of Product Management Facebook, Erin Egan, dalam keterangan resminya.

Melalui Off-Facebook Activity, pengguna dapat melihat ringkasan infromasi yang dikirimkan oleh aplikasi dan situs web lain kepada Facebook melalui sejumlah alat bisnis online perusahaan, termasuk Facebook Pixel dan Facebook Login.

Pengguna juga dapat memutuskan koneksi semua informasi tersebut dari akun Facebook.

Selain itu, pengguna juga memiliki pilihan untuk menghentikan fitur tersebut dari akunnya. Kemudian, Facebook akan menghapus informasi pengenal pengguna dari data yang dipilih aplikasi dan situs web untuk dikirim ke Facebook.

Pihak Facebook mengatakan, tidak akan menggunakan data apa pun yang dihentikan pengguna untuk menargetkan iklan kepada mereka di aplikasi seperti Facebook, Instagram, atau Messenger.

Hal ini kemungkinan akan berdampak pada bisnisnya, tapi Facebook yakin memberi kontrol atas data para pengguna kepada mereka, lebih penting.

2 dari 4 halaman

Pendapatan Iklan Facebook

Facebook (JUSTIN SULLIVAN / AFP)

Dilansir Reuters, fitur baru ini hadir ketika Facebook sedang menghadapi kritik keras dari anggota parlemen dan regulator atas praktik privasinya.

Facebook seperti kebanyakan aplikasi dan situs web gratis lain disokonng oleh iklan online, yang bersinggungan dengan data pengguna.

Facebook sendiri menghasilkan uang dari iklan dan menawarkan berbagai alat kepada para pengiklan untuk menargetkan pelanggan potensial mereka. Setiap perubahan dalam mengurangi efektivitas penargetan iklan akan merugikan pendapatan perusahaan.

Facebook pada kuartal April – Juni 2019 membukukan hampir USD 17 miliar dari penjualan iklan.

3 dari 4 halaman

Pengaruhi Pendapatan Iklan

Mark Zuckerberg, Founder sekaligus CEO Facebook, banyak disalahkan sebagian pihak karena membiarkan penggunanya membagikan tautan berita hoax di Facebook. (Doc: Wired)

Kehadiran Off-Facebook Activity ini kemungkinan akan memengaruhi pendapatan iklan tersebut di masa depan, tapi seberapa besar kepedulian pengguna terhadap fitur tersebut masih dipertanyakan.

“Pertanyaannya adalah seberapa banyak konsumen yang benar-benar akan repot menggunakan fungsi ini, terutama mengingat hal itu akan memerlukan navigasi ke area Settings. Saya pikir dampak dari fungsi baru ini juga akan dapat dikelola untuk bisnis,” ungkap analis Atlantic Equities, James Cordwell.

(Din/Isk)

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

YouTuber PewDiePie dan Marzia Bisognin Menikah

Liputan6.com, Jakarta – Bintang YouTube, PewDiePie menikahi kekasihnya, Marzia Bisognin, setelah 8 tahun menjalin hubungan.

Keduanya mengunggah foto acara pernikahan yang bertempat di Kew Gardens, London barat.

Dikutip dari BBC, Rabu (21/9/2019), PewDiePie merupakan salah satu YouTuber dengan penghasilan tertinggi.

Pria bernama asli Felix Kjellberg asal Swedia ini menikahi Bisognin, yang juga terkenal di ranah online dengan konten fashion dan desain.

“Kami telah menikah! Saya adalah orang paling beruntung. Saya sangat beruntung bisa berbagi hidup dengan perempuan mengagumkan ini,” tulis PewDiePie di akun Instagram miliknya.

2 dari 2 halaman

99 Juta Subscriber

PewDiePie (Sumber: BBC UK)

PewDiePie saat ini memiliki 99 juta subscriber di YouTube. Ia tengah bersaing sengit dengan label rekaman Bollywood, T-Series, untuk menjadi channel YouTube terbesar di dunia. T-Series saat ini unggul dengan 109 juta subscriber.

PewDiePie sendiri sempat menuai kontroversi. Disney memutus kerjasama dengan pria berusia 29 tahun itu pada 2017, setelah beberapa video yang dirilisnya berkaitan dengan Nazi atau menggambarkan anti-semit.

(Din/Isk)

Perkuat Keamanan Siber, Multipolar Technology Gelar Security Forum 2019

Liputan6.com, Jakarta – Multipolar Technology baru saja menggelar Security Forum 2019 di Fairmont Hotel, Jakarta, Selasa (20/8/2019) kemarin.

Forum yang mengambil tema “How is Cybersecurity Architecture Becoming Intelligence Driven?” ini membahas seputar keamanan siber.

Faisal Yahya, CyberSecurity Strategist mengatakan bahwa infrastruktur keamanan menjadi salah satu ujung tombak perusahaan guna mempertahankan dan meningkatkan standar layanan yang aman dan terpercaya bagi pelanggan.

“Potensi ancaman keamanan siber yang bakal dihadapi dalam sepuluh tahun ke depan akan semakin kompleks. Juga akan ada tantangan yang dihadapi saat beralih dari keamanan infrastruktur ke threat intelligence atau incident response,” kata Faisal dalam keterangan resminya.

Guna mengantisipasi potensi ancaman siber yang kian kompleks, Multipolar Technology menawarkan rangkaian solusi keamanan dari Tenable, F5 Advanced WAF (Web Application Firewall), dan IBM QRadar SIEM (Security Information and Event Management).

2 dari 2 halaman

Deteksi Celah Sejak Dini

Security Forum 2019. Dok: Multipolar Technology

Tenable sebagai vulnerability assessment tool diklaim mampu melakukan deteksi dini terhadap celah yang tidak aman atau berpotensi untuk disusupi.

Sementara F5 Advanced WAF (Web Application Firewall) berperan menangkal ancaman yang bisa terjadi karena intensnya akses ke aplikasi berbasis web dan mobile, yang dapat mengidentifikasi dan memblokir serangan yang terlewatkan oleh solusi WAF lainnya.

Kemudian IBM QRadar SIEM (Security Information and Event Management) mampu mengidentifikasi dan menganalisisi potensi ancaman dari berbagai sumber secara real-time dan menampilkannya dalam satu dashboard.

(Isk/Ysl)

Kaesang Resmi Bergabung dengan Genflix Aerowolf

Liputan6.com, Jakarta – Tim esports profesional, Genflix Aerowolf, resmi meminang Kaesang Pangarep sebagai pemain kesepuluh. Hal itu diumumkan melalui konferensi pers yang digelar minggu lalu.

“Genflix Aerowolf yang meminang saya. Dari dulu, saya main gim walaupun gak jago. Jadi, sangat bangga ketika ada tim pro yang mau mengajak saya gabung,” tutur Kaesang dalam keterangan resmi yang diterima, Rabu (21/8/2019).

Menurut Head of Esports Development Genflix, Hutama Prastika, keputusan merekrut Kaesang ini tidak sekadar karena sosoknya sebagai putra bungsu Presiden Joko Widodo. Namun, Kaesang memang dikenal sebagai seorang gamer sekaligus kreator konten gim.

“Tentunya kami ingin memenangkan turnamen esports sampai ke level dunia, tapi visi kami lebih dari ini. Kami ingin industri esports maju dengan melibatkan semua yang passionate di industri ini,” tutur pria yang akrab dipanggil Tommy tersebut.

Tidak hanya membantu tim mendulang prestasi, Genflix Aerowolf juga menyebut bergabungnya Kaesang memiliki nilai positif lain, yakni sebagai duta penting esports. Terlebih, dia dikenal memiliki beragam aktivitasi kekinian sekaligus berbisnis.

Jadi, Kaesang dapat memberikan gambaran positif mengenai aktivitas esports dan menekuninya tanpa mengorbankan kegiatan lain dalam keseharian. “Yang benar itu main gim menyambi berbisnis. Selalu ada waktu untuk keduanya, harus seimbang,” tutur Kaesang.

Sekadar informasi, perubahan nama Aeroflox menjadi Genflix Aerowolf sejak Mei 2019 memang tidak lepas dari dukungan aplikasi asal Indonesia tersebut. Genflix saat ini memiliki konten khusus yang menayangkan perjuangan para gamer Indonesia di ajang Mobile Legends Franchise League.

“Hadirnya Genflix sebagai partner kami sangat membantu peningkatan exposure dari segi konten dan brand. Platform ini juga menjadi wadah kami dalam membagikan pengalaman dunia esports ke khalayak banyak,” tutur Presiden Direktur Aerowolf.

2 dari 3 halaman

Aerowolf.TeamEight Jadi Wakil Indonesia di APAC Predator League 2019

Tim Indonesia, Aerowolf Team Eight, harus puas menempati peringkat keenam dari 16 tim di grand final PUBG Asia Pacific Predator League 2019. (Bola.com/Rizki Hidayat)

Sebelumnya, tim esports Aerowolf.TeamEight berhasil lolos ke babak grand final Asia Pacific Predator League 2019 di Bangkok, Thailand, pada 15 – 17 Februari 2019.

Pada babak kualifikasi di Jakarta, 27 Januari 2019, pengunjung Mal Taman Anggrek dibuat terkesima dengan tim esports yang bertanding.

Dilansir Bola.com, Rabu (30/1/2019), kedua tim harus berjuang hingga ronde ke-10 karena masing-masing mengoleksi poin tertinggi, yakni 131.

Akumulasi poin tersebut berselisih 20 angka dari sang runner-up, tim Ghost Alliance Ayres.

Sementara, Victim Reality harus puas berada di posisi ke-3 (88 poin) dan Aerowolf.TeamSeven ada peringkat 4 dengan perolehan 79 poin.

3 dari 3 halaman

Aerowolf.TeamEight vs Ghost Alliance Ayres

Dua suporter Indonesia, Dimas Surya Rizki dan Inez Anandari, memberikan dukungan buat BOOM ID dan Aerowolf Team Eight dalam grand final Asia Pasific Predator League 2019, di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand. (Bola.com/Rizki Hidayat)

Pada awal pertandingan, penampilan Aerowolf.TeamEight tak terlalu memukau. Mereka kalah gas dari Ghost Alliance Ayres, yang langsung mengumpulkan 20 poin, berbanding 10 milik tim Aerowolf.TeamEight.

Namun, Aerowolf.TeamEight tampak spektakuler pada ronde 2 dengan mengoleksi 14 kill. Lalu pada ronde 4, Aerowolf.TeamEight kembali mendominasi jalan pertandingan dengan perolehan 11 kill.

Setelah itu, Aerowolf.TeamEight tampil konsisten dan sudah mengirim sinyal juara pada putaran ke-9.

Bagi tim yang diisi Entruv, Arthur, Katou dan Exagonid, kemenangan tersebut membuat mereka berhak atas hadiah sebesar Rp 25 juta.

Nantinya, kala bermain di Asia Pacific Predator League 2019, Aerowolf.TeamEight akan berjibaku demi total hadiah 400 ribu dolar AS atau nyaris Rp 6 miliar.

(Dam/Ysl)

Sony Akuisisi Insomniac Games

Liputan6.com, Jakarta – Sony mengakusisi Insomniac Games yang merupakan pengembang gim Spider-Man di PS4 dengan nilai yang tidak diungkapkan. Selain Spider-Man, Insomniac Games juga mengembangkan gim Ratchet & Clank.

Akuisisi ini diharapkan akan membantu Sony untuk meningkatkan kekuatan dan daya tawar perusahaan menjelang peluncuran layanan game streaming miliknya, yang kelak akan berkompetisi dengan layanan serupa yang sudah ada dari sejumlah perusahaan lainnya.

“Insomniac Games adalah salah satu studio pengembang terkenal di industri ini dan rekam jejak mereka tidak ada bandingannya,” tutur Chairman dari Sony Interactive Entertainment System, Shawn Layden, dikutip dari Venture Beat, Rabu (21/8/2019).

Perusahaan, ujar Shawn melanjutkan, “telah menikmati kemitraan kolaboratif yang kuat dengan studio (Insomniac Games) selama bertahun-tahun dan sangat senang menyambut mereka secara resmi ke keluarga Worldwide Studios.”

Sekilas soal Insomniac Games, perusahaan ini berdiri pada tahun 1994. Sejauh ini, Insomniac Games telah bekerja sama dengan Sony selama lebih dari 20 tahun. Kerja sama mereka dimulai ketika era PlayStation generasi pertama.

2 dari 2 halaman

Sony Bakal Umumkan Konsol PlayStation 5 pada Februari 2020

Berdasarkan sumber anonim, Sony akan menggelar acara besar yang diberi nama PlayStation Meeting 2020 pada Februari 2020. Pada acara ini, perusahaan asal Jepang itu bakal mengungkap konsol PS5.

Informasi ini berawal dari bocoran email yang dikirim oleh senior marketing manager di PlayStation.

Email itu juga mengatakan, penerbit gim pihak ketiga seperti Activision, Square Enix, Ubisoft, dan EA akan hadir dalam gelaran acara itu untuk memamerkan judul gim yang bakal muncul di PS5.

Selain mengungkap konsol baru dan judul gim buatan pihak ketiga, acara ini juga bakal fokus untuk memperkenalkan gim eksklusif yang akan datang, seperti The Last of Us Part II dan Ghost of Tsushima.

Sumber tersebut juga mengklaim, perusahaan dan pengembang sudah melakukan beragam tes pada prototipe PlayStation VR2 yang dijadwalkan meluncur pada 2021.

(Why/Ysl)

Ini Bocoran Spesifikasi Oppo Reno 2, Reno 2Z, dan Reno 2F

Liputan6.com, Jakarta – Oppo baru saja memperkenalkan smartphone terbaru mereka, Reno dan Reno 10x Zoom Edition, di Indonesia sekitar dua bulan yang lalu.

Kabar terkini, perusahaan asal Tiongkok itu bakal meluncurkan seri pembaruan untuk Reno.

Lewat akun Twitter resmi Oppo India, perusahaan berencana bakal memperkenalkan Reno 2 pada 28 Agustus 2019.

Tak tanggung-tanggung, Oppo bakal meluncurkan tiga seri Reno baru, yakni Reno 2, Reno 2Z, dan Reno 2F.

Dikutip dari My Smart Price via Gizmochina, Rabu (21/8/2019), ketiga smartphone ini bakal mengusung empat lensa kamera utama.

Laporan tersebut juga membocorkan informasi lebih detail tentang spesifikasi masing-masing seri smartphone Oppo tersebut.

2 dari 4 halaman

Reno 2

Bodi belakang Oppo Reno 10x Zoom (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Reno 2 bakal hadir dengan layar AMOLED 6,5 inci beresolusi Full HD+, dan rasio aspek 20:9.

Smartphone pun dilengkapi dengan teknologi sensor sidik jari di layar, dilapisi dengan Gorilla Glass 6 (bagian depan) dan Gorilla Glass 5 (bagian belakang).

Dalam hal hardware, Reno 2 diprediksi akan menggunakan chipset Snapdragon 730G didukung oleh RAM 8GB dan memori internal 256 GB.

Untuk kamera, Reno 2 menggunakan lensa utama 48MP Sony IMX586, 8MP (ultrawide 116 derajat), 13MP dengan kemampuan 2x optical zoom, dan portrait mode 2MP.

Kamera selfies smartphone sudah menggunakan 16MP pop-up (seperti Reno sebelumnya).

Reno bakal hadir dengan baterai berkapasitas 4,000mAh dengan kemampuan VOOC 3.0.

Harga? Reno 2 diprediksi bakal dijual seharga Rp 6,9 jutaan.

3 dari 4 halaman

Reno 2Z

Bodi belakang Oppo Reno 10x Zoom (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Sementara itu, Reno 2Z bakal tampil dengan layar AMOLED HD+ berukuran 6,53 inci. Seperti Reno 2, smartphone ini juga hadir dengan sensor sidik jari di layar.

Dalam hal hardware, Oppo menyertakan prosesor MediaTek Helio P90 didukung dengan RAM 8GB, dan memori internal 256GB.

Pengaturan empat kamera di seri ini tidak terlalu berbeda dengan Reno 2.

Bedanya, Reno 2Z memiliki lensa ultrawide 119 derajat, dan sepasang lensa 2MP yang mampu mengambil potrait mode sembari memotret dan mengambil video.

4 dari 4 halaman

Reno 2F

Oppo resmi perkenalkan smartphone Reno 10x Zoom. (Liputan6.com/ Andina Librianty)

Untuk seri terakhir, laporan tersebut tidak memberikan informasi yang cukup detail tentang Oppo Reno 2F.

Namun, seri ini diklaim salah satu dari empat kamera yang terpasang di smartphone menggunakan lensa Samsung ISOCELL Bright GM1 berkemampuan 48MP.

Selain daripada itu, masih belum diketahui hardware yang Oppo sematkan di dalam smartphone.

Oppo Reno 2, Reno 2Z and Reno 2F bakal langsung menggunakan OS Android 9 Pie dengan ColoOS 6.1.

(Ysl/Why)

10 Tips Aman Berinternet ala Google

Liputan6.com, Jakarta – Google merilis inisiasi #JagaPrivasimu agar masyarakat Indonesia pengguna internet bisa lebih peduli dalam melindungi data pribadinya.

Pasalnya, jumlah pengguna internet di Indonesia kini mencapai angka 171 juta. Melihat posisi geografis Indonesia, angka ini tersebar di berbagai penjuru Indonesia.

Karena tidak semua pengguna internet sudah teredukasi dengan baik, bersama Kemkominfo, BSSN, Siberkreasi, Kreavi, ICT Watch, dan ID-IGF, Google menghadirkan inisiasi keamanan dan privasi data ini.

Berikut adalah 10 tips berinternet aman dari Google Indonesia:

1. Hati-Hati

Pengguna internet harus hati-hati terhadap pesan yang meminta informasi pribadi dan tidak boleh membagikan data pribadi orang lain tanpa seizin orang tersebut.

Pengguna juga disarankan untuk tidak mengeklik tautan atau membalas pesan mencurigakan yang meminta informasi pribadi seperti nama lengkap, nama ibu, alamat rumah, email, tanda pengenal, nomor rekening, ataupun nomor kartu kredit.

