HEADLINE: AS Larang Huawei, Buntut Perang Dagang atau Persaingan Bisnis?

Pengamat gadget asal Indonesia, Lucky Sebastian, berpendapat kalau pemutusan kerjasama antara Google dengan Huawei berdampak besar, mengingat smartphone Huawei nantinya tidak akan bisa menggunakan layanan Google langsung, melainkan AOSP alias Android Open Source Project.

“Android itu basisnya open source, jadi bisa tetap digunakan. Hanya yang bertalian dengan produk layanan Google seperti Play Store, Gmail, Google Maps, dan sebagainya, tidak bisa digunakan,” kata Lucky kepada Tekno Liputan6.com via pesan teks.

Untuk pasar Tiongkok sendiri, kata Lucky, sebetulnya memang tidak ada yang menggunakan layanan Google, karena layanan Google di sana memang dilarang pemerintah. Tak cuma Google, layanan teknologi asal AS seperti Facebook, WhatsApp, dan lainnya juga diblokir. 

“Cuma kan sekarang pasar smartphone Huawei sudah global, ini akan berdampak di luar Tiongkok,” tandas pendiri komunitas ID-Android dan Gadtorade ini.

Karenanya, Lucky meyakini kalau pasar global Huawei bisa berdampak, mengingat pasar global Huawei di luar Tiongkok sudah sangat mengandalkan layanan Google. Ia  menilai, tidak mudah mengubah kebiasaan ini, apalagi kebanyakan pengguna Android di luar Tiongkok sudah sangat bergantung dengan layanan Google.

Terkait kapan dampak tersebut mulai dirasakan pengguna, Lucky mengungkap dampaknya justru akan terasa pada perangkat terbaru dari Huawei dan Honor.

“Secara produk dan hardware, memang dikatakan Huawei sudah punya stok beberapa bulan kedepan untuk menghadapi kalau sampai ditendang oleh AS, tetapimasalah software memang agak repot ya. Dampak ini akan terasa pada next product dari Huawei atau Honor, kalau sampai berkepanjangan pemblokirannyanya,” jelas Lucky.

“Mungkin tidak secepat seperti waktu ZTE di-ban oleh Amerika, karena ZTE benar bergantung pada chip buatan Amerika seperti Qualcomm dan lainnya, tetapi Huawei lebih siap di sisi hardware. Cuma sisi software ini saya pikir malah lebih sulit dibanding hardware,” tambahnya menerangkan.

Kesulitan pada masalah software perusahaan juga digambarkan Lucky dalam sebuah contoh, pada sisi PC atau laptop, di mana banyak yang sudah terbiasa dengan Microsoft Windows disuruh beralih ke Linux juga gagal.

Walau nantinya dari sisi basic Android tetap akan sama bisa digunakan, tetapi layanan Google ini menurutnya sudah mengakar, banyak yang menggunakannya tidak hanya di sisi smartphone Android saja, tapi juga menggunakan akun yang sama di PC untuk browser dan banyak layanan Google, untuk email, untuk mesin pencari, dan lainnya. Lucky menegaskan, hal tersebut jelas tidak akan mudah mengubah kebiasaan pengguna.

“Memang dimungkinkan dengan sideload layanan Google seperti pada custom ROM, cuma ini secara business to business tidak bisa dilakukan oleh brand-nya langsung, harus oleh pengguna sendiri atau pihak ketiga, yang sepertinya untuk pasar global atau Eropa akkan menjadi andalan Huawei untuk membuat orang lebih melirik ke brand lain dibanding repot,” tutur Lucky.

Di mata Lucky, pengembangan software Android untuk bisa optimal pada hardware juga biasanya menjadi kerjasama kedua belah pihak antara Google dan brand. Tanpa kerjasama ini, bisa saja optimalisasi perangkat akan lebih butuh waktu.

“Kalau ribut berkepanjangan (antara Huawei dengan AS) akan repot, karena sekarang ini semuanya sudah berlaku global, semua sudah saling terhubung dan saling tergantung. Bukan hanya Huawei yang rugi sebenarnya, tetapi termasuk dari pihak di AS sendiri, dan pelanggan tentunya,” tutupnya.

(Isk/Jek/Tin/Din/Ysl/Dam/Tik/Fauzan Jamaludin)

Antisipasi Diblokir Google, Huawei Ternyata Sudah Siapkan Toko Aplikasi Sendiri

Liputan6.com, Jakarta – Google mengumumkan bahwa pihaknya akan memutuskan hubungan bisnis dengan Huawei.

Langkah itu diambil usai pemerintah Amerika Serikat (AS) memasukkan Huawei sebagai daftar hitam perdagangan negara tersebut.

Dengan keputusan ini, smartphone masa depan Huawei dipastikan tidak dapat lagi menikmati layanan Android dari Google. Hal itu diprediksi akan berimbas pada masa depan konsumen smartphone Huawei.

Kendati demikian, laporan terbaru dari Bloomberg ternyata menyebut Huawei sebenarnya sudah mengantisipasi adanya kemungkinan pemblokiran dari pihak AS.

Karenanya, perusahaan asal Tiongkok itu mempersiapkan alternatif aplikasi lain di luar ekosistem Google.

Dikutip dari The Verge, Selasa (21/5/2019), aplikasi yang dimaksud adalah Huawei App Gallery. Sesuai namanya, aplikasi ini merupakan toko aplikasi–mirip Play Store. App Gallery sendiri sudah hadir sejak beberapa waktu lalu di smartphone Huawei dan Honor.

Bloomberg juga menyebut Huawei sejak 2018 sebenarnya sudah mengajak dan membantu sejumlah pengembang aplikasi merilis aplikasinya di Tiongkok.

Namun, aplikasi tersebut harus didistribusikan melalui App Gallery.

Tidak hanya itu, Huawei juga menjanjikan pada para pengembang dapat membuka akses pada sekitar 50 juta pengguna smartphone-nya di Eropa melalui aplikasi ini.

Untuk mendukung rencana itu, Huawei dilaporkan turut menyediakan tool untuk mengubah software yang ditulis di Play Store dapat beroperasi di App Gallery.

Menurut prediksi, rencana awal Huawei menyediakan App Gallery adalah sebagai jembatan antara pasar Eropa dan Asia, khususnya Tiongkok.

Terlebih, di Tiongkok layanan milik Google memang diblokir dan tidak dapat digunakan.

Meizu 16Xs Usung Kamera Utama 48MP

Lebih lanjut, Meizu telah merilis cukup banyak model smartphone belakangan ini. Sayangnya, banyak inovasi dari perusahaan tidak disadari oleh konsumen di negara-negara barat.

Kini hal berbeda terjadi dengan kehadiran smartphone Meizu Zero beberapa waktu lalu. Smartphone ini dibicarakan karena tidak memiliki tombol sama sekali.

Tidak hanya itu, Meizu Zero juga tidak dilengkapi dengan berbagai lubang, seperti slot SIM card, speaker grill, hingga port untuk mengisi daya. Alih-alih portsmartphone ini hanya dibekali lempengan logam dan kaca.

Karena tidak memiliki tombol dan port, operasional perangkat ini sedikit berbeda saat melakukan tugas-tugas sebuah smartphone. Misalnya saja, karena tidak memiliki port untuk pengisian daya, Meizu menghadirkan fitur pengisian daya wireless.

Ketiadaan grill speaker ini membuat Meizu Zero menghadirkan mSound 2.0, yang mengeluarkan audio dari layar AMOLED 5,99 inci. Selain sebagai speaker eksternal, layar perangkat ini juga menampung sensor sidik jadi layar.

Tombol fisik digantikan oleh Virtual Side button, yang menggunakan feedback mEngine 2.0 untuk meniru nuansa tombol power atau tombol kunci, serta tombol volume.

Karena tidak ada slot SIM card, Meizu Zero mengandalkan teknologi eSIM, seperti milik iPhone terbaru.

(Din/Jek)

Telkomsel Minat Pakai Palapa Ring Paket Tengah dan Timur

Sebelumnya, operator seluler lainnya yakni XL Axiata berencana menghubungkan Indonesia Timur, salah satu caranya adalah menggunakan infrastruktur back bone Palapa Ring Timur yang diperkirakan rampung dibangun pertengahan 2019.

Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D Yosetya mengatakan, tahun ini XL memang fokus membangun jaringan di luar Pulau Jawa, salah satunya adalah wilayah Indonesia Timur.

Diapun mengungkapkan salah satu fokus XL Axiata adalah memperluas jaringan datanya. Selain membangun fiber optik milik sendiri, XL Axiata juga berencana melakukan kerja sama dengan Palapa Ring.

“Kami ingin menghubungkan nusantara dengan akses yang terjangkau. Sebelum 2019 perluasan data di Indonesia Timur itu hampir tidak ada, tetapi sekarang di Nusa Tenggara, ada 31 kabupaten dan kota yang diselimuti jaringan 4G XL. Kami mencoba menjangkau jaringan terluar dengan fiber optik,” tutur Yessie.

Sebelumnya, XL Axiata telah menggunakan infrastruktur Palapa Ring Barat untuk menghubungkan Kepulauan Anambas dengan jaringan internet.

“(Palapa Ring) Barat sudah digunakan untuk menghubungkan Anambas, sudah ada jaringan data kami di sana dan itu fiber optik Palapa Ring Barat. Pada 2019 ini kami juga ada rencana untuk menghubungkan Waingapu ke Kupang dengan Palapa Ring Timur,” ucap Yessie.

Bicara persiapan, XL sendiri berencana untuk memetakan daerah-daerah mana yang memerlukan layanan data dari infrastruktur Palapa Ring.

“Palapa Ring memang dibiayai pemeritah, tetapi akses kami yang terus membangun, makanya strategi XL adalah kami all out memetakan daerah-daerah mana yang perlu untuk menggunakan. Dengan demikian, investasi (mahal) terkait radio dan akses kami pertimbangkan (berdasarkan kebutuhan),” tutur dia.

(Tin/Jek)

Kapan Flagship Xiaomi Hadir di Indonesia?

Liputan6.com, Jakarta – Smartphone keluaran Xiaomi memang selalu menjadi buruan para penggemar sertianya. yakni Mi Fans. Entah itu lini kelas bawah atau menengah, smartphone besutan Xiaomi selalu ludes di pasaran. Hal ini memang diakui oleh pihak perusahaan asal Tiongkok tersebut.

Berkaca dari kesuksesan perusahaan menjual seri yang beragam tersebut, muncul pertanyaan tentang kapan Xiaomi bakal membawa seri flagship mereka?

“Apa yang membuat smartphone itu masuk ke dalam kategori flagship?” tanya Head of Xiaomi South Pacific Region and Xiaomi Indonesia Country Manager, Steven Shi, saat ditemui di PT Sat Nusapersada Tbk, Senin (20/5/2019).

“Menurut kalian bagaimana dengan Pocophone F1? Apakah seri itu sudah masuk ke dalam kategori flagship? Saya merasa flagship smartphone ada dua definisi. Yang pertama adalah harga, dan kedua yaitu spesifikasi,” lanjutnya.

Hal tersebut diwujudkan dengan peluncuran smartphone Pocophone F1. “Kami hadirkan Poco F1 sebagai jawaban smartphone flagship dengan harga terjangkau.”

“Pocophone hadir dengan prosesor smartphone kelas atas, yakni Snapdragon 845. Tak hanya itu, kita juga menyertakan RAM, memori, kamera, baterai, dan liquid system yang membuat seri ini mampu head-to-head dengan lini flagship di pasaran saat ini.”

Lebih lanjut, Steven sempat memberikan bocoran tentang sebuah smartphone baru yang bakal hadir pada tahun ini.

“Kita belum bisa share informasinya. tapi kemungkinan besar tahun ini kita akan bawa seri smartphone yang baru.

Apakah Redmi K20? “Di Tiongkok saja Redmi K20 saat ini belum diumumkan, kita tunggu saja kabarnya. Kalau ada informasi lanjutan pasti di-share.” kata Steven tertawa mengakhiri wawancara.

5G, Teknologi yang Jadi Masalah antara Huawei dan Amerika Serikat

Liputan6.com, Jakarta – Teknologi nuklir pernah jadi biang keributan antara dua negara adidaya. Kini, ada biang keributan baru yang menyebabkan masalah antara Tiongkok dengan Amerika Serikat.

Biang keributan itu tak lain adalah teknologi koneksi jaringan 5G yang digadang-gadang mampu menghubungkan berbagai hal dengan internet.

Adalah Huawei, perusahaan Tiongkok penyedia infrastruktur jaringan 5G yang bikin takut Amerika Serikat. Pasalnya, teknologi 5G milik Huawei merupakan yang lebih baik ketimbang milik perusahaan lain.

Mengutip MIT Technology Review, Selasa (21/5/2019), kuatnya posisi Huawei dalam teknologi 5G, diestimasi bisa meningkatkan pendapatan perusahaan hingga USD 123 miliar dalam lima tahun, hanya dari infrastruktur 5G besutannya.

Namun di balik teknologi terbaik itu, ada ketakutan AS bahwa Huawei bisa mencuri segala data rahasia milik AS lewat perangkat jaringannya.

Apalagi, Huawei juga dituding berafiliasi dengan pemerintah AS beserta militernya.

Lantas, apa itu 5G yang membuat AS jadi takut kepada Huawei, berikut adalah sejumlah penjelasan mengenai 5G, pangkal masalah AS sampai memasukkan Huawei ke daftar hitam perdagangan.

Apa Itu 5G?

Alih-alih sebagai protokol atau perangkat, 5G merupakan teknologi jaringan yang mampu menjalankan segala sesuatu mulai dari kendaraan otonom hingga peralatan rumah tangga.

5G diprediksi menyediakan kecepatan bandwith hingga 20gigabit per detik. Dengan kecepatan ini, pengguna bisa mengunduh film beresolusi tinggi dengan sangat cepat. Pengguna juga bisa memanfaatkan teknologi virual reality dan augmented reality di smartphone.

