Top 3 Tekno: Harga Huawei P30 Pro Seken Turun Curi Perhatian

CEO Huawei: Lupakan Trump, AS Tidak Cukup Kuat Menghentikan Kami

Saat Amerika Serikat (AS) mulai bersikeras untuk menjauh dari Tiongkok dengan mengajak sekutu Eropa memblokir Huawei, sang CEO Ren Zhengfei justru menyatakan AS tidak akan cukup kuat menyatukan seluruh pihak untuk mengikuti perintahnya.

Zhengfei membantah, pemblokiran AS terhadap operasinya bakal mempengaruhi peluncuran teknologi 5G, teknologi yang dibanggakan Huawei dengan potensi pertumbuhan yang meningkat dari USD 528 juta pada 2018 menjadi USD 26 miliar pada 2022 mendatang.

“Kami telah berkomunikasi dengan seluruh pemimpin dari berbagai negara. Tiap negara punya kepentingan masing-masing. Kampanye AS tidak akan cukup kuat untuk mengajak mereka (negara Eropa) bergabung,” ujar Zhengfei seperti yang dikutip oleh Tekno Liputan6.com, Senin (27/5/2019).

Selengkapnya baca di sini

3. WHO Resmi Putuskan Kecanduan Gim Sebagai Masalah Kesehatan Mental

Ternyata ada beberapa alasan kenapa gim online bisa membuat kita kecanduan (Sumber foto: Soberrecovery.com)

Organisasi kesehatan dunia (WHO), secara resmi mengakui kecanduan gim sebagai masalah mental. Hal ini diumumkan pada Sabtu 25 Mei 2019.

Dalam laporan terbaru International Classification of Diseases (ICD), WHO resmi memasukkan kecanduan gim ke dalam daftar penyakit modern.

Informasi, Juni tahun lalu organisasi tersebut “mendaftarkan” kecanduan gim di bawah bagian perilaku yang berpotensi berbahaya terkait teknologi, termasuk terlalu banyak memakai internet, komputer, smartphone dan banyak lagi.

Selengkapnya baca di sini

(Ysl/Isk)

Google Maps Dilengkapi Fitur AR, Begini Cara Menggunakannya

Salah satu fitur penting yang diumumkan Google dalam ajang Google I/O 2019 adalah kehadiran Incognito Mode untuk Google Maps.

Bagi pengguna layanan Google, nama tersebut tentu tidak asing karena sudah memang sudah cukup lama tersedia di Chrome.

Namun kali ini, Google memboyong kemampuan tersebut ke aplikasi Maps. Upaya ini disebut merupakan langkah Google menghargai keamanan dan privasi para pengguna layanannya.

“Privasi dan keamanan merupakan fondasi dari semua yang kami lakukan,” tutur CEO Google Sundar Pichai seperti dikutip dari Venture Beat, Rabu (8/5/2019). Selain Maps, fitur ini lebih dulu dihadirkan Google di aplikasi YouTube.

Pada dasarnya, modus ini memang tidak sepenuhnya menghentikan pelacakan aktivitas pengguna. Kendati demikian, dengan mengaktifkan modus ini, aktivitas tersebut setidaknya tidak tersimpan dan dihubungkan ke profil pengguna.

Dengan kata lain, Google memberikan kesempatan pengguna mengontrol hal yang dicarinya. Untuk memudahkan pengguna, pengaturan modus ini dapat diakses langsung dari profile picture pengguna.

Tidak hanya itu, perusahaan juga mengungkapkan secara resmi kehadiran fitur untuk memudahkan pengguna menghapus riwayat dan lokasi dari akun Google miliknya.

Melalui fitur ini, pengguna dapat mengatur secara manual atau otomatis penghapusan aktivitas akun miliknya. Google menyediakan durasi penyimpanan aktivitas mulai dari tiga bulan hingga 18 bulan, sebelum seluruhnya dihapus secara otomatis.

Google menyebut fitur ini akan hadir untuk pengguna dalam beberapa minggu ke depan. Raksasa internet itu juga menyebut fitur ini merupakan langkah awal, sehingga tidak tertutup kemungkinan fitur serupa akan hadir untuk layanan lain. 

(Shintya Alfian/Jek)

Informasi Seputar Google Stadia Bakal Terungkap di E3?

Setelah beberapa bocoran informasi beredar di internet, Googleakhirnya resmi mengungkap layanan streaming gim berbasis cloud miliknya, yakni Stadia.

Diumumkan pada acara Game Developers Conference di San Francisco, Amerika Serikat, Selasa (19/3/2019), pukul 10.00 waktu setempat, Google menjelaskan dan memperlihatkan cara kerja Stadia.

Sebagaimana dilansir The Verge, Sundar Pichai, CEO Google menjelaskan layanan streaming gim berbasis cloud ini dapat memainkan beragam judul gim di perangkat apapun.

Berbeda dengan PS4 dan Xbox One yang memiliki keterbatasasn harus bermain gim menggunakan konsol, Stadia mengandalkan infrastruktur cloud Google dan gamer dapat streaming main gim di PC (browser Chrome), smartphone, tablet, hingga TV (Chromecast).

Perusahaan raksasa mesin pencari tersebut menyatakan, layanan cloud streaming gim itu akan diluncurkan di Amerika Serikat, Inggris, Eropa dan Kanada pada akhir tahun ini.

Google sendiri hingga saat ini masih belum mengungkap berapa uang yang harus dikeluarkan gamer untuk menikmati layanan Stadia.

Hideo Kojima Rilis Trailer Baru Death Stranding nan Misterius

Bertajuk

Lebih lanjut, Death Stranding adalah gim pertama Kojima sejak berpisah dengan Konami. Informasi tentang gim tersebut masih sangat minim, dan tampaknya disengaja.

Seperti diketahui, gim ini menampilkan sejumlah nama selebriti, termasuk aktor The Walking Dead, Norman Reedus, Mads Mikkelsen, Lea Seydoux, Lindsay Watner, Guillermo del Toro, dan Troy Baker.

Berbicara dengan Metro, Reedus mengatakan dia belum pernah melihat yang seperti apa yang Kojima lakukan dengan gim tersebut.

“Ini adalah gim yang sangat positif, tetapi menakutkan dan menyedihkan pada saat bersamaan. Ini semacam film baru. Aku belum pernah melihat yang seperti apa yang kita lakukan.”

Informasi, belum ada tanggal rilis yang ditetapkan untuk peluncuran Death Stranding. Gim ini diumumkan untuk PlayStation 4 dan PC.

Gim ini akan dirilis melalui kemitraan antara studio baru Kojima, Kojima Productions, dan Sony. Sebuah laporan baru-baru ini mengatakan, Death Stranding mungkin juga akan dirilis di PS5.

(Ysl/Isk)

Review Huawei P30 Pro, Performa dan Kamera Jadi Andalan

Unit P30 Pro yang Tekno Liputan6.com terima adalah Breathing Crystal. Warna ini merupakan gabungan beberapa warna terang yang menciptakan gradasi kristal berpadankan aksen biru cerah dan violet.

Warna tersebut cukup unik dan mengingatkan kami akan aksen warna gelas transparan, menciptakan kesan elegan, dan mewah. 

Meski mengusung embel-embel Pro dan notabene menjadi seri yang lebih besar dari P30, P30 Pro nyatanya cukup nyaman digenggam, dimensinya sendiri 158 x 73,4 x 8,4 mm.

Namun, menyoal bobot, P30 Pro ternyata lebih berat ketimbang pendahulunya, P20 Pro. P20 Pro memiliki bobot 180 gram, P30 Pro justru memiliki bobot 192 gram.

Selayang pandang, P30 Pro dan P20 Pro juga memiliki perbedaan drastis. Kalau P20 Pro mengusung layar Full View Display, P30 Pro justru hadir dengan desan lebih lebar, lengkung alias curve pada sisi kiri dan kanannya.

Untuk display, smartphone ini memiliki layar OLED dengan bentang berukuran 6,7 inci beresolusi 2.340 x 1.080 piksel. Kualitasnya juga tak perlu lagi diragukan, mengingat layar P30 Pro memiliki reproduksi warna yang mumpuni dalam menampilkan hasil foto serta konten lain. 

Pada atas layar, ada notch berdesain waterdrop di mana ada lensa selfie 32MP yang disematkan di dalamnya.

Di dalam layar ini juga tertanam teknologi Acoustic Display yang bisa mengeluarkan suara lewat layar smartphone. Fitur ini tentu menguntungkan penerimaan suara saat melakukan telepon.

Bagian layar smartphone juga menjadi tempat tombol navigasi utama home dan back. Tak lupa, ada sensor pemindai sidik jari di dalam layar.

Selama pemakaian berlangsung, sensor pemindai sidik jari berfungsi lancar saat membuka layar, sekali pun saat proses penekanan dilakukan pada beberapa tempat yang berbeda di layar.

Untuk bagian sisi, ada dua tombol fisik di bagian kanan smartphone, yakni tombol power dan volume. Pada sisi kiri, tidak ada tombol sama sekali. 

Sementara, bagian bawah ditempatkan untuk lubang speaker untuk berbagai konten multimedia, slot USB Type-C untuk pengisian daya, lubang microphone, dan slot kartu SIM.

Bedanya dengan P30, slot kartu SIM P30 Pro lebih kecil karena mengusung slot hybrid yang bisa bolak-balik dengan Nano Memory (NM).

Kalau pengguna memilih kapasitas tambahan, siapkan kocek lebih dalam karena mau tak mau harus menggunakan kartu NM Huawei yang harganya cenderung lebih tinggi dari MicroSD. 

Sayangnya, tak ada lubang jack audio 3,5 mm di smartphone ini. Karena itu, Huawei menghadirkan earphone yang koneksinya sudah mengusung USB Type-C di dalam kotak penjualan. Sayang, Huawei tak menyertakan konektor USB Type-C tambahan. 

Pada bagian kover belakang smartphone, ada tiga kamera utama yang disusun secara vertikal. Namun pada kenyataannya, P30 Pro memiliki empat kamera utama, di mana sensor kamera keempat berukuran lebih kecil dan posisinya ada di samping tiga kamera yang tersusun secara vertikal.

Kamera keempat ini berada tepat di bawah LED Flash. Ada logo sensor Leica dan Huawei yang tampak di bagian bawah smartphone.

Rasa dari casing smartphone ini jelas terasa premium, jelas saja mengingat material yang membalut P30 Pro merupakan kombinasi aluminium dan material kaca.

Aluminium menghiasi pinggiran smartphone, sedangkan kaca membalut kover belakang smartphone.

5 Selebritas Ini Kecanduan Main Media Sosial, Siapa Saja?

Liputan6.com, Jakarta – Media sosial kini telah jadi bagian kehidupan banyak orang, tidak terkecuali selebritas.

Seperti pengguna pada umumnya, selebritas sering mengunggah berbagai hal tentang kehidupan mereka ke media sosial, ada pula yang kerap mengunggah proyek-proyek terbarunya.

Bagi penggemar, media sosial tentu menjadi cara untuk tetap terhubung dan tahu kabar terbaru dari idolanya. Makanya tak jarang kalau selebgram begitu aktif di media sosial, utamanya Instagram dan Twitter.

Retailer pakaian I Saw It First, sebagaimana dikutip Tekno Liputan6.com dari Business Insider, Selasa (28/5/2019) baru-baru ini melakukan studi, siapa selebritas paling kecanduan media sosial, terutama Instagram dan Twitter. Siapa saja?

5. Nicky Minaj

Nicky Minaj mengunggah rata-rata 408 unggahan ke media sosial per bulan. Ini terbagi dua, yakni 80 unggahan per bulan ke Instagram.

Sementara di Twitter, rapper sekaligus aktris dan model ini mengunggah 327 cuitan per bulannya.

Total followers-nya 102 juta di Instagram. Sementara, followers Twitternya sebanyak 21 juta.

Gameloft Garap Gim RPG Lego untuk Android dan iOS

Liputan6.com, Jakarta – Ada kabar baik bagi kamu penggemar Lego. Sebab, Gameloft baru saja mengumumkan tengah menggarap gim baru bertema Lego untuk platform Android dan iOS.

Dikutip dari Phone Arena, Selasa (27/5/2019), gim anyar ber-genre role playing game (RPG) ini akan mengambil kisah di Lego Universe. Gim berjudul Lego Legacy: Heroes Unboxed tersebut rencananya dirilis menjelang akhir 2019.

Menurut Gameloft, ini merupakan kali pertama gim Lego bergenre RPG. Karenanya, gim ini akan membawa sejarah 40 tahun Lego dan seluruh semestanya dalam bentuk yang menyenangkan.

“Lego Legacy: Heroes Unboxed membawa kesenangan dan keriangan yang pernah kamu punya, atau masih ada, dari Lego,” tulis Gameloft dalam pernyataannya.

Nantinya, gim ini akan membawa seluruh semesta Lego, termasuk para karakter ikonik. Gameloft juga menyebut gim ini akan hadir dengan detail yang apik dan cocok untuk semua umur.

Tidak hanya itu, pengembang asal Perancis itu juga berjanji gim ini setia dengan kisah franchise Lego. Untuk itu, Gameloft mempelajari keseluruhan instruksi manual untuk dapat membuat pengalaman bermain gim lebih apik.

Daftar Perusahaan yang Putus Hubungan dengan Huawei, Apa Saja?

Liputan6.com, Jakarta – Minggu lalu, Presiden AS Donald Trump memasukkan nama Huawei ke dalam daftar hitam perdagangan AS bernama “entity list“.

Huawei dimasukkan ke daftar hitam perdagangan AS lantaran dianggap mengancam kondisi keamanan nasional. Pasalnya, Amerika Serikat perangkat Huawei dituding bisa dipakai untuk memata-matai data rahasia di AS.

Gara-gara ini, sejumlah perusahaan teknologi AS dan perusahaan lainnya yang berhubungan dengan AS memutuskan hubungan kerja dengan Huawei.

Lantas, perusahaan mana saja yang memutuskan hubungan kerja dengan Huawei? Berikut adalah daftar lengkapnya.

1. Google

Tidak butuh waktu lama bagi raksasa internet AS Google untuk memutus kerja sama dengan Huawei. Google belum lama ini mengumumkan, telah menghentikan akses dukungan layanan Android pada Huawei.

Tentunya berita tersebut menjadi pukulan telak bagi Huawei. Sebab, semua smartphone-nya menjalankan sistem operasi Android.

Dengan begitu, jutaan pengguna Huawei bisa kehilangan akses ke berbagai aplikasi ekslusif seperti YouTube, Gmail, dan lain-lain. Meski begitu, Google memastikan bahwa pengguna smartphone Huawei hingga sekarang masih dapat memakai layanan Google.

“Kami jamin sambil mematuhi aturan dari pemerintah Amerika Serikat, layanan seperti Google Play dan keamanan Google Play Protect masih dapat berfungsi di perangkat Huawei yang ada saat ini,” tulis perusahaan dikutip dari akun Twitter Android, Selasa (21/5/2019)

Harga Huawei P30 Pro Seken Turun hingga 90 Persen

Liputan6.com, Jakarta – Dampak peraturan pemerintah Amerika Serikat yang memasukkan Huawei ke dalam daftar hitam perdagangan mulai terasa. Melalui peraturan ini, perusahaan Amerika Serikat diwajibkan untuk memutuskan hubungan bisnis dengan Huawei.

Akibatnya, sejumlah perusahaan teknologi kenamaan asal Amerika Serikat perlahan mulai memutuskan bisnis dengan Huawei.

Salah satu perusahaan tersebut adalah Google, disebut akan berdampak pada produk smartphone besutan Huawei yang memakai sistem operasi Android.

Oleh sebab itu, menurut sejumlah laporan, harga jual smartphone Huawei kini terjun bebas. Dikutip dari Forbes, Senin (27/5/2019), harga jual smartphone Huawei turun hingga 90 persen.

Informasi ini diketahui dari salah situs jual beli asal Inggris, Music Magpie. Dari situs itu diketahui bahwa harga Huawei P30 Pro yang dijual kembali tidak lebih dari 100 pounds, padahal harga baru smartphone ini adalah 899 pounds.

Sementara varian lawas dari seri P, yakni P20 Pro jauh lebih parah. Laporan menyebut bahwa harga jual kembali P20 Pro dibanderol kurang dari 50 pounds.

Peristiwa ini juga terjadi di pasar global, termasuk merambah ke pasar Asia. Strait Times melaporkan bahwa harga jual smartphone Huawei dibanderol jauh lebih rendah dari harga awal.

Beberapa toko juga disebut telah menolak untuk membeli kembali smartphone Huawei yang dijual. Di negara tersebut, penjualan smartphone Huawei juga dilaporkan menurun tajam.

Di sisi lain, perusahaan juga menyebut bahwa pihaknya masih menyediakan update keamanan dan purna jual untuk seluruh produk Huawei maupun Honor di seluruh dunia.

Karenanya, Huawei mengaku optimistis bahwa akibat penerapan peraturan ini dapat diselesaikan.

Duh, Ternyata Ngecharge di Bandara Berbahaya

Baru-baru ini, sekelompok hacker memakai sistem pembaruan software(Live Update) Asus untuk menyebarkan malware, ShadowHammer, ke 1 juta komputer Windows.

Meski saat ini Asus sudah mengulirkan update untuk mengatasi malware itu, perusahaan keamanan Kaspersky dan ESET mengungkap laporan terbaru.

Dikutip dari laman Gamerant, Selasa (30/4/2019), dua perusahaan keamanan tersebut mendapati malware itu juga menargetkan tiga studio gim. 

Terungkap, para peretas di balik serangan Asus juga menargetkan software Microsoft Visual Studio.

Dengan ini, peretas dapat menanam malware ke dalam gim buatan tiga pengembang yang menggunakan software terinfeksi malware tersebut.

Akibatnya, hampir lebih dari 92.000 komputer terinfeksi malware itu. Namun, Kaspersky dan ESET meyakini jumlah tersebut bisa lebih tinggi dari yang terdata. 

Meski salah satu pengembang yang terkena serangan itu belum teridentifikasi secara publik, dua yang sudah diketahui, yakni Electronics Extreme dan Zepetto.

Adapun dua judul gim yang terinfeksi, adalah Infestation (Electronics Extreme) dan Point Blank(Zepetto).

Tak hanya itu, ESET juga mendata infeksi malware tersebut hampir semuanya berlokasi di Asia, dengan sebagian besar komputer berada di Thailand.

Apa yang membuat serangan terhadap ketiga pengembang begitu mengkhawatirkan, infeksi malware itu sudah terjadi sebelum gim itu diluncurkan.

Dalam laporan Wired tentang serangan itu, tercatat penyebaran malware sudah melampaui langkah yang terjadi dengan Asus.

Pada saat itu, para peretas harus menggunakan server Asus yang terinfeksi untuk menandai file pembaruan yang sudah terkompromi.

(Tik/Isk)

Hideo Kojima Rilis Trailer Baru Death Stranding

Bertajuk

Lebih lanjut, Death Stranding adalah gim pertama Kojima sejak berpisah dengan Konami. Informasi tentang gim tersebut masih sangat minim, dan tampaknya disengaja.

Seperti diketahui, gim ini menampilkan sejumlah nama selebriti, termasuk aktor The Walking Dead, Norman Reedus, Mads Mikkelsen, Lea Seydoux, Lindsay Watner, Guillermo del Toro, dan Troy Baker.

Berbicara dengan Metro, Reedus mengatakan dia belum pernah melihat yang seperti apa yang Kojima lakukan dengan gim tersebut.

“Ini adalah gim yang sangat positif, tetapi menakutkan dan menyedihkan pada saat bersamaan. Ini semacam film baru. Aku belum pernah melihat yang seperti apa yang kita lakukan.”

Informasi, belum ada tanggal rilis yang ditetapkan untuk peluncuran Death Stranding. Gim ini diumumkan untuk PlayStation 4 dan PC.

Gim ini akan dirilis melalui kemitraan antara studio baru Kojima, Kojima Productions, dan Sony. Sebuah laporan baru-baru ini mengatakan, Death Stranding mungkin juga akan dirilis di PS5.

(Ysl/Isk)

Begini Cara Main Flying Face di Instagram Stories

Sebelumnya, Instagram kembali memermak aplikasinya. Kali ini, aplikasi milik Facebook tersebut mengubah tampilan dari tab Explore.

Dikutip dari Engadget, Sabtu (18/5/2019), salah satu perubahan yang terlihat ada di navigation bar. Kini, pengguna dapat mengakses lebih cepat sejumlah tab dan fitur yang ada di explore.

Hal baru yang dapat dilihat adalah kehadiran tab IGTV dan Shop. Dua tab anyar itu menambah jajaran tab sebelumnya yang dibagi berdasarkan kategori unggahan.

Tidak hanya itu, Instagram juga akan menambahkan unggahan di Stories untuk masuk dalam tab Explore. Namun, fitur ini baru akan tersedia dalam beberapa minggu ke depan.

“Hari ini, kami mengumumkan desain baru di Explore, menghadirkan cara baru untuk kamu menemukan foto, video, produk, dan Stories yang relevan dengan ketertarikanmu,” tulis Instagram dalam pernyataannya.

Menurut Instagram, perubahan ini merupakan langkah penting bagi fitur Explore. Sebab, fitur ini sudah digunakan lebih dari 50 persen akun Instagram setiap bulan.

Hadirnya Stories di Explore tidak lepas dari pamor layanan tersebut. Untuk diketahui, Stories sudah digunakan lebih dari 500 juta orang di Instagram, sehingga wajar layanan itu terus didorong penggunaannya.

(Dam/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Instagram akan hapus konten yang menyalahi aturan. Namun kini pihaknya akan membuat fitur khusus untuk pengguna untuk ajukan banding.

WHO Resmi Putuskan Kecanduan Gim Sebagai Masalah Kesehatan Mental

Ilustrasi bermain gim (pixabay.com)

Keputusan WHO menggolongkan kecanduan gim ke dalam masalah mental pun mendapat sambutan dari Hilarie Cash, Pendiri reSTART. reSTART merupakan program rawat inap pertama di AS yang menangani pecandu video gim.

“Saya terkejut karena perlu lama bagi banyak orang mengetahui fakta ini. Saya juga mengerti, mereka (WHO) harus memiliki bukti kuat yang didasari penelitian sebelum menentukan jenis gangguan mental baru,” kata Cash.

Kendati begitu, tidak semua pakar kesehatan yakin, mengkarakterisasi waktu bermain di depan layar merupakan sebuah gangguan. Beberapa di antaranya mengingatkan, hal ini bisa menyebabkan kekhawatiran yang tidak perlu bagi orangtua.

“Orang harus memahami, tidak semua anak yang menghabiskan berjam-jam di depan layar merupakan seorang pecandu. Kalau tidak, ruang medis bakal dipenuhi banyak orangtua yang meminta bantuan,” ujar juru bicara British Psychological Society, Joan Harvey.

Sekadar diketahui, kecanduan gim belum diakui sebagai masalah kesehatan mental oleh American Psychiatric Association (APA). Sebelumnya, APA menyebut diperlukan banyak penelitian dan uji klinis sebelum mempertimbangkan kecanduan gim sebagai masalah kesehatan mental.

Cashtree Lebarkan Sayap ke Bidang E-commerce

Liputan6.com, Jakarta – Cashtree yang dikenal sebagai platform iklan seluler melebarkan sayapnya ke bidang e-commerce.

CEO Cashtree Jay Jung menuturkan, langkah strategis ini diambil setelah melihat antusiasme pengguna Cashtree dalam bidang e-commerce.

“Kami melihat bisnis e-commerce di Indonesia sangat berkembang pesat. Setelah melihat antusiasme pengguna Cashtree dalam bidang tersebut, kami memutuskan untuk menghadirkan e-commerce Cashtree yang saling bersinergi dengan aplikasi kami,” kata Jay Jung melalui keterangannya, Senin (27/5/2019).

Demi mendukung bisnis barunya tersebut, Cashtree menawarkan potongan harga menarik dalam bentuk voucher yang bisa di-redeem melalui aplikasi dan digunakan di website commerce-nya.

Dalam rangka grand launching website shop Cashtree, pelanggan bisa mendapatkan potongan harga sampai 70 persen dengan voucher Cashtree. Beragam barang mulai dari elektronik, fashion, hingga kecantikan bisa didapatkan di Shop Cashtree.

Flying Face, Gim Unik di Instagram Stories yang Mainnya Pakai Kedipan Mata

Masih soal Instagram, sebelumnya Instagram membantah ada jutaan data milik selebgram yang bocor. Hal ini disampaikan oleh juru bicara Instagram melalui keterangan resminya.

“Kami menanggapi dengan serius setiap dugaan penyalahgunaan data. Berdasarkan hasil investigasi awal dari dugaan terkait penyalahgunaan data pengguna Instagram yang kami terima, kami menemukan bahwa tidak ada email maupun nomor telepon pengguna Instagram yang diakses oleh Chtrbox,” kata Instagram dalam pernyataan resmi yang diterima Tekno Liputan6.com, Minggu (26/5/2019).