Meskipun pesan tersebut dikirim oleh situs yang kamu percaya, seperti situs bank, jangan pernah klik link atau membalas pesannya.

Sebaiknya kunjungi langsung situs atau aplikasi bank tersebut untuk login ke akunmu. Ingatlah, situs dan layanan resmi tidak akan pernah mengirim pesan untuk meminta mengirim sandi atau informasi keuangan via email.

2. Validasi Link Mencurigakan

Jangan pernah klik link mencurigakan, karena bisa jadi link itu berisi halaman login palsu buatan hacker.

Untuk itu, pastikan link yang kamu akses adalah situs resmi yang diawali dengan HTTPS. Pasalnya, situs palsu membuat pengguna bisa terjebak phishing, yakni upaya penipuan data pribadi lewat klik link.

2 dari 4 halaman

3. Jangan Instal Aplikasi Sembarangan

Ilustrasi aplikasi di smartphone (sumber: Pixabay)

Pengguna internet di smartphone perlu berhati-hati dan mengunduh aplikasi hanya dari sumber terpercaya. Untuk perangkat Android, pastikan selalu mengunduh aplikasi dari Google Play Store.

Pasalnya, Google memiliki Google Play Protect yang menjaga keamanan perangkat dengan melakukan pemeriksaan keamanan pada aplikasi di Google Play Store sebelum pengguna mengunduh dan memasangnya.

4. Update Software

Pastikan untuk selalu menggunakan software terbaru untuk browser, sistem operasi, plugin, dan editor dokumen. Ketika menerima notifikasi untuk update software, lakukan sesegera mungkin.

5. Waspadai Peniru Identitas

Jika kamu menerima email dari seseorang yang kamu kenal tapi isi pesannya terlihat aneh, bisa jadi akun orang tersebut telah diretas.

Untuk itu, jangan membalas atau mengklik tautan apapun yang diberikan. Misalnya, pesan yang meminta uang karena keadaan darurat, orang dalam email mengaku sedang terjebak di negeri orang, dan orang dalam email yang mengaku ponsel dicuri atau tak bisa ditelepon.

3 dari 4 halaman

6. Pegang Kendali terhadap Data di Akun Google

Google rilis data tren traveling masyarakat Indonesia berdasar aktivitas pencariannya. (Foto: unsplash.com)

Dengan akun Google, pengguna bisa mendapatkan informasi serta mengatur setelan privasi dan keamanan di satu tempat.

Fitur ‘Dasbor’ dan ‘Aktivitas Saya’ memberikan transparansi data yang dikumpulkan dari aktivitasmu di seluruh layanan Google.

Pengguna juga bisa mengatur privasi dengan ‘Kontrol Aktivitas’ dan ‘Setelan Iklan’ yang memungkinkan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan pengumpulan dan penggunaan data, serta mengatur seluruh layanan Google.

7. Pastikan Jaringan Internet Aman

Pengguna perlu hati-hati saat memakai WiFi publik. Jaringan ini mungkin saja dienkripsi sehingga siapapun yang ada di jaringan tersebut bisa memantau aktivitas kamu di internet.

Apabila pengguna memasukkan informasi sensitif, pastikan koneksi ke situs yang dikunjungi itu aman. Jika situs tersebut aman, browser seperti Chrome akan menampilkan ikon gembok berwarna abu-abu di kotak URL.

4 dari 4 halaman

8. Password yang Kuat

Ilustrasi Password

Pengguna perlu ingat, jangan pernah menggunakan satu sandi yang sama di akun berbeda. Tambahkan informasi pemulihan akun untuk membantu jika pengguna keluar dari akun dan perlu mendapatkan akses kembali.

Chrome menyediakan fitur pengelola sandi yang membantu membuat, menjaga, dan memantau semua sandi online pengguna.

Untuk membuat password yang kuat, gunakan campuran huruf, angka, hingga tanda baca agar sulit ditebak oleh botnet. Pengguna juga perlu mengganti password secara berkala.

Jangan pernah gunakan default password, jangan simpan password di sembarang tempat, dan hindari password yang mudah ditebak seperti tanggal lahir, nama pasangan, nama sekolah, dan lain-lain.

9. Gunakan Verifikasi Dua Langkah

Amankan akun dengan Verifikasi 2 Langkah. Fitur ini menambahkan lapisan keamanan ekstra ke akun pengguna. Dengan menyiapkan Verifikasi 2 Langkah, pengguna bisa meminimalisasipeluang akses tidak sah ke akun kamu secara signifikan.

10. Cek Google Safety Center

Pengguna bisa mengecek lebih detail mengenai cara menjaga privasi dan keamanan saat berinternet dengan masuk ke sini.

(Tin/Ysl)

Riset: Pengguna Emoji Lebih Sering Berhubungan Badan

Liputan6.com, Jakarta – Emoji bisa disebut sebagai salah satu elemen tak terpisahkan dari percakapan pada layanan atau aplikasi berbasis internet. Maka dari itu, tidak sulit untuk menemukan pengguna media sosial atau aplikasi perpesanan tertentu yang menuliskan emoji pada teks percakapannya.

Riset terbaru menunjukkan bahwa orang yang menggunakan lebih banyak emoji pada media komunikasi berbasis internet lebih sering berhubungan badan.

Selain itu, menurut riset yang digelar oleh The Kinsey Institute yang melibatkan lebih dari lima ribu partisipan tersebut, pengguna emoji juga lebih aktif pada kencan pertama. Demikian dikutip dari CNET, Rabu (21/8/2019). 

Temuan menarik lainnya dari riset ini adalah pengguna aktif emoji lebih sering berciuman saat kencan atau memasuki suatu fase hubungan dengan teman kencan mereka.

Kemudian riset ini menemukan bahwa peningkatan penggunaan emoji memiliki korelasi secara positif dengan sebagian besar tahap dalam perjalanan hubungan para partisipan.

2 dari 2 halaman

Partisipan Riset

Perlu dicatat, riset ini mendapati penggunaan emoji memang tidak berkorelasi dengan frekuensi kencan pertama para partisipan, melainkan berkorelasi dengan frekuensi pada kencan kedua.

Mengenai latar belakang partisipan, 86,8 persen di antaranya adalah heteroseksual dan 62,2 persennya merupakan orang kulit putih.

“Kami menemukan penggunaan emoji memungkinkan mereka yang sering berkencan untuk mengomunikasikan informasi afektif kepada calon pasangan yang memfasilitasi hubungan intim yang sukses dan lebih banyak peluang romantis dan seksual,” kata penelitian tersebut.

Di samping itu, penelitian ini juga menunjukkan, “mereka yang dalam konteks ini lebih sering menggunakan emoji, lebih berhasil membangun hubungan dan dengan demikian, mereka menikmati lebih banyak peluang untuk aktivitas romantis dan seksual.”

(Why/Isk)

Layanan Transaksi Mobile WhatsApp Segera Hadir di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – WhatsApp, aplikasi olah pesan milik Facebook, dikabarkan berencana menghadirkan layanan transaksi mobile miliknya ke Indonesia.

Untuk melancarkan rencana tersebut, WhatsApp sedang melakukan diskusi dengan sejumlah perusahaan pembayaran di Tanah Air.

Pertumbuhan sektor e-Commerce yang pesat di Indonesia adalah salah satu alasan di balik rencana ini. Bila terealisasi, Indonesia bakal menjadi negara kedua di dunia di mana WhatsApp memperkenalkan layanan tersebut.

Adapun India menjadi negara pertama yang bakal mengadopsi layanan tersebut, bilamana persetujuan regulasi penyimpanan data lokal sudah disetujui.

Berbeda dari India yang direncanakan bakal menawarkan layanan pembayaran peer-to-peer, WhatsApp hanya akan bertindak sebagai platform pendukung pembayaran melalui dompet digital lokal, sebagaimana informasi sumber anonim kepada Reuters, Selasa (20/8/2019).

“Indonesia bakal menjadi model bagi Whatsapp untuk mengadopsi konsep serupa di pasar negara berkembang lainnya,” kata sumber tersebut. “Selain itu, ini bakal menjadi cara agar menyiasati peraturan lokal terkait pemain asing yang membuat dompet digital mereka sendiri.” 

2 dari 3 halaman

Indonesia Pengguna WhatsApp Terbesar di Dunia

WhatsApp. Dok: businesstoday.in

Lebih lanjut, dengan 260 juta penduduk dan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia adalah salah satu dari lima pasar global terpenting bagi Whatsapp.

Saat ini, lebih dari 100 juta pengguna WhatsApp berasal dari Indonesia. Selain itu, industri e-Commerce Indonesia diprediksi bakal meningkat tiga kali lipat menjadi USD 100 miliar pada 2025.

Namun demikian, Tanah Air juga merupakan salah satu negara dengan peraturan pembayaran digital ketat di dunia.

3 dari 3 halaman

Sedang Diskusi dengan Dompet Digital di Indonesia

WhatsApp. Dok: irishtimes.com

Berdasarkan laporan dari sumber yang sama, WhatsApp saat ini sedang berdiskusi dengan beberapa perusahaan pembayaran digital, termasuk Gojek, Dana, dan OVO.

Kesepakatan dengan ketiga perusahaan itu diperkirakan akan selesai dalam waktu dekat ini.

(Ysl/Why)

Sebar Misinformasi di Hong Kong, Facebook dan Twitter Tutup Ratusan Akun

Liputan6.com, Jakarta – Twitter dan Facebook baru saja mengumumkan telah menutup dan menangguhkan ribuan akun karena diyakini mendukung pemerintah Tiongkok dalam melawan protes di Hong Kong.

Pada Senin 19 Agustus 2019, kedua perusahaan mengungkap penyelidikan terhadap penyebaran misinformasi dalam upaya menekan gerakan pro-demokrasi Hong Kong.

Dikutip dari Twitter via The Verge, Selasa (20/8/2019), ada sekitar 936 akun ditutup dan menangguhkan 200.000 akun lainnya karena penyebaran misinformasi tersebut.

“Semua akun telah ditangguhkan karena berbagai pelanggaran kebijakan tentang manipulasi informasi di platform kami,” tulis Twitter di blog resmi.

2 dari 3 halaman

Facebook Ikut Tindak Akun Penyebar Misinformasi

Ilustrasi Facebook (iStockPhoto)

Mengekor Twitter, Facebook juga melakukan “pembersihan” di platform-nya.

Nathaniel Gleicher, Kepala Kebijakan Keamanan Siber Facebook mengatakan, perusahaan telah menghapus tujuh pages, tiga groups, dan lima akun karena ikut serta menyebarkan misinformasi di Hong Kong.

Ada sekitar 15.500 akun mengikuti salah satu pages di Facebook (FB), dan 2.200 pengguna FB ikutan join di dalam salah satu groups tersebut.

3 dari 3 halaman

Demonstrasi RUU Ekstradisi di Hong Kong

Polusi anti huru hara berusaha membubarkan demonstran di luar gedung Dewan Legislatif, Hong Kong, Rabu (12/6/2019). Bentrok diawali ketika para pengunjuk rasa merangsek melewati garis polisi dan memaksa masuk ke gedung Dewan Legislatif. (AP Photo/Kin Cheung)

Ada keresahan yang signifikan di Hong Kong atas RUU Ekstradisi yang sekarang ditangguhkan, di mana berisiko menangkap tersangka untuk diadili secara sepihak ke China daratan.

Namun, demonstrasi justru meluas sejak itu, menjadi gerakan yang menuntut hak-hak demokrasi.

Rangaian protes tersebut, yang dimulai sejak Juni lalu, telah menghadirkan salah satu tantantang terbesar bagi Presiden China Xi Jinping sejak berkuasa pada 2012.

(Keenan Pasha/Ysl)

Realme 5 dan Realme 5 Pro Meluncur, Hadir dengan Empat Kamera

Liputan6.com, Jakarta – Realme akhirnya resmi memperkenalkan smartphone terbarunya ke publik. Dalam event yang digelar di India, perusahaan asal Tiongkok itu mengumumkan kehadiran Realme 5 dan Realme 5 Pro.

Dikutip dari GSM Arena, Selasa (20/8/2019), kedua smartphone dipastikan hadir dengan empat kamera belakang. Seusai namanya, Realme 5 Pro hadir dengan spesifikasi lebih tinggi ketimbang Realme 5 standar.

Untuk spesifikasi, Realme 5 Pro dipersenjatai dengan chipset Snapdragon 712. Smartphone ini memiliki layar berukuran 6,3 inci berdesain notch waterdrop dengan resolusi Full HD+.

Realme 5 Pro hadir dengan tiga pilihan kapasitas RAM dan ROM, yakni RAM 4GB/ROM 64GB, RAM 6GB/ROM 64GB, dan RAM 8GB/ROM 128GB.

Sebagai penunjang performanya, smartphone ini dibekali dengan baterai berkapasitas 4.035mAh dan sudah mendukung fitur fast charging VOOC 3.0 20W.

Beralih ke sektor kamera belakang, lensa utama Realme 5 Pro beresolusi 48MP dengan sensor Sony IMX586 yang memiki hasil foto 12MP. Sementara lensa lain beresolusi 8MP (ultrawide), 2MP (macro lens), dan depth sensor.

Kebutuhan selfie diserahkan pada kamera depan beresolusi 16MP. Realme 5 Pro yang hadir dalam dua pilihan warna, sparkling blue dan crystal green, ini rencananya dijual 4 September dengan harga mulai 13.999 rupee (Rp 2,7 juta).

2 dari 3 halaman

Realme 5

Realme akhirnya memperkenalkan Realme 5 dalam acara yang diselenggarakan di India (sumber: India)

Adapun Realme 5 memilki spesifikasi yang sedikit lebih rendah dari saudaranya. Smartphone ini ditopang Snapdragon 665 dengan tiga opsi RAM dan ROM, yakni RAM 3GB/ROM 32GB, RAM 4GB/ROM 64GB, dan RAM 4GB/ROM 128GB.

Realme 5 memiliki ukuran layar lebih besar, yakni 6,5 inci, dengan resolusi HD+. Meski memiliki baterai 5.000mAh, Realme tidak menyertakan fitur fast charging untuk smartphone ini.

Komposisi kamera belakang smartphone ini sama dengan Realme 5 Pro, begitu pula resolusi yang disematkan. Hanya, lensa utama ini memiliki resolusi 12MP dengan bukaan f/1.8.

Lantas untuk kemampuan selfie, Realme 5 memiliki kamera depan 13MP. Tersedia dalam dua pilihan warna, crystal blue dan crystal purple, Realme 5 akan tersedia pada 27 Agustus dengan harga mulai 9.999 rupee (Rp 1,9 juta).

(Dam/Ysl)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Muncul di Tenaa, Huawei Mate X Akan Segera Meluncur?

Liputan6.com, Jakarta – Huawei telah mengonfirmasi penundaan peluncuran Mate X sampai November mendatang. Kali ini muncul informasi, yang mengindikasikan rencana peluncuran Mate X berjalan lancar.

Dilansir GSM Arena, Selasa (20/8/2019), informasi tentang Huawei Mate X muncul di situs regulator Tiongkok, Tenaa. Pada laman Tenaa itu terdapat sejumlah gambar dan spesifikasi Mate X.

Sayangnya, gambar-gambar tersebut hanya memperlihatkan bagian Mate X yang memang sudah diketahui publik. Spesifikasi yang muncul pun sama seperti yang telah diumumkan.

Selain itu, tidak ada rincian gambar tentang perubahan desain pada smartphone tersebut.

Kemunculan Mate X di laman Tenaa pun disebut mengindikasikan rencana peluncurannya berjalan dengan lancar. Sejauh ini, pihak Huawei belum memberikan konfirmasi tentang tanggal peluncuran smartphone tersebut.

Huawei Umumkan OS Harmony Sebagai Pengganti Potensial Android

Huawei Mate X
Huawei Mate X (Foto: CNET)

Lebih lanjut, Huawei mengumumkan sebuah sistem operasi (OS) bernama Harmony di konferensi developer tahunannya di Tiongkok. Menurut CEO Huawei, Richard Yu, Harmony merupakan OS untuk semua skenario, termasuk smartphone dan tablet.

Dilansir Phone Arena, OS Harmony dapat digunakan untuk berbagai jenis perangkat lain, termasuk smart speaker, mobil, komputer, smartwatch, dan wireless earbuds.

Untuk membuat OS ini dapat bekerja, Huawei memastikan platform tersebut dapat bekerja dengan berbagai ukuran RAM, mulai dari kilobyte hingga ratusan gigabyte.

OS Harmony juga akan mendukung berbagai aplikasi khusus. Selain itu, aplikasi Android, HTML 5, Linux, juga dapat berjalan di OS tersebut. Namun, belum diketahui apakah platform tersebut dapat mengakses berbagai layanan Google.

Sebelumnya, OS potensial Huawei untuk menggantikan Android disebut memiliki nama HongMeng. Namun, akhirnya Huawei membantah HongMeng disiapkan sebagai pengganti Android. Alih-alih sebagai OS untuk smartphone, HongMeng justru disiapkan untuk perangkat Internet of Things (IoT).

“OS HongMeng dikembangkan untuk perangkat IoT, yang akan mengurangi latensi. Mengenai smartphone, kami masih menggunakan OS dan ekosistem Android sebagai pilihan pertama. Kami belum memutuskan apakah HongMeng dapat dikembangkan sebagai OS smartphone di masa depan,” ungkap Chairman Huawei, Liang Hua, pada bulan lalu.

(Din/Why)

Lanjutkan Membaca ↓

Google Buka Kode Sumber Aplikasi Live Transcribe ke Publik

Liputan6.com, Jakarta – Google membuka kode sumber aplikasi transkripsi Live Transcribe ke publik. Kode sumber aplikasi itu dapat ditemukan di repositori GithHub.

Mengutip keterangan di blog resmi Open Source Google, Selasa (20/8/2019), Google meluncurkan Live Transcribe awal tahun ini. Aplikasi ini terutama ditujukan bagi pengguna perangkat Android tunarungu dan pengguna dengan gangguan pendengaran.

“Pengenalan ujaran Live Transcribe disediakan oleh Cloud Speech API yang canggih, yang dalam sebagian besar kondisi memberikan akurasi transkripsi cukup mengesankan,” kata Chet Gnegy dan koleganya di Live Transcribe Team.

Kini, lanjut Chet, perusahaan “berbagi aplikasi transkripsi ini dengan dunia, sehingga pengembang di mana pun dapat membangun aplikasi dengan transkripsi akurat.”

“Kami harap Anda akan bergabung dengan kami dalam mencoba membangun dunia yang lebih mudah diakses oleh semua orang,” ujar Chet.

2 dari 2 halaman

Fitur Live Transcribe

Untuk diketahui, Live Transcribe mendukung lebih dari 70 bahasa dan dialek secara real-time. Aplikasi ini mendukung pemakaian dua bahasa secara simultan dan pergantian antara keduanya berlangsung secara cepat.

Beberapa fitur lainnya termasuk indikator kenyaringan dan kebisingan, yang menunjukkan tingkat volume pengeras suara terhadap kebisingan lingkungan, dan dukungan mikrofon eksternal.

Di samping itu, aplikasi ini juga menawarkan sinyal haptic feedback ketika seseorang memulai atau melanjutkan berbicara

Soal privasi, Google mengklaim bahwa transkripsi yang berlangsung di aplikasi ini bersifat personal dan hanya disimpan di perangkat pengguna.

(Why/Ysl)

Google Sarankan UU Perlindungan Data Pribadi Tak Beratkan Startup Kecil

Liputan6.com, Jakarta – Google Indonesia turut berkomentar mengenai Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) yang tengah digodok oleh pemerintah Indonesia.

Salah satu yang jadi masukan Google adalah agar UU PDP yang nantinya diterbitkan pemerintah tak memberatkan startup kecil.

Tentang RUU yang kini tengah diundangkan, pihak Google sendiri mengaku belum ada poin yang membuat perusahaan keberatan.

Google menyebut, perusahaan berupaya untuk tunduk pada tiap aturan perlindungan data pribadi di banyak negara. Salah satunya yang dianggap paling tinggi standarnya adalah GDPR (General Data Protection Regulation) di Uni Eropa.

“Perusahaan berskala besar seperti Google tentunya harus tunduk dan memenuhi GDPR, tetapi bukan hanya tunduk pada GDPR di Uni Eropa, melainkan juga global,” kata Head of Public Policy Google Indonesia, Putri Alam, saat ditemui di Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Untuk RUU PDP sendiri, Google menyebut belum ada hal yang terlalu berat. Namun, menurut Google Indonesia, pemerintah perlu memperhatikan perusahaan kecil sebelum menerapkan UU PDP nantinya.

“Yang harus diperhatikan adalah perusahaan kecil yang baru mau tumbuh, yang ingin berinovasi. Apakah aspek-aspek pada RUU PDP ini bisa ditujukan untuk mereka atau tidak,” tutur Putri.

Putri menyebut, jika UU PDP dibuat dengan standar seperti GDPR, akan menyulitkan bagi pelaku usaha berskala startup.

“GDPR itu standarnya tinggi sekali, sehingga sulit untuk pelaku usaha seperti startup kecil untuk mengikuti. Kita kan tidak ingin seperti itu. Apalagi, Indonesia sekarang terkenal dengan startup,” ujar Putri.

Ia memandang, startup kecil yang tengah bergeliat bakal sulit berkembang jika persyaratan privasi data terlalu rumit.

“Kasihan kalau perusahaan yang kecil ini harus mematikan inovasi untuk semata memenuhi privasi. Oleh karena itu, (aturan dengan standar seperti) GDPR akan sulit diterapkan di Indonesia,” katanya.

2 dari 3 halaman

Saran Google Soal RUU PDP

Head of Public Policy Google Indonesia Putri Alam saat ditemui di acara insiatif keamanan dan privasi data Google di Jakarta, Selasa (20/8/2019). Liputan6.com/Agustin Setyo Wardani

Google juga menyebut, tidak ada aturan yang bisa memenuhi semua kebutuhan. Putri menekankan, kebutuhan tiap negara akan aturan perlindungan data pribadi itu berbeda-beda.

“Jadi belum tentu aturan seperti GDPR itu cocok untuk diterapkan di Indonesia. Perlindungan data pribadi memang penting, namun regulasi yang dibuat haruslah menjadi regulasi yang cerdas,” ujar dia.

Google sendiri menyebut pihaknya melalui asosiasi sering mengadakan diskusi tentang RUU PDP dengan Kemkominfo. Google juga turut memberikan masukan bagi pemerintah. Di mana, ada beberapa aspek yang harus dimiliki oleh organisasi atau perusahaan digital mengumpulkan data pengguna.

Ini tercantum dalam framework for responsible data protection regulation yang dirilis Google pada September 2018 lalu di blog perusahaan.

3 dari 3 halaman

Proses Pengumpulan Data Pribadi

Ilustrasi data pribadi. Dok: betanews.co

Pertama, kata Putri, organisasi atau perusahaan digital yang melakukan pengumpulan data pribadi haruslah bertanggung jawab.

Kedua, pengumpulan data haruslah bersifat transparan dan diketahui oleh pemilik data. “Perusahaan ini harus transparan ke pengguna bagaimana mereka mengumpulkan dan menggunakan data milik pengguna,” kata Putri.

Tidak hanya itu, pengumpulan data pengguna haruslah bersifat terbatas. “Kalau misalnya tidak dibutuhkan, buat apa data ini diminta,” ujarnya.

Selanjutnya, pengumpulan data haruslah dapat dikontrol oleh pengguna. Dalam hal ini, pengguna layanan selaku pemilik data harus memiliki kontrol penuh terhadap data pribadinya.

Selanjutnya, pengumpulan data haruslah praktis dan terjamin keamanannya.

(Tin/Ysl)

Smartfren: 5G Merupakan Pelengkap 4G, Bukan Pengganti

Liputan6.com, Jakarta – Kehadiran teknologi jaringan baru, yakni 5G, tak dimungkiri akan segera datang. Oleh sebab itu, sejumlah operator Tanah Air, tak terkecuali Smartfren, mulai melakukan uji coba teknologi anyar ini.

Kendati hadir sebagai teknologi anyar, Smartfren tidak mengganggap 5G semata-mata akan menggantikan jaringan 4G yang sudah ada. Hal itu diungkapkan oleh VP Technology Relations and Special Project Smartfren, Munir Syahda Prabowo.

“5G bukan hanya suksesor 4G. Kenapa? 5G punya spesifikasi tersendiri untuk pasar yang sangat fokus, seperti industri, mobil, entertainment, yang gede-gede. Jangan terpikir (5G) akan gantikan 4G, tapi pelengkap, akan berbarengan,” tuturnya ditemui usai uji coba 5G dari Smartfren.

Sementara untuk kebutuhan end-user yang memakai handset atau perangkat mobile, menurut Munir, masih akan menggunakan 4G. Dengan kata lain, 5G nantinya masih akan fokus pada pasar tertentu.

“Sampai kapan? Itu tergantung. Sekarang kan 2G saja masih hidup, tergantung industri dan di lapangan. Jadi, tidak ada masalah kapanpun,” tuturnya. Terlebih, perangkat mobile yang mendukung 5G sendiri masih terbatas saat ini.

Akan tetapi, Munir mengatakan kondisi berbeda apabila perangkat mobile tersebut digunakan sebagai terminal atau alat kontrol yang memanfaatkan jaringan 5G. Hal itu memang sudah dimungkinkan saat ini. 

“Perangkat mobile sebagai terminal itu misalnya mengontrol drone untuk terbang. Untuk hadir ke end-user memang pasti ada, tapi itu tergantung kebutuhan. 4G saja masih cukup, untuk chatting atau browsing,” tuturnya melanjutkan.

2 dari 3 halaman

Smartfren Uji Coba 5G, Kecepatan Tembus hingga 8,7Gbps

Ilustrasi Foto Jaringan Telpon Seluler atau HP 4G dan 5G. (iSrockphoto)

Smartfren akhirnya melakukan uji coba jaringan 5G. Bekerja sama dengan ZTE, uji coba dilakukan di jalur logistik pengiriman barang PT Sinarmas Agro Resources dan Technology.

“Peningkatan sisi telekomunikasi tidak dapat terpisahkan dan dapat dikatakan sebagai backbone untuk kesuksessan Making Indonesia 4.0. Kenapa demikian? Sebab di era industri 4.0 semuanya akan berbasis digital, termasuk human and machine interface,” tutur Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys saat konferensi pers di kawasan Smart Marunda, Bekasi, Senin (19/8/2019).

Sebagai bagian dari uji coba, dipasang kamera 360 yang terkoneksi dengan jaringan 5G ke virtual reality headset. Dalam uji coba ini, Smartfren menunjukkan kemampuan 5G dalam beberapa beberapa skenario untuk kebutuhan industri. 

Skenario pertama adalah memantau kondisi pabrik melalui virtual reality headset. Jadi, seorang operator tidak perlu mengitari pabrik untuk melihat kondisi sekitar, sebab pemantauan dapat dilakukan secara jarak jauh. 

“Bayangkan jika skala penerapannya lebih besar dan tidak hanya sekitar lingkungan pabrik tetapi berbeda kota, maka operator pabrik tidak perlu berada di lokasi untuk melakukan fungsi pemantauan,” tutur Merza.

Perlu diketahui, Smartfren menggunakan pita frekuensi 28GHz mmwave untuk uji coba. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memberikan izin selama 12 bulan dengan evaluasi setiap enam bulan.

Tidak lupa, dilakukan pula uji coba 5G dalam pabrik. Hasilnya, pengukur kecepatan mencatat 8,5 hingga 8,7Gbps. Karenanya, kondisi pabrik dapat langsung disiarkan ke virtual reality headset yang digunakan.

3 dari 3 halaman

Uji Coba 5G untuk Industri oleh Smartfren

Smartfren akhirnya melakukan uji coba 5G untuk kebutuhan industri (Liputan6.com/Agustinus M.Damar)

Skenario lain dalam uji coba ini adalah melakukan penerbangan drone untuk mengecek jalur logistik yang bermasalah.

Perlu diketahui, bagian pabrik ini sepenuhnya dijalankan secara otomatis, sehingga ada beberapa area yang tidak diperbolehkan untuk didatangi pekerja manusia. 

Sebagai gantinya, diperlukan alternatif alat untuk mengecek kondisi tersebut. 

Berbekal jaringan 5G yang digunakan, operator dapat langsung menerbangkan drone dan memantau kondisi jalur logistik yang bermasalah tersebut. Setelah ditemukan, operator tinggal menganalisanya. 

“Kehadiran teknologi 5G akan membuka banyak peluang untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, melalui proses otomatisasi, proses pemantauan real-time dan memungkinkan akses augmented reality lebih baik,” tutur CEO PT Smart Downstream Indonesia, Budiono Muljono.

(Dam/Ysl)

Bernie Sanders Ingin Larang Pemakaian Teknologi Pengenalan Wajah oleh Polisi

Liputan6.com, Jakarta – Teknologi pengenalan wajah telah diterapkan oleh sejumlah lembaga pemerintahan di Amerika Serikat. Sebut saja polisi dan petugas imigrasi dan bea cukai di bandara-bandara di AS.

Terkait teknologi ini, bakal calon presiden AS dari Partai Demokrat, Bernie Sanders, ingin melarang pemakaian teknologi pengenalan wajah oleh polisi.

Hal ini, sebagaimana dikutip dari Venture Beat, Selasa (20/8/2019), merupakan salah satu dari gagasan reformasi peradilan pidana yang dia perkenalkan menjelang kunjungan selama dua hari di South Carolina.

Lebih lanjut disebutkan bahwa pria yang sejak tahun 2007 menjadi senator itu akan menetapkan larangan ini untuk penjara. 

Di samping itu, ia juga akan mencabut praktik lembaga penegak hukum yang mendapat manfaat dari penyitaan aset sipil.

2 dari 2 halaman

Larangan di Negara Bagian

Teknologi pengenalan wajah (facial recognition). (Doc: Cisco)

Sejumlah kota seperti San Francisco dan Somerville, serta Massachusetts telah menetapkan peraturan yang melarang polisi dan dinas-dinas di tingkat kota untuk menggunakan teknologi pengenalan wajah belum lama ini.

Peraturan itu dilatarbelakangi oleh rasa keadilan berdasarkan ras, privasi, serta kekhawatiran penyalahgunaan.

Sementara itu, anggota parlemen di Michigan dan New Jersey pun sedang mempertimbangkan hal ini. Adapun anggota parlemen California, mereka juga sedang mempertimbangkan larangan serupa.

(Why/Isk)

Google Ajak Pengguna Jaga Privasi di Internet

Liputan6.com, Jakarta – Penggunaan internet kini tak terelakkan bagi pengguna smartphone dan ancaman di dunia maya ini pun kian banyak.

Sehubungan dengan hal ini, Google melakukan sejumlah upaya untuk melindungi privasi data pengguna. Salah satunya, Google meningkatkan teknologi keamanan dan fitur privasi untuk membantu menjaga seluruh pengguna tetap aman berinternet.

Selain itu, Google mengajak pengguna di Indonesia untuk menjaga privasi saat menggunakan internet. Perusahaan raksasa internet ini pun menyelenggarakan inisiatif #JagaPrivasimu guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga privasi ketika berinternet.

Inisiatif tersebut dilakukan Google bersama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Siberkreasi, ID-IGF, IGF Youth, ICT Watch, dan Kreavi.

Head of Public Policy Google Indonesia Putri Alam mengatakan, Google berupaya selalu mengormati pengguna dalam hal privasi data.

Kata Putri, Google memiliki tiga prinsip dalam menjaga data pengguna tetap bersifat personal, aman, dan terlindungi. Ketiga prinsip tersebut adalah memudahkan pengguna mengontrol privasi mereka, membuat teknologi keamanan terkuat di dalam tiap produk, serta memberdayakan pengguna untuk mengambil kendali atas keamanan dan privasi internet mereka.

“Saat berbicara privasi, kami paham, tidak ada satu solusi yang cocok untuk semua orang. Tiap akun Google dibuat dengan kontrol data aktif atau nonaktif, sehingga pengguna bisa memilih setelan privasi yang tepat bagi mereka,” ujar Putri di Jakarta, Selasa (20/8/2019).

2 dari 3 halaman

Pengguna Mengontrol Privasinya Sendiri

Dia mengatakan, Google selalu memastikan bahwa pengguna mengontrol privasinya sendiri. Putri juga menyebut, Google membuat fitur privasi yang mudah digunakan.

“Pengguna dapat mengakses fitur Dashboard dan Aktivitas Saya yang didesain agar memudahkan pengguna dalam mengontrol setelan privasi yang sesuai dengan keinginan pengguna. Informasi, privasi, dan keamanan ditempatkan dalam akun Google,” tutur Putri.

Putri menyebut, produk dan layanan Google tetap aman. Untuk memastikannya, Google menawarkan fitur Verifikasi Dua Langkah.

Fitur ini membantu mencegah siapa pun yang tidak memiliki akses ke akun Google pengguna, untuk memakai faktor sekunder selain nama dan sandi untuk bisa masuk ke akun. Misalnya saja, dengan kode enam angka di aplikasi Google Authenticator untuk masuk ke sebuah akun online.

3 dari 3 halaman

Safe Browsing dan Enkripsi HTTPS

Google juga memiliki fitur Safe Browsing dan Enkripsi HTTPS untuk melindungi pengguna dari ancaman phishing dan situs yang berisiko.

Google, kata Putri, percaya bahwa pengguna harus memiliki akses ke informasi pribadi mereka yang telah dibagikan ke perusahaan. Untuk itu, Google memudahkan pengguna untuk mengakses, meninjau, mengunduh, atau menghapus data mereka di Google sepenuhnya.

“Google juga membantu pengguna memilih setelan privasi yang tepat untuk pengguna melalui fitur Pemeriksaan Privasi. Hanya beberapa menit, pengguna bisa mengelola data apa saja yang tesimpan di akun dan memperbarui informasi yang dibagikan. Pengguna bisa mengubah setelan ini sesering mungkin,” tutur dia.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Menkominfo Bidang Kebijakan Digital Dedy Permadi mengatakan Kemkominfo menyambut positif upaya #JagaPrivasimu yang dilakukan Google.

“Di era digital, orang Indonesia perlu memiliki kecakapan digital, keamanan digital adalah satunya. Untuk itulah, inisiatif #JagaPrivasi ini perlu dipupuk dan didukung agar generasi penerus bisa memanfaatkan internet sebaik-baiknya,” kata dia.

(Tin/Why)

Celah di Bluetooth Bisa Dimanfaatkan Hacker untuk Bobol Smartphone

Liputan6.com, Jakarta – Sebuah celah kerentanan yang baru diketahui pada Bluetooth rupanya bisa dimanfaatkan oleh hacker untuk mengambil alih perangkat.

Celah ini dinamai dengan KNOB attack, kepanjangan dari Key Negotiation of Bluetooth. Celah ini disebut-sebut juga bisa dipakai untuk mengintip komunikasi dalam perangkat.

Mengutip The Verge, Selasa (20/8/2019), kerentanannya cukup berbahaya. Alih-alih langsung memecahkan enkripsi, kerentanan ini memungkinkan peretas untuk memaksa perangkat Bluetooth yang sudah dipasangkan (pairing) untuk memecahkan enkripsi yang lebih lemah.

Pasalnya, ketika dua sambungan Bluetooth saling terhubung, Bluetooth membangun enkripsi baru. Saat hacker masuk di antara proses ini, mereka bisa menipu kedua perangkat untuk membuka kunci enkripsi baru ini dengan jumlah karakter yang relatif lebih kecil.

Si penyerang memang masih harus melakukan serangan brute force terhadap salah satu perangkat untuk mengetahui kata sandi yang tepat. Namun, serangan tersebut bisa lebih singkat, hal itu dimungkinkan dengan adanya celah ini.

2 dari 3 halaman

Pengguna Tak Perlu Khawatir

Kemampuan Bluetooth dipastikan akan ditingkatkan pada tahun 2016 (sumber: bluetooth.com)

Selama ini, kebanyakan orang masih menggunakan Bluetooth. Dengan adanya penemuan celah ini, mereka tak perlu khawatir karena, cukup sulit untuk mengeksekusi serangan ini.