Smartphone dan infrastruktur 5G pertama disebut-sebut akan tiba tahun ini namun transisinya akan memakan waktu bertahun-tahun.

Putus Hubungan dengan Google, Huawei Kebanjiran Dukungan dari Warga Tiongkok

Sebelumnya, Alphabet Inc selaku perusahaan induk Google menghentikan dukungan mereka untuk smartphone Huawei.

Dengan begitu, proses transfer hardwaresoftware, hingga layanan teknis (kecuali yang tersedia melalui lisensi open source) tak bisa lagi diakses Huawei.

Lantas, bagaimana nasib pengguna smartphone Huawei? Menurut seorang juru bicara Google, pengguna smartphone Huawei existing yang memiliki aplikasi Google, masih bisa memakai, memperbarui, mengunduh update yang disediakan Google.

“Kami memang mematuhi peraturan pemerintah AS (mengenai daftar hitam perdagangan) dan meninjau implikasinya,” tutur juru bicara Google, sebagaimana dikutip Tekno Liputan6.com dari Reuters, Senin (20/5/2019).

Dia melanjutkan, “bagi pengguna layanan kami, Google Play dan perlindungan keamanan dari Google Play Protect masih terus berfungsi di perangkat-perangkat Huawei yang kini ada di pasaran.”

Penangguhan dari Google ini bisa membuat bisnis smartphone Huawei di luar Tiongkok pincang. Pasalnya, raksasa teknologi tersebut akan segera kehilangan akses ke pembaruan OS Android milik Google.

Yang jadi masalah, versi smartphone Huawei (dengan OS Android) yang rilis setelah adanya kebijakan ini akan kehilangan akses ke berbagai layanan populer. Misalnya saja akses terhadap Google Play Store, Gmail, hingga YouTube.

Pasalnya, aplikasi-aplikasi tersebut tidak dicakup oleh lisensi open source dan memerlukan kerja sama komersial dengan Google. 

Keren, Kamu Bisa Pantau 6.000 Kamera CCTV di Jakarta dengan Cara Ini

Berikut, daerah yang terpasang CCTV tilang E-TLE:

1. Simpang traffic light (TL) Kota, tiga kamera.

2. Simpang TL Olimo, dua kamera.

3. Simpang TL Ketapang atau Gajah Mada Plaza, dua kamera.

4. Simpang TL Harmoni, empat kamera

5. Simpang TL Istana Negara, satu kamera.

6. Simpang Bundaran Patung Kuda, dua kamera.

7. Simpang TL Kebon Sirih, empat kamera.

8. Simpang TL Sarinah, empat kamera.

9. Simpang Bundaran HI, empat kamera.

10. Simpang Bundaran Senayan, tiga kamera.

11. Simpang TL Al Azhar, tiga kamera.

12. Simpang TL CSW, empat kamera.

13. Simpang TL Monalisa, tiga kamera.

14. Jalan Gatot Subroto Simpang Pancoran, empat kamera.

15. Jalan Gatot Subroto Simpang Kuningan, empat kamera.

16. Jalan Gatot Subroto Simpang Slipi, empat kamera.

17. Jalan S Parman Simpang Tomang, empat kamera.

18. Jalan S Parman Simpang Grogol, empat kamera.

19. Simpang Asia Afrika, tiga kamera.

20. Simpang TL Halim Baru, empat kamera.

21. Simpang TL Halim Lama, tiga kamera.

22. Simpang TL Rawamangun, dua kamera.

23. Simpang TL Pramuka, empat kamera.

24. Simpang TL Rawasari, dua kamera.

25. Simpang TL Cempaka Putih, empat kamera.

(Tik/Jek)

Google Setop Kerja Sama dengan Huawei, Para Pemilik P30 Pro Jual Smartphone-nya

Liputan6.com, Jakarta – Sehari setelah Google mengumumkan menghentikan kemitraan lisensi Android dengan vendor smartphone Huawei, kabar ini masih terus bergulir.

Imbasnya, kini para pemilik smartphone Huawei P30 Pro langsung mengambil langkah cepat untuk menjual perangkat mereka.

Entah karena panik atau termakan kabar yang tak sepenuhnya benar, para pengguna Huawei P30 Pro mulai mengunggah gambar smartphone mereka ke situs jual beli.

Kepanikan ini tak hanya dialami oleh pengguna di Singapura, tetapi juga di Malaysia.

Sebagaimana dikutip Tekno Liputan6.com dari Mashable, Selasa (20/5/2019), di antara para pengguna itu, sebagian menjual Huawei P30 Pro-nya yang masih baru, bahkan masih ada yang di dalam segel.

Parahnya lagi, kebanyakan perangkat yang dijual juga menyertakan tas belanja berwarna merah dengan logo Huawei.

Perangkat ini dijual dengan rentang harga antara USD 862 (Rp 12,4 jutaan) dan USD 563 (Rp 8 jutaan).

Top 3 Tekno: Pemutusan Kerjasama Google dengan Huawei Sedot Perhatian

Liputan6.com, Jakarta – Semua berita terpopuler Tekno Liputan6.com edisi Senin (20/5/2019), didominasi kabar seputar pemutusan kerjasama Google dengan Huawei. Berikut rangkuman lengkapnya.

1. Ikuti Google, Intel dan Qualcomm Putus Hubungan dengan Huawei

Akhir pekan lalu jadi minggu yang buruk bagi Huawei. Setelah Amerika Serikat (AS) memasukkan Huawei ke daftar hitam perdagangan negara tersebut, kini diikuti dengan sejumlah perusahaan AS yang mulai menghentikan kerja sama dengan perusahaan teknologi Tiongkok itu.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya pemerintah AS melarang perusahaan-perusahaan AS untuk berbisnis dengan Huawei.

Terbaru setelah Google menghentikan dukungan update terhadap smartphone Huawei, tiga perusahaan perancang dan pemasok chip terkemuka di dunia, yakni Intel, Qualcomm, dan Broadcom memutuskan hubungan dengan Huawei. Demikian dikutip Tekno Liputan6.com dari The Verge, Senin (20/5/2019).

Selengkapnya baca di sini

2. Google Setop Dukungan ke Huawei, Bagaimana Nasib Pengguna?

Alphabet Inc selaku perusahaan induk Google menghentikan dukungan mereka untuk smartphone Huawei.

Dengan begitu, proses transfer hardware, software, hingga layanan teknis (kecuali yang tersedia melalui lisensi open source) tak bisa lagi diakses Huawei.

Lantas, bagaimana nasib pengguna smartphone Huawei? Menurut seorang juru bicara Google, pengguna smartphone Huawei existing yang memiliki aplikasi Google, masih bisa memakai, memperbarui, mengunduh update yang disediakan Google.

Selengkapnya baca di sini

3. Google Putuskan Kerjasama dengan Huawei

Google dikabarkan telah putuskan kerjasamanya dengan perusahaan teknologi asal Tiongkok, Huawei.

Keputusan ini didasarkan pada perintah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang dengan tegas melarang perusahaan Tiongkok berdiri di Amerika.

Imbasnya, Huawei kehilangan dukungan terhadap update sistem operasi Android. Smartphone Huawei yang bakal diluncurkan di luar Tiongkok tidak akan bisa menikmati layanan aplikasi Google seperti Gmail dan Google Play.

Selain itu, Google juga bakal menghentikan dukungan teknis untuk Huawei, seperti yang dikutip dari laman Cnet, Senin (20/5/2019).

Pekan lalu, Donald Trump telah menandatangani perintah eksekutif yang menyatakan ancaman musuh asing terhadap jaringan komunikasi, teknologi, dan layanan sebagai darurat nasional.

Selengkapnya baca di sini

(Jek/Isk)

Telkomsel Fokus ke Bisnis Digital dengan Akselerasi hingga Pendanaan Startup

Selanjutnya, Telkomsel Innovation Center (TINC) merupakan wadah riset dan pengembangan untuk para startup di kategori pre-series.

Para pengembang dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti penyedia teknologi, korporasi maupun regulator dalam pengembangan berbagai solusi digital terutama internet of things (IoT).

Selain diberikan network access dari Telkomsel, melalui program ini startup dibantu meningkatkan kapabilitas teknis produk hingga mengeksekusi strategi go-to-market-nya dengan memanfaatkan berbagai aset dari Telkomsel seperti laboratorium IoT, mentoring dan program inkubasi bersama expertise di berbagai bidang teknologi seperti IoT, Artificial Intelligent, Machine Learning, dan Big Data.

TINC bukan hanya untuk membuat produk yang siap pakai dan layak jual, tetapi juga mengakselerasi ekosistem digital yang matang di masyarakat.

Sementara, Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) berfokus melakukan aktivitas investasi pada startup di kategori series A, pre-series B, series B dan pre-series C yang potensial.

Dana awal yang dikeluarkan TMI untuk adalah sebesar US$ 40 juta, dengan berkolaborasi dengan MDI Ventures Telkom dan Singtel Innov8, sebuah corporate venture capital (CVC) milik Singtel.

“Inisiatif Making Indonesia 4.0 menuntut kesiapan sumber daya manusia dalam penguasaan teknologi. Ketiga pilar inovasi digital Telkomsel diharapkan dapat meningkatkan daya saing Indonesia di bidang teknologi, sehingga Indonesia lebih siap untuk menghadapi kompetisi global di masa depan,” kata Ririek.

(Tin/Jek)

Tak Langsung Putus Hubungan, AS Beri Kelonggaran Huawei hingga 90 Hari

Liputan6.com, Jakarta – Huawei telah dipastikan masuk dalam daftar hitam pemerintah Amerika Serikat (AS). Oleh sebab itu, perusahaan asal AS dilarang untuk menjalin hubungan bisnis dengan Huawei.

Namun, aturan ini ternyata tidak langsung diterapkan. Pemerintah AS memberikan kelonggaran waktu bagi Huawei untuk tetap menjalin bisnis dengan perusahaan Amerika Serikat hingga 90 hari ke depan.

Dikutip dari Channel News Asia, Selasa (21/5/2019), Departemen Perdagangan AS masih mengizinkan Huawei menjalin hubungan bisnis dengan perusahaan AS untuk memastikan infrastruktur jaringan yang sudah ada tetap beroperasi, termasuk menyediakan software baru untuk perangkat besutan perusahaan tersebut.

Kendati demikian, Huawei tetap dilarang membeli komponen untuk pembuatan produk baru dari perusahaan AS. Perusahaan asal Tiongkok itu memerlukan izin terlebih dulu untuk dapat melakukan pembelian.

Penundaan ini sendiri dilakukan karena cukup banyak rekanan bisnis Huawei di AS yang terdampak dengan penerapan aturan tersebut. Terlebih, Huawei merupakan perusahaan infrastruktur jaringan yang banyak digunakan di Amerika Serikat.

“Ternyata, pembatasan hubungan ini cukup berdampak pada pihak ketiga yang menggunakan perangkat atau sistem Huawei. Karenanya, langkah ini dilakukan untuk mencegah jaringan mati,” tutur mantan pegawai Departemen Perdagangan Amerika Serikat, Kevin Wolf.

AMD Donasikan Komputer Gratis untuk Sekolah di Sulawesi Tengah

“Kami memahami masa-masa sulit bagi masyarakat di Palu, Donggala dan Sigi sejak terjadinya gempa bumi dan tsunami 2018 lalu. Untuk itu kami ingin memberikan kontribusi yang dapat membantu sekolah sebagai pihak penyelenggara pendidikan di sini agar dapat meningkatkan produktifitas dan memberikan pelayanan terbaik bagi para anak didik,” Kata Ryan Sim, Director, Sales and Marketing AMD Asean.

Bencana gempa bumi dan Tsunami yang menimpa wilayah Sulawesi Tengah bulan September 2018 lalu telah memakan korban 2,5 juta jiwa. Sebanyak 839 desa terkena imbas dan sekitar 2,700 gedung sekolah rusak.

“Kehadiran AMD, sebagai perusahaan mitra WVI, merupakan wujud komitmen bersama mendukung literasi teknologi dan kegiatan belajar mengajar bagi sekolah yang terdampak bencana di Sulawesi Tengah. Memiliki visi yang sama dalam mentransformasi hidup masyarakat, kerjasama ini bukan hanya akan berdampak positif bagi peserta didik tetapi juga mengkapasitasi tenaga pendidik dalam memberikan materi ajar,” jelas Doseba T. Sinay, CEO dan Direktur Nasional Wahana Visi Indonesia.

Perangkat komputer yang diberikan, ditenagai prosesor AMD Athlon 200 GE yang efisien dan hemat daya,tetapi dapat memberikan performa untuk produktivitas dan tampilan visual yang sangat memadai untuk kebutuhan sekolah.

Komponen pendukung lainnya menggunakan motherboard A320, memory 8 GB Dual Channel, SSD 256 GB, dan monitor HDMI 20 inci.

Wahana Visi Indonesia sebagai lembaga pendamping akan menyelenggarakan program pelatihan bagi guru dan tenaga admin sekolah yang ditunjuk pihak sekolah dan melakukan monitoring.

Hal ini untuk menjaga agar perangkat yang diberikan dapat dipergunakan secara maksimal dan berkelanjutan.

(Jek/Isk)

Tak Merata, Pengemudi Ojek Online Daerah Minta Kenaikan Tarif

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub), baru saja memberlakukan tarif baru untuk ojek online sejak 1 Mei 2019. Pemberlakuan tarif baru ini pun disambut positif oleh pengemudi ojek online di Jakarta.

Menyusul pemberlakuan tarif baru yang berlaku di Jakarta, pengemudi ojek online di daerah lain juga mengharapkan hal yang sama.

“Di Semarang ini belum ada perubahan tarif, kalau bisa ya tarifnya harus naik dengan diikuti pendapatan yang naik juga,” ungkap Sugianto, salah seorang pengemudi ojek online yang beroperasi di Semarang.

