10 Hoaks Terkait Pemilu 2019

Hasil Exit Poll TPS2 di Luar Negeri menunjukan kemenangan mutlak 02 Di Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand.Buat grup WA di setiap jenjang penjumlahan C1 dari kecamatan sampai KPU Daerah, merekap bersama hingga hasil penjumlahan dapat diketahui hari itu juga, untuk menjaga kesesuaian hasil di TPS dengan rekapitulasi akhir oleh KPU.

Adapun hasil exit poll itu disebut berasal dari hasil pemilu di Filipina, Malaysia, Singapura, Thailand, Australia, Jerman, Amerika Serikat, dan Iran.Dilansir dari Tribunnews.com, Komisi Pemilihan Umum ( KPU) menjelaskan bahwa pihaknya tidak mengatur regulasi mengenai exit poll hasil pemilu luar negeri.

Dengan demikian, hasil exit poll yang dicantumkan dalam akun Twitter itu tidak memiliki dasar, baik secara regulasi maupun kelembagaan yang melakukannya.hasil exit poll tersebut, baik secara positif maupun negatif. Hasil exit poll tersebut belum dipastikan kebenarannya, sebab exit poll menunjukkan hasil berbeda.

Satu hasil exit poll memenangkan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf, lainnya memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

9. Amien Rais Tak Percaya Konstitusi, Provokasi Upaya Mendelegitimasi KPU

Telah beredar postingan di media sosial facebook tentang Amien tak percaya Mahkamah Konstitusi. Ali menyatakan “ini bentuk provokasi yang nyata dan upaya mendelegitimasi KPU secara sistematis. Sangat disayangkan pernyataan tersebut dikeluarkan oleh seorang tokoh reformasi bangsa. Pernyataan itu seakan menarik mundur kembali bangunan demokrasi.

Hoaks Amien Rais Tak Percaya Konstitusi, Provokasi Upaya Mendelegitimasi KPU. Dok: Kemkominfo

Faktanya berita itu salah. Amien Rais membantah tuduhan kepada kubunya terkait adanya upaya mendelegitimasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penanggung jawab pemilu.”Kami seringkali dituduh melakukan upaya mendelegitimasi KPU.

Sesungguhnya kita justru mengupayakan agar pemilunya legitimate,” kata Amien dalam diskusi soal daftar pemilih tetap (DPT) di kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (9/4/2019).