Pasalnya, untuk melancarkan serangan, hacker perlu hadir selama koneksi perangkat Bluetooth berlangsung. Ia perlu memblokir transmisi awal masing-masing perangkat ketika membuat kunci enkripsi.

Semua itu perlu dilakukan dalam waktu yang singkat. Penyerang juga perlu hadir dalam jangkauan Bluetooth untuk mengulangi serangan, kapanpun mereka ingin masuk lagi.

Selain itu, tidak semua koneksi Bluetooth memiliki celah ini. Celah ini hanya ada di perangkat Bluetooth tradisional, bukan pada sambungan Bluetooth Low Energy, seperti yang ada pada IoT.

3 dari 3 halaman

Bluetooth Dilengkapi Perlindungan

Bluetooth

Selain itu, kebanyakan koneksi Bluetooth juga telah dilengkapi dengan proteksi, yakni dengan kata sandi minimum yang sulit dipecahkan.

Organisasi di balik Bluetooth tak bisa memperbaiki celah ini. Namun, mereka akan memproteksi dengan cara merekomendasikan panjang password pada perangkat yang dianggap rentan.

Kini, belum ada bukti bahwa celah ini telah dipakai untuk meretas perangkat.

Celah ini ditemukan oleh sejumlah peneliti yang mempresentasikan hasil temuannya di Simposium Keamanan Usenix.

(Tin/Isk)

Smartfren Siap Perluas Ekspansi ke Indonesia Bagian Timur

Liputan6.com, Jakarta – Smartfren berencana untuk terus memperluas cakupan layanannya ke wilayah timur Indonesia. Hal ini dilakukan setelah perusahaan mempertimbangkan potensi dari pasar yang baru tersebut.

“Setelah kami melihat value yang ditawarkan, paling lambat saat awal 2020, kami menargetkan bisa meluncur di Labuan Bajo dan Kupang,” tutur VP Technology Relations and Special Project Smartfren, Munir Syahda Prabowo, saat ditemui usai uji coba 5G oleh Smartfren di Bekasi, kemarin.

Adapun untuk saat ini, Smartfren sendiri sudah hadir untuk wilayah Bali, Lombok, dan Manado. Di sisi lain, Munir juga tidak menutup kemungkinan untuk bekerja sama dengan Paket Palapa Ring Timur yang saat ini dilaporkan sudah selesai.

“Namun untuk itu harus menunggu integrasi dari Palapa Ring Barat, Tengah, dan Timur. Jadi, nanti saling menyambung,” tuturnya melanjutkan. Terkait rencana investasi untuk wilayah Indonesia Timur, Smartfren sendiri masih terus melakukan kajian.

Dengan kajian ini, Smartfren ingin menghitung kebutuhan dan situasi dari masing-masing wilayah tersebut. Menyoal strategi yang disiapkan operator tersebut untuk terjun ke pasar baru, Munir mengaku tidak ada rencana khusus.

Menurut Munir, Smartfren merupakan operator yang paling muda di Indonesia saat ini. Dengan kata lain, saat Smartfren hadir di suatu wilayah, dapat dipastikan sudah ada pemain lain di lokasi tersebut.

“Jadi rumusnya sama saja. Mau di wilayah Timur dan Barat, kami selalu belakangan. Untuk strategi, masih (menawarkan) paling murah. Intinya seperti itu, (sebab) bisnis kompetitor itu memang sudah ada,” tuturnya mengakhiri pembicaraan.

2 dari 3 halaman

Smartfren Uji Coba 5G, Kecepatan Tembus hingga 8,7Gbps

Uji coba 5G yang dilakukan oleh Smartfren (Liputan6.com/Agustinus M.Damar)

Smartfren akhirnya melakukan uji coba jaringan 5G. Bekerja sama dengan ZTE, uji coba dilakukan di jalur logistik pengiriman barang PT Sinarmas Agro Resources dan Technology.

“Peningkatan sisi telekomunikasi tidak dapat terpisahkan dan dapat dikatakan sebagai backbone untuk untuk kesuksessan Making Indonesia 4.0. Kenapa demikian? Sebab di era industri 4.0 semuanya akan berbasis digital, termasuk human and machine interface,” tutur Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys saat konferensi pers di kawasan Smart Marunda, Bekasi, Senin (19/8/2019).

Sebagai bagian dari uji coba, dipasang kamera 360 yang terkoneksi dengan jaringan 5G ke virtual reality headset. Dalam uji coba ini, Smartfren menunjukkan kemampuan 5G dalam beberapa beberapa skenario untuk kebutuhan industri. 

Skenario pertama adalah memantau kondisi pabrik melalui virtual reality headset. Jadi, seorang operator tidak perlu mengitari pabrik untuk melihat kondisi sekitar, sebab pemantauan dapat dilakukan secara jarak jauh. 

“Bayangkan jika skala penerapannya lebih besar dan tidak hanya sekitar lingkungan pabrik tetapi berbeda kota, maka operator pabrik tidak perlu berada di lokasi untuk melakukan fungsi pemantauan,” tutur Merza.

Perlu diketahui, Smartfren menggunakan pita frekuensi 28GHz mmwave untuk uji coba. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memberikan izin selama 12 bulan dengan evaluasi setiap enam bulan.

Tidak lupa, dilakukan pula uji coba 5G dalam pabrik. Hasilnya, pengukur kecepatan mencatat 8,5 hingga 8,7Gbps. Karenanya, kondisi pabrik dapat langsung disiarkan ke virtual reality headset yang digunakan.

3 dari 3 halaman

Uji Coba 5G untuk Industri oleh Smartfren

Smartfren akhirnya melakukan uji coba 5G untuk kebutuhan industri (Liputan6.com/Agustinus M.Damar)

Skenario lain dalam uji coba ini adalah melakukan penerbangan drone untuk mengecek jalur logistik yang bermasalah.

Perlu diketahui, bagian pabrik ini sepenuhnya dijalankan secara otomatis, sehingga ada beberapa area yang tidak diperbolehkan untuk didatangi pekerja manusia. 

Sebagai gantinya, diperlukan alternatif alat untuk mengecek kondisi tersebut. 

Berbekal jaringan 5G yang digunakan, operator dapat langsung menerbangkan drone dan memantau kondisi jalur logistik yang bermasalah tersebut. Setelah ditemukan, operator tinggal menganalisanya. 

“Kehadiran teknologi 5G akan membuka banyak peluang untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, melalui proses otomatisasi, proses pemantauan real-time dan memungkinkan akses augmented reality lebih baik,” tutur CEO PT Smart Downstream Indonesia, Budiono Muljono.

(Dam/Ysl)

Penyedia Rental WiFi Lokal Ini Ajak Milenial Jadi Pejuang Masa Depan

Liputan6.com, Jakarta – Dalam memeriahkan HUT ke-74 RI, JavaMifi yang dikenal sebagai brand lokal penyedia rental WiFi mengajak milenial untuk menjadi pejuang bangsa di masa sekarang dan masa depan.

Melalui program ‘More Victory to Explore’, JavaMifi mengundang seluruh anak bangsa yang akan berpartisipasi dan berjuang (melakukan kegiatan positif) di kancah internasional.

Program ini juga terbuka bagi masyarakat yang ingin merekomendasikan suatu kegiatan yang dibawa oleh anak bangsa ke luar negeri. Dukungan yang diberikan JavaMifi adalah berupa penggunaan WiFi outbound gratis selama berjuang di luar negeri.

“Kami dari JavaMifi bermaksud ikut serta dan berkontribusi untuk dapat mendukung Pejuang Bangsa di masa sekarang dan akan datang dengan sumber daya yang kami miliki saat ini, yaitu koneksi internet tanpa batas,” kata Arindro Nugroho, General Manager JavaMifi melalui keterangannya, Selasa (20/8/2019).

Arindro melanjutkan, bentuk dukungan perusahaan bagi Para Pejuang ini adalah dengan memastikan komunikasi tetap terhubung dengan rekan, kerabat dan keluarga yang dicintai melalui media sosial, WhatsApp, email bahkan video call.

2 dari 2 halaman

Rilis Microsite

Dok: JavaMifi

Dalam program ini JavaMifi akan meluncurkan sebuah microsite www.moretoexplore.id untuk mengekspos perjuangan atau prestasi yang telah diraih sehingga tujuan program ini dapat tercapai yaitu mengundang, memotivasi, dan mendukung.

“Yang tidak kalah penting adalah menyebarkan berita baik kepada masyarakat umum bahwa kita Indonesia, kita besar, dan kita mampu membentuk citra positif Indonesia di kancah internasional,” ucap Arindro menambahkan.

(Isk/Ysl)

Donald Trump Tak Ingin AS Berbisnis dengan Huawei

Liputan6.com, Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyatakan keinginannya supaya AS tidak berbisnis dengan Huawei. Hal ini disampaikan saat pemerintah AS sedang mempertimbangkan memperpanjang masa tenggang sanksi Huawei.

Reuters dan beberapa media lain melaporkan pada Jumat lalu bahwa Departemen Perdagangan AS diperkirakan akan memperpanjang penangguhan hukuman kepada Huawei. Penangguhan ini membuat perusahaan asal Tiongkok itu bisa kembali membeli suplai dari perusahaan-perusahaan AS, sehingga dapat melayani pelanggan yang sudah ada.

Dilansir Reuters, Selasa (20/8/2019), dua orang sumber mengatakan, “lisensi umum sementara” tersebut akan diperpanjang untuk Huawei selama 90 hari.

Antipati Trump kepada Huawei diklaim atas alasan keamanan nasional. “Saat ini sepertinya kita tidak akan berbisnis. Saya sama sekali tidak ingin berbisnis karena ini adalah ancaman keamanan nasional, dan saya sangat yakin bahwa media telah meliputnya sedikit berbeda dari hal tersebut,” ungkap Trump.

Menurutnya, ada bagian kecil dari bisnis Huawei yang dapat dikecualikan dari larangan lebih luas. Namun, hal itu akan sangat rumit. Ia pun tidak mengatakan apakah pemerintah AS akan memperpanjang “lisensi umum sementara” tersebut.

Adapun sebelumnya, Direktur Dewan Ekonomi Nasional AS, Larry Kudlow, mengatakan departemen perdagangan akan memperpanjang proses perizinan Huawei selama tiga bulan sebagai isyarat niat baik di tengah negosiasi perdagangan yang lebih luas dengan Tiongkok.

“Kami memberikan waktu istirahat kepada perusahaan-perusahaan kita sendiri selama tiga bulan,” tutur Kudlow.

2 dari 2 halaman

Hadapi AS, Huawei Bakal Siapkan Pasukan Besi

Huawei (Foto: Huawei)

Pendiri Huawei, Ren Zhengfei, berencana mulai merombak perusahaan dalam waktu tiga hingga lima tahun. Perombakan ini bertujuan untuk menciptakan “pasukan besi”, yang dapat membantu perusahaan bertahan dari “serangan” AS, sambil melindungi kepemimpinan Huawei dalam pengembangan teknologi wireless terbaru.

Dilansir Bloomberg beberapa hari lalu, perubahan struktural ini berkaitan dengan sanksi AS yang mengancam kelangsungan bisnis smartphone Huawei. AS sebelumnya memasukkan Huawei dalam daftar hitam perdagangan, sehingga tidak bisa bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan asal negara tersebut.

Memo internal berisi rencana Zhengfei ini dilihat oleh Bloomberg News, dan sudah dikonfirmasi oleh juru bicara Huawei.

Huawei kini tengah berjuang setelah AS melarang perusahaan membeli teknologi negaranya, termasuk komponen penting chipset dari Qualcomm, hingga OS Android milik Google.

Ren mengatakan, pembenahan internal saat ini perlu dilakukan untuk menghadapi “perang”. Namun, ia tidak merinci restrukturisasi yang dimaksud.

“Kita harus menyelesaikan perombakan dalam kondisi keras dan sulit, menciptakan ‘tentara besi’ tak terkalahkan, yang dapat membantu kita mencapai kemenangan. Kita benar-benar harus menyelesaikan reorganisasi ini dalam waktu tiga hingga lima tahun,” tulis Zhengfei dalam memo internal pada 2 Agutus 2019.

(Din/Why)

Top 3 Tekno: Keyword Papua Jadi Trending Topic Saat Kerusuhan Manokwari

Liputan6.com, Jakarta – Demonstrasi yang diikuti aksi massa di Manokwari, Papua ternyata membuat warganet ramai berkomentar di media sosial.

Alhasil, keyword Papua pun menjadi trending topic di Twitter dan menjadi sorot pembaca kanal Tekno Liputan6.com, Senin (19/8/2019).

Informasi lain yang juga menjadi perhatian datang dari Kemkominfo membatasi akses internet saat kerusuhan Papua, dan otoritas penerbangan melarang penumpang membawa naik pesawat MacBook Pro.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler berikut ini.

1. Kerusuhan Manokwari, Papua Jadi Trending Topic

Massa turun ke jalan dalam unjuk rasa yang berujung kerusuhan di kota Manokwari, Papua, Senin (19/8/2019). Aksi masyarakat Papua ini merupakan buntut dari kemarahan mereka atas peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya dan Malang, serta Semarang beberapa hari lalu. (STR / AFP)

Demonstrasi yang diikuti aksi massa di Manokwari, Papua membuat warganet ramai berkomentar di media sosial. Kata Papua menjadi trending topic di Twitter.

Baca selengkapnya di sini

2 dari 2 halaman

2. Kemkominfo Batasi Akses Internet saat Terjadinya Kerusuhan Papua

Massa turun ke jalan dalam unjuk rasa yang berujung kerusuhan di kota Manokwari, Papua, Senin (19/8/2019). Aksi masyarakat Papua ini merupakan buntut dari kemarahan mereka atas peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya dan Malang, serta Semarang beberapa hari lalu. (STR / AFP)

Aksi unjuk rasa di Manokwari, Papua Barat, dan Jayapura, membuat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melakukan pembatasan akses internet.

Dalam keterangan resmi Kemkominfo yang diterima Tekno Liputan6.com, Senin (19/08/2019), Kemkominfo melakukan throttling atau pelambatan akses/ bandwidth di beberapa wilayah Papua.

Diungkapkan oleh Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo Ferdinandus Setu, pelambatan akses internet ini dilakukan sehubungan dengan aksi pada Senin 19 Agustus 2019 di Manokwari, Jayapura, dan beberapa tempat lainnya.

Baca selengkapnya di sini

3. Otoritas Penerbangan Larang MacBook Pro Naik Pesawat, Kenapa?

MacBook Pro

Beberapa waktu lalu, Apple telah mengumumkan ada beberapa MacBook Pro 15 inci yang memiliki masalah baterai. Menurut Apple, masalah baterai ini membuat komponen tersebut dapat mengalami panas berlebih sehingga berpotensi terbakar.

Menyusul pengumuman tersebut, otoritas penerbangan Amerika Serikat (FAA) pun melarang laptop tersebut untuk dibawa ke pesawat. Dikutip dari Softpedia, Senin (19/8/2019), FAA melarang MacBook Pro dibawa karena dianggap dapat membahayakan penerbangan.

Sebelumnya, Uni Eropa juga juga sempat memperingatkan agar MacBook Pro yang bermasalah harus dimatikan dan tidak digunakan saat penerbangan. Namun aturan dari FAA sedikit lebih ketat, sebab pengguna benar-benar tidak dapat membawanya ke kabin.

Baca selengkapnya di sini

(Ysl/Isk)

Belum Ada Alternatif Pemberian Data Pribadi untuk Pemakaian Aplikasi

Liputan6.com, Jakarta – Jika ingin mendaftarkan diri dalam suatu kegiatan, umumnya kita perlu memberikan data pribadi kita. Data pribadi dalam hal ini bukan saja menyangkut nama, tetapi juga nomor telepon, alamat surel, alamat rumah dan sebagainya.

Biasanya data pribadi digunakan untuk menghubungi orang yang informasinya tercantum di data tersebut. Namun di sisi lain, data pribadi juga digunakan untuk personalisasi di internet.

Hal yang berbahaya adalah ketika data pribadi diperjualbelikan, sehingga orang yang terdapat di dalam informasi itu dapat terganggu.

Adapun hal-hal mengenai pemberian data pribadi selalu tercantum di bagian awal suatu aplikasi atau layanan berbasis internet.

Bagian awal ini disebut dengan “Kebijakan Privasi”. Namun sering kali, alih-alih membacanya dengan saksama, orang malah sering langsung mencentang tanda persetujuan atas kebijakan itu.

Menurut Dr. Edmon Makarim, S.Kom., SH., LL.M. pemilik data pribadi tidak memiliki pilihan lain, jika ingin menggunakan suatu aplikasi.

“Ya, kan, katanya negara berdaulat, tapi ketika mau masuk aplikasi aja, kita tidak bisa berdaulat. Kalo kita ga pilih ‘iya’, nanti tidak bisa memakai aplikasinya,” tutur Edmon dalam Seminar Nasional Urgensi Perlindungan Data Pribadi di Era Komunikasi Digital, Senin (19/8/2019).

2 dari 2 halaman

Data Pribadi Ini Bersifat Rahasia

Pada acara yang sama, Dr. Amirudin, M.Si, Kaprodi Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro, menyinggung soal data pribadi yang bersifat rahasia dan tidak boleh tersebar luas.

“Data pribadi yang sifatnya adalah perseorangan, apabila dalam konteks undang-undang keterbukaan informasi, hal ini ditempatkan sebagai rahasia pribadi,” ujar Amirudin.

Hal ini mengacu pada Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Pasal 17 huruf h, yang mencakup:

1. Riwayat dan kondisi anggota keluarga.

2. Riwayat, kondisi dan perawatan, pengobatan kesehatan fisik, dan psikis seseorang.

3. Kondisi keuangan, aset, pendapatan, dan rekening bank seseorang.

4. Hasil-hasil evaluasi sehubungan dengan kapabilitas, intelektualitas, dan rekomendasi kemampuan seseorang.

5. Catatan yang menyangkut pribadi seseorang yang berkaitan dengan kegiatan satuan pendidikan formal dan satuan pendidikan nonformal.