Lebih lanjut kata Sugianto, dengan adanya kenaikan tarif diharapkan akan diikuti juga dengan meningkatnya pendapatan para pengemudi.

Selain itu Sugianto juga berharap promo yang kerap dilakukan oleh pemilik aplikasi tetap dilakukan, mengingat pendapatan pengemudi dapat meningkat signifikan dengan adanya promo.  

Sebelumnya, terkait tarif baru ini, Darmaningtyas, Pengamat Transportasi yang juga Ketua Bidang Advokasi Masyarakat Indonesia (MTI) menilai tarif ojek online ini seharusnya jangan terlalu murah.

“Kalau tarif terlalu murah yang senang hanya penumpang. Tetapi jika terlalu mahal penumpang tidak senang serta hanya pengemudi dan pemilik aplikasi yang diutungkan,” jelasnya.

Sementara itu, Igun Wicaksono, Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia, menganggap melalui pemberlakuan tarif tersebut pemerintah sudah memperhatikan kepentingan para pengemudi ojek online meskipun tarif tersebut masih belum sesuai dengan harapan.

“Setidaknya pemerintah sudah memperhatikan nasib ojek online. Setelah evaluasi selama tiga bulan kami harapkan ada peningkatan lagi secara bertahap,” ungkapnya.

Google Pastikan Layanan Android Masih Berfungsi di Smartphone Huawei

Liputan6.com, Jakarta – Alphabet Inc sebagai perusahaan induk Google memutuskan untuk menghentikan dukungan pada smartphone Huawei.

Keputusan ini diambil menyusul peraturan pemerintah Amerika Serikat yang memasukkan Huawei dalam daftar hitam perdagangan.

Dengan kondisi itu, banyak pengguna smartphone Huawei yang khawatir dengan keberlangsungan Android di perangkatnya.

Menjawab kekhawatiran tersebut, Google memastikan bahwa pengguna smartphone Huawei hingga sekarang masih dapat memakai layanan Google.

“Kami jamin sambil mematuhi aturan dari pemerintah Amerika Serikat, layanan seperti Google Play dan keamanan Google Play Protect masih dapat berfungsi di perangkat Huawei yang ada saat ini,” tulis perusahaan dikutip dari akun Twitter Android, Selasa (21/5/2019).

Tanggapan ini senada dengan pernyataan juru bicara Google pada Reuters beberapa waktu lalu. Dalam pernyataanya, Google menyebut pihaknya memastikan akan mematuhi peraturan pemerintah Amerika Serikat dan meninjau implikasinya.

Penangguhan Google ini diprediksi dapat membuat bisnis smartphone Huawei di luar Tiongkok pincang. Sebab, perusahaan tersebut dipastikan akan segera kehilangan akses pembaruan sistem operasi Android dari Google.

Smartphone Huawei di masa depan juga diprediksi tidak akan memperoleh akses ke sejumlah layanan populer Google, seperti Play Store, Gmail, dan YouTube.

Alasannya, aplikasi itu tidak dicakup dalam lisensi open source, melainkan perlu kerja sama komersial dengan Google.

Dikritik Tarif Data Mahal, Telkomsel: Demi Kelangsungan Layanan

Ririek pun buka-bukaan mengenai formulasi tarif yang salah satunya ditentukan oleh BHP yang cukup tinggi.

Memang, ada beberapa pihak yang ingin agar besaran BHP diturunkan, tetapi untuk menurunkannya, diperlukan peninjauan kembali terhadap formulasi BHP.

“Kalau di negara kita, BHP dihitung persentase dari revenue operator. Kalau BHP dihitung berdasarkan formula adalah sekian persen dari revenue operator yang tidak produktif, negara jadi dirugikan juga. Tapi kalau BHP-nya fix seperti di beberapa negara, BHP ditenderkan, itu ada untungnya juga tanpa mempedulikan berapa pendapatan operator, BHP ke pemerintah tetap,” katanya.

Ririek menilai, semua opsi mengenai formulasi BHP ada untung ruginya.

“Tidak bisa hanya stand alone. Sempat ada ide-ide untuk mengubah formula, tetapi jangan sampai juga operator sudah dapat spektrum malah tidak dipakai secara optimal. Kan rugi juga karena spektrum jumlahnya terbatas,” tutur dia.

Intinya menurut Telkomsel, menggunakan formulasi apapun penentuan tarif, diperlukan penentuan yang lebih rasional. Pasalnya saat ini masih banyak operator yang rugi.

“Menurut Telkomsel, rasional itu terjangkau tetapi tetap bisa menjaga kelangsungan layanan. Untuk Telkomsel seperti sekarang ini sudah cukup terjangkau,” katanya.

(Tin/Jek)

Diam-Diam, Google Ternyata Lacak Aktivitas Belanja Pengguna

Liputan6.com, Jakarta – Google diam-diam melacak seluruh aktivitas belanja online para penggunanya.

Hal ini dilacak Google lewat email bon pembelian yang dikirimkan ke akun Gmail si pengguna.

Parahnya lagi, informasi belanja tersebut juga bisa melacak non-pengguna Gmail melalui alat web pribadi yang selalu aktif.

Misalnya, pengguna membuat akun Gmail sejak 2010 lalu, segala riwayat pembelian pengguna tersebut sudah dilacak Google sejak tahun tersebut.

Hal ini  termasuk dengan pembelian lewat Apple Store yang ditautkan ke akun Gmail sejak awal.

Selain itu, transaksi di dunia nyata yang dilakukan menggunakan kartu kredit juga terlacak. Pasalnya, ada penyedia perangkat lunak yang menautkan kartu kredit pengguna ke akun email.

“Untuk membantu pengguna mudah melihat, melacak pembelian, pemesanan, dan langganan mereka di satu tempat, kami telah membuat tujuan pribadi yang dapat dilihat oleh penggunanya,” kata Google, sebagaimana dikutip The Verge, Selasa (20/5/2019).

Meski dilacak oleh perusahaan, Google berkilah bahwa pengguna bisa menghapus informasi ini kapan saja.

“Kami tidak menggunakan informasi apapun dari Gmail pengguna untuk menayangkan iklan kepada mereka, termasuk tanda terima, dan konfirmasi email yang ditampilkan di halaman pembelian,” kata Google.

Google tidak menjawab, berapa lama alat ini telah aktif.

Microsoft Ikuti Jejak Qualcomm dan Intel Putus Hubungan dengan Huawei?

Sang pendiri sekaligus CEO Huawei Ren Zhengfei pun, langsung memberikan pernyataan atas pelarangan di Negeri Paman Sam ini.

Menurut Reng Zhengfei, pelarangan di AS akan membuat pertumbuhan sedikit lebih lambat.

“(Pertumbuhan) mungkin akan melambat, namun hanya sedikit,” tutur Ren Zhengfei sebagaimana dikutip Reuters, Senin (20/5/2019).

Dia menegaskan bahwa perusahaannya tidak melanggar hukum apapun di Amerika Serikat. Ren juga percaya diri, pertumbuhan pendapatan tahunan Huawei bisa mencapai lebih dari 20 persen pada 2019 ini.

Ren mengatakan, Huawei akan mempersiapkan langkah untuk menghadapi pembatasan tersebut.

Ia menyebut, Huawei “akan baik-baik saja”, bahkan jika pembesut chipset AS Qualcomm dan pemasok komponen AS lainnya tidak akan menjual chip kepada mereka.

Pembesut chipset Huawei, HiSilicon, mengatakan, pihaknya telah bersiap untuk skenario terburuk, yakni jika perusahaan dilarang membeli chipset dan teknologi AS.

Bahkan, mereka memastikan pasokan chipset-nya tetap stabil dan mampu memenuhi berbagai produk.

Ren juga mengatakan, Huawei tidak akan menerima instruksi dari pemerintah AS.

“Kami tidak akan mengubah manajemen atas perintaan AS atau menerima pemantauan seperti yang telah dilakukan ZTE,” tuturnya.

(Dam/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Duel Kamera Huawei P20 Pro Vs Samsung Galaxy S9 Plus, Siapa Lebih Unggul?

Amazon Tawarkan Rp 144 Juta untuk Karyawannya yang Mau Antar Barang

Liputan6.com, Jakarta – Tekad [Amazon ](3935451 “” )untuk menawarkan one-day shipping alias pengiriman satu hari pada konsumen Prime-nya rupanya benar-benar kuat.

Untuk membangun customer experience yang baik, Amazon menawarkan kesempatan menarik bagi karyawannya saat ini.

Karyawan Amazon bakal diberikan USD 10 ribu atau sekitar Rp 144 juta (Kurs 1 Dolar = Rp 14.452) dengan catatan harus berhenti dari pekerjaannya dan memulai bisnis jasa pengiriman, untuk membantu Amazon menyampaikan paket secara kilat pada konsumennya.

Uang tersebut merupakan modal dari Amazon, sehingga si karyawan tinggal menjalankan usaha saja, dilansir dari laman Ubergizmo, Selasa (21/5/2019).

Tidak hanya itu, Amazon juga masih tetap memberikan mereka gaji penuh selama 3 bulan terhitung dari tanggal mereka berhenti dan menjalankan bisnis jasa pengiriman.

Kesempatan ini juga tidak cuma berlaku untuk karyawan tetap saja. Karyawan paruh waktu dan pekerja kasar punya kesempatan yang sama.

Jika berminat, si karyawan harus melakukan serangkaian tes terlebih dahulu dan dinilai kelayakannya oleh pihak Amazon. Jika layak, maka dia bisa langsung berhenti bekerja dan mulai berusaha.

Amazon sendiri belum memprediksi berapa tepatnya karyawan yang bakal ikut program yang sudah diluncurkan sejak tahun lalu ini.

Yang pasti, Amazon tidak akan menyesal dengan pendirian program ini karena diyakini akan membantu layanan one-day shipping berjalan dengan baik.

NASA Kolaborasi dengan 11 Perusahaan untuk Bawa Manusia ke Bulan

Sebelumnya, Mike Pence, Wakil Presiden AS mengatakan, pemerintahan Presiden Trump berkomitmen mengirim kembali manusia ke bulan pada 2024.

Target ini empat tahun lebih cepat ketimbang target NASA sebelumnya yakni mengantarkan manusia ke bulan pada 2028.

Dalam pidatonya di kantor NASA, Alabama, AS, menyebutkan bahwa pemerintah akan mencoba memenuhi target ini dengan cara apapun yang diperlukan.

Mengutip The Verge, Kamis (28/3/2019), Pence meminta NASA mengadopsi kebijakan baru. Ia berpendapat badan antariksa itu “perlu menerapkan pola pikir baru yang dimulai dengan menentapkan tujuan berani dan tetap pada jadwal.”

Pence mengatakan, NASA bisa mempertimbangkan untuk membuang beberapa kontraktor kemudian mengembangkan kendaraan baru untuk membawa menusia ke ruang angkasa.

“Jika roket komersial adalah satu-satunya cara membawa astronot AS ke bulan dalam lima tahun ke depan, maka buatlah roket komersial,” tuturnya.

Kendati demikian, Pence menawarkan beberapa rekomendasi perubahan yang dapat membantu NASA seperti masalah kepemimimpinan, dan sumber daya.

Sekadar informasi, pemerintah AS benar-benar ingin NASA bisa membawa manusia ke bulan. Pada Desember 2017 misalnya, Trump menandatangani arahan kebijakan luar angkasa pertamanya, memerintah NASA untuk mengirim manusia ke bulan.

Kudo Dorong Ratusan Ribu Warung Tradisional Melek Teknologi

Liputan6.com, Jakarta – Aplikasi digital untuk memajukan warung tradisional di Indonesia, Kudo, berhasil membantu ratusan ribu warung untuk menjadi serba bisa dan melek teknologi melalui gerakan sosial #MajuinWarung.

Digaungkan pada Februari 2019, program ini merupakan gerakan sosial yang mengajak masyarakat Indonesia untuk memajukan warung sekitarnya dengan memanfaatkan teknologi.

Dengan program ini, Kudo juga menegaskan komitmennya untuk memberdayakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan menjadikan warung serba bisa melayani berbagai produk dan layanan.

“Gerakan #MajuinWarung hadir sebagai wujud nyata dari tiga misi utama Kudo. Dimulai dengan memberikan akses digital untuk berjualan berbagai macam produk bagi warung tradisional, menjembatani layanan keuangan ke masyarakat dengan keterbatasan akses digital dan perbankan, hingga meningkatkan penghasilan tambahan bagi pemilik warung dan peluang bagi para individu untuk berjualan,” kata Agung Nugroho, CEO & Co-Founder Kudo, melalui keteranganya, Selasa (21/5/2019).

Agung melanjutkan, pihaknya berupaya untuk menanamkan rasa peduli pada masyarakat untuk mewujudkan misi sosial agar warung di Indonesia jadi lebih modern, selangkah lebih maju, dan memiliki daya saing yang lebih tinggi di era digital.

Melihat data yang dirilis perusahaan konsultam Deloitte, warung dan UMKM di Indonesia yang memaksimalkan teknologi seperti website atau aplikasi digital bisa mendapatkan kenaikan pendapatan 80 persen lebih cepat daripada mereka yang belum melek teknologi.

Kecerdasan Buatan Google Bisa Deteksi Gejala Kanker

Perkembangan pemanfaatan teknologi Virtual Reality (VR) di ranah kesehatan mulai terlihat. Baru-baru ini, ilmuwan saraf dari Massachussets Institute of Technology (MIT), Ed Boyden, memanfaatkan VR untuk meneliti kanker dan tumor.

Dilansir dari Digital Trends, Rabu (15/2/2017), penelitian tersebut dilakukan Boyden dengan cara menciptakan tumor buatan yang nantinya dieksplorasi kembali dengan VR Headset.

Proyek tersebut juga telah didukung sejumlah lembaga, termasuk dari lembaga Cancer Research di Inggris.

