14 Hoaks di Bulan April, dari Susunan Kabinet Sampai TNI Ambil Alih Kerja KPU

12. Jokowi Dipastikan Kalah karena Jin Ikut Coblos Prabowo

Sebuah gambar screen capture situs suara.com di medsos yang menyebut, “Kata Gus Nuril: Jokowi Dipastikan Kalah Karena Jin yang Saya Suruh Malah Ikut Nyoblos Prabowo.” Artikel tertulis pada 25 April 2019.

Situs suara.com tidak pernah mengeluarkan artikel berjudul tersebut. Hasil penelusuran, berita dengan gambar Gus Nuril serta penulis artikel yang sama dengan hasil screen capture tersebut adalah berita suara.com yang berjudul “Jokowi-Ma’ruf Amin akan dilindungi pasukan berani mati”. Rilisan berita pada 13 Agustus 2018.

Faktanya, hasil tangkapan layar ini disunting sedemikian rupa oleh pihak tak bertanggung jawab yang menyebabkan munculnya misinformasi.

13. Petugas KPU Bekasi Pindahkan Kotak Suara

Beredar video tentang pemindahan kotak suara tanpa saksi oleh petugas KPU Bekasi.

Faktanya, menurut Ketua KPU Bekasi Nurul Sumaherni, proses pemindahan kotak suara dilakukan sesuai prosedur dan peraturan. Bahkan, berita acara telah diserahkan ke saksi parpol dan pengawas Pemilu.

Dia juga mengatakan, ketika surat suara dipindahkan ke gedung KPU, tidak ada salinan C1 hologram, sehingga proses pemindahan tidak menyalahi aturan.

14. Surat Suara Disimpan di Hotel, Bukan di Kecamatan

Pada Facebook beredar video kerusuhan di Hotel Mega Lestari Balikpapan dengan narasi yang menyatakan adanya keraguan karena surat suara disimpan di hotel, bukannya di kecamatan.

Faktanya, menurut penjelasan Bawaslu Kota Balikpapan terkait kejadian ini, memang benar kotak suara di TPS 41, 15, dan 29 kelurahan Damai, TPS 25 kelurahan Klanndasan Ilir, TPS 17 keluhanan Klandasan Ulu, dan TPS 54 kelurahan Telaga Sari Balikpapan Kota memang tidak dalam keadaan tersegel. Ini diduga melanggar beberapa pasal.

Namun, terkait dengan penggunaan hotel tersebut sebagai tempat penyimpanan kotak suara, Bawaslu tidak menemukan pelanggaran karena rapat rekapitulasi memang dilakukan di hotel yang dimaksud.

Bawaslu Kota Balikpapan juga tidak menemukan adanya pencurian kotak suara sebagaimana disebutkan dalam video.

(Tin/Isk)