(Keenan Pasha/Why)

Bos Siri Bill Stasior Tinggalkan Apple Demi Gabung ke Divisi AI Microsoft

Liputan6.com, Jakarta – Mantan kepala divisi Siri di Apple, Bill Stasior, memutuskan untuk hengkang dari Apple setelah bersama selama satu dekade. Ia memutuskan untuk bergabung dengan divisi kecerdasan buatan (AI) di Microsoft.

Dilaporkan The Information, meskipun Stasior meninggalkan Apple pada Mei lalu, ia baru bergabung dengan Microsoft sebulan lalu.

Mengutip laman The Verge, Selasa (20/08/2019), Stasior kini menjabat sebagai Corporate Vice President Microsoft. Atasan langsungnya adalah Chief Technology Officer Microsoft Kevin Scott.

Disebutkan, Stasior telah bekerja untuk Apple selama tujuh tahun terakhir. Ia bergabung dengan Apple pada 2012.

Hengkangnya Stasior membuat kondisi divisi Siri Apple kian berat. Sebelumnya, tahun lalu, Apple merekrut John Giannandrea yang dulunya bekerja di Google. Giannandrea menempati jabatan Head of Search and AI di Google.

Perekrutan mantan kepala AI Google itu dianggap merupakan pengakuan Apple bahwa teknologi AI milik Apple masih kurang maksimal dan perlu pembenahan dari mantan karyawan Google.

Hal ini dibuktikan dengan kecerdasan Siri yang dianggap jauh berada di belakang Google Assistant dan Amazon Alexa, terutama dalam hal kecanggihan dan adopsi di industri.

Pilih Hengkang Karena Iri?

Ilustrasi Apple
Ilustrasi Apple (AP Photo/Mark Lennihan)

Terlepas dari Siri yang ada di tiap iPhone, Amazon dan Google telah memimpin di sektor perangkat konsumen dengan memasukkan masing-masing asisten pintar ke produk pendukung smart home. Pada sektor ini, Apple cukup tertinggal karena sikapnya yang lebih ketat terhadap privasi.

Setelah Giannandrea mengambil peran lebih langsung di divisi Siri, ia dipromosikan menjadi Vice Presiden Senior di Apple pada Desember lalu.

Itu artinya, dia langsung melaporkan progress pekerjaannya pada CEO Tim Cook. Ia juga bertanggung jawab untuk semua pengembangan machine learning dan proyek AI di Apple.

Promosi itu disebut-sebut telah membuat Stasior menjauh dari tugas sehari-harinya, yakni menjalankan tim Siri.

Sebelum Giannandrea bergabung, Stasior memiliki tanggung jawab menjalankan Siri. Ia merupakan Vice President Divisi Siri selama lebih dari tujuh tahun.

Namun, Apple melemparkan kepemimpinan eksekutif itu. Hadirnya Giannandrea disebut-sebut membuat Stasior pergi karena alasan yang tidak jelas.

Tak Mengurus Cortana

Cortana
Cortana. (Doc: Windows Central)

Uniknya, Stasior bergabung dengan Microsoft, yang produknya kini juga dianggap tertinggal dari Google dan Amazon dari segi produk AI konsumen.

Stasior disebut-sebut tidak akan bekerja untuk Cortana, asisten suara Microsoft. Alih-alih demikian, ia akan memimpin sebuah grup AI yang kini masih belum diketahui apa produknya.

(Tin/Isk)

Lanjutkan Membaca ↓

Menjajal Smartphone Berkamera 64MP Pertama di Dunia, Ini Hasil Jepretannya

Liputan6.com, Jakarta – Realme memastikan bakal membawa smartphone berkamera 64MP-nya ke Indonesia. Smartphone ini sekaligus menjadi perangkat dengan kamera 64MP pertama di dunia.

Vendor Tiongkok yang menyasar konsumen milenial itu telah memamerkan perangkat berkamera 64MP kepada media di Jakarta, belum lama ini.

Tekno Liputan6.com berkesempatan untuk menjajal smartphone berkamera 64MP. Meski begitu, Realme belum mengungkap, nama tipe perangkatnya.

Yang pasti, pada bodi belakangnya, smartphone Realme ini hadir dengan empat kamera. Satu lensa 64MP, satu lensa wide-angle, satu lensa depth sensor atau portrait, dan satu lensa makro.

Perangkat ini pun ditutupi dengan cover sehingga tidak terlihat jelas bagaimana penampakan bodinya.

Prototipe smartphone Realme berkamera 64MP (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Penampakan smartphone Realme berkamera 64MP.

Prototipe smartphone Realme berkamera 64MP (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

2 dari 3 halaman

Pakai Lensa Samsung

Prototipe smartphone Realme berkamera 64MP (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Meski begitu, kami dipersilakan untuk menjepret perangkat dan mencoba kameranya.

Sekadar informasi, Realme berkamera 64MP ini menggunakan sensor 64MP bernama GW1 Isocell milik Samsung.

Kolaborasi kedua perusahaan pun, kata Realme Camera Product Manager, Min, pun ditindaklanjuti dengan pengembangan yang dilakukan oleh tim riset kamera Realme yang berjumlah 100 orang.

Berikut adalah sejumlah hasil jepretan smartphone berkamera 64MP pertama di dunia. 

Hasil kamera 64MP sebenarnya terlihat dari ukuran file foto yang lebih besar. Misalnya untuk foto di bawah ini memiliki besar file 18,7MB. Selain itu, resolusi foto pun sangat besar, yakni 9.216×6.912 piksel.  

Hasil jepretan kamera 64MP Realme (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Serupa, hasil bidikan kamera 64MP di tempat terang pun tampak sangat tajam. 

Hasil jepretan kamera 64MP Realme (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Kemudian, saat di-zoom, terlihat bidikan pun cukup tajam.

Hasil jepretan kamera 64MP Realme (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

3 dari 3 halaman

Memfoto Model

Hasil jepretan kamera 64MP Realme (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Ketika digunakan untuk memotret model pun dengan mode portrait pun, hasil foto Realme 64MP juga cukup baik.

Hasil jepretan kamera 64MP Realme (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

 Sementara, dalam foto di bawah ini, model dipotret dengan kamera 64MP Realme.

Hasil jepretan kamera 64MP Realme (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Hasil foto selfie.

Hasil jepretan kamera 64MP Realme (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Bagaimana menurut kamu, bagus tidak hasil jepretan kamera smartphone Realme dengan lensa 64MP?

(Tin/Isk)

Oppo Bakal Ungkap Reno 2, Smartphone Empat Kamera dengan 20x Zoom

Liputan6.com, Jakarta – Dua bulan yang lalu, Oppo resmi meluncurkan smartphone flagship terbarunya, yakni Reno di pasar Indonesia.

Walau masih terbilang baru meluncur di berbagai gerai smartphone Tanah Air, dikabarkan perusahaan asal Tiongkok itu akan memperkenalkan suksesor Reno, yaitu Reno 2.

Kabar peluncuran Reno 2 ini diketahui pertama kali lewat cuitan dari akun Twitter Oppo India (@oppomobileindia).

Dikutip dari Oppo India, Selasa (20/8/2019), Oppo bakal meluncurkan Reno 2 pada 28 Agustus di India.

Berdasarkan gambar dan video promosi yang diposting ke Twitter, Oppo masih mempertahankan konsep popup untuk kamera selfie-nya.

Untuk kamera belakang, Reno 2 hadir dengan empat buah lensa kamera dilengkapi dengan fitur 20x zoom.

Sayang, perusahaan masih belum mengungkap lebih lanjut tentang fitur 20x zoom dan kemampuan masing-masing lensa kamera di Reno 2 ini.

Tak hanya itu, Oppo juga menyertakan kata “Series” di samping nama Reno 2. Hal ini berarti, perusahaan bakal mengungkap lebih dari satu seri Reno 2–premium dan mid-range–pada 28 Agustus nanti.

2 dari 2 halaman

Prediksi Hardware Reno 2

Oppo ungkap Reno 2, smartphone dengan empat kamera berkemampuan 20x zoom. (Doc: Oppo)

Meski belum diketahui dengan lengkap spesifikasi yang bakal diusung Reno 2, banyak yang memprediksi Reno 2 akan hadir dengan chipset Snapdragon 855+.

Sementara untuk versi kelas menengahnya bakal menggunakan Snapdragon 730.

(Ysl/Isk)

5 Trik Rahasia WhatsApp yang Wajib Kamu Coba

Liputan6.com, Jakarta – WhatsApp merupakan salah satu aplikasi pesan instan terpopuler yang punya banyak fitur. Tak cuma itu, aplikasi milik Facebook ini juga telah mengantongi miliaran pengguna.

Menurut data terbaru dari Statista, WhatsApp memiliki lebih dari setengah miliar pengguna aktif harian di seluruh dunia, naik dari 450 juta pada kuartal kedua 2018.

Selain digunakan untuk mengirim pesan teks, WhatsApp juga bisa mentransfer dokumen, foto, dan bahkan video.

Aplikasi ini pun bisa digunakan untuk berbagi aktivitas sehari-hari melalui Status, fitur mirip Stories pada Instagram.

Di luar dari itu semua, berikut beberapa trik rahasia WhatsApp yang mungkin belum kamu ketahui, sebagaimana dikutip dari laman Pocket-lint, Selasa (20/8/2019). 

1. Temukan orang yang paling sering kamu ajak bicara

Siapa sebenarnya orang yang paling kamu sering ajak biacara? Mungkin bukan yang kamu pikirkan.

Ada cara untuk menemukan orang-orang yang paling sering kamu kirimi pesan dan berapa banyak ruang penyimpanan yang kamu gunakan dalam setiap obrolan di WhatsApp.

iOS & Android: Settings > Data and Storage Usage > Storage Usage > Select Contact.

2 dari 4 halaman

2. Mengatur Penyimpanan Media

WhatsApp (AP Photo/Patrick Sison, File)

Jika kamu memiliki memori internal di smartphone yang terbatas, dan tidak ingin WhatsApp menghapus semuanya, kamu dapat menyesuaikannya ketika ada kiriman file berupa foto atau video.

iOS & Android: Settings > Data and Storage Usage > Media Auto-Download > Alihkan ke Wi-Fi hanya untuk menyimpan data.

3. Cari tahu berapa banyak data yang kamu gunakan

Jika khawatir mengenai penggunaan data, kamu bisa mengetahui dengan tepat berapa banyak yang digunakan. Kamu akan mendapatkan rincian jumlah total pesan yang dikirim dan diterima, serta data yang dikirim dan diterima.

iOS & Android: Settings > Account > Data Usage > Network Usage.

3 dari 4 halaman

4. Sembunyikan foto profil

WhatsApp JUSTIN SULLIVAN / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP)

Kamu mungkin tidak ingin semua orang melihat foto profil kamu, terutama jika kamu tidak mengenal semua orang dalam grup WhatsApp.

Atau mungkin kamu hanya ingin menjadi orang yang sedikit misterius. Apa pun alasannya, kamu dapat memilih apakah semua orang, tidak seorang pum, atau hanya kontak kamu yang melihat foto profil kamu.

iOS & Android: Settings > Account > Privacy > Profile Photo.

4 dari 4 halaman

5. Setop gambar dan video yang muncul di galeri

WhatsApp (YASUYOSHI CHIBA / AFP)

Berbagi foto dan video di WhatsApp memang mengasyikkan, tetapi kamu mungkin tidak ingin itu ditambahkan ke galeri smartphone.

Di Android, folder dibuat di galeri secara default, sementara di iOS akan tersimpan di camera roll. Jika kamu tidak menginginkannya, kamu dengan mudah dapat menonaktifkannya.

iOS: Settings > Chats > Toggle off Save to Camera Roll.

Android: Settings > Chats > Toggle off Show Media in Gallery.

(Isk/Ysl)

Xiaomi, Oppo, dan Vivo Berkolaborasi Rancang Sistem Transfer File ala Apple

Liputan6.com, Jakarta – Tiga vendor smartphone terbesar di China-Oppo, Xiaomi, dan Oppo–berkolaborasi untuk membuat protokol transfer file nirkabel baru yang akan bekerja di perangkat mereka masing-masing.

MIUI Xiaomi, ColorOS Oppo, dan FuntouchOS Vivo yang semuanya berbasis Android akan mengintegrasikan sistem peer-to-peer tersebut. Demikian menurut potingan akun MIUI resmi Xiaomi di WeChat.

Protokol ini akan menggunakan Bluetooth untuk memasangkan perangkat dan harus mampu mentransfer kecepatan hingga 20MB/s, kemudian menyarankan untuk menggunakan jaringan Wi-Fi di backend, seperti sistem AirDrop milik Apple.

Dalam postingannya Xiaomi mengatakan produsen smartphone lain dapat mendaftar untuk bergabung.

Mengutip laman The Verge, Selasa (20/8/2019), versi beta dari layanan ini akan dirilis pada akhir Agustus.

2 dari 3 halaman

Sudah Ada di Android

Kantor pusat Google di Mountain View. Liputan6.com/Jeko Iqbal Reza

Sebelumnya, Google sempat meluncurkan layanan bergaya AirDrop untuk Android, termasuk Android 4.0 2011 dan Android Beam, yang mengandalkan NFC untuk pairing perangkat.

Fitur ini diinformasikan tidak akan hadir di Android Q. Aplikasi Files by Google (awalnya Files Go) menawarkan transfer file dengan Bluetooth, sementara Android Q sendiri akan mengintegrasikan fungsionalitas bernama “Fast Share”.

Fast Share dilaporkan sebagai fitur Google Play Services. Mungkin inilah yang mendasari Xiaomi, Oppo, dan Vivo bekerja bersama untuk meluncurkan versi mereka sendiri.

3 dari 3 halaman

Huawei Akan Bergabung?

Huawei P30 Pro. Liputan6.com/Jeko I.R.

Menurut data terbaru dari Counterpoint Research, ketiga perusahaan itu menyumbang sekitar setengah dari pasar smartphone China (49 persen pada kuartal terakhir), yang berarti Xiaomi, Oppo, dan Vivo memiliki basis pengguna yang sangat besar.

Pertanyaannya adalah apakah Huawei, yang meraih 34 persen pangsa pasar, akan tergoda untuk bergabung?

(Isk/Ysl)

Realme Boyong Smartphone Berkamera 64MP ke Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Realme mengonfirmasi akan membawa smartphone berkamera 64MP pertama di dunia ke Indonesia. Bahkan, dalam sebuah sesi bersama awak media, perusahaan asal Tiongkok itu sudah memamerkan kamera 64MP yang menggunakan sensor milik Samsung itu.

Realme Camera Product Manager, Min, mengatakan smartphone Realme berkamera 64MP itu merupakan sebuah ponsel dengan empat kamera.

Min mengatakan, Realme akan mendistribusikan lini produk ini pada paruh kedua tahun ini. Realme juga akan merilis beragam ponsel baru yang dilengkapi dengan empat kamera dari entry level hingga high-end.

Quad-camera smartphone 64MP akan dirilis sebelum akhir tahun di Indonesia, yang juga akan menjadi yang pertama di pasar Asia Tenggara,” kata Min di Jakarta, Senin (19/08/2019).

Dalam kesempatan tersebut, memang belum diungkapkan apa nama smartphone pertama di dunia yang mengusung kamera 64MP itu. Namun Min mengatakan, smartphone tersebut menggunakan teknologi sensor kamera 64MP Samsung tipe Isocell Bright GW1.

Min mengatakan, Realme telah mengembangkan teknologi sensor ini secara lebih lanjut supaya bisa diaplikasikan maksimal di perangkat Realme.

Menurut Min, untuk menyambut inovasi kamera ini, Realme melakukan serangkaian uji coba dan penelitian intensif sebelum meluncurkan seri smartphone dengan konfigurasi quad-camera 64MP ini.

2 dari 3 halaman

Bakal Boyong 3 Smartphone Quad-Camera

Tampak belakang Reamle 3. (Liputan6.com/ Agustinus M. Damar)

Lebih lanjut, Realme menyebut bakal membawa tiga tipe smartphone yang dibekali quad-camera (empat kamera).

Public Relation Manager Realme Indonesia Krisva Angnieszca memastikan ketiga smartphone itu akan dirilis di Indonesia.

“Dalam waktu dekat (perilisan smartphone Realme dengan empat kamera), yang pasti tahun ini tiga-tiganya. Sebelum akhir 2019,” kata Krisva.

Meski enggan menyebut tipe apa saja smartphone Realme dengan empat kamera yang bakal dirilis, dia memastikan ketiganya termasuk ke dalam lini Realme series, Realme Pro series, dan Realme X.

Sementara itu, tipe empat kamera yang dimaksud berbeda-beda. Ada smartphone yang memiliki sensor 64MP dan ada pula yang tidak.

Namun, khusus untuk smartphone berkamera 64MP, masing-masing dibekali sensor 64MP, wide-angle, portrait, dan makro.

3 dari 3 halaman

Harga Tetap Terjangkau

Realme X. Liputan6.com/Agustinus Mario Damar

Krisva mengatakan, meskipun dibekali empat kamera, Realme mengklaim lini smartphone ini akan dibanderol dengan harga terjangkau.

“Kalau mengikuti perjalanan Realme, kami selalu menghadirkan harga affordable dari setiap range. Jadi (harganya) dikira-kira saja. Next-nya bisa di antara segmen itu juga pasti,” tutur Krisva.

Ia mengatakan, kehadiran tiga smartphone empat kamera di berbagai seri ditujukan untuk menjangkau berbagai tipe pengguna.

“Kenapa ada tiga smartphone quad-camera, (karena) kami ingin menjangkau di masing-masing segmen harga, ada Realme series, Realme Pro series, dan Realme X,” tutur Krisva.

(Tin/Why)

Pemerintah Masih Godok Aturan Pemblokiran Ponsel BM via IMEI

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah masih terus menggodok aturan pemblokiran ponsel ilegal atau black market melalui validasi International Mobile Equipment Identification (IMEI).

Menurut Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Kemkominfo, Ismail, saat ini tengah dilakukan pembahasan mengenai pajak dalam regulasi tersebut.

“Saat ini masih butuh koordinasi, Pak Menteri (Rudiantara) masih berkomunikasi dengan Bu Sri Mulyani (Menteri Keuangan), kaitannya (soal) pajak,” tutur Ismail ketika ditemui usai acara uji coba jaringan 5G oleh Smartfren di Bekasi, Senin (19/8/2019).

Untuk diketahui, pemerintah akan melakukan validasi IMEI melalui Sistem Informasi Basisdata IMEI Nasional (SIBINA), yang saat ini sedang disiapkan. Sistem ini menampung lima jenis data IMEI dari berbagai sumber.

Lima jenis data ini di antaranya TPP Impor dan TPP Produksi, yang merupakan data IMEI milik Kemenperin, yang masing-masing disampaikan oleh importir resmi dan produsen yang memproduksi ponselnya di Indonesia.

Kemudian data ketiga, yakni data dump operator seluler, adalah data IMEI milik para operator dari ponsel yang pernah atau masih menggunakan kartu SIM.

“Operator juga akan memberikan data ini untuk konsolidasi di SIBINA. Data ini nantinya bisa beririsan dengan TPP impor dan produksi,” tutur Ismail.

2 dari 3 halaman

Data dari Ponsel Luar Negeri

Handphone/smartphone terpajang di salah satu gerai di Jakarta, Kamis (7/4/2019). Nantinya, International Mobile Equipment Identity (IMEI) ponsel yang beredar di Indonesia akan terintegrasi dengan basis data Kemenperin. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Data keempat dan kelima, merupakan IMEI dari ponsel yang dibawa dari luar negeri (hand carry) dan stok pedagang. Untuk dua hal ini, kata Ismail, pemerintah sedang menyiapkan aplikasi agar memudahkan proses validasi.

“Untuk yang dari luar negeri, ini juga masih didiskusikan akan seperti apa, apakah nanti bisa mendaftarkan IMEI mereka di aplikasi atau ada opsi lain,” katanya.

Mengenai stok ponsel di toko-toko, para pedagang memiliki kesempatan untuk mendaftarkan IMEI bagi ponsel BM sebelum aturan diberlakukan melalui aplikasi khusus.

Namun, setelahnya ada beberapa opsi yang sedang dipertimbangkan, yakni mereka harus membayar pajak, atau bisa tetap dijual tanpa syarat lagi.

(Dam/Why)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Telkomsel Pastikan Layanan Telepon dan SMS di Papua Normal

Liputan6.com, Jakarta – Diwartakan sebelumnya, Telkomsel menghentikan operasi layanan GraPARI di Manokwari, Jayapura, dan Sorong untuk sementara. Hal ini sehubungan dengan aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan di Manokwari, Papua.

Namun, Telkomsel memastikan bahwa layanan telepon dan SMS melalui jaringannya masih beroperasi seperti biasa.

“Hingga saat ini akses layanan Telkomsel di Propinsi Papua dan Propinsi Papua Barat untuk voice dan SMS berfungsi normal, sedangkan untuk akses layanan data, seperti perintah dari Kemkominfo, sejak pukul 13.00 WIT telah dilakukan perlambatan akses,” ujar Denny Abidin, Vice President Corporate Communications Telkomsel kepada Tekno Liputan6.com.

Seiring dengan situasi di Papua yang semakin kondusif, kata Denny, mulai pukul 20.30 WIT Telkomsel akan menormalkan akses layanan data secara berangsur-angsur.

“Kami akan melakukan pemantauan kualitas layanan secara berkala,” tutur Denny.

2 dari 2 halaman

Kemkominfo Batasi Akses Internet saat Terjadinya Kerusuhan Papua

Dalam keterangan resmi kepada Tekno Liputan6.com, Senin (19/08/2019), Kemkominfo melakukan throttling atau pelambatan akses/bandwidth di beberapa wilayah Papua.

Diungkapkan oleh Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo Ferdinandus Setu, pelambatan akses internet ini dilakukan sehubungan dengan aksi pada Senin 19 Agustus 2019 di Manokwari, Jayapura, dan beberapa tempat lainnya.

“Pelambatan akses dilakukan secara bertahap sejak Senin (19/8) pukul 13.00 WIT,” kata pria yang karib disapa Nando ini.

Ia menambahkan, seiring dengan situasi di wilayah Papua yang sudah kondusif, maka mulai malam ini (pukul 20.30 WIT) akses telekomunikasi sudah dinormalkan kembali.

Nando mengatakan, tujuan dilakukannya pembatasan akses internet adalah untuk mencegah penyebaran hoaks yang kian memicu aksi.

“Dapat kami sampaikan bahwa tujuan dilakukan throttling adalah untuk mencegah luasnya penyebaran hoaks yang memicu aksi,” kata dia.

(Why/Isk)

XL Sebut Jaringan Komunikasi di Papua Lancar

Liputan6.com, Jakarta – Terkait kerusuhan di Papua, XL menyebut jaringan komunikasinya tetap berjalan lancar. Hal ini dikatakan oleh Tri Wahyuningsih Group Head Corporate Communication XL Axiata.

“Sehubungan dengan situasi terkini di Papua, khususnya Manokwari, Sorong, dan Jayapura, sampai saat ini secara keseluruhan jaringan XL Axiata tetap aman dan beroperasi secara normal,” ujar Tri Wahyuningsih kepada Tekno Liputan6.com.

XL, lanjut Tri, “akan terus melakukan pemantauan untuk memastikan layanan kepada pelanggan atau masyarakat tidak terganggu.”

Sebelumnya diwartakan bahwa Kemkominfo melakukan throttling atau pelambatan akses/bandwidth di beberapa wilayah Papua.

Diungkapkan oleh Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo Ferdinandus Setu, pelambatan akses internet ini dilakukan terkait dengan aksi pada Senin 19 Agustus 2019 di Manokwari, Jayapura, dan beberapa tempat lainnya.

2 dari 2 halaman

Kemkominfo Batasi Akses Internet saat Terjadinya Kerusuhan Papua

“Pelambatan akses dilakukan secara bertahap sejak Senin (19/8) pukul 13.00 WIT,” kata pria yang karib disapa Nando ini.

Ia menambahkan, seiring dengan situasi di wilayah Papua yang sudah kondusif, maka mulai malam ini (pukul 20.30 WIT) akses telekomunikasi sudah dinormalkan kembali.

Nando mengatakan, tujuan dilakukannya pembatasan akses internet adalah untuk mencegah penyebaran hoaks yang kian memicu aksi.

“Dapat kami sampaikan bahwa tujuan dilakukan throttling adalah untuk mencegah luasnya penyebaran hoaks yang memicu aksi,” kata dia.

(Why/Ysl)

Kemkominfo Batasi Akses Internet saat Terjadinya Kerusuhan Papua

Liputan6.com, Jakarta – Aksi ujuk rasa di Manokwari, Papua Barat, dan Jayapura, membuat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melakukan pembatasan akses internet.

Dalam keterangan resmi Kemkominfo yang diterima Tekno Liputan6.com, Senin (19/08/2019), Kemkominfo melakukan throttling atau pelambatan akses/ bandwidth di beberapa wilayah Papua.

Diungkapkan oleh Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo Ferdinandus Setu, pelambatan akses internet ini dilakukan sehubungan dengan aksi pada Senin 19 Agustus 2019 di Manokwari, Jayapura, dan beberapa tempat lainnya.

“Pelambatan akses dilakukan secara bertahap sejak Senin (19/8) pukul 13.00 WIT,” kata pria yang karib disapa Nando ini.

Ia menambahkan, seiring dengan situasi di wilayah Papua yang sudah kondusif, maka mulai malam ini (pukul 20.30 WIT) akses telekomunikasi sudah dinormalkan kembali.

Nando mengatakan, tujuan dilakukannya pembatasan akses internet adalah untuk mencegah penyebaran hoaks yang kian memicu aksi.

“Dapat kami sampaikan bahwa tujuan dilakukan throttling adalah untuk mencegah luasnya penyebaran hoaks yang memicu aksi,” kata dia.

2 dari 2 halaman

Identifikasi Dua Hoaks

Massa turun ke jalan dalam unjuk rasa yang berujung kerusuhan di Manokwari, Papua, Senin (19/8/2019). Mereka membakar gedung DPR juga memblokade jalan dengan membakar ban sebagai buntut dari peristiwa yang dialami mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang, serta Semarang beberapa hari lalu. (STR / AFP)

Dalam keterangan resminya, Kemkominfo menyebut pihaknya sudah mengindentifikasi 2 hoaks.

Keduanya adalah hoaks foto warga Papua tewas dipukul aparat di Surabaya dan hoaks yang menyebutkan bahwa Polres Surabaya menculik 2 orang pengantar makanan untuk mahasiswa Papua.

“Kemkominfo mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan hoaks, disinformasi, ujaran kebencian berbasis SARA yang dapat membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa kita,” tutur dia.

(Tin/Isk)

Smartfren Tidak Buru-Buru Hadirkan 5G secara Komersial

Liputan6.com, Jakarta – Smartfren akhirnya secara resmi melakukan uji coba 5G pada jaringannya. Uji coba ini diadakan untuk keperluan di bidang industri, tepatnya di jalur logistik pengiriman barang PT Sinarmas Agro Resources dan Technology.

Melalui uji coba ini, Smartfren menunjukkan sejumlah pemanfaatan 5G untuk kebutuhan industri. Terlepas dari uji coba ini, Smartfren belum berencana untuk segera menggulirkannya secara komersial.

Menurut Presiden Direktur Smartfren Indonesia Merza Fachys, saat ini Smartfren memang masih sebatas melakukan uji coba. Kemudian diperlukan studi lanjutan mengenai manfaat yang ditawarkan 5G, terutama dalam hal efisiensi bisnis.

“Tujuan uji coba ini karena baru mulai, kami akan mengukur lebih dulu efisiensi yang ditawarkan 5G dengan proses industri yang ada. Nanti kita ukur apa saja yang bisa diefisiensi dan hasilnya dilaporkan secara kuantitatif,” tuturnya usai uji coba 5G dari Smartfren di Bekasi, Senin (19/8/2019).

Lebih lanjut Merza menuturkan komponen lain yang tidak kalah penting adalah frekuensi yang digunakan. Dalam uji coba ini, Smartfren menggunakan frekuensi 28GHz mmwave.

“Frekuensi memegang peranan penting. Apakah memang bisa diberikan selebar itu sebab ini masih uji coba. Kalau memang bisa tentu akan lebih efisien. Ini semua memang masih kami pelajari, tapi kami yakin efisiensi itu bisa terjadi,” tuturnya menjelaskan.

Kendati demikian, Merza menuturkan bahwa cepat atau lambat, Indonesia harus mengimplementasikan 5G. Menurut Merza, membicarakan telekomunikasi itu sama dengan konektivitas yang kini sudah berlaku global.

“Sekarang tidak membicarakan konektivitas lokal atau domestik, tapi global. Kalau dunia sudah 5G, kita belum, tidak mungkin konektivitasnya terjadi dengan baik. Jadi, saya katakan cepat atau lambat 5G akan tetap diimplementasikan di Indonesia,” ujarnya.

2 dari 3 halaman

Smartfren Uji Coba 5G, Kecepatan Tembus hingga 8,7Gbps

Smartfren akhirnya melakukan uji coba 5G untuk kebutuhan industri (Liputan6.com/Agustinus M.Damar)

Sebagai bagian dari uji coba, dilakukan pemasangan kamera 360 yang terkoneksi dengan jaringan 5G ke virtual reality headset. Smartfren memamerkan kemampuan 5G dalam beberapa beberapa skenario untuk kebutuhan industri.

Skenario pertama adalah memantau kondisi pabrik melalui virtual reality headset. Jadi, seorang operator tidak perlu mengitari pabrik untuk melihat kondisi sekitar sebab pemantauan dapat dilakukan secara jarak jauh. 

“Bayangkan, jika skala penerapannya lebih besar dan tidak hanya sekitar lingkungan pabrik, tetapi berbeda kota, maka operator pabrik tidak perlu berada di lokasi untuk melakukan fungsi pemantauan,” tutur Merza.

Perlu diketahui, Smartfren menggunakan pita frekuensi 28GHz mmwave untuk uji coba. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memberikan izin selama 12 bulan dengan evaluasi setiap enam bulan.

Tidak lupa, dilakukan pula uji coba 5G di dalam pabrik. Hasilnya, pengukur kecepatan mencatat 8,5 hingga 8,7Gbps. Karenanya, kondisi pabrik dapat langsung disiarkan ke virtual reality headset yang digunakan.

3 dari 3 halaman

Uji Coba 5G untuk Industri oleh Smartfren

Uji coba 5G yang dilakukan oleh Smartfren (Liputan6.com/Agustinus M.Damar)

Skenario lain dalam uji coba ini adalah melakukan penerbangan drone untuk mengecek jalur logistik bermasalah.

Perlu diketahui, bagian pabrik tempat dilakukannya uji coba dijalankan secara otomatis, sehingga ada beberapa area yang tidak diperbolehkan untuk didatangi pekerja manusia. 

Oleh sebab itu, saat ada jalur logistik yang bermasalah atau tidak berjalan sebagaimana mestinya, diperlukan alat alternatif untuk mengecek kondisi tersebut. 

Berbekal jaringan 5G yang digunakan, operator dapat langsung menerbangkan drone dan memantau kondisi jalur logistik yang bermasalah tersebut. Setelah ditemukan, operator tinggal menganalisanya. 

“Kehadiran teknologi 5G akan membuka banyak peluang untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, melalui proses automatisasi, proses pemantauan real-time dan memungkinkan akses augmented reality lebih baik,” tutur CEO PT Smart Downstream Indonesia, Budiono Muljono.

(Dam/Why)

Smartfren Uji Coba 5G, Kecepatan Tembus hingga 8,7Gbps

Liputan6.com, Jakarta – Smartfren akhirnya melakukan uji coba jaringan 5G. Bekerja sama dengan ZTE, uji coba dilakukan di jalur logistik pengiriman barang PT Sinarmas Agro Resources dan Technology.

“Peningkatan sisi telekomunikasi tidak dapat terpisahkan dan dapat dikatakan sebagai backbone untuk untuk kesuksessan Making Indonesia 4.0. Kenapa demikian? Sebab di era industri 4.0 semuanya akan berbasis digital, termasuk human and machine interface,” tutur Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys saat konferensi pers di kawasan Smart Marunda, Bekasi, Senin (19/8/2019).

Sebagai bagian dari uji coba, dipasang kamera 360 yang terkoneksi dengan jaringan 5G ke virtual reality headset. Dalam uji coba ini, Smartfren menunjukkan kemampuan 5G dalam beberapa beberapa skenario untuk kebutuhan industri. 

Skenario pertama adalah memantau kondisi pabrik melalui virtual reality headset. Jadi, seorang operator tidak perlu mengitari pabrik untuk melihat kondisi sekitar, sebab pemantauan dapat dilakukan secara jarak jauh. 

“Bayangkan jika skala penerapannya lebih besar dan tidak hanya sekitar lingkungan pabrik tetapi berbeda kota, maka operator pabrik tidak perlu berada di lokasi untuk melakukan fungsi pemantauan,” tutur Merza.

Perlu diketahui, Smartfren menggunakan pita frekuensi 28GHz mmwave untuk uji coba. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memberikan izin selama 12 bulan dengan evaluasi setiap enam bulan.

Tidak lupa, dilakukan pula uji coba 5G dalam pabrik. Hasilnya, pengukur kecepatan mencatat 8,5 hingga 8,7Gbps. Karenanya, kondisi pabrik dapat langsung disiarkan ke virtual reality headset yang digunakan.

2 dari 2 halaman

Uji Coba 5G untuk Industri oleh Smartfren

Uji coba 5G yang dilakukan oleh Smartfren (Liputan6.com/Agustinus M.Damar)

Skenario lain dalam uji coba ini adalah melakukan penerbangan drone untuk mengecek jalur logistik yang bermasalah.

Perlu diketahui, bagian pabrik ini sepenuhnya dijalankan secara otomatis, sehingga ada beberapa area yang tidak diperbolehkan untuk didatangi pekerja manusia. 

Sebagai gantinya, diperlukan alternatif alat untuk mengecek kondisi tersebut. 

Berbekal jaringan 5G yang digunakan, operator dapat langsung menerbangkan drone dan memantau kondisi jalur logistik yang bermasalah tersebut. Setelah ditemukan, operator tinggal menganalisanya. 

“Kehadiran teknologi 5G akan membuka banyak peluang untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, melalui proses otomatisasi, proses pemantauan real-time dan memungkinkan akses augmented reality lebih baik,” tutur CEO PT Smart Downstream Indonesia, Budiono Muljono.

(Dam/Isk)

Data Pribadi Ini Bersifat Rahasia dan Tidak Boleh Tersebar Luas

Liputan6.com, Jakarta – Data pribadi merupakan informasi perseorangan yang melekat dan dapat diidentifikasi pada setiap individu.

Namun, infromasi pribadi ini sering kali diberikan secara cuma-cuma kepada pihak lain untuk memenuhi persyaratan tertentu.

Padahal, seharusnya tidak semua informasi yang bersifat pribadi boleh disebarluaskan, kecuali diizinkan oleh si pemilik informasi.

“Data pribadi yang sifatnya adalah perseorangan, apabila dalam konteks undang-undang keterbukaan informasi, hal ini ditempatkan sebagai rahasia pribadi,” ujar Dr. Amirudin, M.Si, Kaprodi Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro dalam Seminar Nasional Urgensi Perlindungan Data Pribadi di Era Komunikasi Digital, Senin (19/8/2019).

Hal ini sendiri sudah tertulis pada Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), perihal rahasia pribadi yang mengungkap:

2 dari 3 halaman

UU No. 14/2008 Pasal 17 Huruf h

1. Riwayat dan kondisi anggota keluarga.

2. Riwayat, kondisi dan perawatan, pengobatan kesehatan fisik, dan psikis seseorang.

3. Kondisi keuangan, aset, pendapatan, dan rekening bank seseorang.

4. Hasil-hasil evaluasi sehubungan dengan kapabilitas, intelektualitas, dan rekomendasi kemampuan seseorang.

5. Catatan yang menyangkut pribadi seseorang yang berkaitan dengan kegiatan satuan pendidikan formal dan satuan pendidikan nonformal.