Boyden menjelaskan, VR Headset akan digunakan untuk mengambil biopsi dari kanker atau tumor dengan sodium polyacrylate, yang ukurannya akan ditingkatkan sekitar 100 kali.

Setelahnya, tim bedah akan menganalisisnya dari luar dan dalam, mereka tak hanya akan melihat dari apa tumor itu bisa terbuat, tetapi juga membuat gambar 3D berdasarkan jaringan biopsi yang disaksikan dokter di aplikasi VR.

Dengan begitu, gambar 3D tumor yang bisa dilihat di aplikasi VR juga bisa menampilkan sejumlah data tentang fungsi dan sel tumor, bagaimana mereka bisa berinteraksi, hingga seperti apa tata letaknya.

Boyden tidak mengungkap jenis VR Headset apa yang ia gunakan. Namun diprediksi, VR Headset serta aplikasi yang dipakai adalah jenis yang sudah dijual di pasaran saat ini.

“Kami bertujuan untuk membantu pasien memahami kondisi mereka. Kami juga ingin membantu para dokter untuk mengetahui subtipe kanker atau tumor pasien lebih mudah dengan data yang disajikan di VR, ketimbang melakukan metode manual atau pengujian kimia,” tutur Boyden menjelaskan.

Ini memang bukan pertama kalinya VR diadaptasi oleh dokter untuk meneliti sebuah penyakit dalam. Sebelumnya, seorang dokter asal Inggris, Shafi Ahmed, mengadakan bedah pertamanya dengan menggunakan teknologi VR.

Pada Kamis, 14 April 2016, Ahmed memperlihatkan operasi kanker usus yang tengah berlangsung, yang mana ia menggunakan perangkat VR headset.

Bedah ini berlangsung kurang lebih tiga jam, dan disiarkan secara terbatas lewat situs Medical Realities agar para penonton bisa menyaksikan suasana membedah pasien dengan VR Headset.

Reporter: Maulana Kautsar

Sumber: Dream.co.id

(Jek)

Perwakilan Indonesia Jadi Runner-up di PUBG Mobile Club Open 2019

Pemerintah Tiongkok pada bulan lalu, baru saja mengeluarkan peraturan mengenai peredaran gim online yang berpengaruh besar terhadap pemainnya.

Oleh karena itu, Tencent selaku perusahaan pengembang gim, berupaya untuk menggantikan gim populer PUBG dengan gim online yang sesuai dengan peraturan pemerintah, sebagai gim alternatif untuk para pecintanya.

Gim ini, seperti dilansir Tech Crunch pada Jumat (10/5/2019), diyakini akan menghasilkan pendapatan yang cukup signifikan.

Gim dengan judul “Game for Peace” ini, diperkenalkan melalui media sosial Weibo bersamaan dengan dihapusnya PUBG dari Tiongkok.

Sebagai ganti PUBG, Game for Peace adalah gim yang dibuat sesuai dengan ketentuan peraturan pemerintah Tiongkok.

Peraturan yang dibuat oleh Administrasi Negara Pers dan Publikasi negara Tiongkok mengeluarkan serangkaian peraturan gim seperti larangan mengeluarkan darah, mayat, referensi ke kerjaan, dan perjudian.

Selain itu, gim ini hanya akan  berfokus pada pasukan angkatan udara Tiongkok.

Activision Buka Akses Beta untuk Call of Duty Mobile

Liputan6.com, Jakarta – Bulan lalu, Activision mengumumkan bahwa gim Call of Duty akan menyambangi platform Android dan iOS. Melanjutkan pengumuman ini, Activision kini membuka akses beta untuk gim tersebut.

Dikutip dari GSM Arena, Senin (20/5/2019), akses beta untuk gim ini sudah dibuka untuk platform Android dan iOS. Namun, uji coba beta ini baru tersedia untuk beberapa wilayah saja, seperti India dan Australia.

Bersamaan dengan dibukanya uji coba beta, Activision juga mengungkap gameplay beserta fitur yang akan dapat dicoba dalam akses beta tersebut.

Dalam uji coba beta Call of Duty versi mobile ini, Activision menyediakan lima modus multiplayer, yakni free for all, frontline, team deathmatch, hardpoint, dan domination.

Seluruh modus tersebut mendukung hingga 10 pemain, kecual free for all yang hanya menampung delapan pemain.

Ada tujuh peta yang tersedia, yakni Nuketown, Crash, Hijacked, Crossfire, Sandoff, Killhousem dan Firing Range.

Gim ini juga menawarkan banyak kustomisasi dan pilihan senjata. Jadi, pemain tidak hanya dapat memilih senjata utama atau sekunder, tapi juga granat termasuk kemampuan serangan yang berbeda.

Activision juga menjanjikan gim ini hadir dengan sejumlah karakter ikonik Call of Duty. Beberapa di antaranya adalah Alex Mason, David ‘Section’ Masoin, Thomas A. Merric, temrasuk John Price.

Sayang, belum seluruh informasi seputar gim ini diungkap oleh Activision.

Pengembang asal Amerika Serikat itu menyebut informasi lebih lanjut mengenai Call of Duty: Mobile baru akan diungkap beberapa minggu ke depan.

Soal Smart City, Pemerintah Daerah Jangan Merasa Terbebani

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Aptika Kemkominfo, Samuel Abrijani Pangerapan turut mendukung sepenuhnya Smart Citizen Day.

Menurutnya, besarnya arus informasi di era digital ini membuat masyarakat harus smart untuk menyaring informasi sebelum membagikan informasi tersebut ke orang lain. 

“Kami berharap gerakan smart citizen ini dapat menjadi bola salju yang positif untuk meningkatkan literasi digital di seluruh Indonesia. Dimulai dari 34 deklarator yang dapat menjadi katalis dalam gerakan smart citizen di daerahnya masing-masing untuk mewujudkan Indonesia menjadi smart nation,” kata pria yang karib disapa Semmy tersebut.

Smart Citizen Day merupakan gerakan smart citizen pertama di Indonesia dan dunia.

Diawa|i oleh deklarasi menjadi smart citizen oleh 34 pemuda terpilih yang telah menciptakan dampak sosial positif secara gotong royong di daerahnya.

Smart Citizen Day juga menghadirkan kisah inspiratif dari 19  pembicara kunci lintas sektor yang akan memberikan inspirasi bagaimana membuat akselerasi perubahan positif, inovasi dan kreasi bisnis di era digital, hingga mewujudkan smart business di Indonesia. 

Qlue juga menghadirkan instalasi art-technology, ekshibisi solusi teknologi dari Qlue dan partner bisnis yang dapat meningkatkan produktivitas dan efektivitas organisasi maupun perusahaan.

Pengunjung dapat meIihat berbagai solusi teknologi Qlue yang dapat diaplikasikan dalam berbagai industri dan bisnis. Dalam mengembangkan Solusi teknologi, Qlue didukung oleh platform Amazon Web Services (AWS).

Reporter: Fauzan Jamaludin

Sumber: Merdeka.com

(Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Duel antara Persebaya Surabaya melawan Kalteng Putra hadir di pekan kedua di Shopee Liga 1

Vendor Smartphone Gionee Bangkrut, Lelang Mobil Mewah Untuk Bayar Utang

Sebelumnya, Gionee terjerat utang di institusi keuangan, pemasok, pengiklan, bahkan agensi pemasaran.

Mengutip laman GSM Arena, total utang Gionee sebesar US$ 2.45 miliar. Tak hanya itu, utang Gionee diperparah lantaran sang chairman Liu Lirong kalah judi sebesar US$ 144 juta.

Dalam pertemuan antara perwakilan perusahaan dan para pemasok, Gionee dilaporkan mengadakan kesepakatan dengan 400 perusahaan pemasok kecil terkait dengan utang perusahaan smartphone tersebut.

Jika nanti Gionee tak bisa melunasi utangnya, perusahaan tersebut bakal masuk dalam daftar likuidasi.

Media lokal melaporkan, pertemuan dengan para pemasok tersebut terjadi setelah 20 perusahaan pemasok utama Gionee mengajukan gugatan hukum di Shenzhen People Court gara-gara Gionee telat bayar utang.

Para mitra Gionee kehilangan kepercayaan pada pembesut smartphone itu setelah ada laporan bahwa founder Gionee menderita kerugian 1-200 juta yuan per bulan.

Dalam pembelaannya, Liu Lirong mengatakan, perusahaannya merupakan satu-satunya penghasil uang.

“Tak terelakkan nantinya akan ada aktivitas publik yang dibiayai oleh perusahaan,” tuturnya.

Laporan lain dari media Tiongkok menyebut, Liurong menderita kerugian hingga 100 miliar yuan, sementara 6 miliar yuan lainnya disalahgunakan. Selain itu, Gionee juga menderita kerugian operatif.

Meski perusahaan terjerat utang, sejumlah perangkat Gionee masih dijual di pasaran di Tiongkok.

Para retailer mengatakan, Gionee M7 menjadi smartphone Gionee paling banyak dibeli. Oleh karenanya, perusahaan masih terus menjualnya disertai garansi hingga unit terjual habis.

(Tik/Isk)

LG Besut Chip Berbasis AI untuk Perangkat Rumahan Pintar

Akhir tahun 2018, beredar kabar bahwa LG telah menutup divisi mobile atau smartphone di Indonesia. Kabar ini pun cukup membuat heboh industri smartphone.

Kala itu, Tekno Liputan6.com belum mendapatkan keterangan jelas dari pihak LG Indonesia.

Saat ini di sela-sela ajang LG InnoFest 2019 di Sydney, Australia, Sales Director LG Electronics Indonesia Budi Setiawan memberikan penjelasan tentang isu tersebut.

“Untuk divisi smartphone di Indonesia, kami tidak berhenti (tidak tutup). Kemungkinan, kami akan ubah bisnis model,” katanya di Sheraton Hotel, Sydney, Rabu (13/3/2019).

Budi menuturkan, sepertinya kami akan bekerja sama dengan operator untuk paket bundel. Akan tetapi, ini masih dalam pembahasan.

“Sekarang kompetisnya berat, di mana harga smartphone terus turun dan jangka waktu orang untuk ganti smartphone baru semakin lama. Maka dari itu, kami perlu strategi baru,” paparnya.

Dalam kesempatan sama, Jang Il Hwan, Head of Marketing Department, Corporate Marketing & ISM LG Electronics Indonesia, membenarkan hal tersebut.

“Ya, kami kemungkinan akan mempersiapkan strategi baru untuk pasar Indonesia. Namun, sampai saat ini strateginya belum ditentukan,” ujarnya. 

Masuk Daftar Hitam AS, Bos Huawei Masih Pede Perusahaan Bakal Baik-Baik Saja

Liputan6.com, Jakarta – Huawei masuk ke daftar hitam Amerika Serikat (AS). Perusahaan asal Tiongkok ini dilarang membeli peralatan dan komponen dari perusahaan AS.

Sang pendiri sekaligus CEO Huawei Ren Zhengfei pun, langsung memberikan pernyataan atas pelarangan di Negeri Paman Sam ini.

Menurut Reng Zhengfei, pelarangan di AS akan membuat pertumbuhan sedikit lebih lambat.

“(Pertumbuhan) mungkin akan melambat, namun hanya sedikit,” tutur Ren Zhengfei sebagaimana dikutip Reuters, Senin (20/5/2019).

Dia menegaskan bahwa perusahaannya tidak melanggar hukum apapun di Amerika Serikat. Ren juga percaya diri, pertumbuhan pendapatan tahunan Huawei bisa mencapai lebih dari 20 persen pada 2019 ini.

Ren mengatakan, Huawei akan mempersiapkan langkah untuk menghadapi pembatasan tersebut.

Ia menyebut, Huawei “akan baik-baik saja”, bahkan jika pembesut chipset AS Qualcomm dan pemasok komponen AS lainnya tidak akan menjual chip kepada mereka.

Pembesut chipset Huawei, HiSilicon, mengatakan, pihaknya telah bersiap untuk skenario terburuk, yakni jika perusahaan dilarang membeli chipset dan teknologi AS.

Bahkan, mereka memastikan pasokan chipset-nya tetap stabil dan mampu memenuhi berbagai produk.

Ren juga mengatakan, Huawei tidak akan menerima instruksi dari pemerintah AS.

“Kami tidak akan mengubah manajemen atas perintaan AS atau menerima pemantauan seperti yang telah dilakukan ZTE,” tuturnya.

Huawei Tak Masalah Diblokir Qualcomm

Liputan6.com, Jakarta – Pendiri dan CEO Huawei, Ren Zhengfei, mengindikasikan perusahaan akan terus mengembangkan chip sendiri untuk mengurangi dampak pemblokiran terhadap produknya.

Pernyataannya ini berkaitan dengan pembatasan yang diterapkan AS terhadap Huawei.

Dikutip dari Nikkei Asian Review, Senin (20/5/2019), Ren bahkan mengungkapkan, Huawei akan baik-baik saja jika Qualcomm dan penyuplai AS lain tidak menjual chip mereka kepada Huawei.

“Kami sudah mempersiapkan untuk ini,” tutur Ren.

Unit HiSilicon Technologies Huawei yang mendesain chip prosesor inti, juga pernah menyampaikan hal serupa.

Dalam sebuah surat terbuka beberapa waktu lalu, Presiden Teresa He Tingbo, menulis “Kami telah memprediksi hal ini selama bertahun-tahun, dan kami memang memiliki rencana cadangan”.

Lebih lanjut, Ren mengatakan Huawei tidak akan mau diatur oleh pemerintah AS. “Kami tidak akan mengubah manajemen kami sesuai permintaan AS, atau menyetujui pemantauan seperti yang dilakukan ZTE,” tuturnya.

Pembatasan AS terhadap Huawei merupakan dampak dari tensi perang dagang antara AS dan Tiongkok.