Menurut juru bicara Instagram, kumpulan data yang dimiliki oleh Chtrbox adalah informasi yang memang tersedia secara publik. Dikatakan, data-data tersebut berasal dari berbagai sumber, salah satunya adalah Instagram .

Sebelumnya, dikabarkan bahwa jutaan data milik selebgram dan akun brand di Instagram dikabarkan bocor. Database yang dikelola oleh Amazon Web Services ini terekspos tanpa kata sandi (password), membuat orang-orang bisa dengan bebas melihat isinya.

Tech Crunch dalam laporan awal menyebut, lebih dari 49 juta entri data yang tersimpan di database terekspos dan diperkirakan terus bertambah.

Secara singkat, tiap entri data selebgram yang kabarnya dibocorkan itu berisi biodata, foto profil, jumlah pengikut, informasi apakah mereka terverifikasi atau tidak, lokasi (kota dan negara) serta kontak privat mereka seperti alamat email dan nomor telepon.

Selain itu, ada pula data-data jumlah likeshare, interaksi, dan jangkauan. Sekadar informasi, perusahaan pemasaran media sosial Chtrbox memiliki 350.000 data pengguna yang tersimpan dalam database mereka.

Pihak Instagram menyebut, Chtrbox tidak dapat mengakses data pribadi seperti nomor telepon maupun alamat email di API . Chtrbox hanya dapat mengakses informasi yang tersedia secara publik, seperti likes.

(Tin/Isk)

GreatDay HR Jadi Aplikasi Pengelolaan SDM Pertama di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Aplikasi GreatDay HR sukses meraih penghargaan dari Tras N Co sebagai “Aplikasi Mobile HR dengan Fitur Benefit (Pinjaman, Asuransi & Investasi Karyawan) Pertama di Indonesia”.

Untuk diketahui, dalam ajang ini Trans N Co bekerjasama dengan Infobrand.id menghadirkan dua penghargaan, yakni ‘Pertama di Indonesia’ dan ‘TOP Innovation Choice Award 2019’.

Menanggapi penghargaan yang diraih perusahaan, CEO GreatDay Gordon Enns menegaskan bahwa pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam dunia kerja sangatlah penting, sehingga setiap perusahaan perlu untuk memiliki manajemen SDM yang baik dan andal.

Ia melanjutkan, GreatDay HR menghadirkan sebuah solusi melalui mobile application untuk mendukung SDM.

“GreatDay HR hadir memberikan kemudahan dalam mengelola sumber daya manusia seperti pencatatan kehadiran, pengajuan cuti, pengurusan klaim, dan penghitungan gaji yang meliputi kalkulasi pajak dan BPJS,” tutur Enns melalui keterangannya, Senin (27/5/2019).

Enns menambahkan bahwa GreatDay HR merupakan aplikasi mobile HR pertama yang didesain di Indonesia, di mana perangkat lunaknya dirancang untuk dioperasikan langsung melalui mobile devices seperti smartphone dan tablet.

Google Calendar Punya Fitur Dark Mode

Lebih lanjut,  Google sebelumnya menghadirkan aplikasi Live Transcribe untuk membantu penyandang tunarungu atau sulit mendengar, berkomunikasi dengan orang lain. Kehadiran aplikasi ini merupakan salah satu bentuk komitmen Google untuk menghadirkan berbagai produk yang mudah diakses oleh siapa pun.

Live Transcribe ini menggunakan teknologi pengenalan suara otomatis dengan mentranskripsikan pembicaraan menjadi tulisan secara real-time. Sederhananya, teknologi dalam aplikasi ini akan mendeteksi pembicaraan, kemudian menerjemahkannya ke dalam teks untuk dibaca.

Google berharap kehadiran aplikasi ini dapat lebih membantu penyandang tunarungu atau sulit mendengar berkomunikasi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan ada 466 juta tunarungu dan sulit mendengar.

“Live Transcribe ini akan sangat membantu tunarungu, karena ketika ada orang berbicara, maka teksnya akan muncul. Sehingga membuat komunikasi mereka menjadi lebih baik,” tutur Product Manager Google AI Research Group, Sagar Savla, melalui video press conference di kantor Google Indonesia, beberapa waktu lalu.

Live Transcribe saat ini sudah mendukung 70 bahasa di dunia, termasuk Bahasa Indonesia dan juga bahasa daerah Jawa. Bahasa lain di antaranya Inggris, Belanda, Bahasa Melayu, dan Prancis.

(Din/Isk)

Harga Huawei P30 Pro Turun hingga 90 Persen

Liputan6.com, Jakarta – Dampak peraturan pemerintah Amerika Serikat yang memasukkan Huawei ke dalam daftar hitam perdagangan mulai terasa. Melalui peraturan ini, perusahaan Amerika Serikat diwajibkan untuk memutuskan hubungan bisnis dengan Huawei.

Akibatnya, sejumlah perusahaan teknologi kenamaan asal Amerika Serikat perlahan mulai memutuskan bisnis dengan Huawei.

Salah satu perusahaan tersebut adalah Google, disebut akan berdampak pada produk smartphone besutan Huawei yang memakai sistem operasi Android.

Oleh sebab itu, menurut sejumlah laporan, harga jual smartphone Huawei kini terjun bebas. Dikutip dari Forbes, Senin (27/5/2019), harga jual smartphone Huawei turun hingga 90 persen.

Informasi ini diketahui dari salah situs jual beli asal Inggris, Music Magpie. Dari situs itu diketahui bahwa harga Huawei P30 Pro yang dijual kembali tidak lebih dari 100 pounds, padahal harga baru smartphone ini adalah 899 pounds.

Sementara varian lawas dari seri P, yakni P20 Pro jauh lebih parah. Laporan menyebut bahwa harga jual kembali P20 Pro dibanderol kurang dari 50 pounds.

Peristiwa ini juga terjadi di pasar global, termasuk merambah ke pasar Asia. Strait Times melaporkan bahwa harga jual smartphone Huawei dibanderol jauh lebih rendah dari harga awal.

Beberapa toko juga disebut telah menolak untuk membeli kembali smartphone Huawei yang dijual. Di negara tersebut, penjualan smartphone Huawei juga dilaporkan menurun tajam.

Di sisi lain, perusahaan juga menyebut bahwa pihaknya masih menyediakan update keamanan dan purna jual untuk seluruh produk Huawei maupun Honor di seluruh dunia.

Karenanya, Huawei mengaku optimistis bahwa akibat penerapan peraturan ini dapat diselesaikan.

Apple Jual Data iTunes Milik Pelanggan?

Sementara, Apple baru saja merilis pembaruan sistem operasi terbarunya, iOS 12.3. Sistem operasi bagi perangkat Apple ini menghadirkan sejumlah pembaruan dan fitur-fitur anyar untuk iPhone, iPad, dan iPod Touch.

Apa saja pembaruan yang disuguhkan pada versi terbaru dari OS Apple ini?

Mengutip laman Viral Mobile Tech, Rabu (15/5/2019), pembaruan baru untuk sistem operasi ini menampilkan aplikasi TV yang dirancang ulang dengan kemampuan untuk langganan saluran langsung di aplikasi.

Kehadiran pembaruan aplikasi TV ini bukanlah perilisan layanan streaming Apple TV Plus, melainkan langkah untuk memperkenalkan pengguna pada desain terbaru jelang peluncuran Apple TV Plus beberapa bulan mendatang.

Fitur baru pada OS ini adalah desain ikon anyar pada aplikasi Remote. Kini pengguna bisa melihat riwayat transaksi pada Apple Pay, lengkap dengan lokasi transaksi berlangsung. Sayangnya, fitur ini tak bisa dinikmati secara penuh di Indonesia. 

Ketika membuka aplikasi TV, pengguna hanya disuguhkan film-film yang bisa disewa atau dibeli melalui iTunes.

iOS 12.3 juga memperluas dukungan AirPlay 2 sehingga pengguna bisa berbagi video dan foto dengan berbagai TV pintar milik Samsung.

Tiongkok Kuasai Pasar Speaker Pintar

Liputan6.com, Jakarta- Bisnis speaker pintar mengalami perkembangan di Tiongkok dengan pertumbuhan 500 persen year-on-year pada kuartal I 2019. Tiongkok pun mendominasi pasar speaker pintar di dunia.

Dilansir GSM Arena, Senin (27/5/2019), berdasarkan data perusahaan analis Canalys, pengapalan speaker pintar di Tiongkok mencapai 10,6 juta unit. Tiongkok menguasai 51 persen pangsa pasar global pada kuartal I 2019.

Di sisi lain, pengapalan speaker pintar di Amerika Serikat (AS) hanya mencapai 5 juta unit. AS menguasai 24 persen pangsa pasar.

Baidu merupakan vendor speaker pintar yang paling populer di Tiongkok berkat kerja sama eksklusif dengan channel China Central Television (CCTV).

Kerja sama ini membuat merek speaker pintar Baidu lebih dikenal luas oleh konsumen saat musim liburan Tahun Baru Imlek. Alibaba, Xiaomi, dan Tencent, juga mengalami pertumbuhan dua digit pada periode tersebut.

“Perkembangan yang sangat cepat di Tiongkok, sebagian besar didorong oleh vendor yang menggelontorkan sejumlah besar modal untuk mencapai pangsa dominan dengan cepat. Strategi ini disukai oleh penyedia layanan internet seperti Baidu, Alibaba, dan Tencent,” ungkap VP of Mobility Canalys, Nicole Peng.

Adapun lima vendor top speaker pintar di dunia, Amazon, Google, Baidu, Alibaba, dan Xiaomi. Total pengapalan speaker pintar sepanjang kuartal I 2019, 20, 7 juta unit dengan pertumbuhan 131,4 persen dibandingkan satu tahun sebelumnya.

CEO Huawei: Lupakan Trump, AS Tidak Cukup Kuat Menghentikan Kami

“Di sektor 5G, tidak akan ada banyak dampak. Tidak hanya itu, pesaing kami tidak akan dapat mengejar ketertinggalan dalam waktu dua hingga tiga tahun.

Sekalipun pasokan dari mitra kami tidak mencukupi, kami tidak akan menghadapi masalah. Ini karena kita dapat memproduksi semua chip kelas atas yang kita butuhkan sendiri,” kata Zhengfei berseri-seri.

Sebelumnya, Trump dengan tegas melarang Huawei beroperasi di AS. Hal ini diikuti dengan pemutusan hubungan oleh perusahaan teknologi Google, Intel dan Qualcomm.

Untuk mengatasi hal ini, Huawei dilaporkan sedang mengembangkan sistem operasinya sendiri, Hongmeng.

“Kami tetap akan melayani pelanggan sebaik mungkin. Kapasitas produksi kami sangat besar, oleh karenanya memblokir kami dari daftar tidak bakal berpengaruh besar. Pertumbuhan kami memang tidak pesat, namun pemblokiran AS tidak akan membuat pertumbuhan bisnis menjadi negatif,” ungkapnya.

(Tik/Ysl)

Ini Tantangan SDM Teknologi di Era Transformasi Digital Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Para pemimpin bisnis di Indonesia memandang kemajuan dan kemampuan transformasi digital dalam organisasi mereka menjadi salah satu yang terbaik di dunia.

Namun, optimisme tersebut masih menyisakan tantangan terkait kualitas sumber daya manusia (SDM) pendukung teknologi transformasi digital. 

Kondisi tersebut terungkap dalam penelitian bertajuk “Disruptive Decision Making” yang diprakarsai oleh Telstra, anak perusahaan induk dari Telkomtelstra.

Penelitian ini mensurvei 3.810 pengambil keputusan senior dari 12 industri di 14 pasar di seluruh dunia, termasuk 350 di antaranya dari Indonesia, mengenai kekuatan dan kelemahan di sekitar inisiatif dan pengambilan keputusan transformasi digital. 

Hasil penelitian tersebut mengungkapkan tingkat kepercayaan tinggi dari pemimpin bisnis di Indonesia percaya dalam kemajuan transformasi digital yang telah dicapai, dengan responden survei menempatkan Indonesia di urutan ketiga secara global.

Lebih dari seperempat (26 persen) dari pemimpin bisnis di Indonesia menggambarkan perusahaan mereka ‘sangat matang’ secara digital, dibandingkan dengan rata-rata 21 persen secara global.

Sekitar 27 persen pemimpin bisnis di Indonesia juga mengemukakan organisasi mereka telah membuat keputusan transformasi digital ‘sangat baik’, di atas rata-rata global (23 persen).

President Director Telkomtelstra Erik Meijer mengatakan ada peluang dan tantangan dalam optimisme menyikapi transformasi digital di Indonesia. Ketika pesatnya perkembangan digital berakselerasi pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, cara perusahaan Indonesia bertindak menjadi sangat penting bagi masa depan mereka. 

“Transformasi digital merupakan suatu keharusan. Karena itu, diskusi telah bergeser dari ‘mengapa’ digitalisasi itu penting, ke ‘bagaimana’ itu bisa dilaksanakan dengan sukses,” kata Erik di Jakarta, Senin (27/5/2019). 

Menurut Erik, tingginya optimisme para pemimpin bisnis di Indonesia ini akan membantu mendorong investasi dan keterlibatan perusahaan untuk program-program penting transformasi digital. Namun, kepercayaan ini harus diimbangi dengan realitas ekosistem digital Indonesia.

“Sebagai contoh, Telstra dan The Economist Intelligence Unit (EIU) dalam Indeks Transformasi Digital Asia tahun lalu menempatkan Indonesia di peringkat 11 dari 11 pasar untuk kemampuan dan ekosistem bisnis digital. Untuk memastikan daya saing regional dan domestik, perusahaan di Indonesia harus mewaspadai ekspektasi kemajuan yang melampaui kenyataan dan mengabaikan kompleksitas proyek transformasi,” paparnya.

Top 3 Tekno: Kisaran Gaji Karyawan Kontrak Facebook Paling Hits

Samsung Galaxy Note 9 (Liputan6.com/ Agustin Setyo W).

Usai mengumumkan trio smartphone andalan Galaxy S10, Samsung dijadwalkan akan meluncurkan Galaxy Note 10 pada tengah tahun ini.

Hadir sebagai smartphone teranyar selanjutnya, apa yang bakal perusahaan asal Korea Selatan tersebut perlihatkan?

Melansir laporan Android Authority via Merdeka.com, Minggu (26/5/2019), salah satu divisi Samsung, yakni Samsung Electro-Mechanics mengungkap sedang mengembangkan modul kamera 5x optical zoom.

Selengkapnya baca di sini

3. Lebih Jorok dari Toilet, Smartphone Jadi Benda Idaman Bakteri

Foto: Ilustrasi malware di smartphone (ibitimes.co.uk)

Siapa yang menyangka kalau smartphone bisa menjadi tempat bersarangnya bakteri?

Jika sebelumnya toilet dan tempat sampah menjadi lokasi terfavorit berkumpulnya segala jenis bakteri, kali ini sebuah penelitian terbaru mengungkap smartphone bisa menjadi tempat tinggal idaman bagi berbagai macam jenis bakteri!

Seperti dilansir laman News Australia, Sabtu (26/5/2019), tim peneliti University of Surrey, Inggris, telah melakukan uji coba dengan menggunakan 30 smartphone dan 30 tablet untuk melihat seberapa banyak bakteri yang terkumpul di perangkat-perangkat tersebut.

Selengkapnya baca di sini

(Ysl/Isk)

Mantan Petinju Kelas Berat Dunia Mike Tyson Terjun ke Dunia Esports

Liputan6.com, Jakarta – Tak dapat dimungkiri, perkembangan esports yang pesat di berbagai negara di dunia ternyata menarik minat sejumlah atlet atau selebritis besar untuk investasi ke dalam olahraga elektronik tersebut.

Salah satu nama besar yang ikutan terjun ke ranah esports adalah mantan juara tinju kelas berat, Mike Tyson.

Jadi, seperti apa keterlibatan petinju yang dijuluki leher beton itu di ranah esports?

Dilansir ESPN Esports, Senin (27/5/2019), dia bakal berinvestasi dalam salah satu organisasi esports ternama di dunia, yakni Fade 2 Karma (F2K).

Informasi, F2K adalah organisasi esports bentukan Tim “Theude” Bergmann yang sudah berkompetisi gim Hearthstone sejak 2015.

Sejak itu, organisasi itu merambah ke sejumlah gim serupa Hearthstone, seperti Magic The Gathering: Arena, Gwent, dan Yu-Gi-Oh.

Belum Rilis, Gameplay Mario Kart Tour Bocor di Internet

Mario Kart 8 Deluxe untuk Nintendo Switch. (Sumber: Gamespot)

Adapun karakter yang dapat dipilih dari gim, seperti Mario, Luigi, Princess Peach, Daisy, Toad, Toadette, Rosalina, Waluigi, dan lainnya.

Disebutkan, beberapa karakter akan langsung tersedia setelah kamu memulai gim. Sementara lainnya bakal dapat diakses sejalan alur cerita gim.

Mengusung genre racing atau balapan, kamu akan mendapatkan hadiah berupa bintang setiap kali memenangkan lomba. Nah, bintang itulah yang kamu pakai untuk beragam konten menarik di dalam gim.

iOS 13 Bakal Debut 3 Juni 2019

Terlepas dari iOS terbaru dan WWDC 2019, CEO Apple, Tim Cook, beberapa waktu lalu menekankan pentingnya pelajaran coding sedari dini. Menurutnya, materi coding juga harus menjadi pelajaran dasar, serta diajarkan pada anak-anak dan remaja.

Dikutip dari Ubergizmo, Cook mengatakan, jika anak-anak dan remaja sudah mendapatkan pelajaran dasar coding, maka program kuliah yang berhubungan dengan hal ini tidak perlu diadakan lagi.

Hal tersebut dikatakannya saat bertemu dengan Liam Rosenfeld, remaja berusia 16 tahun yang mendapatkan beasiswa Apple WWDC bulan depan. Cook menjadikan Rosenfeld sebagai contoh, jika anak-anak diajarkan coding sejak dini, kemampuannya akan menyamai, bahkan lebih baik daripada orang dewasa yang baru belajar coding di perguruan tinggi.

“Saya berpikir, program kuliah coding tidak akan membuat orang jadi benar-benar menguasai bidang ini. Itu kuno. Coding harus diajarkan pada anak-anak sedini mungkin. Liam contohnya, di usia muda sudah bisa membuat aplikasi yang bisa dijual di App Store,” ujar Cook.

Namun, bukan berarti program kuliah itu tidak penting. Cook menyarankan, kalau proses belajar coding dimulai dari anak masih belia, maka penyerapan informasinya akan lebih efisien.

Apple sendiri sebelumnya sudah mendorong anak-anak untuk belajar coding, seperti meluncurkan Swift Playgrounds, yang mengajarkan anak-anak tentang dasar-dasar coding.

(Din/Ysl)

Pertama di Indonesia, Kertas Thermal Anti Minyak Blueprint

Liputan6.com, Jakarta Blueprint Indonesia meluncurkan kertas thermal tahan minyak pertama di Indonesia. Produk ini melengkapi rangkaian solusi kertas thermal Blueprint untuk berbagai industri, dari yang umum sampai spesifik.

Produk kertas tahan minyak spesifik ditujukan untuk dapur restoran, dimana lingkungan kerjanya banyak minyak. Selama ini kertas thermal yang ada di pasar akan luntur bila tersentuh minyak. Kini, kertas thermal bahan minyak mampu mencegah pesanan customer tidak terbaca karena terhapus minyak.

Kertas thermal Blueprint didesain untuk hasil cetak yang paling hitam. Target pasarnya sendiri adalah kelas menengah ke atas, seperti restoran, kafe, dan mini market. Sebab, kualitas bahan kertasnya tebal dan memberikan hasil cetakan yang tegas hitam. Cocok digunakan sebagai struk untuk usaha yang memberi nilai tambah tinggi.

Saat user membayar, image perusahaan dan nilai dari produk yang dibayar dibawa secara tidak langsung oleh kertas struk. Bayangkan, kita makan di restoran mahal, tapi cetakan kertas struk tidak jelas atau kertasnya lemas. Akan sulit bagi pembeli untuk mengasosiasikan dengan produk dan layanan yang berkualitas tinggi.

Blueprint Indonesia sadar akan kebutuhan kertas thermal di Indonesia dan hadir dengan varian lengkap untuk semua jenis kebutuhan mesin printer thermal dari kecil hingga besar. Dari ukuran struk normal untuk restoran ukuran 80×80, mini market 57×47, printer portable 80 x 47 dan 57×47, mesin EDC 57×30, mesin ATM 80 x 140 dan 80 x 180, sampai mesin boarding pass  80 x 200.

Blueprint adalah pemberi solusi. User cukup mengenal satu merek untuk segala keperluan tinta printer, kertas foto, toner cartridge, Printer POS, dan Printer Portable. Kini, Blueprint diperkaya dengan rangkaian kertas thermal.

Blueprint juga bisa mencetak logo perusahaan di kertas thermal sesuai permintaan. Perusahaan franchise seperti restoran burger dan pizza selalu ada cetakan khusus di struk belanjaannya.

Kertas thermal Blueprint sudah bisa didapatkan di toko-toko komputer atau ATK seluruh Indonesia, atau bisa dipesan online melalui website www.blueprint-indonesia.com dan marketplace online lainnya.

Sebelum membeli, Anda bisa mencari informasi tentang Portable Bluetooth Thermal Receipt Printer Blueprint lewat video di bawah ini. Selamat menyaksikan!

Mesin cari duit tanpa lelah. Di toko maupun di jalanan, Untuk Food Truck, Penjual Pulsa, Tukang Parkir, Sales. Bisnis apapun yang membutuhkan struk.

Tips Mudah Konversi Video YouTube ke Format MP4

Liputan6.com, Jakarta – MP4 merupakan salah satu format video yang bisa diputar offline di hampir semua perangkat.

Dilansir Tech Radar pada Senin (27/05/2019), ada cara mudah untuk melakukan konversi video YouTube ke format MP4 secara gratis dengan menggunakan aplikasi 4K Video Downloader.

Tips ini dijamin aman karena proses konversi diklaim tidak mengandung adware. Berikut caranya.

1. Konversi Single Video

Pastikan kamu mempunyai aplikasi 4K Video Downloader. Lalu, buka aplikasi 4K Video Downloader –> salin URL video dari YouTube –> Klik tombol hijau “Paste link”

Selanjutnya, kamu bisa memilih beberapa format yang tersedia dan opsi yang tersedia tergantung pada kualitas video aslinya. Setelah video diunduh, kamu dapat langsung memutarnya di pemutar media default kamu.

2. Konversi Video Otomatis

Selain itu, terdapat langkah lain yang jauh lebih cepat, 4K Video Downloader menawarkan Smart Mode yang memungkinkan kamu melakukannya hanya dengan satu klik.

Pilih Tools –> pilih opsi unduhan (format, kualitas, subtitle dan destination) –> klik ‘Paste link’, video akan diunduh dan dikonversi secara otomatis.

Asteroid Ini Melintasi Bumi dengan Bulannya Sendiri

Hal ini tidak lain karena ukuran asteroid tersebut cukup besar, sehingga jika berada di jangkauan yang sangat dekat akan berbahaya. Namun jangan khawatir, untuk sekarang benda angkasa ini berada di jarak yang sangat aman dari bumi, sekitar 5,182 juta kilometer.

Nantinya, jarak terdekat asteroid ini dengan Bumi bakal terjadi di tahun 2036, sekaligus jadi objek yang paling besar yang akan datang ke Bumi.

Beberapa observatorium terbesar di dunia, termasuk observatorium radio Arecibo besar-besaran di Puerto Rico, akan mengamati KW4 1999 untuk mendapatkan lebih banyak data tentang batuan dan pemisahan di antara mereka.

Sementara, sistem biner ini bergerak cepat, sekitar 77.446 kilometer per jam, yang mana memudahkan pengamat amatir untuk melihatnya.

(Tik/Ysl)

Bos Redmi Pastikan Colokan Headphone di K20 Bakal Dipertahankan

Penampakan Redmi X. (Doc: Gizchina)

Meski hadir sebagai seri di bawahnya, K20 diklaim bakal masih memiliki sejumlah hardware yang ada di seri Pro.

Adapun hardware tersebut adalah layar berukuran 6,39 inci, kombinasi tiga kamera (48MP yang utama), dan baterai 4.000mAh.

Tak hanya itu, model K20 ini diyakini akan memiliki versi RAM 6GB.

Seperti smartphone buatan Tiongkok lainnya, besar kemungkinan Redmi akan menyediakan pilihan RAM yang lain.

(Ysl/Isk)

Best Buy Batalkan Seluruh Pre-Order Galaxy Gold

Liputan6.com, Jakarta – Galaxy Fold, smartphone layar lipat besutan Samsung sepertinya harus mengalami realita yang pahit.

Setelah dirundung masalah layar yang menyebabkan penundaan rilisnya, kini ritel besar asal Amerika Serikat, Best Buy, memutuskan untuk membatalkan seluruh pesanan Galaxy Fold.

Bukan tanpa alasan, hal ini karena Samsung belum memberikan waktu yang jelas mengenai rilis Galaxy Fold.

Meski Galaxy Fold menjanjikan fitur yang hebat, namun hal itu justru juga membuat masalah yang dialami semakin besar, dilansir dari The Verge, Senin (27/5/2019).

Dalam kutipan resmi Best Buy di email yang dikirimkan ke konsumen, peritel ini menyebutkan Best Buy mengutamakan pelanggan. “Kami ingin memastikan mereka mendapat yang terbaik, maka sudah diputuskan pesanan Galaxy Fold seluruhnya dibatalkan,” tulis Best Buy.

Pembatalan ini diputuskan satu bulan setelah raksasa teknologi Korea tersebut mengumumkan penundaan kehadiran Galaxy Fold.

Sebelumnya, Samsung juga sudah menyatakan bakal membatalkan pre-order jika konsumen tidak mengkonfirmasi, apakah mau meneruskan menunggu Galaxy Fold meski belum jelas waktu rilisnya atau tidak.

Kemudian, Samsung mengatakan bakal segera mengumumkan perilisan dalam beberapa minggu. Samsung berterima kasih pada konsumennya yang mau mengerti dan sabar.

Menanti Kejutan Asus di Computex 2019

Penampakan smartphone terbaru Zenfone 6 yang meluncur resmi di Valencia, Spanyol. (Liputan6.com/ Arthur Gideon)

Seminggu sebelum acara Computex di Taipe, Taiwan, Asus lebih dulu meluncurkan smartphone teranyarnya, Zenfone 6.

Diperkenalkan di Valencia, Spanyol pada Kamis 16 Mei 2019, Zenfone 6 dirancang dengan mengutamakan konsumen dan mendobrak semua tantangan di pasar smartphone soal performa, baterai, dan lainnya.

Zenfone 6 mengusung prosesor dari Qualcomm, yaitu Snapdragon 855. Prosesor ini memiliki performa yang sangat tinggi.

Smartphone ini menyertakan RAM 8GB serta storage UFS 2.1 hingga 256 GB. Sistem operasi yang digunakan adalah ZenUI 6, dengan Android 9. 

Teknologi yang sangat revolusioner dalam gadget ini adalah kamera utamanya. Kamera utama di smartphone bisa diputar hingga menghadap ke arah pengguna, sehingga berfungsi juga sebagai kamera selfie.

Konfigurasi yang diusung kamera utama tersebut adalah dual-camera, dengan sensor 48 MP Sony IMX586 f/1.79 untuk sensor utama dan 13 MP f/2.0 untuk ultra-wide.

(Maria Flora/Ysl)

Lebih Jorok dari Toilet, Smartphone Jadi Benda Idaman Bakteri

Jika kamu membaca artikel ini dengan menggunakan smartphone kamu di toilet, berarti kamu berada di waktu dan tempat yang salah.

Sebab, ahli medis mengungkap, penggunaan smartphone di toilet akan memberikan dampak buruk bagi penggunanya.

Apa saja dampak buruk tersebut?Mengutip laman Sunshine Coast Daily, sebuah artikel yang ditulis oleh seorang ahli dari pusat Epidemiologi dan Kesehatan Umum Nasional menerangkan bahwa para pengguna perangkat seperti smartphone, tablet dan laptop tidak disarankan untuk menggunakannya di toilet.

Seorang ahli kesehatan bernama Dr. MartynKirk mengatakan, penggunaan barang elektronik sejatinya dipergunakan di tempat yang sesuai, bukan toilet.

“Saya berpikir mempergunakan barang-barang seperti itu di toilet sungguh menjijikkan,” Dr. Kirk menuturkan.

Ia mengatakan hal demikian karena penggunaan smartphone di toilet memiliki risiko kesehatan. Toilet adalah sebuah ruangan yang memiliki banyak media di mana bakteri bisa berpindah ke tangan manusia, salah satunya perangkat smartphone.

“Sebuah ruangan di mana penuh dengan bakteri akan sangat mudah pindah ke tubuh manusia lewat media yang dipegang. Salah satunya smartphone dan beberapa perangkat handheld. Terlebih, jika orang tersebut tidak mencuci tangannya dengan bersih,” kata Dr. Kirk.

“Bakteri dan virus tersebut bisa berpindah ke tangan manusia. Parahnya, hal ini bisa menyebabkan penggunanya menderita gastroenteritis, muntah-muntah, dan bahkan sampai menderita penyakit diare.”

Dr. Kirk juga mengatakan bahwa smartphone yang kotor juga bisa menjadi salah satu media yang menyebarkan virus bila dipegang oleh tangan manusia.

Hal ini memang dianggap sepele oleh pengguna smartphone. Perlu diingat bahwa penggunaan smartphone di toilet bisa mengakibatkan perpindahan bakteri dan virus. Bahkan, menyebabkan penggunanya menderita penyakit yang tak diinginkan.

Setelah melihat seperti apa risiko dan bahaya yang terjadi, masih inginkah kamu mempergunakan smartphone kesayangan kamu di toilet?

(Jek/Ysl)

Mau Ikut Misi NASA Ke Mars? Yuk, Daftarkan Diri Buat Dapat Tiket Gratis

Liputan6.com, Jakarta – Apakah kamu selalu berangan-angan untuk pergi ke luar angkasa, menjelajahi planet dan jagat raya? Kalau ya, kamu mungkin bisa mewujudkan impian itu.

Belakangan, NASA mengumumkan sedang membuka pendaftaran boarding pass ke Mars bagi siapa saja yang berminat. Namun tunggu dulu, ini bukan berarti kamu bakal pergi ke Mars betulan.

Hanya nama kamu yang bakal meroket ke planet merah itu.

Dilansir dari Geek Wire, Minggu (26/5/2019), NASA bakal melakukan misi menjelajah Mars dan mengeksplorasi planet tersebut dengan program NASA’s Mars Exploration Program pada tahun 2020. Dengan mendaftar boarding pass ke Mars, kamu “menitip” nama ke sana.

Bagaimana bisa? Daftar nama-nama yang ikut di boarding pass bakal disatukan ke dalam sebuah chip yang bisa menampung hingga 1 juta nama. Siapapun bisa mendaftarkan diri dengan syarat yang sangat mudah, yaitu nama, email, kode pos dan asal negara.

“Ketika kami bersiap untuk meluncurkan misi Mars yang bersejarah ini, kami ingin semua orang berbagi dalam perjalanan eksplorasi ini. Ini adalah waktu yang menyenangkan bagi NASA, ketika kami memulai perjalanan ini untuk menjawab pertanyaan mendalam tentang planet tetangga kita, dan asal usul kehidupan itu sendiri,” ujar Thomas Zurbuchen, Associate Administrator Science Mission Directorate (SMD) NASA di Washington, Amerika Serikat.

Jangan khawatir, hal ini dilakukan NASA karena memang benar ingin meraih partisipasi manusia Bumi terhadap perjalanan Mars. Tidak ada maksud untuk menyalahgunakan data yang sudah diberikan.

Jika kamu tertarik, langsung saja kunjungi situs web NASA dan daftar boarding pass-nya sekarang.

Keren, AI Samsung Bisa Bikin Video Hanya Dari Satu Foto

LG baru saja mengumumkan tengah mengembangkan chip berbasis kecerdasan buatan (AI, Artificial Intelligence), yang akan digunakan pada lini perangkat pintar rumahannya.

Dilansir Ubergizmo pada Senin (20/5/2019), chip tersebut diklaim mengusung teknologi LG Neural Engine, yang akan memungkinkan perangkat meniru jaringan saraf otak manusia.

Dengan demikian, kemampuan perangkat pintar rumahan LG akan bisa memproses algoritma deep learning lebih cepat.

LG mengungkap, chip terbaru ini memang dirancang secara khusus untuk perangkat rumahan pintar seperti vacuum cleaner, kulkas, serta mesin cuci.

Chip tersebut juga memungkinkan perangkat pintar bisa berfungsi tanpa koneksi internet dan memiliki kemampuan pengamanan data ekstra.

Tak cuma itu, chip ini nantinya juga mampu mengetahui dan membedakan tempat, lokasi, objek, dan bahkan pengguna dengan memanfaatkan kecerdasan visual.

Ia juga akan dilengkapi kecerdasan suara yang dapat mengetahui karakteristik suara secara akurat.

Belum bisa dipastikan kapan chip AI ini akan dirilis ke pasaran. Yang pasti, butuh waktu lebih lama bagi perusahaan untuk menanamkan chip tersebut ke jajaran perangkat pintar rumahan terbarunya.

Paling tidak, chip ini sudah ditanamkan ke perangkat pintar rumahan LG per 2020 mendatang. 

(Tik/Ysl)

Samsung Galaxy Note 10 Akan Hadir dengan Kamera 5x Optical Zoom?

Liputan6.com, Jakarta – Usai mengumumkan trio smartphone andalan Galaxy S10, Samsung dijadwalkan akan meluncurkan Galaxy Note 10 pada tengah tahun ini.

Hadir sebagai smartphone teranyar selanjutnya, apa yang bakal perusahaan asal Korea Selatan tersebut perlihatkan?

Melansir laporan Android Authority via Merdeka.com, Minggu (26/5/2019), salah satu divisi Samsung, yakni Samsung Electro-Mechanics mengungkap sedang mengembangkan modul kamera 5x optical zoom.

Disebutkan, modul kamera ini sudah mulai diproduksi secara masal untuk produk Samsung berikutnya.

Samsung berhasil mengembangkan modul kamera zoom 5x ini dengan ukuran yang lebih kecil, yakni hanya 5 milimeter. Biasanya, kamera dengan zoom optikal akan memakan lebih banyak tempat.

Angka ini pun jauh lebih baik dari produk modul kamera zoom milik Samsung sebelumnya yang hanya 2x optical zoom, dan memiliki tebal 6 milimeter.

Dari teknologi dan rumor terbaru, apakah Galaxy Note 10 bakal mengalahkan performa seri Samsung Galaxy S10?

Instagram Bantah Ada Data Selebgram yang Bocor

Liputan6.com, Jakarta – Instagram membantah ada jutaan data milik selebgram yang bocor. Hal ini disampaikan oleh juru bicara Instagram melalui keterangan resminya.

“Kami menanggapi dengan serius setiap dugaan penyalahgunaan data. Berdasarkan hasil investigasi awal dari dugaan terkait penyalahgunaan data pengguna Instagram yang kami terima, kami menemukan bahwa tidak ada email maupun nomor telepon pengguna Instagram yang diakses oleh Chtrbox,” kata Instagram dalam pernyataan resmi yang diterima Tekno Liputan6.com, Minggu (26/5/2019).

Menurut juru bicara Instagram, kumpulan data yang dimiliki oleh Chtrbox adalah informasi yang memang tersedia secara publik.

Dikatakan, data-data tersebut berasal dari berbagai sumber, salah satunya adalah Instagram.

Sebelumnya, dikabarkan bahwa jutaan data milik selebgram dan akun brand di Instagram dikabarkan bocor.

Database yang dikelola oleh Amazon Web Services ini terekspos tanpa kata sandi (password), membuat orang-orang bisa dengan bebas melihat isinya.

Tech Crunch dalam laporan sebelumnya menyebut, lebih dari 49 juta entri data yang tersimpan di database terekspos dan diperkirakan terus bertambah.

Secara singkat, tiap entri data selebgram yang kabarnya dibocorkan itu berisi biodata, foto profil, jumlah pengikut, informasi apakah mereka terverifikasi atau tidak, lokasi (kota dan negara) serta kontak privat mereka seperti alamat email dan nomor telepon.

Selain itu, ada pula data-data jumlah like, share, interaksi, dan jangkauan. Sekadar informasi, perusahaan pemasaran media sosial Chtrbox memiliki 350.000 data pengguna yang tersimpan dalam database mereka.

Pihak Instagram menyebut, Chtrbox tidak dapat mengakses data pribadi seperti nomor telepon maupun alamat email di API Instagram.

Chtrbox hanya dapat mengakses informasi yang tersedia secara publik, seperti likes.

Berapa Gaji Per Jam Karyawan Kontrak Facebook? Ini Kisarannya

Upah per jam karyawan kontrak di Facebook rata-rata sebesar USD 15 (Rp 216.762) per jam.

Dengan kenaikan ini, pekerja di Bay Area, New York City dan Washington DC, akan mendapatkan upah USD 22 (Rp 317.918) per jam, di Seattle USD 20 (Rp 289.016), dan karyawan kontrak lainnya di beberapa wilayah metropolitan AS sebesar USD 18 (Rp 260.115).

“Kami berkomitmen untuk mendukung pengulas konten kami dengan cara yang mengutamakan kesejahteraan mereka dan kami akan terus berbagi langkah maju tentang topik penting ini,” tulis Facebook.

Sekadar informasi, para pekerja kontrak ini bekerja sebagai moderator konten. Mereka bertugas agar konten di Facebook tetap “bersih”. 

Menurut Glassdoor, perusahaan teknologi ini menggaji mahal untuk karyawannya.

Misalnya karyawan magang di Facebook mendapatkan gaji per bulan rata-rata USD 8.000 (Rp 115,97 juta).

Reporter: Arie Dwi Budiawati

Sumber: Dream.co.id

(Jek)

Ups, Karyawan Snapchat Kedapatan Mata-Matai Pengguna

Tool seperti SnapLion kabarnya merupakan hal yang wajar di perusahaan teknologi. Hal ini karena perusahaan membutuhkan akses ke data pengguna, untuk sejumlah tujuan yang sah dan terlegitimasi.

Meskipun Snapchat menyebut sejumlah tool yang dimiliki perusahaan dipakai untuk membantu laporan pengguna, mematuhi aturan pemerintah, dan menegakkan ketentuan dan kebijakan jaringan, ada karyawan yang telah memakai akses data tersebut untuk alasan yang tidak sah, yakni memata-matai pengguna.

Salah satu mantan karyawan menyebut, penyalahgunaan terjadi beberapa kali. Sumber tersebut menyebut, ada banyak korban yang jadi korban penyalahgunaan ini.

Email Snapchat kepada karyawan yang diperoleh Motherboard juga mendiskusikan mengenai ancaman orang dalam dan akses terhadap data. Snapchat menyebut hal tersebut perlu diberantas.

Sayangnya, Motherboard tidak bisa memverifikasi, kapan penyalahgunaan data tersebut terjadi.

Juru bicara Snapchat mengatakan, “melindungi privasi adalah hal terpenting di Snapchat. Kami menyimpan sangat sedikit data pengguna dan kami memiliki kebijakan serta kontrol yang kuat unuk membatasi akses internal ke data yang kami miliki.”

Dia menyebut, akses tanpa izin dalam bentuk apapun merupakan pelanggaran terhadap standar perilaku bisnis perusahaan dan jika terdeteksi, bisa mengakibatkan pemutusan hubungan kerja.

(Tin/Jek)

Top 3 Tekno: Akses Media Sosial Sudah Kembali Normal Curi Perhatian

WhatsApp. telegraph.co.uk

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) akhirnya mengakhiri pembatasan akses media sosial pada hari ini, Sabtu (25/5/2019).

Pengguna layanan internet seperti Instagram, WhatsApp, dan Facebook sudah bisa kembali mengunggah foto dan video.

Hal ini diumumkan langsung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melalui akun resminya di Twitter.

Selengkapnya baca di sini

3. Akses Media Sosial Masih Dibatasi, Warganet ‘Serang’ Menkominfo

Ilustrasi Media Sosial (iStockphoto)

Warganet semakin banyak mengkritisi pembatasan akses media sosial yang diumumkan oleh pemerintah pada Rabu (22/5/2019) dan masih berlangsung sampai sekarang.

Pembatasan sementara ini dilakukan untuk meredam penyebaran informasi palsu atau hoaks terkait aksi demontrasi soal hasil Pilpres 2019.

Pengumuman pembatasan media sosial ini diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto, bersama Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara. Sampai berita ini ditulis pada hari ini, Sabtu (25/5/2019), sejumlah fitur media sosial seperti unggahan foto dan video, masih belum bisa digunakan.

Selengkapnya baca di sini

(Ysl/Isk)

Operator Seluler Resmi Buka Kembali Akses Media Sosial

Liputan6.com, Jakarta – Setelah sempat dibatasi karena ketegangan politik, akhirnya pemerintah mencabut pembatasan media sosial. Manut pemerintah, operator seluler turut buka kembali akses pengguna ke WhatsApp Cs.

Operator seluler tersebut diantaranya ialah Telkomsel, Indosat Ooredoo dan XL. Masing-masing pihak telah memberikan keterangan resmi mengenai pembukaan akses ini.

“Pasca aksi 22 Mei 2019, situasi saat ini sudah kondusif sehingga pembatasan akses untuk media sosial dan instant messaging (terutama video dan gambar) telah difungsikan kembali, antara pukul 14.00-15.00 (hari Sabtu),” ujar Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah, dalam keterangan resmi yang diterima Tekno Liputan6.com, Minggu (26/5/2019).

Begitu pula dengan operator XL yang menyatakan telah mematuhi arahan pemerintah untuk membuka layanan media sosial kembali, sehingga pelanggan sudah bisa menikmati akses seperti biasa.

Pun operator seluler Indosat Ooredoo yang menyambut baik selesainya pembatasan dan menghimbau pengguna agar selalu bijak menggunakan media sosial.

“Kami menyambut gembira atas selesainya masa pembatasan akses fitur sosmed. Kami berharap pelanggan dapat kembali menikmati layanan 4G Plus Indosat Ooredoo dengan beberapa pilihan paket dari IM3 Ooredoo. Selain itu, kami tetap mengimbau masyarakat untuk selalu bijak bersosmed,” ungkap Turina Farouk, General Head Corporate Communications Indosat Ooredo.

Sementara, pembatasan media sosial berdampak besar bagi sebagian operator, seperti XL yang kehilangan trafik data media sosial hingga 10 persen selama pembatasan berlangsung. Tentunya, selesainya pembatasan ini bakal menstabilkan kembali trafik data operator telko.

Keren, Aplikasi Smartphone Ini Bisa Mendiagnosis Infeksi Telinga

Liputan6.com, Jakarta – Smartphone kini tak lagi berfungsi sebagai perangkat pintar yang bisa melakukan panggilan telepon, mengirim email, memutar video dan musik, atau sekadar untuk browsing.

Kini, smartphone juga dimanfaatkan sebagai perangkat yang dapat digunakan pada industri kesehatan, mulai dari perangkat ultrasound scanner hingga perangkat yang dapat membantu mendeteksi Alzheimer.

Terbaru, ilmuwan mengembangkan aplikasi smartphone yang dapat membantu untuk mendiagnosis penyakit infeksi telinga pada manusia–khususnya anak-anak. 

Uniknya, aplikasi ini disertai perangkat berupa kertas cone yang dapat dimasukkan ke dalam telinga.

Aplikasi ini tentu diklaim bisa membantu orangtua yang ingin mengecek kondisi telinga anaknya jika ada keluhan terkait pada pendengaran mereka.

Dengan memanfaatkan speaker smartphone, kertas cone tersebut akan menyalurkan suara yang dihasilkan dari aplikasi.

Suara tersebut, akan didengar telinga dan akan mendeteksi jika ada cairan di dalam gendang pendengaran. Demikian seperti dikutip Ubergizmo pada Minggu (26/5/2019).

Pembatasan Media Sosial, Trafik Data XL Turun 10 Persen

Pembatasan akses terhadap media sosial dan aplikasi pesan WhatsApp dan LINE, menuai pro dan kontra, salah satunya dianggap menghambat ekonomi.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara pun memberikan jawaban atas hal ini. Menurut dia, kebijakan pembatasan media sosial dan aplikasi pesan ini tidak bisa pilah pilih.

“Kebijakan ini tidak bisa pilah pilih, saya sampaikan, ada 200 juta SIM card, di masyarakat ada 170 juta orang yang mengakses internet. Kalau WhatsApp satu per satu bisa di-address, tetapi penggunanya WhatsApp sekitar 150-200 juta, sulit untuk di-address,” kata Rudiantara dalam wawancara dengan Kompas TV, Kamis (24/5/2019) malam.

Untuk itulah, Rudiantara juga meminta maaf kepada para pengguna internet yang sementara tidak dapat menggunakan fitur berbagi foto dan video.

“Kalau jualan online kan kebanyakan (menggunakan fitur berbagi) gambar di media sosial terkena dampaknya, saya turut prihatin. Namun yang kami jaga itu eksistensi NKRI,” tutur dia.

Pria yang karib disapa Chief RA ini menuturkan, pembatasan media sosial dan aplikasi pesan ini telah sesuai dengan mandat UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) pasal 40, di mana pemerintah memiliki kewajiban untuk membatasi konten yang dianggap melanggar.

“Pemerintah melindungi kepentingan umum dari segala jenis gangguan sebagai akibat dari penyalahgunaan informasi dan transaksi elektronik yang mengganggu ketertiban umum, inikan jelas mengganggu ketertiban umum,” kata Rudiantara.

Sudah Dibuka, Apakah Akses Media Sosial Nantinya Bisa Kembali Dibatasi?

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah telah membuka kembali akses media sosial seperti semula pada hari ini, Sabtu (25/5/2019). Sejauh ini, pemerintah belum ada rencana untuk melakukan hal yang sama di masa mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, saat ditanya soal kemungkinan akses media sosial akan kembali dibatasi.

“Justru jangan diharapkan (pembatasan akses), jangan melemparkan konten provokasi dan fitnah. Kita juga tidak berpikir lagi untuk melakukan ini,” ungkap Rudiantara, dalam acara Breaking News Liputan6, Sabtu siang (25/5/2019).

Rudiantara pun menekankan pentingnya peran masyarakat untuk menjaga ranah internet agar bebas dari konten negatif, termasuk hoaks.

Sebelumnya, pemerintah mengatakan banyaknya hoaks terkait aksi demonstrasi pada pekan ini sebagai alasan pembatasan akses media sosial. Demonstrasi yang dimaksud berkaitan dengan aksi 22 Mei soal pemenang Pilpres 2019.

“Ayo kita sama-sama menjaga ini, warganet semuanya yang memiliki ponsel, aplikasi, media sosial, untuk sama-sama bertanggungjawab,” sambung pria yang akrab disapa Chief RA tersebut.

Akses Media Sosial Kini Sudah Kembali Normal

Sebelum pengumuman berakhirnya pembatasan akses media sosial, akun Twitter Menkominfo sempat dihujani pertanyaan oleh warganet. Mereka meminta pemerintah untuk segera membuka kembali semua akses yang sempat diblokir sejak beberapa hari lalu itu.

Pantauan tim Tekno Liputan6.com, Sabtu (25/5/2019), banyak warganet sebelumnya mempertanyakan waktu berakhirnya pembatasan akses ini ke berbagai pihak terkait, termasuk Rudiantara.

Berikut beberapa twit dari warganet kepada Rudiantara sebelum akses media sosial kembal normal: 

“Nah, chief @rudiantara_id metode blokir-blokir untuk pembatasan informasi ini sangat tidak efektif Pak. Ayo Pak bisa segera dibuka Pak,” kicau @almuhtadimd.

“Uda sabar nih dari tanggal 21 – 25 mau sampai kapannn? Bikin kesel aja,” tulis pengguna Twitter dengan akun @nandadarhap.

“Dear bapak @wiranto1947 dan bapak @rudiantara_id .. Apakah jaringan komunikasi sosmed chatting masih di batasi ? Pak saya mau diskusi undangan pernikahan ini sama vendor susah sekali kirim WhatsApp,” demikian twit @Abdumw17.

 (Din/Jek)

Top 3 Tekno: MyBeb Jadi Aplikasi Chatting Alternatif Selain WhatsApp

Liputan6.com, Jakarta – Apa saja tiga berita terpopuler kanal Tekno Liputan6.com edisi Jumat (24/5/2019)? Berikut rangkumannya.

1. Pemerintah Batasi Penggunaan Medsos, Aplikasi MyBeb Jadi Solusi Pengganti WhatsApp

Bersamaan dengan langkah pemerintah membatasi penggunaan media sosial (medsos) seperti WhatsApp, Instagram dan Facebook, muncul aplikasi besutan anak negeri yang bisa dijadikan sebagai medsos alternatif pengganti. Aplikasi ini bernama MyBeb.

Executive Vice President MyBeb, Akhmad Mirza Syahrial, mengatakan aplikasi MyBeb bisa menjadi solusi pengganti WhatsApp cs, sebab ide yang diusung yaitu dengan mengawinkan konsep medsos yang diusung WhatsApp, Instagram dan Facebook.

“MyBeb menjadi aplikasi memudahkan penggunanya melakukan aktivitas sosial media seperti chat, update status, like, comment, serta share. Pengguna juga dapat membaca berita nasional dan internasional dalam satu aplikasi MyBeb,” kata Executive Vice President MyBeb, Akhmad Mirza Syahrial, Jumat (24/5/2019).

Selengkapnya baca di sini

2. Hati-Hati, Hoaks WhatsApp akan Berbayar Kembali Beredar

Beberapa hari terakhir, pesan mengenai WhatsApp yang akan ditarik biaya kembali beredar. Dalam pesan yang disebar, WhatsApp disebut akan menarik biaya untuk setiap pesan yang dikirim lewat aplikasi itu.

“Mulai hari Senin besok WhatsApp akan dikenakan bayaran (biaya) karena sekarang WhatsApp sudah diakusisi oleh Facebook. Jadi kalau anda punya kontak sekurangnya 10 orang, maka kirimilah mereka pesan ini,” tulis pesan itu.

Pesan itu juga menyebut bahwa pengguna yang melanjutkan pesan ini akan mendapat tanda berupa logo WhatsApp berubah menjadi biru. Perubahan warna itu menandakan bahwa pengguna aplikasi WhatsApp sudah gratis.

Selengkapnya baca di sini

3. Huawei Bersiap Tanpa Google

Jika Amerika Serikat (AS) masih tetap akan memblokir Huawei, maka perusahaan tidak lagi akan bisa menggunakan berbagai produk Google.

Beruntung, Huawei sejak 2012 dilaporkan telah mengembangkan sistem operasi (OS) alternatif sendiri.

Dikutip dari Phone Arena, Jumat (24/5/2019), CEO Consumer Business Group Huawei, Richard Yu, memberikan beberapa informasi mengenai OS tersebut. Menurut laporan media Tiongkok, OS tersebut saat ini bernama “HongMeng OS”, bukan Kirin OS.

Selengkapnya baca di sini

(Jek/Isk)

Akses WhatsApp, Instagram, Facebook Sudah Kembali Normal

Asosiasi Jurnalis Independen (AJI) mendesak pemerintah untuk segera mencabut kebijakan pembatasan akses media sosial. Langkah pemerintah tersebut dinilai tidak sesuai dengan UUD 1945 dan Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia (HAM).

“Kami menilai langkah ini tak sesuai Pasal 28F UUD 1945 yang menyatakan bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi, serta pasal 19 Deklarasi Umum HAM yang memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk mencari, menerima dan menyampaikan informasi,” ungkap Ketua Umum AJI Indonesia, Abdul Manan, dalam keterangan resmi AJI, Sabtu (25/5/2019).

Pemerintah memutuskan membatasi akses media sosial sejak Selasa (21/5/2019), khususnya fitur video dan gambar, pasca demonstrasi yang berujung dengan bentrokan dan pembakaran.

Demonstrasi tersebut terkait dengan hasil pengumuman pemenang Pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sampai berita ini ditulis, belum ada kejelasan dari pemerintah mengenai batas akhir pembatasan akses media sosial. Pemerintah beralasan pembatasan dilakukan untuk mencegah peredaran informasi palsu atau hoaks.

AJI pun meminta pemerintah untuk menghormati hak publik untuk memperoleh informasi, walau tak memungkiri adanya hoaks di media sosial.

“Kami menyadari bahwa langkah pembatasan oleh pemerintah ini ditujukan untuk mencegah meluasnya informasi yang salah, demi melindungi kepentingan umum. Namun kami menilai langkah pembatasan ini juga menutup akses masyarakat terhadap kebutuhan lainnya, yaitu untuk mendapat informasi yang benar,” jelas Abdul Manan.

Akses Media Sosial Kembali Dibuka, Ini Reaksi Warganet

Asosiasi Jurnalis Independen (AJI) mendesak pemerintah untuk segera mencabut kebijakan pembatasan akses media sosial. Langkah pemerintah tersebut dinilai tidak sesuai dengan UUD 1945 dan Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia (HAM).

“Kami menilai langkah ini tak sesuai Pasal 28F UUD 1945 yang menyatakan bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi, serta pasal 19 Deklarasi Umum HAM yang memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk mencari, menerima dan menyampaikan informasi,” ungkap Ketua Umum AJI Indonesia, Abdul Manan, dalam keterangan resmi AJI, Sabtu (25/5/2019).

Pemerintah memutuskan membatasi akses media sosial sejak Selasa (21/5/2019), khususnya fitur video dan gambar, pasca demonstrasi yang berujung dengan bentrokan dan pembakaran.

Demonstrasi tersebut terkait dengan hasil pengumuman pemenang Pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sampai berita ini ditulis, belum ada kejelasan dari pemerintah mengenai batas akhir pembatasan akses media sosial. Pemerintah beralasan pembatasan dilakukan untuk mencegah peredaran informasi palsu atau hoaks.

AJI pun meminta pemerintah untuk menghormati hak publik untuk memperoleh informasi, walau tak memungkiri adanya hoaks di media sosial.

“Kami menyadari bahwa langkah pembatasan oleh pemerintah ini ditujukan untuk mencegah meluasnya informasi yang salah, demi melindungi kepentingan umum. Namun kami menilai langkah pembatasan ini juga menutup akses masyarakat terhadap kebutuhan lainnya, yaitu untuk mendapat informasi yang benar,” jelas Abdul Manan.

Pembatasan Internet Dinilai Kekang Kebebasan Berekspresi di Indonesia

Indonesia bukan yang pertama melakukan pembatasan internet. Menurut organisasi yang mengadvokasi hak digital di Asia Tenggara ini, ada 75 internet shutdown di seluruh dunia pada 2016.

Kemudian pada 2017, jumlahnya naik menjadi 108 dan meningkat menjadi 188 pada 2018. Mayoritas menggunakan alasan serupa dengan Indonesia, demi keamanan negara dan memperlambat penyebaran hoaks, meskipun efeknya dipertanyakan dan dampaknya, yang dinilai bahkan dapat memengaruhi kondisi ekonomi negara.

Seperti diketahui sebelumnya, pada Rabu siang (22/5/2019), banyak warganet mengeluh tidak bisa mengakses beberapa media sosial dan aplikasi chatting, termasuk Instagram dan WhatsApp, seperti biasanya.

Tak lama kemudian, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto, mengatakan beberapa akses layanan internet dinonaktifkan untuk sementara, terutama layanan untuk pengiriman dan pengunduhan foto atau video lewat aplikasi chatting, seperti WhatsApp. Alasannya, untuk menghindari penyebaran berita bohong atau hoaks demi keamanan nasional.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara yang turut hadir menyebutkan pembatasan ini bersifat sementara dan bertahap, serta dilakukan oleh lima provider telekomunikasi atas permintaan pemerintah.

Dasar pembatasan akses internet ini, menurut Rudiantara, sudah sesuai dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

(Din/Jek)

ICJR: Pembatasan Akses Media Sosial Harus Berdasarkan Hukum

Liputan6.com, Jakarta – Sejak 22 Mei lalu, pemerintah telah membatasi akses dan fitur media sosial (Instagram, Twitter, Facebook, WhatsApp, dan LINE) untuk sementara waktu.

Tindakan ini dilakukan terkait dengan kondisi di Jakarta, terutama Kantor Bawaslu dan KPU RI yang terus didatangi massa aksi unjuk rasa yang memprotes hasil Pemilihan Umum 2019.

Pembatasan ini, menurut klaim pemerintah yang diwakili oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, semata-mata dilakukan untuk mencegah provokasi hingga penyebaran berita bohong kepada masyarakat. Pemerintah lebih lanjut menyatakan bahwa keputusan untuk membatasi akses ke media sosial dan aplikasi chatting ini telah sesuai dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). 

Pada kesempatan terpisah, ICJR mempertanyakan inisiatif tersebut, mengingat tindakan pembatasan ini tidak diperlukan didasari dengan dua alasan.

Pertama, pembatasan. Ini sangat bertentangan dengan hak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi serta kebebasan berekspresi.

Pembatasan yang dilakukan terhadap media sosial dan aplikasi chatting yang telah menghambat komunikasi masyarakat, terutama melalui aplikasi WhatsApp dan LINE.

Hak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi telah dilindungi dalam Pasal 28F UUD 1945 yang menyatakan bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia. 

Kedua, pembatasan akses dan fitur terhadap media sosial dan aplikasi chatting tanpa pemberitahuan sebelumnya adalah tidak tepat.

Pasal 4 Kovenan Internasional tentang Hak Sipil dan Politik (ICCPR) yang telah diratifikasi melalui UU No 12 Tahun 2005 memberikan kewenangan kepada negara untuk melakukan pembatasan-pembatasan hak asasi manusia ketika negara dalam keadaan darurat.

Keadaan darurat dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti penyebab yang timbul dari luar (eksternal) atau dari dalam negeri (internal).

Ancamannya dapat berupa ancaman militer/bersenjata atau dapat pula tidak bersenjata seperti teror bom dan keadaan darurat lainnya.

Dalam keadaan darurat yang mengancam kehidupan bangsa tersebut, konstitusi memberikan kekuasaan kepada kepala negara atau pemerintah untuk menilai dan menentukan negara dalam keadaan darurat.

AJI Desak Pembatasan Akses Media Sosial Dicabut

Liputan6.com, Jakarta – Asosiasi Jurnalis Independen (AJI) mendesak pemerintah untuk segera mencabut kebijakan pembatasan akses media sosial. Langkah pemerintah tersebut dinilai tidak sesuai dengan UUD 1945 dan Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia (HAM).

“Kami menilai langkah ini tak sesuai Pasal 28F UUD 1945 yang menyatakan bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi, serta pasal 19 Deklarasi Umum HAM yang memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk mencari, menerima dan menyampaikan informasi,” ungkap Ketua Umum AJI Indonesia, Abdul Manan, dalam keterangan resmi AJI, Sabtu (25/5/2019).

Pemerintah memutuskan membatasi akses media sosial sejak Selasa (21/5/2019), khususnya fitur video dan gambar, pasca demonstrasi yang berujung dengan bentrokan dan pembakaran.

Demonstrasi tersebut terkait dengan hasil pengumuman pemenang Pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sampai berita ini ditulis, belum ada kejelasan dari pemerintah mengenai batas akhir pembatasan akses media sosial. Pemerintah beralasan pembatasan dilakukan untuk mencegah peredaran informasi palsu atau hoaks.

AJI pun meminta pemerintah untuk menghormati hak publik untuk memperoleh informasi, walau tak memungkiri adanya hoaks di media sosial.

“Kami menyadari bahwa langkah pembatasan oleh pemerintah ini ditujukan untuk mencegah meluasnya informasi yang salah, demi melindungi kepentingan umum. Namun kami menilai langkah pembatasan ini juga menutup akses masyarakat terhadap kebutuhan lainnya, yaitu untuk mendapat informasi yang benar,” jelas Abdul Manan.

Akses Media Sosial Masih Dibatasi, Warganet ‘Serang’ Menkominfo

Lebih lanjut, Asosiasi Jurnalis Independen (AJI) mendesak pemerintah untuk segera mencabut kebijakan pembatasan akses media sosial. Langkah pemerintah tersebut dinilai tidak sesuai dengan UUD 1945 dan Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia (HAM).

“Kami menilai langkah ini tak sesuai Pasal 28F UUD 1945 yang menyatakan bahwa setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi, serta pasal 19 Deklarasi Umum HAM yang memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk mencari, menerima dan menyampaikan informasi,” ungkap Ketua Umum AJI Indonesia, Abdul Manan, dalam keterangan resmi AJI, Sabtu (25/5/2019).

Pemerintah memutuskan membatasi akses media sosial sejak beberapa hari lalu, khususnya fitur video dan gambar, pasca demonstrasi yang berujung dengan bentrokan dan pembakaran. Demonstrasi tersebut terkait dengan hasil pengumuman pemenang Pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sampai berita ini ditulis, belum ada kejelasan dari pemerintah mengenai batas akhir pembatasan akses media sosial. Pemerintah beralasan pembatasan dilakukan untuk mencegah peredaran informasi palsu atau hoaks.

AJI pun meminta pemerintah untuk menghormati hak publik untuk memperoleh informasi, walau tak memungkiri adanya hoaks di media sosial.

“Kami menyadari bahwa langkah pembatasan oleh pemerintah ini ditujukan untuk mencegah meluasnya informasi yang salah, demi melindungi kepentingan umum. Namun kami menilai langkah pembatasan ini juga menutup akses masyarakat terhadap kebutuhan lainnya, yaitu untuk mendapat informasi yang benar,” jelas Abdul Manan.