3 dari 3 halaman

Pelaku Pencurian Data Pribadi Terancam Hukuman Penjara 10 Tahun

Diwartakan sebelumnya, Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi dilaporkan masih harus menunggu pembahasan mengenai unsur pidana dalam regulasi tersebut.

Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Semuel A Pangerapan.

“Nanti akan ada pertemuan lagi menyangkut pidana. Ini (pidana) ternyata dievaluasi dan lagi dibahas ulang dalam waktu dekat. Yang lain sudah beres, terkait pidananya saja,” tuturnya ditemui di Jakarta, Senin (12/8/2019).

Lebih lanjut, Semuel menuturkan unsur pidana yang sedang dibahas apabila ada tindakan dilakukan oleh sebuah lembaga.

Dia mengatakan, dalam hal ini pembahasan yang dimaksud adalah hukuman pidana akan diterapkan ke lembaga atau orang di dalamnya.

“Ini yang lagi dibahas. Apakah institusinya dikenakan denda? (Atau) Orangnya yang melakukan? Itu yang lagi dibahas ulang. Karena institusi dipidanakan itu seperti apa?,” tutur pria yang akrab dipanggil Semmy tersebut.

Pada kesempatan itu, Semuel juga mengungkap hukuman yang akan diberikan bagi pelanggar aturan mengenai perlindungan data pribadi ini. Salah satu yang paling berat adalah pencurian data pribadi.

“Pencurian data pribadi itu penjara 10 tahun. Jadi, kalau ada orang mencuri data dan menggunakan data orang lain. Itu hukumannya 10 tahun. Kalau orang datanya dicuri, terus digunakan, kan sama saja kita membunuh orang,” tutur Semuel mengakhiri pembicaraan.

Sebelumnya, Semuel juga menuturkan Undang-Undang (UU) Perlindungan Data Pribadi (PDP) akan mempermudah dan menyederhanakan kebijakan perlindungan data pribadi di Indonesia.

(Keenan Pasha/Why)

Foto Bodi Redmi Note 8 Muncul di Internet

Liputan6.com, Jakarta – Redmi dilaporkan sedang bersiap untuk meluncurkan beberapa smartphone dalam waktu dekat ini. Setidaknya, raksasa manufaktur asal Tiongkok itu akan mengungkap Redmi Note 8 dan Redmi Note 8A.

Meski Redmi belum mengonfirmasi kapan kedua smartphone itu diluncurkan, beredar sebuah foto bodi smartphone yang diprediksi merupakan Redmi Note 8.

Dilansir Slashleaks, Senin (19/8/2019), kamu dapat melihat “benjolan” di belakang bodi smartphone yang menjadi empat lensa kamera utama.

Sementara di bagian bawah smartphone tampak headphone jack, USB type-C untuk pengisian daya baterai smartphone, dan speaker.

Seperti biasa, slot microSIM dan memori card bakal kamu temukan di bagian sisi kiri smartphone.

Menurut Lu Weibing, empat lensa kamera smartphone Redmi ini akan hadir dengan sensor 64MP terbaru besutan Samsung.

Dari laporan sebelumnya, smartphone Redmi ini juga akan menampilkan desain layar notch waterdrop yang menjadi tempat disematkannya kamera selfie.

Dalam hal kategori hardware, saat ini baru diketahui Redmi ini akan memiliki prosesor MediaTek Helio G90T.

Weibing juga mengatakan, smartphone ini sudah masuk ke dalam tahap produksi masal setengah bulan lalu. Ia meyakinkan, stok Redmi baru ini akan cukup persediaannya saat dipasarkan nanti.

Redmi Pamer Jepretan Kamera Smartphone 64MP

Redmi Note 7, smartphone Rp 2,1 jutaan yang memiliki kamera belakang 48MP (Foto: The Verge)

Mengutip laman Gizmochina, Selasa (23/7/2019), kemungkinan, model smartphone baru Redmi ini jadi smartphone pertama di dunia yang menggunakan sensor kamera 64MP, mengalahkan brand lain yakni Realme dan Samsung.

Realme dan Samsung juga disebut-sebut bakal merilis smartphone dengan sensor kamera 64MP.

Redmi sendiri mengunggah sampel foto yang diambil dari kamera smartphone-nya yang dibekali sensor 64MP di akun Weibo mereka.

Objek foto yang dijepret adalah seekor kucing tengah duduk. Teaser foto tersebut di-zoom dan memperlihatkan betapa detailnya bulu-bulu kucing dalam foto yang dijepret dari sensor kamera 64MP. 

(Ysl/Isk)

Lanjutkan Membaca ↓

Kerusuhan Papua, Telkomsel Tutup Layanan Grapari

Liputan6.com, Jakarta – Menyusul aksi unjuk rasa di Manokwari, Papua Barat dan Jayapura, beredar laporan yang menyebutkan akses telekomunikasi seluler di sana dibatasi. Menanggapi hal ini, operator seluler Telkomsel mengklaim semua layanannya per pukul 15.00 WIB masih berjalan dengan normal.

“Hingga saat ini, akses layanan Telkomsel di Provisi Papua dan Papua Barat, baik voice, SMS maupun internet, berfungsi normal. Kami akan melakukan pemantauan secara berkala,” ungkap Vice President Corporate Communications Telkomsel, Denny Abidin, dalam pernyataannya kepada Liputan6.com, Senin (19/8/2019).

Terkait dengan aksi unjuk rasa, kata Denny, kantor layanan Grapari Telkomsel di Manokwari, Jayapura, dan Sorong, untuk sementara tidak beroperasi. Oleh sebab itu, pelanggan Telkomsel diminta menggunakan jalur layanan yang lain.

Pelanggan Telkomsel diimbau untuk menghubungi call center 188, menggunakan layanan layanan Veronica di Aplikasi MyTelkomsel, atau menghubungi virtual assistant Telkomsel di aplikasi pesan singkat, termasuk Line, Facebook Messenger, Telegram, dan situs web www.telkomsel.com.

Sampai saat ini, pihak Telkomsel belum memberikan informasi terbaru tentang jaringan di wilayah Papua. Menurut laporan seorang pekerja di wilayah Papua, Gatot Bang Bale, per pukul 15.30 WIB, akses internet melalui jaringan seluler Telkomsel, tidak berfungsi.

Sebagai gantinya, akses internet hanya bisa didapatkan melalui WiFi. “Jaringan Telkomsel mati di Papua,” tutur Gatot.

Aksi Unjuk Rasa Papua Dinilai Bentuk Kekecewaan

Kerusuhan Pecah di Manokwari
Massa turun ke jalan dalam unjuk rasa yang berujung kerusuhan di kota Manokwari, Papua, Senin (19/8/2019). Aksi masyarakat Papua ini merupakan buntut dari kemarahan mereka atas peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya dan Malang, serta Semarang beberapa hari lalu. (STR / AFP)

Dewan Adat Papua menilai aksi unjuk rasa di Manokawari, Papua Barat dan Jayapura, ibukota Provinsi Papua, sebagai bentuk kekecewaan masyarakat Papua yang selama ini selalu mendapatkan diskriminasi oleh aparat keamanan.

Apalagi aksi turun ke jalan hari ini berkaitan dengan cara-cara aparat keamanan melakukan penangkapan terhadap mahasiswa Papua di Malang, Semarang dan Surabaya, yang dianggap tak berperikemanusiaan.

Leo Imbiri dari Dewan Ada Papua menyebutkan, selama ini pemerintah dan aparat telah menggunakan cara diskriminatif dalam tugasnya terhadap warga negaranya. “Saat ini yang terjadi persoalan diskirminasi akan diselesaikan dengan cara-cara rakyat sendiri, dan saya melihat demostrasi ini bagian dari upaya menegakkan keadilan bagi rakyat Papua,” kata Leo, Senin (19/8/2019).

Aksi unjuk rasa yang terjadi hari ini juga menjadi puncak dari kejadian diskriminasi yang telah diterima oleh masyarakat Papua. “Saya heran, justru diskriminasi ini dilakukan oleh aparat keamanan. Ini menunjukkan bahwa aparat tak melakukan tugasnya untuk perlindungan dan penegakan hukum. Masyarakat Papua selalu dianggap bersalah,” jelasnya.

(Din/Ysl)

Lanjutkan Membaca ↓

Apple Gugat Startup Pembuat Replika iPhone Virtual

Liputan6.com, Jakarta – Selama lebih dari setahun, sebuah perusahaan bernama Corellium menawarkan virtual iPhone kepada para peretas.

Dengan membayar sejumlah uang kepada perusahaan tersebut, orang bisa menggunakan iPhone virtual di komputer, kemudian mengubah model atau versi iOS melalui tab menu.

Gara-gara hal ini, Apple menggugat startup yang bersangkutan untuk menutup iPhone virtual.

Mengutip The Verge, Senin (19/08/2019), gugatan ini pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg. Apple menuding replika iPhone virtual milik Corellium melanggar hak cipta perusahaan atas iOS dan teknologi terkait.

Sejauh ini memang mustahil untuk menggunakan sistem Corellium sebagai pengganti iPhone.

Namun, karena Corellium “menyalin” iOS secara langsung, hal ini memberi Apple alasan untuk mengklaim bahwa software tersebut melanggar hak cipta milik Apple.

2 dari 3 halaman

Kekhawatiran Apple

Ilustrasi: Selain menjadi toko ritel pertama di Asia Tenggara, Apple Store ini juga menjadi toko pertama yang sepenuhnya menggunakan energi terbarukan (sumber : bgr.com)

“Tujuan gugatan ini bukan untuk membebani penelitian keamanan yang berniat baik, melainkan untuk mengakhiri komersialisasi Corellium yang melanggar hukum atas karya berhak cipta Apple yang berharga,” kata Apple dalam tuntutan hukumnya.

Kekhawatiran Apple atas produk tersebut mungkin terkait dengan proses bug-hunting oleh Corellium. Menurut laporan tahun lalu di Motherboard dan Forbes, virtual iPhone milik Corellium ini dipakai oleh para peneliti untuk mencari kerentanan pada iOS dan iPhone.

Sayangnya, alih-alih dilaporkan kepada Apple, kerentanan ini malah sering dijual ke pihak ketiga.

Namun, perlu dilihat juga bagaimana Corellium menanggapi hal ini. Seperti dicatat Bloomberg, Corellium memperbarui kebijakan properti intelektual publiknya pada bulan lalu. Apple pun memberi waktu 21 hari kepada Corellium untuk menanggapi gugatan tersebut.

(Tin/Why)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

GoPay Berikan Cashbak 100% Setiap Pembelian App di Google Play

Liputan6.com, Jakarta Dompet digital, GoPay telah menjadi salah satu alat pembayaran yang kini banyak digunakan oleh masyarakat. Tak hanya untuk transaksi pembelian makanan/minuman, isi pulsa  hingga membayar perjalanan transportasi via Gojek, kini GoPay hadir sebagai opsi pembayaran baru di Google Play.

SVP Digital Product GoPay, Timothius Martin mengatakan kerja sama antara Gopay dan Google Play ini merupakan kolaborasi Google Play yang pertama dengan platform uang elektronik di Indonesia. Gopay melengkapi jenis opsi pembayaran di Google Play yang mana selama ini kartu kredit paling umum digunakan. Padahal, baru sebagian kecil saja masyarakat Indonesia yang memiliki kartu kredit.

“Di sini, kami ingin memberikan akses yang lebih mudah bagi mereka yang tidak punya kartu kredit agar tetap bisa menikmati berbagai aplikasi dan hiburan yang tersedia di Google Play,” tutur Timothius beberapa waktu lalu di Jakarta.

Dikatakannya, saat ini terdapat sekitar 150 juta pengguna internet di Indonesia, di mana 90% di antaranya adalah pengguna smartphone. Sebanyak 91% pengguna smartphone di Indonesia menggunakan sistem operasi Android.

Timothius berharap kemudahan yang dihadirkan GoPay dapat menjangkau anak-anak muda yang sering memanfaatkan aplikasi-aplikasi di Google Play baik untuk hobi maupun kebutuhan sehari-hari.

Selain lebih mudah, menggunakan GoPay untuk pembayaran di Google Play lebih hemat karena ada cashback 100% maksimal Rp 20.000 tanpa minimun transaksi. Promo ini berlaku dari tanggal 9 Agustus-9 September 2019.

Jadi, sekarang kalo mau top up game PUBG Mobile, Mobile Legends atau beli aplikasi seperti Viu, JOOX, Webtoon dan aplikasi lainnya di Google Play bakal lebih mudah dan menguntungkan.

Dapatkan diskon 50% untuk mendapatkan hero Mobile Legends.

Selain cashback 100%, kamu juga bisa mendapatkan promo special item PUGB Mobile, diskon 50% hero Mobile Legends, dan diskon 50% untuk langganan Viu. Khusus diskon 50% untuk Chang’e Hero Bundle kamu bisa mendapatkan Hero Chang’e (permanen), 250 Magic Emblems dan 250 Mage Emblems. Selengkapnya tentang promo Mobile Legends klik di sini.

Gak cuma aplikasi-aplikasi di atas saja yang dapet cashback 100%. Ada juga game menarik lainnya seperti Hago, Clash of Clans, 8 Ball Pool, Lords Mobile, Ragnarok M: Eternal Love, Game of Sultans, Laplace M, Rise of Kingdoms, Clash of Kings, Lifeafter, Lineage2 Revolution, Be The King: Palace Game, Bleach Mobile 3D, Shining Spirit dan Homescapes. Seru banget kan bisa dapet cashback 100% buat game-game tersebut!

Baca syarat dan ketentuan promo Google Play di sini.

Sebelum kamu melakukan transaksi dengan GoPay di Google Play, kamu harus daftarin dulu nomor telepon kamu yang terhubung dengan akun Gojek. Setelah terdaftar kamu bisa melakukan pembelian game, aplikasi, atau top up game. Ada dua cara melakukan pembelian di Google Play dengan GoPay.

Cara melakukan pembelian lewat Google Play Store:

  1. Masuk ke dalam Google Play Store
  2. Pilih Aplikasi/Game/Buku/Film berbayar yang kamu inginkan
  3. Klik tombol bayar dan pilih metode pembayaran GoPay
  4. Kemudian klik ‘Beli’
  5. Masukkan sandi Gmail kamu
  6. Pilih lanjutkan dan selesai

Cara melakukan pembelian dalam game atau aplikasi:

  1. Masuk ke dalam game atau aplikasi
  2. Pilih metode pembayaran dengan GoPay
  3. Klik ‘Beli’ dan behasil.

Sekarang sudah tahu kan caranya top up atau bayar aplikasi di Google Play. Buruan kabarin semua teman dan keluarga yang suka banget main Mobile Legends supaya bisa top up Diamond atau mereka yang suka dengerin musik dan nonton film-film korea.

Dengan menggunakan Gopay, tidak perlu ribet lagi pindah-pindah aplikasi buat bertransaksi, cukup pilih GoPay sebagai metode pembayaran.

Untuk informasi lebih lanjut klik tautan ini.

(Adv)

Keuntungan Pakai Fitur GrabNow, Dari Anti Ngaret Hingga Diskon Setiap Hari!

Liputan6.com, Jakarta Kehadiran teknologi digital yang canggih ternyata tak serta merta menghilangkan kebiasaan atau budaya orang Indonesia. Misalnya dalam hal memesan transportasi online, masyarakat dalam hal ini pelanggan Grab masih bisa order ojol secara langsung atau bertatapan muka saat pengemudi sedang mangkal atau berhenti di suatu tempat. Hal ini memungkinkan karena Grab memiliki fitur GrabNow, dimana pengguna aplikasi Grab bisa memesan pengemudi didekatnya tanpa harus terhubung dengan aplikasi terlebih dahulu.

Cara menggunakan fitur GrabNow terbilang sangat mudah apalagi buat anda yang sudah terbiasa menggunakan Grab. Umumnya yang memakai fitur GrabNow ini karena mereka dikejar oleh waktu dan tidak ingin Ngaret. Bisa juga karena dekat dengan mitra Grab yang sedang manggal atau terlihat oleh mata dan buru-buru ingin naik ojol. Fitur ini cocok banget untuk Anda yang buru-buru ingin berangkat menuju tujuan.

Cara pesan GrabBike atau GrabCar dengan fitur GrabNow;

Pertama, Anda dekati pengemudi GrabBike atau GrabCar. Tanyakan terlebih dahulu apakah pengemudi dapat menggunakan fitur GrabNow dan mengantar Anda sesuai tujuan. Sesuai aturan, mitra/pengemudi diwajibkan untuk selalu menerima order pelanggan Grab dengan fitur GrabNow. Jadi, Anda sebagai pelanggan Grab tinggal menjelaskan tujuannya. 

Namun, tidak menutup kemungkinan ada mitra Grab yang berhalangan, beberapa alasan bisa jadi karena mereka sedang beristirahat dan masih kelelahan setelah menempuh perjalanan panjang. Dalam hal ini mitra Grab tetap akan bertanggung jawab dengan menawarkan kepada mitra yang lain untuk membantu memenuhi tujuan Anda. Setelah kesepakatan secara lisan terjadi, selanjutnya pelanggan Grab mengaktifkan fitur GrabNow.

Jika anda belum melihat fitur atau layanan GrabNow pada aplikasi Grab maka silahkan anda cek versi aplikasi Grab yang anda gunakan saat ini apakah sudah versi terbaru ataukah belum.

Kedua, mengandalkan sistem pairing, fitur GrabNow akan memastikan driver dan Anda sebagai calon penumpang bisa match satu sama lain. Grab akan meminta pengguna memilih wajah dan nama si driver dalam aplikasi kemudian akan meminta pengguna menyetujui perjalanan yang diinginkan. Perlu dicatat bahwa disini untuk pengguna baru harus mengizinkan aplikasi Grab untuk mengaktifkan fitur Nearby.

Jika sudah terhubung selanjutnya konfirmasi GrabBike atau GrabCar Anda. Apabila pairing gagal, pengguna akan menerima kode QR atau nomer kode agar dapat tetap melakukan perjalanan dengan driver. Pastikan smartphone Anda juga memiliki koneksi yang stabil ya.