Selain itu, smartphone dan peralatan jaringan Huawei dituding dapat digunakan oleh Tiongkok untuk memata-matai warga AS. Huawei sendiri berulang kali membantah tudingan tersebut.

Presiden AS, Donald Trump, mengeluarkan larangan perusahaan di AS bertransaksi dengan Huawei melalui executive order (perintah eksekutif) pada pekan lalu.

Dilaporkan CNBCexecutive order ini mengizinkan Menteri Perdagangan AS, Wilbur Ross, untuk memblokir transaksi yang melibat teknologi informasi dan komunikasi yang memberi ancaman terhadap keamanan nasional AS.

Ikuti Google, Intel dan Qualcomm Putus Hubungan dengan Huawei

Liputan6.com, Jakarta – Akhir pekan lalu jadi minggu yang buruk bagi Huawei. Setelah Amerika Serikat (AS) memasukkan Huawei ke daftar hitam perdagangan negara tersebut, kini diikuti dengan sejumlah perusahaan AS yang mulai menghentikan kerja sama dengan perusahaan teknologi Tiongkok itu.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya pemerintah AS melarang perusahaan-perusahaan AS untuk berbisnis dengan Huawei.

Terbaru setelah Google menghentikan dukungan update terhadap smartphone Huawei, tiga perusahaan perancang dan pemasok chip terkemuka di dunia, yakni Intel, Qualcomm, dan Broadcom memutuskan hubungan dengan Huawei. Demikian dikutip Tekno Liputan6.com dari The Verge, Senin (20/5/2019).

Pemutusan hubungan antara ketiga perusahaan di atas dengan Huawei kabarnya bakal segera berlaku.

Menurut sumber Bloomberg, karyawan di seluruh perusahaan pembuat chipset utama AS telah diberitahu bahwa perusahaan mereka akan membekukan penawaran pasokan dengan Huawei, hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.

Sekadar informasi, Intel memberi Huawei  chip server dan prosesor untuk jajaran laptop Huawei. Sementara, Qualcomm menyediakan modem dan prosesor dalam jumlah minim untuk Huawei.

Redmi Note 7 Disebut Smartphone Gaib, Ini Kata Xiaomi

Liputan6.com, Jakarta – Smartphone teranyar milik Xiaomi, Redmi Note 7, yang baru-baru ini dirilis mendapat predikat smartphone ‘gaib’ oleh warganet.

Pasalnya, smartphone berkamera ganda 48MP yang dibekali prosesor Snapdragon 660 sulit ditemukan di pasaran.

Saking lakunya, sejumlah konsumen komplain sulit mendapatkannya baik secara flash sale maupun pembelian langsung di toko resmi Mi Store.

Head of Xiaomi South Pacific Region and Xiaomi Indonesia Country Manager, Steven Shi, pun menjawab hal tersebut.

“Saya sangat menyayangkan mendengar kabar itu, karena kami berusaha keras untuk memenuhi permintaan konsumen,” ucap Steven kepada media saat ditemui di di PT Sat Nusapersada, Batam, Senin (20/4/2019).

Ia menambahkan, “Kalian lihat sendiri bagaimana kami (Sat Nusa dan Xiaomi) berusaha memproduksi Redmi Note 7 siang-malam, dan sebanyak-banyaknya agar pengguna dapat menikmati smartphone kami, khususnya sebelum Ramadan.”

Selain itu, perusahaan asal Tiongkok tersebut mengonfirmasi Redmi Note 7 sudah dikirim ke toko-toko, termasuk di Mi Store.

“Sudah disebar ke toko dan Mi Store, tapi memang agak kaget mendengar kabar lagi-lagi smartphone Xiaomi disebut gaib,” ucap Stephanie Sicilia, Head of Public Relations, Indonesia at Xiaomi Technology.

Dijelaskan, untuk memenuhi permintaan yang membludak tersebut Sat Nusa sudah mempersiapkan tiga lini produksi smartphone Xiaomi.

“Semua produksi bakal digenjot Senin hingga Sabtu untuk memenuhi permintaan produksi Redmi Note 7,” ungkap Alex Candra, GM PT Sat Nusapersada Tbk.

Gabung Ekosistem Wizphone Bisa Gonta-ganti Smartphone Tanpa Biaya

Gopal juga menuturkan salah satu aplikasi lokal yang wajib dipasang di smartphone adalah aplikasi Urbanasia yang sudah tersedia di iOS Apple Store dan Google Play Store. Informasi aplikasi juga dapat diakses di situs resmi Urbanasia.

“Urbanasia bangga bisa ikut mendukung ekosistem aplikasi lokal yang ada di Wizphone. Kami juga ikut memberikan benefit berupa poin yang nantinya juga bisa digunakan untuk pengguna,” kata CEO Urban Asia Media, Achmad Rouzni Noor II.

Nantinya, poin itu dapat ditambahkan pula ke dalam digital credit card yang ada di Wizphone dan dapat dimanfaatkan untuk belanja di Alfamart. Adapun digital credit card Wizphone ini merupakan hasil kerja sama dengan BNI.

Cara memperoleh kartu kredit digital ini juga mudah dan dapat langsung disetujui. Wizphone menyebut kartu kredit digital ini tidak akan mengambil data kontak pengguna, tanpa bunga dan biaya administrasi tahunan, termasuk biaya penalti jika terlambat membayar.

“Bahkan, kalau user meninggal dunia pun, seluruh tagihan akan dihapus alias dianggap lunas. Ini berlaku untuk seterusnya,” tutur Gopal.

Selain Realme dan Blaupunkt, smartphone lain yang akan menyusul dalam katalog pembelian adalah merupakan produk Samsung, Oppo, Vivo, dan termasuk iPhone keluaran Apple.

(Dam/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Realme hadir memboyong smartphone terjangkau dengan spesifikasi tinggi untuk generasi muda di Indonesia.

6 Tips Fotografi Portrait Ciamik ala Diera Bachir dengan HUAWEI P30 Pro

Liputan6.com, Jakarta Fotografi portrait kini menjadi tren dikalangan milenial, banyak hasil jepretan portrait ini diunggah ke social media seperti instagram oleh para pecinta fotografi. Kemampuan menjadikan manusia sebagai subyek foto yang paling memikat dan paling menarik untuk diabadikan menjadi teknik fotografi yang paling banyak dan paling biasa dilakukan oleh orang.

“Foto portrait itu dapat mengabadikan karakter seseorang, kita bisa mengeksplorasi ekspresi terbaik dari si subyek foto, sekaligus pada saat yang sama mengeluarkan kedalaman field dan tone-nya,” tutur Diera Bachir, pakar fotografi fesyen dan pernikahan saat sesi workshop HUAWEI NEXT-IMAGE Masterclass bertema Portrait pada Minggu (19 Mei 2019), di Kedai Kopi 89 di Kemang, Jakarta.

Di acara yang khusus bagi pengguna smartphone HUAWEI ini, Diera berbagi pengalamannya menggunakan HUAWEI P30 Pro. Untuk menghasilkan foto portrait yang mengesankan, sedikitnya ada 6 hal yang harus dikuasai pengguna smartphone HUAWEI P30 Pro.

  1. Ketahui cara mencari angle pemotretan yang bagus
  2. Kuasai pencahayaan, harus pas, jangan over apalagi under.
  3. Kalau menggunakan model, tentukan konsep pemotretannya dan ini nanti terkait dengan wardrobe dan make-up.
  4. Ambil foto portrait jangan terlalu jauh dari subyek foto
  5. Untuk angle dari sisi si subyek, bisa ditanyakan angle mana dari di subyek yang dianggapnya terbaik dan eksplorasi di sana.
  6. Background apapun bisa bagus, asal jangan polos. Apalagi kalau menggunakan HUAWEI P30 Pro yang memiliki efek bokeh multi-layer, akan sayang kalau background polos.

Khusus smartphone HUAWEI P30 Pro, Diera memberikan acungan jempol. “HUAWEI P30 Pro bagus sekali. Dengan lensa Leica-nya, smartphone ini sangat bisa menghasilkan foto yang bagus,” kata Diera. 

Kualitas lensa dan teknologi kamera yang dimiliki HUAWEI P30 Pro, membuat Diera tak ragu menggunakan smartphone ini untuk keperluan memotret pro. “Saya suka kemampuan smartphone ini, sehingga kalau bepergian dengan teman-teman, saya suka membawanya dan teman-teman juga sering meminta saya memotret mereka dengan smartphone ini,” ujarnya.

Di antara fotografi portrait yang paling menarik menurut Diera Bachir adalah foto pernikahan. “Pemotretan pernikahan sangat mengesankan sebab fotografer dituntut mengabadikan momen-momen yang luar biasa dalam kurun waktu yang tak bisa dibalikkan lagi. Runutan acara harus mengalir dan tak bisa diulang. Pengantin menginginkan sesuatu yang bisa dikenang selamanya,” ujar Diera.

Selain pernikahan, ada banyak aplikasi lain foto portrait. Tapi ada satu hal penting yang harus ada dalam pemotretan portrait dan menjadi tantangan tersendiri, adalah terjalinnya chemistry antara fotografer dan talent atau model atau si subyek foto. Ada baiknya foto portrait menggunakan konsep sehingga menjadi unik.

“Kalau hal itu sudah terpenuhi, kini tinggal bagaimana mengutilisasi perangkat yang digunakan, dalam hal ini kamera di smartphone,” tutur Diera.

HUAWEI P30 Pro dapat menghasilkan foto portrait dengan efek bokeh yang luar biasa. HUAWEI telah meningkatkan kualitas efek bokeh para kamera HUAWEI P30 Series dengan menambahkan sensor time-of-flight (ToF) sehingga menghasilkan efek bokeh multi-layer dan kedalaman yang presisi di belakang subyek foto.

Website benchmarking DxOMark memberikan skor tinggi pada kemampuan kamera HUAWEI P30 Series, khususnya P30 Pro, sehingga menduduki peringkat pertama jajaran kamera smartphone terbaik di dunia. Terkait efek bokeh yang dihasilkan smartphone ini, DxOMark menyatakan HUAWEI sungguh menghasilkan peningkatan luar biasa dan P30 Pro sudah menetapkan benchmark baru. Semua berkat salah satunya sensor ToF.

NEXT-IMAGE Masterclass Selanjutnya

Pemandangan indah bisa direkam dengan baik, tak peduli betapa sempit ruangnya, atau seberapa jauh jaraknya, sempurnakan dengan Huawei Ultra-Wide Angle dan Zoom mode melalui HUAWEI NEXT – IMAGE Masterclass – Wide Angle pada 26 Mei 2019 bersama Christina Tan.

Christina Tan adalah seorang influencer di bidang luxury travel yang telah bekerjasama dengan sejumlah penerbitan bergengsi seperti Forbes, Forbes Travel Guide, Condé Nast Traveller, dan berbagai hotel mewah di berbagai belahan dunia.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai HUAWEI NEXT – IMAGE Masterclass silahkan kunjungi link berikut ini.

Bocoran Spesifikasi Redmi 7A Beredar di Internet, Ini Detailnya

Kampanye pemasaran smartphone kini semakin kreatif dan besar, dengan siklus perilisan yang makin cepat. Biasanya, kampanye semacam ini makin besar dan unik untuk flagship smartphone, tapi Xiaomi melakukan hal yang sedikit berbeda.

Merek asal Tiongkok itu mengggelar kampanye pamasaran yang maksimal untuk smartphone terjangkau terbaru, Redmi Note 7. Dikutip dari Gizmochina pada awal bulan ini, Xiaomi mengirim Redmi Note 7 ke angkasa.

Hal ini dilakukan untuk membuktikan bahwa Redmi Note 7 merupakan perangkat yang dapat memotret Bumi dari atas dengan baik, serta memperlihatkan kualitas fisiknya.

Kampanye pemasaran ini dilakukan oleh tim Xiaomi Eropa, yang mengirim smartphone tersebut ke angkasa menggunakan balon hidrogen. Balon beserta perangkat ini berhasil menembus ketinggian 31.000 meter.

Unit Xiaomi Redmi Note 7 ini jadi perangkat pertama yang diterbangkan ke lapisan stratosfer. Bahkan, Redmi Note 7 tersebut juga bisa mengambil beberapa foto dan belakangan diunggah ke akun resmi Xiaomi di Twitter.

Foto-foto tersebut disebut tidak begitu spesial, tetapi fakta bahwa perangkat berhasil “selamat” dalam suhu minus 58 derajat dinilai sangat menarik. Akhirnya, pada ketinggian 35.375 meter dan tekanan atmosfer 1KPa pun balon turun dan kembali ke Bumi.

(Din/Jek)

Google Setop Dukungan ke Huawei, Bagaimana Nasib Pengguna?

Liputan6.com, Jakarta – Alphabet Inc selaku perusahaan induk Google menghentikan dukungan mereka untuk smartphone Huawei.

Dengan begitu, proses transfer hardware, software, hingga layanan teknis (kecuali yang tersedia melalui lisensi open source) tak bisa lagi diakses Huawei.

Lantas, bagaimana nasib pengguna smartphone Huawei? Menurut seorang juru bicara Google, pengguna smartphone Huawei existing yang memiliki aplikasi Google, masih bisa memakai, memperbarui, mengunduh update yang disediakan Google.

“Kami memang mematuhi peraturan pemerintah AS (mengenai daftar hitam perdagangan) dan meninjau implikasinya,” tutur juru bicara Google, sebagaimana dikutip Tekno Liputan6.com dari Reuters, Senin (20/5/2019).

Dia melanjutkan, “bagi pengguna layanan kami, Google Play dan perlindungan keamanan dari Google Play Protect masih terus berfungsi di perangkat-perangkat Huawei yang kini ada di pasaran.”

Penangguhan dari Google ini bisa membuat bisnis smartphone Huawei di luar Tiongkok pincang.

Pasalnya, raksasa teknologi tersebut akan segera kehilangan akses ke pembaruan OS Android milik Google.

Yang jadi masalah, versi smartphone Huawei (dengan OS Android) yang rilis setelah adanya kebijakan ini akan kehilangan akses ke berbagai layanan populer. Misalnya saja akses terhadap Google Play Store, Gmail, hingga YouTube.

Pasalnya, aplikasi-aplikasi tersebut tidak dicakup oleh lisensi open source dan memerlukan kerja sama komersial dengan Google.

Google Putuskan Kerjasama dengan Huawei?

Huawei kini menjadi vendor smartphone nomor dua di global. Selanjutnya, Huawei juga ingin meningkatkan komitmennya di Indonesia dengan berbagai inovasi baru dan layanannya.

Huawei menyadari posisinya di Indonesia yang masih membangun image. Oleh karenanya, perusahaan Tiongkok ini melakukan reorganisasi di Indonesia. Salah satunya adalah menghadirkan perangkat-perangkat berinovasi paling baru, dalam hal ini flagship, ke Indonesia.

Deputy Country Director Huawei Device Indonesia Lo Khing Seng mengatakan, perusahaan akan membawa banyak produk flagship ke Indonesia bersamaan dengan waktu launching global.

Sebelumnya hal ini diterapkan dengan membawa Huawei P30 Pro, dalam rentang waktu yang tidak terpaut jauh dari perilisan global.

“Kami akan membawa produk-produk mumpuni di Indonesia, produk flagship, bertepatan dengan global launch. Karena secara value, perangkat highend ini yang membawa market shareHuawei naik (di Indonesia),” kata Lo Khing Seng.

Dia melanjutkan, dengan memboyong perangkat dengan inovasi paling mumpuni ini, Huawei akan fokus ke pasar smartphone flagship. Namun demikian, perusahaan tidak akan meninggalkan smartphone di segmen lain.

“Kami tidak akan meninggalkan segmen lain, tetapi strategi Huawei tidak akan jor-joran (di smartphone segmen menengah dan entry level). Untuk meningkatkan market share, kami fokus ke kualitas produk-produuk dengan inovasi terbaru,” tutur Lo Khing Seng.

Ia mengatakan, Huawei Nova series yang ada di kelas menengah akan menjadi jembatan bagi konsumen, bahwa Huawei juga memiliki smartphone kelas menengah dan entry level.

Huawei menyadari, 75 persen smartphone yang ada di market berada di kisaran harga Rp 3 juta atau di bawahnya.

“Tapi kalau tempur di smartphone kelas menengah akan berdarah-darah, makanya kami fokus ke flagship, tetapi juga tidak melupakan segmen lainnya,” tutur pria berkaca mata ini.

(Tik/Isk)

Top 3 Tekno: Sejumlah Akun Grup Facebook Kena Sabotase Bikin Heboh

Liputan6.com, Jakarta – Facebook tengah memulihkan sejumlah akun grup yang secara tak sengaja dihapus atau jadi korban sabotase. Berita ini pun membuat heboh para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Minggu (19/5/2019).

Berita lain yang tak kalah populer datang dari Microsoft yang berusaha memberikan akses yang lebih baik bagi disabilitas.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Facebook Bakal Pulihkan Akun Grup yang Dihapus Penyabotase

Facebook tengah berupaya memulihkan sejumlah akun grup yang secara tak sengaja dihapus atau jadi korban sabotase.

Mengutip The Verge, Minggu (18/5/2019), media sosial besutan Mark Zuckerberg ini menghapus sejumlah grup dari platform-nya setelah mendeteksi adanya konten yang melanggar kebijakan komunitas.

Setelah diinvestigasi, ditemukan bahwa konten tersebut sebenarnya diunggah oleh grup yang sah dan tidak melakukan pelanggaran terhadap aturan Facebook.

Baca selengkapnya di sini 

2. Microsoft Investasi Besar-Besaran Demi Akses Disabilitas

Banyaknya raksasa teknologi yang berlomba-lomba menciptakan inovasi membuat Microsoft juga tidak ingin kalah. Kalau perusahaan teknologi lain fokus pada performa produk, lain halnya dengan Microsoft yang berusaha memberikan akses yang lebih baik bagi disabilitas.

Contoh nyatanya, Xboc Adaptive Controller yang dirilis tahun kemarin, membantu orang-orang yang disabilitas dalam bermain gim.

Yang terbaru, perusahaan ini dikabarkan bakal mengenalkan pembacaan kode braille pada kontroler Xboxnya, seperti yang dilansir dari Ubergizmo, Minggu (19/5/2019).

Baca selengkapnya di sini 

Ini Dia 10 Judul Gim Sega yang Bakal Hadir di Mega Drive Mini

Liputan6.com, Jakarta – Tahun lalu, Sega mengumumkan akan merilis ulang konsol lawas besutannya, yakni Mega Drive Mini.

Kehadiran konsol disebut-sebut mengekor kesuksesan Nintendo yang telah melakukan hal serupa.

Rencananya, gim ini akan diluncurkan pada September 2019 dengan 40 gim klasik di dalamnya.

Sega sendiri belum mengungkap seluruh judul gim yang akan ada di konsol, tapi sudah ada beberapa judul yang diungkap.

Dikutip dari Eurogamer, Senin (20/5/2019), kini ada 10 judul gim lawas yang dipastikan hadir di Mega Drive Mini. 10 judul ini menambah jajaran judul lain yang sudah diumumkan, seperti Sonic the Hedgedog dan Altered Beast.

Beberapa judul gim yang masuk dalam daftar kali ini adalah Mega Man dan Street Fighter.

Nah, untuk mengetahui 10 judul gim jadul Sega yang akan hadir di Mega Drive Mini ini, berikut ada daftar lengkapnya.

1. Mega Man: The Willy Wars

2. Street Fighter 2: Special Champion Edition

3. Sonic Spinball

4. Phantasy Star 4

5. Beyond Oasis

6. Ghouls ‘N Ghosts

7. Alex Kidd in the Enchanted Castle

8. Golden Axe

9. Vectorman

10. Wonder Boy in Monster World

Bagamaina, menarik bukan? Rencananya, saat meluncur nanti konsol ini akan dijual dengan harga sekitar 80 euro (Rp 1,2 juta). Dalam paket penjualan, pembeli juga akan mendapatkan dua kontroler USB.

Baru Sedikit yang Update Aplikasi, Pengguna WhatsApp Masih Dihantui Hacker

Pendiri Telegram, Pavel Durov, mengomentari celah keamanan WhatsApp. Ia menilai celah keamanan spyware yang terjadi pada WhatsApp, bisa membuat semua yang ada di dalam ponsel, termasuk foto, email, dan teks diakses oleh hacker.

Pendapatnya soal WhatsApp ini, ditulisanya di blog Telegram dengan judul “Wht WhatsApp Will Never Be Secure”.

Financial Times sebelumnya melaporkan, WhatsApp disusupi spyware yang dibuat oleh perusahaan asal Israel, NSO Group

Hacker menyebarkan spyware melalui panggilan telepon WhatsApp, bahkan tetap bisa dilakukan jika pengguna tidak menjawab panggilan tersebut.

“WhatsApp memiliki sejarah yang konsisten, dari nol enkripsi di awal hingga berhasil hingga suksesi masalah keamanan, yang anehnya cocok untuk keperluan pengawasan. Menengok ke belakang, belum ada satu hari dalam 10 tahun perjalanan WhatsApp ketika layanan tersebut aman,” ungkap Durov dalam laman blog, seperti dikutip dari Independent, Jumat (17/5/2019).

“Setiap kali WhatsApp mengatasi kerentanan kritis dalam aplikasi mereka, muncul yang baru. Semua masalah kemanan mereka cocok untuk pengawasan, serta terlihat dan bekerja sangat mirip dengan backdoor,” tulis Durov.

(Tin/Jek)

Whatsapp dikabarkan dibobol hacker. Para hacker menyematkan spyware melalui celah-celah yang rentan di dalam aplikasi. Dilansir Sky News, Selasa (14/5/2019), beberapa pengguna sudah terserang namun belum jelas berapa jumlah device yang terdeteksi.

Laptop Premium Vaio Bakal Kembali Sambangi Indonesia

Di luar merek Viao, Nexstgo juga memasarkan laptop dengan merek Avita. Perusahaan pun baru saja merilis laptop terbaru Avita di pasar Indonesia.

Setelah sebelumnya merilis Avita Liber pada November 2018 di Indonesia, kini giliran kehadiran varian Magus.

Diungkapkan Marketing & Business Operation Director ASEAN Nexstgo, Isaac Fong, rangkaian produk Avita ditargetkan untuk para millenial atau anak-anak muda. Menurutnya, Avita bukan hanya sekedar laptop, juga juga sebuah merek gaya hidup.

“Avita ini untuk millenial, generasi, anak muda. Karena ini bukan hanya sekedar laptop, tapi sebuah merek gaya hidup dan kami memiliki teknologi yang maju,” tutur Fong dalam acara peluncuran Aviata Magus 12,2 inci di kawasan Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Oleh sebab itu, produk-produk Avita didesain dengan berbagai pilihan warna. Avita Magus sendiri memiliki empat pilihan warna, Seashell Pink, Steel Blue, Charcoal Grey, dan Pastel Violet.

Produk ini diklaim tepat bagi pengguna yang menginginkan perangkat dengan fungsi laptop dan tablet sekaligus.

Cara mengubah fungsinya pun mudah. Pengguna cukup membuka braket yang terpasang, lalu pasang set detachable keyboard, maka perangkat pun bisa langsung menjadi laptop. Mode dari dan ke fungsi laptop maupun tablet dapat diubah sesuai kebutuhan.

(Din/Jek)

Cara Dengar Playlist Lagu Religi di Spotify via Browser

Liputan6.com, Jakarta – Spotify bisa dikatakan sebagai salah satu layanan streaming musik terpopuler di dunia.

Meski sebagian besar pengguna mendengarkan melalui desktop, serta perangkat iOS atau Android, sebetulnya layanan streaming musik yang identik dengan warna hijau ini juga bisa dinikmati lewat browser.

Selama Ramadan, Spotify menghadirkan kumpulan playlist lagu-lagu khusus bertemakan religi.

Kamu juga mendengarkan musik dari Spotify via browser, caranya sangat mudah. Kamu bisa menggunakan browser seperti Google Chrome, Mozilla Firefox, Microsoft Edge, dan lainnya.

Sebagaimana dikutip Ubergizmo, Minggu (19/5/2019), berikut Tekno Liputan6.com sajikan langkah-langkah yang dapat kamu lakukan untuk mendengarkan musik Spotify di browser.

1.      Pertama, kunjungi open.spotify.com

2.      Kemudian, login ke akun Spotify kamu

3.      Terakhir, kamu bisa mendengarkan musik sepuasnya tanpa batas di Spotify via browser, dan tidak perlu mengunduhnya melalui Mac atau desktop

Antarmuka Spotify versi browser dengan versi desktop. Namun ada sedikit perbedaan yang membuatnya versi desktop lebih asyik untuk digunakan.

Pemerintah Dorong Peningkatan Kualitas Internet Jelang Mudik Lebaran

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengimbau operator telekomunikasi untuk meningkatkan layanan internet menjelang mudik Lebaran 2019.

Peningkatan layanan ini diharapkan bisa dirasakan masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke kampung halaman.

Dikutip dari laman resmi Kemkominfo, Senin (20/5/2019), hal tersebut disampaikan oleh Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kemkominfo, Ahmad Ramli, melalui program TokTok Kominfo Kepoin QoS Telko Mudik 2019, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, peningkatan kualitas layanan ini diperlukan mengingat peningkatan trafik yang selalu terjadi saat mudik lebaran.

“Kami selalu prediksi, pada saat momen mudik lebaran, (traffic) itu rata-rata penggunaan data kenaikannya 50-60 persen,” kata Ramli.

Berkaca dari mudik tahun-tahun sebelumnya, kata Ramli, layanan infrastruktur telekomunikasi yang tersedia saat ini semakin memberikan kualitas internet yang lebih cepat dan tidak lemot.

Oleh karena itu, Kemkominfo, juga telah meminta kepada operator telekomunikasi, seperti Telkomsel, Indosat, XL Axiata, dan lainnya agar menyiapkan pelayanan tersebut sebelum mudik Lebaran.

“Jadi, kami juga minta operator untuk menyiapkan segala sesuatunya, supaya tidak blank spot (tidak ada sinyal). Karena pemudik itu sangat butuh, apalagi kalau misalnya macet, dalam keadaan puasa mesti berkomunikasi dengan baik dengan keluarga,” jelas Ramli.

Microsoft Investasi Besar-Besaran Demi Akses Disabilitas

Liputan6.com, Jakarta – Banyaknya raksasa teknologi yang berlomba-lomba menciptakan inovasi membuat Microsoft juga tidak ingin kalah. Kalau perusahaan teknologi lain fokus pada performa produk, lain halnya dengan Microsoft yang berusaha memberikan akses yang lebih baik bagi disabilitas.

Contoh nyatanya, Xboc Adaptive Controller yang dirilis tahun kemarin, membantu orang-orang yang disabilitas dalam bermain gim.

Yang terbaru, perusahaan ini dikabarkan bakal mengenalkan pembacaan kode braille pada kontroler Xboxnya, seperti yang dilansir dari Ubergizmo, Minggu (19/5/2019).

Microsoft mengumumkan kalau tahun kedua, perusahaan bakal menginvestasikan USD 25 juta atau sekitar Rp 361 miliar (Kurs 1 Dolar = Rp 14.465) untuk Artificial Intelligence (AI) yang bisa memudahkan para disabilitas menggunakan teknologi.

Secara keseluruhan, ada tujuh pihak yang bakal menerima investasi Microsoft ini, yaitu University of California di Berkeley, Massachusetts Eye and Ear dari Harvard Medical School, Voiceitt in Israel, Birmingham City University di Britania Raya; University of Sydney di Australia, Pison Technology of Boston, dan Our Ability, di Glenmont, New York.