(Din/Jek)

Huawei Tak Lagi Bisa Bikin Smartphone dengan Slot SD Card

Liputan6.com, Jakarta – Huawei kian mendapatkan banyak tekanan dari berbagai pihak, utamanya perusahaan-perusahaan teknologi Amerika Serikat.

Terbaru, Huawei harus memutuskan hubungan dengan SD Association. Itu artinya, perusahaan Tiongkok ini tak lagi mendapatkan izin untuk membuat smartphone, yang memiliki slot SD atau microSD card. Demikian seperti dikutip dari Slashgear, Sabtu (25/5/2019).

Pada satu sisi, ada beberapa gerakan di dunia Android untuk menghapus perluasan ruang penyimpanan melalui kartu micro SD.

Namun di sisi lain, hal tersebut belum jadi hal yang jamak dilakukan oleh vendor smartphone.

Pasalnya, pengguna pun menghendaki smartphone mereka punya slot microSD card, begitu juga dengan jack audio 3,5mm.

Keputusan SD Association untuk menghentikan kerja sama dengan Huawei membuat ponsel kelas menengah dan entry level milik Huawei dan Honor dalam masalah.

Pasalnya, kedua model smartphone di segmen ini biasanya hadir dengan ruang penyimpanan kecil.

XL Perkuat Jaringan Internet untuk Antisipasi Penggunaan Selama Ramadan

Liputan6.com, Jakarta – XL Axiata memastikan layanan internet selama bulan Ramadan termasuk nanti di masa mudik sudah dipersiapkan dengan baik. Hal itu disampaikan oleh CEO XL Axiata, Dian Siswarini, dalam acara buka puasa bersama. 

Menurut Dian, salah satu program khusus yang sudah dipersiapkan XL di masa Ramadan ini adalah memperkuat jaringan. Terlebih, masa Lebaran merupakan puncak traffik.

“Jauh-jauh sebelumnya kami sudah memperbaiki jaringan dan menambah kapasitas terutama di titik mudik Lebaran,” kata Dian di XL Tower, Jakarta, Jumat (25/5/2019). 

Lebih lanjut Dian juga menuturkan XL turut mempersiapkannya dengan membangun infrastruktur jaringan di luar Jawa.

Tahun ini, menurut Dian, merupakan tahun ketiga XL memperluas jaringan di luar Jawa, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). 

Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D Yosetya yang ditemui secara terpisah juga menuturkan bahwa sebagai persiapan Ramadan, pihaknya sudah memastikan kapasitasnya cukup, baik dari radio, transport, hingga core

“Jadi, kalau misalnya kapasitas radio, kami sudah memasang lebih dari 1.700 BTS,” tuturnya menjelaskan.

Yessie juga menuturkan bahwa jalur mudik di Jawa, baik untuk transportasi di sepanjang tol Trans Jawa dan jalur kereta api sudah tercakup dengan baik. 

Yessie menuturkan, 97 persen dari jalur trans Jawa sudah terselimuti jaringan 4G LTE XL. Sementara, jalur kereta api ada sudah mencakup 93 persen. 

“Kami juga meningkatkan upstream internet hingga 1,5 kali. Kami sudah menyiapkan new exchange di Singapura dan Australia,” lanjutnya.  

Amazon Garap Gadget Yang Bisa Baca Emosi Manusia

Liputan6.com, Jakarta – Pernakah terpikir kalau suatu perangkat bisa membaca emosi manusia? Amazon kabarnya sedang mengembangkan wearable device yang bisa mengidentifikasi emosi manusia.

Dilansir dari Bloomberg, Sabtu (25/5/2019), gadget yang dikenakan di lengan ini dideskripsikan sebagai produk kesehatan dan merupakan kolaborasi antara Lab126, grup pengembang perangkat keras smartphone Fire milik Amazon, speaker pintar Echo dan tim perangkat lunak suara Alexa.

Bagaimana cara gadget ini mendeteksi emosi manusia? Ternyata, gadget ini dibenamkan mikrofon yang bakal memprediksi kondisi emosial si pemakai dari suaranya.

Pada akhirnya, teknologi ini bakal bisa menyarankan si pemakai cara untuk berinteraksi efektif dengan orang lain.

Masih belum jelas bagaimana perkembangan proyek ini atau kepastian apakah device tersebut bakal diperjualbelikan. Beberapa proyek Amazon ini bahkan tidak pernah melandai ke pasar. Amazon sendiri belum berkomentar mengenai hal ini.

Gagasan membangun mesin yang dapat memahami emosi manusia telah lama menjadi pokok fiksi ilmiah, berangkat dari cerita Isaac Asimov hingga data android Star Trek.

Di tengah kemajuan dalam pembelajaran mesin dan pengenalan suara dan gambar, konsep ini baru saja direalisasikan. Amazon, Microsoft, Alphabet, Google, dan IBM Corp serta perusahaan lainnya sedang mengembangkan teknologi yang dirancang untuk memperoleh keadaan emosional dari gambar, data audio, dan input lainnya.

Nantinya, teknologi ini bakal membantu perusahaan untuk menemukan target pasar yang tepat bagi produk kesehatan itu.

Review Realme C2, Smartphone Rp 1 Jutaan dengan RAM 3GB dan Kamera Ganda

Liputan6.com, Jakarta – Realme C2 merupakan smarphone entry level dan penerus dari C1. Perangkat ini mengisi lini terbawah dari jajaran produk vendor smartphone Tiongkok tersebut.

Meski paling bawah, Realme mengklaim bahwa produk mereka berbeda dan menawarkan nilai tambah yang lebih dari produk kompetitor.

Di Indonesia, Realme C2 bisa baru memulai pertempurannya dalam menggaet hati pasar. Smartphone ini tersedia dalam dua pilihan konfigurasi.

Pertama yaitu versi 2GB+16GB yang dijual Rp 1,499 juta. Kemudian ada pilihan kapasitas memori yang lebih tinggi: 3GB+32GB yang dijual seharga Rp 1,699 juta.

Apa saja keunggulan dan kelemahan dari smartphone ini?.Simak review Realme C2 berikut ini. 

Desain Berbeda

Sebagian besar smartphone terjangkau umumnya terlihat membosankan. Untuk menjaga harga tetap rendah dan menawarkan kinerja yang baik, vendor smartphone biasanya tidak memprioritaskan desain.

Realme C2 sepertinya pengecualian karena desainnya cukup menarik. Sama seperti smartphone lain di kelas low-end, Realme C2 dibuat dari plastik, tidak ada material berkelas seperti logam atau kaca. 

Yang membuatnya berbeda dari smartphone murah kebanyakan, Realme C2 tidak mengikuti tren sekarang. Saat ini mayoritas smartphone membalut produk besutannya dengan finishing mengkilap dan warna metalik gradasi, sementara Realme C2 hadir dengan bodi doff.

Memang tidak memberikan kilau yang berlebih saat terkena sinar, tapi masih ada sedikit kilau dari bodinya. Ini karena finishing doff tersebut disertai partikel-partikel kilap seperti mutiara.

Hal tersebut ditambah dengan motif bagian belakangnya yang bergaris-garis. Disebut sebagai desain Diamond Cut, kelompok-kelompok garis tersebut terlihat seperti permukaan berlian yang memantulkan motifnya saat terkena sumber cahaya dari berbagai sisi. 

Menariknya, permukaan doff yang dipilih membuat sidik jari tidak mudah menempel di bodinya. Berbeda dengan finishing mengkilap yang sangat rentan kotoran menempel.

Di Indonesia, Realme C2 tersedia dalam dua pilihan warna: Diamond Black yang mereferensikan warna hitam dan Diamond Blue dengan tampilan warna biru terang.

HEADLINE: Akses Medsos Dibatasi Pasca-Aksi 22 Mei, Efektif Redam Hoaks?

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah memutuskan membatasi akses dan fitur media sosial dan aplikasi pesan guna mencegah penyebaran video maupun konten hoaks terkait aksi 22 Mei.

Adapun media sosial yang dibatasi adalah Facebook dan Instagram, serta aplikasi pesan yakni WhatsApp.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyatakan, pembatasan fitur download dan upload media dilakukan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan aksi unjuk rasa. Sebab, pesan foto dan video dirasa lebih menyentuh emosi ketimbang pesan teks.

“Di media sosial dan messaging system, kadang kita posting gambar, video itu viralnya cepat dan secara emosional langsung berdampak pada kita. Oleh karenanya kita nonaktifkan fitur (gambar dan video),” ungkap pria yang akrab dipanggil Chief RA tersebut.

Tindakan ini diambil setelah berdiskusi dengan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto. “Negara tidak boleh kalah dengan aksi jahat semacam ini. Negara harus melindungi segala bangsa, warga negara tumpah darah Indonesia,” kata Wiranto dalam jumpa pers di Gedung Kemenko Polhukam, Rabu, 22 Mei 2019.

Pemerintah sengaja tak menutup sarana komunikasi masyarakat secara keseluruhan, melainkan hanya melakukan pembatasan agar masyarakat bisa tetap bisa berkomunikasi.

Keputusan Tepat

Pengamat politik Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing mengatakan, langkah pemerintah membatasi akses dan fitur media sosial sudah tepat untuk mencegah penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan provokasi saat aksi 22 Mei.

“Saya kira tujuannya oleh pemerintah baik ya untuk mencegah penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan provokasi, karena ada berbagai kreatifitas seolah-olah kejadian padahal tidak,” kata Emrus saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Sejauh ini, dia menilai, pembatasan penggunaan media sosial cukup efektif dalam memutus penyebaran hoaks dan konten-konten negatif.

Meski ada warganet yang menginstal aplikasi VPN (virtual private network) agar bisa tetap mengakses media sosial, namun kebijakan ini membuat penyebaran hoaks tidak semasif sebelum adanya pembatasan.

“Untuk ngerem, saya kira efektif. Hoaks dan konten provokatif tidak menyebar masif, karena orang-orang yang menyebarkan hoaks jadi berhenti kan,” ucap Emrus.

Samsung Bakal Rilis Galaxy A70S dengan Sensor Kamera 64MP

Sebelumnya, Qualcomm menyebut kamera smartphone bisa memiliki sensor 64MP hingga 100MP.

Dikatakan oleh Senior Director of Product Management Qualcomm, Judd Heape, kamera smartphone akan memiliki resolusi yang sangat besar pada tahun ini. 

Dilansir GSM Arena, Minggu (17/3/2019), chipset Snapdragon milik Qualcomm yang ada sekarang, 660, 670, 675, 710, 845, dan 855, sebenarnya sudah mendukung resolusi 192MP. Namun, fitur-fitur seperti multi-frame noise reduction dan zero shutter lag harus dinonaktifkan dulu.

Terlepas dari persoalan teknis tersebut, mengutip laporan dari mysmartprice, Heape mengatakan, sejumlah vendor saat ini sedang bekerja sama dengan produsen sensor kamera agar bisa merilis smartphone dengan resolusi 64MP, bahkan 100MP. Produk tersebut diharapkan bisa meluncur akhir tahun ini.

Menurutnya, saat ini sejumlah vendor berlomba untuk merilis smartphone dengan angka megapiksel tertinggi.

Hal tersebut justru tidak sesuai dengan keinginan Qualcomm, tapi kata Heape, industri ini bergerak ke arah itu.

Heape mengatakan, dia secara pribadi menyukai piksel yang lebih besar daripada piksel yang lebih banyak, untuk peningkatan kualitas gambar. Namun ia tidak mengungkapkan nama vendor yang dimaksud.

(Tin/Ysl)

Ririek Adriansyah Diangkat Jadi Dirut Telkom

Ketua ATSI Ririek Adriansyah dalam acara Selular Business Forum. (Foto: Selular)

Sebelum ditunjuk menggantikan Alex Sinaga, Ririek telah menjabat sebagai Presiden Direktur PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) yang merupakan anak usaha dari Telkom. Ririek menjadi orang nomor satu di Telkomsel sejak 2015 lalu.

Ririek merupakan lulusan Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1989. Sebelum menjadi Direktur Utama Telkomsel, sejumlah Ririek pernah menduduki sejumlah jabatan di Telkom dan Telkom Grup.

Ririek mengawali kariernya di Telkom sebagai Deputi EGM Divisi Infratel sejak 2004 hingga 2008. Kemudian dia menjadi Direktur International Carrier Service, Telin pada 2008 hingga 2010 dan Direktur Marketing & Sales, PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) pada 2010-2011.

Ririek pernah menempati posisi utama di PT Telin ketika menjabata sebagai Presiden Direktur anak usaha Telkom pada 2011 hingga 2012. Kemudian dia pun menjabat sebagai Direktur Wholesale & International Service (WINS) sejak Mei 2012.

(Tin/Ysl)