Grab menyediakan armada pendukung bagi mereka yang ingin terus mengejar berbagai hal berarti dengan ketepatan waktu penjemputan.

Keuntungan selanjutnya dari fitur GrabNow adalah 0% tidak ada cancel. GrabNow menjamin tidak ada pembatalan dalam pemesanan Grab. Penggunaan fitur GrabNow memungkinkan pembatalan menjadi 0%, tidak ada cancel lagi karena Anda memilih sendiri driver dan drivernya pun sudah jelas mengetahui tujuan Anda.

5 Juta titik penjemputan

Grab memiliki tim pemetaan khusus, yang bertugas mengidentifikasi dan menciptakan titik penjemputan baru di berbagai lokasi di Indonesia. Di Indonesia, ada lebih dari 5 juta pilihan titik penjemputan bagi pengguna Grab. Penumpang bisa memesan GrabBike lebih mudah dan bertemu dengan mitra pengemudi lebih cepat, karena dapat langsung memilih titik penjemputan dengan deskripsi lokasi yang lengkap.

Selain cepat dan bebas cancel, keuntungan GrabNow adalah adalah tarifnya sama dengan aplikasi dan Anda tetap dapat menggunakan promo.

Dalam rangka perayaan hari kemerdekaan Indonesia, kali ini Grab mengajak pengguna merdeka dari Ngaret. Naik GrabBike sampai tempat tujuan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya! Lebih hemat lagi karena ada diskon 9-% (maksimal Rp 10.000) buat kamu pakai kode promo “GRABCEPATOVO”.

Syarat dan Ketentuan

  • Periode promo 19-25 Agustus 2019
  • Promo hanya bisa digunakan pukul 06.00 – 23.59
  • Promo hanya berlaku di Jakarta
  • Promo hanya bisa digunakan 10x perjalanan (maks. 2x/hari) untuk setiap pengguna yang mendapatkan notifikasi ini.
  • Promo terbatas setiap harinya.

Saat ini, Grab menyediakan layanan dengan jangkauan terluas di Asia Tenggara di 338 kota yangtersebar di 8 negara dengan lebih dari 152 juta unduhan aplikasi, termasuk Indonesia tempat Grab beroperasi di 224 kota dari Sabang hingga Merauke.

Selain menjadi moda transportasi online, Grab juga memiliki 3 fitur andalan yang bisa dimanfaatkan oleh para pejuang #AntiNgaret. Bisnis layanan pesan-antar makanan GrabFood, fitur Tickets untuk mereka yang ingin membeli tiket secara online, dan fitur Hotel yang cocok bagi kamu yang suka travelling ke berbagai kota.

Untuk dapat promo menarik dari Grab, sering-sering buka inbox di aplikasi. Tak hanya promo GrabBike, ada juga GrabCar, GrabFood, Ticket, Hotel, dan lainnya.

Kalau bisa sekarang, ngapain Nunggu? Pakai GrabNow #DijaminGaNunggu dan #AntiNgaret

(*)

Starman dan Roadster SpaceX Berhasil Kelilingi Matahari untuk Pertama Kalinya

Liputan6.com, Jakarta – Februari tahun lalu, mobil Tesla Roadster bersama dengan boneka “pengendara” bernama Starman sukses diluncurkan oleh SpaceX bersama dengan roket Falcon Heavy.

Kabar terbarunya, Starman bersama dengan Tesla Roadster telah menyelesaikan orbit pertamanya mengelilingi matahari.

Mengutip laman Engadget, Senin (19/08/2019), mobil Tesla Roadster ini mengelilingi matahari dalam waktu 557 hari sejak peluncuran Falcon Heavy.

Jarak yang ditempuh oleh Roadster bersama Starman ini lebih dari 762 juta mil, atau 21.000 kali dari waktu garansinya yang “hanya” 36.000 mil.

Sayangnya, kita tidak bisa melihat Starman mengemudi di langit malam. Pasalnya kini Bumi berada di sisi berlawanan dengan matahari.

Selain itu, kendaraan tersebut tidak akan mendekati Bumi lagi hingga 5 November 2020, yakni saat jaraknya kurang dari 32,2 juta mil dari Bumi.

2 dari 3 halaman

Melaju ke Mars

Mobil Tesla Roadster yang dilengkapi manekin astronot bernama Starman berada di roket Falcon Heavy (6/2). SpaceX melontarkan mobil listrik Tesla Roadster berwarna cherry red ke orbit Mars. (Ho/SpaceX/AFP)

Alih-alih dekat dengan Bumi, kendaraan tersebut justru mendekati Mars, dengan jarak sekitar 4,6 juta mil pada Oktober 2020.

Setelah itu, Tesla Roadster dan Starman diperkirakan tidak akan berada terlalu dekat dengan Bumi hingga tahun 2047.

SpaceX sendiri kian dekat dengan misinya di bidang penerbangan luar angkasa. Apalagi, hal ini sejalan dengan harapan Amerika Serikat untuk mengirim orang ke Mars pada 2030 atau setelahnya.

Ada kemungkinan, perjalanan keluar angkasa akan jadi hal yang rutin dilakukan saat Starman dan Roadster kembali ke Bumi nantinya.

3 dari 3 halaman

Meluncur Pada Februari Lalu

planet Mars (iStockPhoto)

Sebelumnya, pada Februari 2018, roket Falcon Heavy buatan perusahaan Musk, SpaceX, sukses diluncurkan pada hari Selasa (6/2/2018) di Pusat Antariksa Kennedy yang berlokasi di Pulau Merritt di negara bagian Florida.

Untuk saat ini, Falcon Heavy menyandang predikat sebagai roket paling besar di dunia.

Roket itu diluncurkan membawa mobil sports elektrik Tesla Roadster. Falcon Heavy sendiri sudah kembali ke bumi dengan selamat, sementara mobil sports elektrik itu dalam perjalanan ke Mars.

Mobil tersebut “dikendarai” oleh boneka yang dijuluki Starman, nama yang diambil dari judul lagu David Bowie. Musk dan timnya pun menuliskan pesan “Don’t Panic” di dashboard mobil. Teks ini merupakan referensi buku The Hitchiker’s Guide to the Galaxy yang sering dibaca Elon Musk ketika remaja.

Keberhasilan peluncuran dan kembalinya Falcon Heavy menambah kemungkinan pengiriman manusia ke luar angkasa. Namun perlu dicatat, Elon Musk belum tentu akan mengirim manusia lewat Falcon Heavy.

(Tin/Ysl)

Tak Cuma Komputer, Ransomware Juga Berpotensi Serang Kamera Digital

Liputan6.com, Jakarta – Ransomware yang beberapa waktu lalu menyerang ribuan komputer di 64 negara, termasuk Indonesia, ternyata juga berpotensi menyerang kamera digital.

Laporan terbaru dari Check Point Research menemukan adanya kerentanan pada beberapa kamera Digital Single Lens Reflex (DSLR).

“Penelitian kami menunjukkan bagaimana penyerang dalam jarak dekat (WiFi), atau penyerang yang telah membajak PC (USB) kami, juga dapat menyebar ke/dan menginfeksi kamera dengan malware (ransomware),” kata peneliti Check Point Research, sebagaimana dikutip dari Ubergizmo, Senin (19/8/2019).

“Bayangkan bagaimana kamu mengatasi kasus ini jika penyerang menyuntikkan ransomware ke komputer dan kamera, sehingga mereka menyandera semua foto kamu kecuali kamu membayar uang tebusan,” sambungnya.

Dalam hal ini Check Point Researc menampilkan bagaimana peretas menyuntikkan ransomware ke kamera digital melalui video demo.

2 dari 3 halaman

Canon Buka Suara

Canon EOS 1300D

Ransomware digunakan peretas untuk mengenkripsi file di komputer kamu (atau kamera dalam kasus ini) dan akan menahan kunci dekripsi sampai kamu membayar tebusan.

Sekitar dua tahun lalu, serangan ransomware telah melumpuhkan sistem rumah sakit di sejumlah negara, memaksa administrator untuk membayar uang tebusan.

Canon menanggapi laporan tersebut dengan menawarkan beberapa saran tentang bagaimana mencegah hal ini terjadi. Sejauh ini perusahaan mencatat belum ada kasus yang dikonfirmasi terkait kerentanan ini.

(Isk/Ysl)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Deretan Nama Lini Samsung Galaxy A 2020 Akhirnya Terungkap

Liputan6.com, Jakarta – Mulai tahun ini, Samsung mengubah penamaan dari lini Galaxy A yang dirilis. Perusahaan asal Korea Selatan itu memakai nama Galaxy A10, Galaxy A20, Galaxy A30, hingga Galaxy A80.

Penggunaan nama tersebut membuat sejumlah pengguna bertanya-tanya, seperti apa penamaan lini Galaxy A untuk tahun depan. Ternyata, Samsung pun sudah menyiapkan hal tersebut.

Dikutip dari GSM Arena, Senin (19/8/2019), Samsung diketahui sudah mendafatarkan sembilan nama untuk lini Galaxy A di European Union Intellectual Property Office.

Dari situ terungkap, Samsung akan memakai nama Galaxy A11, Galaxy A21, Galaxy A31, Galaxy A41, Galaxy A51, Galaxy A61, Galaxy A71, Galaxy A81, dan Galaxy A91 untuk lini Galaxy A yang rilis pada 2020.

Tidak hanya itu, dari laporan terbaru, spesifikasi kamera yang dimiliki tiap-tiap model juga terungkap. Berdasarkan laporan anyar ini, seluruh model Galaxy A hadir dengan tiga dan empat kamera utama.

Seri Galaxy A2 hingga Galaxy A41 memiliki tiga kamera belakang, dengan spesifikasi yang makin tinggi seiring nomor seri yang lebih besar. Sementara Galaxy A51 sampai Galaxy A91 mempunyai empat kamera.

Uniknya khusus di Galaxy A91, Samsung bakal menggunakan lensa kamera smartphone terbaru besutannya yang beresolusi 108MP.

Namun untuk mengetahui lebih lanjut mengenai seri Galaxy A terbaru ini masih harus menunggu pengumuman resmi dari Samsung selanjutnya.

2 dari 3 halaman

Samsung Ingin Kuasai Pasar Smartphone Menengah dengan Galaxy A

Samsung Galaxy A50 (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Sebelumnya, Head of Product Marketing Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia, Denny Galant, memang sempat menjelaskan alasan Samsung menghadirkan Galaxy A70 di Indonesia.

Menurutnya, pasar smartphone menengah Indonesia ada perkembangan. Hal ini seiring dengan bertambahnya penetrasi first smartphone user alias orang-orang yang baru pertama kali menggunakan smartphone.

“Logisnya kalau sudah banyak jumlah first smartphone user, makin ke sini mereka ingin smartphone yang punya kemampuan dan spesifikasi lebih. Jadi makin lama, yang semakin besar itu segmen smartphone menengah,” tutur Denny beberapa waktu lalu.

3 dari 3 halaman

Pasar Smartphone Kelas Menengah Kian Besar

Samsung Galaxy A80. Liputan6.com/Agustinus Mario Damar

Lebih lanjut, menurut Denny, generasi milenial yang sedang bertumbuh juga membuat pasar smartphone menengah kian besar.

Apalagi seiring dengan perkembangan smartphone, setiap orang selalu ingin meningkatkan kemampuan ponsel mereka ke perangkat yang lebih canggih.

Hal ini juga turut didukung dengan layanan digital yang kian sentral sehingga membuat kebutuhan pengguna akan fitur smartphone jadi makin tinggi.

“Kalau dulu layanan smartphone lebih ke aplikasi chatting, sekarang video call hingga sharing konten live di media sosial,” tuturnya.

Kebutuhan akan entertainment yang serba live streaming pun membuat kebutuhan smartphonekelas menengah di Indonesia jadi tinggi.

Tingginya kebutuhan akan smartphone kelas menengah sendiri, menurut Denny membuat Samsung agresif merilis sejumlah smartphone kelas menengah dalam rentang waktu yang relatif singkat.

Samsung, menurut Denny, saat ini menguasai pangsa pasar smartphone kelas menengah dengan porsi 49,7 persen per Maret 2019.

Bagi Samsung, pasar smartphone kelas menengah memiliki rentang harga mulai dari Rp 3 jutaan sampai Rp 9 jutaan.

Pasar ini dipegang oleh produk-produk Galaxy A series, mulai dari A30, A50, A70, serta sejumlah Galaxy A lainnya yang dirilis sebelumnya.

(Dam/Isk)

Sony Tutup Aplikasi Xperia Lounge Akhir Agustus 2019

Liputan6.com, Jakarta – Sony mengumumkan kabar buruk bagi para penggemar Xperia. Perusahaan akan menutup aplikasi lawas pada smartphone Xperia, Xperia Lounge.

Dilansir Phone Arena, Senin (19/8/2019), ini bukan kali pertama Sony menghapus aplikasi yang didesain untuk smartphone Xperia.

Namun, langkah Sony ini dinilai tidak mengejutkan mengingat perusahaan tidak lagi bisa menghasilkan banyak uang dari bisnis mobile.

“Xperia Lounge akan dinonaktifkan pada akhir Agustus 2019,” demikian keterangan yang tertulis pada Xperia Lounge.

Penghapusan berbagai aplikasi untuk ekosistem Xperia pun disebut sebagai cara terbaik untuk memangkas biaya. Xperia Lounge dilaporkan merupakan salah satu dari sekian banyak aplikasi yang dihentikan oleh Sony dalam beberapa tahun terakhir.

Aplikasi Xperia Lounge bertujuan untuk memberikan berbagai hadiah kepada penggemar loyal smartphone Xperia, termasuk tema dan wallpaper eksklusif.

2 dari 2 halaman

Sony Bakal Umumkan Konsol PlayStation 5 pada Februari 2020

Penampakan konsol PS4 Pro edisi khusus. (Doc: PlayStation)

Sony memiliki berbagai bisnis di luar smartphone, salah satunya di industri gim dengan konsol PlayStation. Menurut laporan, perusahaan asal Jepang tersebut berencana mengumumkan PlayStation 5 pada Februari 2020.

Dilansir BGR via NeoGAF, Sony akan menggelar acara besar yang diberi nama PlayStation Meeting 2020 pada Februari 2020. Pada acara ini, perusahaan akan mengumumkan PlayStation 5.

Informasi ini berawal dari bocoran email yang dikirim oleh senior marketing manager di PlayStation.

Di dalam email itu tertulis, penerbit gim pihak ketiga seperti Activision, Square Enix, Ubisoft, dan EA, akan hadir dalam acara tersebut untuk memamerkan judul gim yang bakal muncul di PlayStation 5.

(Din/Isk)

Spesifikasi Realme 5 Pro Bocor, Punya Kamera Resolusi 48MP

Liputan6.com, Jakarta – Realme dilaporkan akan memperkenalkan smartphone terbarunya dalam waktu dekat, yakni Realme 5. Informasi mengenai smartphone ini pun sudah santer terdengar di internet.

Salah satu informasi yang baru-baru ini muncul berasal dari Realme 5 Pro. Perlu diketahui, Realme 5 dikabarkan memang akan hadir dalam dua varian, versi standar dan Pro.

Dikutip dari GSM Arena, Senin (19/8/2019), varian Pro ini jelas memiliki spesifikasi lebih tinggi dari versi standar. Berdasarkan laman Geekbench, smartphone ini akan dipersenjatai dengan Snapdragon 710 dan didukung RAM 8GB.

Sementara untuk sistem operasi, smartphone ini bakal menjalankan Android 9 Pie. Kendati demikian, belum dipastikan apakah Realme 5 Pro benar-benar akan menggunakan Snapdragon 710, sebab rumor sebelumnya menyebut perangkat ini akan memakai Snapdragon 712.

Oleh sebab itu, masih perlu menunggu pengumuman resmi Realme yang disebut akan dilakukan pada 20 Agustus. Sementara sejumlah spesifikasi yang dipastikan hadir di smartphone adalah kamera beresolusi 48MP dengan sensor Sony IMX586 dan VOOC Flash Charge 3.0.

Sebelumnya, berdasarkan informasi dari Geekbench, Realme 5 bakal hadir dengan Snapdragon 665 dan RAM 4GB. Selain itu, Realme 5 ini akan langsung menggunakan sistem operasi (operating system, OS) Android 9 Pie dengan balutan ColorOS 6.

2 dari 3 halaman

Realme Siapkan UI Anyar, Bakal Gantikan ColorOS

Realme X. Liputan6.com/Agustinus Mario Damar

Sebelumnya, Realme dilaporkan tengah menyiapkan user interface (UI, tampilan antarmuka) anyar untuk smartphone besutannya. Rencana itu diungkap oleh CEO Realme India, Madhav Sheth, beberapa waktu lalu.

Dikutip dari GSM Arena, Rabu (14/8/2019), kehadiran UI anyar disebut dapat menggantikan ColorOS yang saat ini digunakan smartphone Realme. Untuk diketahui, ColorOS sendiri merupakan UI besutan Oppo.

Keputusan untuk menggarap UI sendiri disebut merupakan upaya Realme menjawab kebutuhan pengguna. Sebab, tampilan antarmuka yang ada saat ini dianggap belum dapat menyediakan fitur yang diinginkan pengguna.

Sayang, Sheth tidak banyak memberikan informasi mengenai kehadiran UI anyar ini. Namun, sejumlah analis memprediksi Realme akan memperkenalkan UI tersebut pada akhir tahun atau awal tahun depan.

3 dari 3 halaman

Berbasis Android Q

Jenis Android (iStockPhoto)

Meski belum dikonfirmasi, UI ini disebut-sebut akan berbasis Android Q. Mengingat belum ada informasi resmi, belum dapat dipastikan apakah UI ini akan tersedia pula untuk smartphone Realme yang sudah ada sekarang.

Sekadar informasi, spekulasi mengenai UI anyar Realme ini juga kian menguat setelah perusahaan mengumumkan adanya Project X.

Dalam program tersebut, Realme menunjuk sejumlah beta testers untuk menjajal versi UI terbaru yang masih misterius.

(Dam/Isk)