Proyek-proyek itu juga turut dikembangkan untuk membantu aksesibilitas penyandang disabilitas.

Contohnya, proyek gelang pengindra saraf yang mendeteksi gerakan mikro dan menerjemahkannya menjadi klik mouse, topi yang dapat dipakai yang dapat membaca data EG dan mengirimkannya ke cloud untuk memberikan peringatan tentang kejang dan peringatan lainnya.

Supermicro Dukung Transformasi Pusat Data Intel

Supermicro, produsen server dan peralatan storage, menyediakankan disaggregated servers yang merupakan jantung dari penghematan pusat data Intel. Sistem Microblade 3U dari Supermicro adalah elemen penting dalam pengurangan biaya pusat data Intel.

Intel mengerahkan lebih dari 120.000 MicroBlade ini serta SuperBlade yang memisahkan server berbasis prosesor Intel Xeon. CPU dan memori berada dalam modul terpisah, memberikan disaggregation (pemisahan).

Arsitektur MicroBlade memungkinkan peningkatan independen dari modul komputasi tanpa harus mengganti perangkat MicroBlade lainnya yaitu jaringan, storage, kipas dan catu daya, yang dapat di-refresh pada kecepatan yang lebih lambat.

Dengan menggunakan arsitektur disaggregated ini, pusat data Intel memiliki Power Usage Effectiveness (PUE) 1.06 dibandingkan dengan pusat data tradisional, efektifitas energi sebesar 1.7 PUE.

Server MicroBlade ini mendukung 14 bilah server hot-swappable dalam 3U dan 280 server berbasis prosesor Intel Xeon dalam rak 9 kaki (60U). Server SuperBlade memiliki 10 atau 14 blade dalam sebuah 6U.

Menurut Supermicro, desain disaggregated rack scale ini dapat mengoptimalkan siklus refresh pusat data dan memberikan kinerja pusat data keseluruhan yang lebih baik dengan 45 persen-65 persen pengurangan biaya CAPEX.

Menurut Supermicro, MicroBlade dikonfigurasikan dengan Chassis Management Module untuk manajemen terpadu, sakelar jaringan terintegrasi untuk mengurangi pemasangan kabel dalam rak hingga 99 persen, dan catu daya digital bersertifikasi Titanium Level 2000W yang redundan untuk efisiensi energi tinggi (96 persen + ).

Peningkatan efisiensi daya kipas pendingin hingga 86 persen dicapai dengan berbagi empat kipas pendingin dan modul daya terintegrasi di seluruh 14 bilah server MicroBlade.

Supermicro MicroBlade dikirimkan dengan standar industri IPMI 2.0 dan Redfish API yang dirancang untuk menurunkan overhead manajemen di pusat data skala besar.

Untuk memaksimalkan pemanfaatan ruang fisik di pusat data, perusahaan menggunakan rak 9 kaki (60U), dan mengemas 20 x 3U MicroBlade yang menghadirkan kepadatan server 280 server berbasis prosesor Xeon per rak.

Dengan pertumbuhan komputasi, storage, dan jaringan sebesar 40 persen per tahun, Intel membutuhkan alat baru untuk mengendalikanmodal pusat data dan biaya pengoperasian.

Menggunakan arsitektur Disaggregated Servers yang memungkinkan upgrade terpisah ke CPU, memori/storage dan jaringan, Intel dapat menghemat biaya upgrade serta biaya operasi.

(Jek/Isk)

Smartfren Hadir di Balikpapan dan Samarinda

Liputan6.com, Jakarta – Smartfren mengumumkan kehadiran jaringan dan layanannya di Balikpapan dan Samarinda. Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren, mengatakan di bulan Ramadan dan hari raya Lebaran, selalu menjadi waktu spesial bagi keluarga di kedua daerah tersebut.

“Untuk itu kami mengajak masyarakat untuk #KuotakanYangBaik (katakan yang baik), karena Smartfren ada, beroperasi, dan siap melayani warga Samarinda juga Balikpapan,” kata Djoko dalam keterangannya, Minggu (19/5/2019).

Ia melanjutkan, guna menambah kenyamanan dan kemudahan berkomunikasi serta silaturahmi, Smartfren juga menghadirkan produk serta program khusus Ramadan yaitu double berkah silaturahmi.

Program khusus double berkah silaturahmi Smartfren, hadir mulai bulan Ramadhan hingga akhir Agustus 2019, dimana pembeli cukup membayar Rp. 30.000 untuk memperoleh dua kartu perdana Smartfren Samba dari harga normal Rp. 120.000.

Pembeli akan langsung mendapatkan total kuota internet 4G sebesar 30GB, gratis menelepon ke operator lain selama 10 menit, dan gratis telepon sepuasnya ke sesama nomor Smartfren, di setiap nomor setelah aktivasi.

Smartfren juga memberikan bonus kuota internet 4G masing masing sebesar 10GB dan 30GB lagi secara gratis, cukup dengan melakukan top up Rp 30.000 dan Rp 60.000. Bahkan bonus yang diterima pelanggan tidak memotong pulsa pelanggan, sehingga dapat digunakan untuk membeli paket internet lain.

“Program ini kami hadirkan juga agar para pengguna tidak perlu khawatir kehabisan kuota untuk meng #KuotakanYangBaik kepada sanak saudara maupun teman teman, lewat berkirim ucapan dan video call ketika hari raya Lebaran, atau mengupload keseruan acara Ramadhan dan Lebarannya di sosial media ataupun Youtube, hingga berbagi kuota ke sesama dengan tethering,” tambah Djoko.

Top 3 Tekno: Unduh Film Netflix Cuma 8 Detik Lewat Galaxy S10 5G

Liputan6.com, Jakarta – Apa saja kumpulan berita terpopuler Tekno Liputan6.com edisi Sabtu (18/5/2019). Simak rangkumannya berikut ini.

1. Diuji Pakai Galaxy S10 5G, Unduh Satu Film di Netflix Cuma 8 Detik

Jaringan internet generasi kelima 5G sudah mulai hadir di segelintir negara. Korea Selatan dan Amerika Serikat adalah dua negara yang mulai menghadirkan jaringan internet cepat ini.

Di Amerika Serikat, operator yang sudah menghadirkan jaringan 5G adalah Verizon. Nah, belum lama ini wartawan The Verge Chris Welch mencoba jaringan 5G menggunakan perangkat Galaxy S10 5G milik Samsung.

Perangkat ini baru dirilis di Amerika Serikat dengan harga USD 1.400 dan dijual secara ekslusif dengan Verizon, sebelum dijual oleh operator lainnya.

Mengutip The Verge, Sabtu (18/5/2019), dengan adanya jaringan 5G ini, pengguna bisa mengakses internet dengan sangat cepat.

Selengkapnya baca di sini

2. Kaya Fitur, Smartphone Advan i6C Dibanderol Kurang dari Rp 1 Juta

Vendor smartphone lokal Advan merilis produk terbarunya yakni Advan i6C. GM Marketing Advan Aria Wahyudi mengatakan, Advan mengusung taglineok speknya, yes harganya, good desainnya” untuk produk ini.

Hal tersebut memperlihatkan bahwa produk ini mengusung spesifikasi dan desain yang baik dengan banderol harga terjangkau.

Secara desain, Advan i6C menawarkan perangkat yang diklaim nyaman digenggam, dalam dua pilihan warna.

Selengkapnya baca di sini

3. Instagram Permak Fitur Explore, Kini Tampilkan Stories dan IGTV

Instagram kembali memermak aplikasinya. Kali ini, aplikasi milik Facebook tersebut mengubah tampilan dari tab Explore.

Dikutip dari Engadget, Sabtu (18/5/2019), salah satu perubahan yang terlihat ada di navigation bar. Kini, pengguna dapat mengakses lebih cepat sejumlah tab dan fitur yang ada di explore.

Hal baru yang dapat dilihat adalah kehadiran tab IGTV dan Shop. Dua tab anyar itu menambah jajaran tab sebelumnya yang dibagi berdasarkan kategori unggahan.

Selengkapnya baca di sini

(Jek/Isk)

Gunakan Blockchain, SwipeCrypto Kini Olah Data untuk Aset Kripto

Liputan6.com, Jakarta – Melihat kemelut yang belum lama ini terjadi di dunia aset kripto, SwipeCrypto, upaya rintisan monetisasi keterlibatan aplikasis seluler, menawarkan model baru dalam menghargai setiap bit informasi yang dihasilkan oleh pengguna aplikasi.

Berbeda dengan model interaksi yang terjadi selama ini, di mana lalu lintas data terkumpul pada satu pangkalan data yang dikuasai hanya oleh segelintir pihak, SwipeCrypto memungkinkan tata kelola bagi hasil biaya iklan yang lebih transparan  dan terdesentralisasi. 

Model monetisasi data yang ada saat ini pada umumnya tidak memberikan imbalan apa pun kepada pengguna aplikasi sebagai “sumur minyak” baru dalam ekonomi data.

Pengguna aplikasi yang secara terus menerus menerbitkan data, juga tidak tahu siapa dan untuk apa data tersebut kemudian digunakan.

Padahal, seringkali data-tersebut bersifat sensitif atau rahasia. Pembuat aplikasi pun seringkali kesulitan dalam mendapatkan bagi hasil atas aplikasi yang dibuatnya karena tidak terintegrasinya sistem dengan gerbang pembayaran.

Sementara itu, konsumen data yang biasanya adalah korporasi yang memerlukan data pemasaran, tidak mendapatkan jaminan integritas asal muasal data sehingga tidak jarang program kampanye pemasaran yang terkait dengan data-data tersebut menjadi salah sasaran.

SwipeCrypto mengumpulkan pengguna aplikasi, pengembang aplikasi, mitra pasar data, dan korporasi sebagai pembeli data ke dalam satu buku besar terdistribusi. Demikian menurut keterangan SwipeCrypto yang diterima Tekno Liputan6.com pada Minggu (19/5/2019).

Dengan memiliki tujuan nyata yang bermanfaat bagi banyak pihak, maka SwipeCrypto dapat memiliki tempat tersendiri pada lanskap baru ekosistem aset kripto.

Proyek ini tidak semata-mata menjanjikan imbal hasil yang menggiurkan bagi para investor utama, para pemodal privat maupun publik namun lebih kepada penggalangan urun dana (crowdfunding) untuk pengembangan teknis wahana monetisasi data yang lebih transparan.

Alokasi penjualan token yang hanya 25 persen menjadi bukti bahwa proyek ini tidak sekadar mencari keuntungan dari kenaikan harga token namun ada porsi komitmen besar dari pengembang agar proyek ini bisa berjalan dengan baik dan berkesinambungan.

Ucapan Selamat Hari Raya Waisak Mengalir di Lini Masa

Ribuan umat Buddha dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti detik-detik Waisak 2563 BE/2019 di pelataran Candi Borobudur Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Minggu (19/5/2019), pukul 04.11 WIB. 

Peristiwa penting ini ditandai dengan pemukulan gong tiga kali dan pemercikan air berkah, serta membacakan Paritta Jayanto dan umat bersikap anjali.

Tuntunan meditasi Waisak oleh Biksu Wongsin Labhiko Mahathera dan pada saat meditasi suasana hening. Selesainya meditasi ditandai dengan pemukulan gong satu kali.

Rangkaian detik-detik Waisak 2563 BE/2019 ditutup dengan pradaksina mengelilingi Candi Borobudur sebanyak tiga kali yang diikuti oleh para biksu dan seluruh umat Buddha.

Dalam renungan Waisak oleh Biksu Tadisa Paramita Mahasthavira menyampaikan, banyak umat manusia hanya tertarik dan tertuju pada dimensi di luar dirinya dan juga memuja keluar, tidak memahami hati, tidak bisa introspeksi, tidak bisa koreksi diri, dan tidak pahami hati.

“Bagaimana dia bisa melatih diri, kalau tidak menampakkan kesejatian diri dan bagaimana dia bisa terbebas dari siklus tumimbal lahir,” katanya, dilansir Antara.

(Din/Jek)

Jepang Bakal Tambah Angka di Nomor Telepon Jadi 14 Digit

Sementara itu, di Amerika Serikat, operator seluler Verizon telah mengkomersilkan jaringan 5G. Nah, belum lama ini wartawan The Verge Chris Welch mencoba jaringan 5G menggunakan perangkat Galaxy S10 5G milik Samsung.

Perangkat ini baru dirilis di Amerika Serikat dengan harga USD 1.400 dan dijual secara ekslusif dengan Verizon, sebelum dijual oleh operator lainnya.

Mengutip The Verge, Jumat (17/5/2019), dengan adanya jaringan 5G ini, pengguna bisa mengakses internet dengan sangat cepat.

Berdasarkan hasil pengujian speed test, jaringan internet 5G Verizon ini melampaui kecepatan 1Gbps. Padahal menurut Welch, kecepatan internet pada iPhone XS Max miliknya hanya mencapai 20Mbps saat diuji di tempat yang sama.

Welch membuktikan kecepatan internet 5G tersebut dengan cara mengunduh film pakai Galaxy S10 5G.

(Tin/Isk)

Facebook Bakal Pulihkan Akun Grup yang Dihapus Penyabotase

Liputan6.com, Jakarta – Facebook tengah berupaya memulihkan sejumlah akun grup yang secara tak sengaja dihapus atau jadi korban sabotase.

Mengutip The Verge, Minggu (18/5/2019), media sosial besutan Mark Zuckerberg ini menghapus sejumlah grup dari platform-nya setelah mendeteksi adanya konten yang melanggar kebijakan komunitas.

Setelah diinvestigasi, ditemukan bahwa konten tersebut sebenarnya diunggah oleh grup yang sah dan tidak melakukan pelanggaran terhadap aturan Facebook.

Facebook pun kini berkerja untuk memulihkan setiap kelompok yang terkena dampak dan mencegah hal ini terulang kembali.

Masalah ini diduga terjadi pada 13 Mei lalu dan bermula dari akun meme populer di Facebok Crossovers Nobody Asked For (CNAF) yang kini memiliki lebih dari 500 ribu anggota. Tiba-tiba saja akun grup ini dihapus.

Kemudian, admin grup mencoba membuat para anggota grup untuk bergabung di grup baru, yakni Crossovers Nobody Asked For (CNAF) 2. Namun, akun grup ini kembali ditutup satu hari kemudian.

Tidak hanya itu, laman Know Your Meme melaporkan, anggota CNAF melacak hasil tangkapan layar grup yang dikenal dengan nama Indonesian Reporting Commission (IReC) menyarankan CNAF dihapus.

Konten Crossover John Wick Kini Hadir di Fortnite

Liputan6.com, Jakarta – Bersamaan dengan peluncuran film terbaru dari John Wick, Epic Games mengumumkan telah bekerja sama dengan film tersebut untuk menghadirkan konten khusus di Fortnite.

Dikutip dari The Verge, Minggu (19/5/2019), melalui kolaborasi ini, pemain dapat memainkan tokoh John Wick. Jadi, pemain dapat membeli skin John Wick beserta sejumlah senjata tambahan di Fortnite.

Selain itu, Epic Games juga menghadirkan modus terbatas yang diberi nama ‘Wick Bounty’. Melalui modus ini, pemain dapat membuka sejumlah item khusus di gim bergenre battle royale tersebut.

Kehadiran John Wick di Fortnite sendiri sudah diketahui sejak pekan lalu. Ketika itu, muncul rumah misterius milik John Wick di gim tersebut.

Di sisi lain, Fortnite memang sudah cukup terbuka dengan sistem crossover. Sebelumnya, gim ini sudah berkolaborasi dengan film Avengers: Endgame.

Namun, konten Avengers di Fortnite kali ini berbeda dari tahun lalu. Kali ini, satu tim akan berperan sebagai tim Thanos yang diisi dengan para tentara Chitauri.

Sementara tim lain akan berperan menjadi Avengers yang bersenjatakan tameng Captain America, Stormbreaker milik Thor, Repulsor kepunyaan Iron Man, Panah dari Hawkeye.

Kaya Fitur, Smartphone Advan i6C Dibanderol Kurang dari Rp 1 Juta

Liputan6.com, Jakarta –  Vendor smartphone lokal Advan merilis produk terbarunya yakni Advan i6C. GM Marketing Advan Aria Wahyudi mengatakan, Advan mengusung tagline “ok speknya, yes harganya, good desainnya” untuk produk ini.

Hal tersebut memperlihatkan bahwa produk ini mengusung spesifikasi dan desain yang baik dengan banderol harga terjangkau.

Secara desain, Advan i6C menawarkan perangkat yang diklaim nyaman digenggam, dalam dua pilihan warna.

Keduanya adalah warna putih dikombinasikan dengan garis emas mengelilingi bagian badan serta biru yang juga memiliki garis emas mengelilingi bodi belakangnya.

Perangkat ini memiliki layar 5,5 inci beresolusi HD dan rasio 18:9.

Sementara itu, secara performa, Advan i6C dibekali RAM 2GB dan memori internal 32GB, serta prosesor octa-core. Perangkat ini sudah menjalankan sistem operasi Android Oreo.

Advan membekali smartphone ini dengan kamera selfie 5MP dan kamera belakang 8MP.

Advan i6C juga dibekali dengan baterai berkapasitas 2.450mAh serta fitur duplikasi layar. Sehingga, tanpa memerlukan perangkat lain, apa yang ditampilkan pada layar smartphone ini bisa dipublikasikan ke TV pintar atau proyektor.

Kontenesia Bantu 2.500 UKM Lewat Konten SEO

Liputan6.com, Jakarta – Menurut data Global Digital Ad Trends Report 2019 yang dirilis oleh Pubmatic, industri digital advertising di Indonesia diperkirakan akan mengalami peningkatan sebesar 26 persen dibandingkan tahun lalu.

Itu adalah angka pertumbuhan yang sangat tinggi, bahkan jika dibandingkan dengan beberapa negara Eropa. Perkembangan signifikan tersebut menciptakan kebutuhan yang besar akan konten sebagai salah satu strategi marketing berbasis internet.

Inilah yang menjadi alasan bagi Anggi Krisna Pranindita, untuk mendirikan Kontenesia, penyedia jasa penulis artikel SEO berbahasa Indonesia dan Inggris.

Sejak awal, Kontenesia berkomitmen untuk membuat konten SEO yang berkualitas dan profesional. Dari komitmen yang selalu dijaga itulah, kini Kontenesia menjadi salah satu penyedia jasa penulis konten terkemuka di Indonesia.

Mereka mengklaim memiliki klien-klien yang meliputi sejumlah startup travel ternama di dalam dan luar negeri, marketplace terbesar di Indonesia, agensi, pemilik bisnis UKM, dan beberapa perusahaan besar skala nasional.

Dengan sumber daya yang ada sekarang, Kontenesia mampu menggarap ribuan artikel setiap bulannya. Sejauh ini, mereka sudah membantu lebih dari 2.500 UKM, toko online, publisher, startup, agensi, dan beberapa perusahaan besar.

Anggi menjelaskan bahwa startup yang dipimpinnya bertekad untuk menyediakan solusi untuk berbagai masalah konten yang dihadapi oleh klien.

“Selain artikel konten dan copywriting, Kontenesia juga menyediakan jasa infografis, desain grafis, caption Instagram/Facebook, iklan Facebook, sampai pembuatan website. Jadi, cukup satu tempat sebagai solusi untuk semua masalah,” kata Anggi melalui keterangannya, Minggu (18/5/2019).

Instagram Permak Fitur Explore, Kini Tampilkan Stories dan IGTV

Liputan6.com, Jakarta – Instagram kembali memermak aplikasinya. Kali ini, aplikasi milik Facebook tersebut mengubah tampilan dari tab Explore.

Dikutip dari Engadget, Sabtu (18/5/2019), salah satu perubahan yang terlihat ada di navigation bar. Kini, pengguna dapat mengakses lebih cepat sejumlah tab dan fitur yang ada di explore.

Hal baru yang dapat dilihat adalah kehadiran tab IGTV dan Shop. Dua tab anyar itu menambah jajaran tab sebelumnya yang dibagi berdasarkan kategori unggahan.

Tidak hanya itu, Instagram juga akan menambahkan unggahan di Stories untuk masuk dalam tab Explore. Namun, fitur ini baru akan tersedia dalam beberapa minggu ke depan.

“Hari ini, kami mengumumkan desain baru di Explore, menghadirkan cara baru untuk kamu menemukan foto, video, produk, dan Stories yang relevan dengan ketertarikanmu,” tulis Instagram dalam pernyataannya.

Menurut Instagram, perubahan ini merupakan langkah penting bagi fitur Explore. Sebab, fitur ini sudah digunakan lebih dari 50 persen akun Instagram setiap bulan.

Di samping itu, hadirnya Stories di Explore tidak lepas dari pamor layanan tersebut. Untuk diketahui, Stories sudah digunakan lebih dari 500 juta orang di Instagram, sehingga wajar layanan itu terus didorong penggunaannya.

Diuji Pakai Galaxy S10 5G, Unduh Satu Film di Netflix Cuma 8 Detik

Masih tentang 5G, Korea Selatan (Korsel) menjadi negara pertama yang menghadirkan jaringan 5G secara komersial pada awal April 2019.

Kini, menurut pernyataan Kementerian Sains dan TIK Korsel, jumlah pelanggan 5G di negara itu sudah lebih dari 260 ribu pengguna.

Dilansir GSM Arena, Kamis (5/2/2019), ratusan ribu pelanggan tersebut merupakan kombinasi pelanggan 5G dari tiga operator telekomunikasi di Korsel. Dari ketiganya, Korea Telecom (KT) memimpin dengan 100 ribu pelanggan.

Sementara itu, SK Telecom dan LG Uplus tidak mengumumkan jumlah konsumen 5G mereka. Sayangnya, peluncuran jaringan 5G di Negeri Ginseng tidak berlangsung dengan sangat lancar.

Dorongan cepat peluncuran 5G menyebabkan beberapa masalah yang dialami konsumen awal. Ada yang melaporkan gangguan konektivitas pada perangkat 5G pertama, Galaxy S10 5G.

Menurut Kementerian Sains dan TIK, Korsel telah memiliki lebih dari 54 ribu BTS 5G.

Hal ini akan membantu meningkatkan cakupan jaringan tersebut. Cakupan 5G di Korsel saat ini masih terbatas di wilayah Ibu Kota Seoul.

(Tin/Isk)

Top 3 Tekno: Filter Ubah Cowok Jadi Cewek Masih Terpopuler

Liputan6.com, Jakarta – Filter yang bisa mengubah wajah cowok menjadi cewek masih menjadi yang terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com. Banyak orang menjajal filter ubah gender tersebut dan mengunggahnya ke internet.

Berita lain yang tak kalah populer datang dari bos Telegram yang meyakini kalau WhatsApp tidak akan pernah aman.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Ups, Filter Ubah Cowok Jadi Cewek di Snapchat Banyak Dipakai Jadi Profil Tinder

Beberapa hari terakhir, filter Snapchat yang bisa mengubah foto laki-laki menjadi perempuan maupun sebaliknya tengah ramai di media sosial. Banyak orang menjajal filter ubah gender tersebut dan mengunggahnya ke internet.

Tampilan ubah gender ini memang menunjukkan hasil yang sangat berbeda dari wajah asli si pengguna. Dari foto laki-laki menjadi sosok perempuan yang sangat cantik. Filter ini ternyata begitu digandrungi oleh pengguna lelaki.

Perbedaan mencolok tersebut dimanfaatkan oleh sejumlah orang untuk memasangnya menjadi foto profil di aplikasi Tinder.

Baca selengkapnya di sini 

2. Bos Telegram: WhatsApp Tidak Akan Pernah Aman

Pendiri Telegram, Pavel Durov, mengomentari celah keamanan WhatsApp. Ia menilai celah keamanan spyware yang terjadi pada WhatsApp, bisa membuat semua yang ada di dalam ponsel, termasuk foto, email, dan teks diakses oleh hacker.

Pendapatnya soal WhatsApp ini, ditulisanya di blog Telegram dengan judul “Wht WhatsApp Will Never Be Secure”. Financial Times sebelumnya melaporkan, WhatsApp disusupi spyware yang dibuat oleh perusahaan asal Israel, NSO Group

Hacker menyebarkan spyware melalui panggilan telepon WhatsApp, bahkan tetap bisa dilakukan jika pengguna tidak menjawab panggilan tersebut.

Baca selengkapnya di sini 

Hati-Hati Berbagi Informasi, Hasil Screen Capture Berita Ternyata Bisa Diedit

Lantas, bagaimana kamu bisa tahu apakah itu berita palsu atau bukan? Shelly Tantri S, Head of Business Development, BaBe, membagikan tiga kiat yang dapat membantu pengguna mengidentifikasi informasi yang salah ketika Anda menemukan berita atau pesan apa pun di media sosial.

1. Cek Judul atau Headline Berita

“Pastikan berita yang kita baca tidak mengandung topik sensasional, atau tidak masuk akal. Seperti contoh, ketika gempa bumi terjadi, sudah pasti bahwa berita yang mengatakan gempa susulan dengan skala lebih besar dapat dipastikan adalah berita bohong, karena gempa tidak bisa diprediksi sama sekali.” kata Shelly

2. Cek Sumber Berita

“Pastikan berita yang kita baca berasal dari sumber yang tepercaya, entah artikel tersebut berasal dari penerbit yang sangat terkenal, atau ditulis oleh seorang ahli,” tutur Shelly. 

3. Cek Keseluruhan Isi Berita

“Tidak kalah penting adalah biasakan membaca seluruh isi berita. Berita palsu biasanya menyertakan sumber yang terlihat kredibel, seperti tips kesehatan dari dokter terkenal. Kita dapat dengan mudah menelusuri nama dokter di internet. Jika nama dokter tidak ditemukan dan artikelnya, dapat dipastikan bahwa berita tersebut adalah berita palsu. Selain itu, kita juga dapat memeriksa melalui sumber tepercaya lainnya seperti situs web khusus medis,” ujar Shelly, memberi penjelasan.

(Tin/Isk)

Ternyata Mars Pernah Jadi Planet Subur

Wahana InSight milik NASA, baru saja mengabadikan pemandangan Matahari terbit dan terbenam di Planet Mars.

InSight bahkan mengunggah foto seperti apa suasana pagi hari di Planet Merah.

Dilansir Geek pada Sabtu (4/5/2019), InSight mengambil foto tersebut pada 24 dan 25 April.

Foto diambil pada pukul 5.30 pagi dan 6.30 malam waktu lokal Mars. Foto ini juga diunggah dalam akun @NASAInSight dalam kumpulan GIF.

Untuk diketahui, foto-foto bidikan InSight ini hadir dalam dua versi: versi warna mentah alias rawdan versi yang warnanya sudah dikoreksi.

Dalam versi raw, beberapa detail justru tampak lebih tajam. Namun, versi warna yang sudah dikoreksi memperlihatkan apa yang seharusnya dilihat dari mata manusia jika menginjak Mars. Berikut foto-fotonya.

Ini bukan pertama kalinya InSight mengabadikan Mars dari kamera. Pada Maret lalu, InSight juga sempat memotret pemandangan Matahari terbit dan terbenam.

“Sudah jadi tradisi bagi InSight untuk memotret foto Matahari terbit dan terbenam. Kami ingin mengambil sebanyak-banyaknya karena ini merupakan pemandangan langka,” kata Justin Maki, peneliti di Jet Propulsion Laboratory NASA.

(Tik/Isk)