Dibuka Lowongan Pekerjaan Tidur dengan Gaji Rp 263 Juta, Kamu Mau?

NASA sebelumnya melakukan studi serupa di International Space Station dan juga di Bumi. Para partisipan juga diminta untuk berbaring selama beberapa waktu dalam lingkungan yang diatur menyerupai ruang angkasa.

Pada studi yang sekarang ini, partisipan menjalani pengujian yang mensimulasikan semacam ruang gravitasi buatan.

Menurut rilis, dua per tiga dari peserta akan ditempatkan di ruangan dengan sentrifugal khusus dan diputar tiap hari untuk membuat darah mengalir.

Hasilnya akan dibandingkan dengan partisipan yang tidak menjalani perawatan ini.

“AGBRESA memungkinkan kita untuk mengatasi masalah atrofi otot yang disebabkan oleh penurunan berat badan,” kata Ketua tim eksplorasi manusia dan robot di ESA, Jennifer Ngo-Anh dalam siaran persnya.

Eksperimen ini bertempat di sebuah lab bernama envihab milik German Aerospace Center Institute of Aerospace Medicine di Cologne, Jermen.

Total, para partisipan harus melakukan pekerjaan selama 89 hari, termasuk 60 hari riset, 5 hari orientasi, dan 14 hari masa istirahat dan rehabilitasi di awal dan akhir riset berlangsung.

(Tin/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Badan Antariksa AS, NASA, menargetkan gambar paling mutakhir atmosfer matahari dalam gerhana total selama dua setengah menit di AS. VOA

Ini Bahaya yang Akan Terjadi Jika Kamu Ngecas Smartphone Saat Mandi

Liputan6.com, Jakarta – Seorang wanita asal Rusia, Yulia Vysotskaya, meninggal dunia setelah smartphone-nya terjatuh ke dalam bak mandi. Smartphone yang masih dalam posisi pengisian daya itu membuatnya tersengat aliran listrik.

Dikutip dari laman Metro, Senin (1/4/2019), orang tua Yulia masih sempat memanggil ambulans. Namun dia dinyatakan meninggal di tempat kejadian.

Melihat peristiwa ini, insinyur elektronik Andrey Stanovsky memperingatkan para pengguna smartphone agar tidak bersantai di kamar mandi dengan kondisi smartphone sedang diisi daya.

Peristiwa perempuan yang tersengat aliran listrik karena smartphone  di dalam kamar mandi, sebelumnya menimpa juara bela diri campuran Iriana Rybnikova pada Desember 2018.

Dia meninggal ketika menggunakan iPhone yang tercolok ke pengisi daya saat mandi di rumahnya di Bratsk, Siberia.

Kondisi hampir serupa juga dialami, remaja 12 tahun, Kseniya. Saat ditemukan, kepala Kseniya ada di bawah air.

Setelah kematian dua korban, Kepala Departemen Radio-elektronik Universitas Negeri Irkutsk, Yury Agrafonov, mengungkap bahaya arus air ketika bertemu aliran listrik.

“Air adalah konduktor yang kuat. Inilah sebabnya mengapa ada hubungan arus pendek ketika smartphone jatuh ke air. Jika (charger) smartphone tidak dicolokkan ke 220 volt, tragedi itu mungkin tidak akan terjadi,” kata Yury.

Tentara di Negara Ini Dilarang Pajang Foto Selfie di Medsos

Proposal amandemen UU Status Personel Militer diterbitkan dan akan memperbarui undang-undang sebelumnya.

Dalam aturan yang baru disebutkan, foto dan video–yang diunggah ke internet–berpotensi membahayakan militer dengan memberi informasi vital kepada musuh.

Menurut aturan tersebut, beberapa media sosial bisa dilacak melalui geolokasi yang bisa mengungkap keberadaan sebuah unit. Bahkan, data lokasi yang ditemukan dari geolokasi bersifat sangat akurat.

Pada 2015, jurnalis dari Vice News Simon Ostrovsky mengunggah video dokumentasi tentang bagaimana sebuah unggahan medsos milik tentara Rusia berhasil mengungkap keterlibatan militer Rusia dalam konflik Ukraina.

Dalam kasus tersebut, sebuah selfie yang diunggah ke medsos dengan keterangan geolokasi oleh prajurit dari resimen 76th Airbourne berujung pada investigasi Bellingcat yang pada akhirnya menemukan, setidaknya ada 40 tentara Rusia tertembak musuh di wilayah Ukraina. Semuanya karena selfie yang diunggah ke internet.

(Jek/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: